Connect with us

FINANSIAL

Rupiah Turun Menjadi Rp13.731 per Dolar AS

Published

on

Nilai tukar rupiah dalam transaksi antarbank di Jakarta naik empat poin menjadi Rp13.749 per dolar AS.

Apakabarnews.com, Jakarta – Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta turun 23 poin menjadi Rp13.731 per dolar AS dari Rp13.708 per dolar AS pada Kamis (22/3/2018) pagi, setelah kenaikan suku bunga The Federal Reserve mendorong apresiasi dolar AS di pasar valas.

“Kenaikan suku bunga The Fed membuat laju rupiah melemah. Di sisi lain, pergerakan sejumlah mata uang dunia juga melemah,” kata analis Binaartha Sekuritas Reza Priyambada.

Bank sentral Amerika Serikat, The Federal Reserve, pada Rabu (21/3/2018) waktu setempat menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin menjadi 1,5 sampai 1,75 persen, dan mengisyaratkan dua kenaikan suku bunga lagi pada 2018.

Ekonom Samuel Aset Manajemen Lana Soelistianingsih mengatakan Gubernur The Fed Jerome Powell memberikan sinyal kenaikan yang lebih tajam tahun 2019 dan 2020 seiring dengan membaiknya proyeksi ekonomi Amerika Serikat, dan tahun ini kenaikan suku bunga bisa sampai tiga kali hingga menjadi 2,25 persen pada akhir tahun.

“Penguatan outlook ekonomi AS terbantu dengan kebijakan pemangkasan pajak yang telah disetujui pada Desember 2017 lalu,” katanya. (zmr)


Media Apa Kabar menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redapakabarnews@gmail.com, dan redaksi@apakabarnews.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

FINANSIAL

Rupiah Menurun Jadi Rp13.881 per Dolar AS

Published

on

Nilai tukar rupiah dalam transaksi antarbank di Jakarta pada Senin (23/4/2018) pagi turun 18 poin.

Apakabarnews.com, Jakarta – Nilai tukar rupiah dalam transaksi antarbank di Jakarta pada Senin (23/4/2018) pagi turun 18 poin menjadi Rp13.881 per dolar AS dari posisi sebelumnya Rp13.863 per dolar AS.

Analis dari Binaartha Sekuritas Reza Priyambada mengatakan perkiraan kenaikan tingkat suku bunga The Federal Reserve Amerika Serikat dalam waktu dekat membuat nilai tukar dolar AS terapresiasi.

“Akibatnya laju rupiah cenderung terkena dampak negatifnya hingga menyentuh batas psikologisnya,” katanya.

Ia menjelaskan kenaikan suku bunga The Fed menunjukan ekonomi Amerika Serikat mengalami perbaikan, membuka potensi aliran dana dari pasar negara berkembang ke Amerika Serikat.

“Capital outflow akan menahan pergerakan rupiah terhadap dolar AS,” katanya.

Ekonom dari Bank UOB Enrico Tanuwidjaja mengatakan ekspektasi pasar terhadap kenaikan suku bunga Fed cukup tinggi, tiga hingga empat kali kenaikan, seiring dengan membaiknya perekonomian Amerika Serikat.

“Tahun ini, The Fed baru menaikkan satu kali, dan sudah cukup menekan pasar,” katanya. (zmr)


Media Apa Kabar menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redapakabarnews@gmail.com, dan redaksi@apakabarnews.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

FINANSIAL

IHSG Senin Dibuka Melemah 9,43 poin

Published

on

Indeks harga saham gabungan Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (23/4/2018) dibuka melemah sebesar 9,43 poin.

Apakabarnews.com, Jakarta – Indeks harga saham gabungan Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (23/4/2018) dibuka melemah sebesar 9,43 poin seiring dengan investor yang kembali melakukan aksi jual.

IHSG BEI dibuka melemah sebesar 9,43 poin atau 0,15 persen ke posisi 6.328,64. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau LQ45 bergerak naik 2,35oin (0,23 persen) menjadi 1.032,13.

“Bursa saham regional yang melemah mendorong pelaku pasar saham di dalam negeri untuk kembali melakukan aksi jualnya sehingga menahan IHSG,” kata Analis Binaartha Sekuritas Reza Priyambada di Jakarta, Senin (23/4/2018).

Ia menambahkan pergerakan nilai tukar rupiah yang cenderung mengalami tekanan terhadap dolar AS menambah sentimen negatif bagi pasar saham domestik.

“Pergerakan rupiah dapat mempengaruhi kinerja emiten,” katanya.

Vice President Research and Analysis Valbury Asia Securities Nico Omer Jonckheere menambahkan bahwa sentimen eksternal yang cenderung negatif kembali mempengaruhi pergerakan IHSG.

“Isu perang dagang, rencana pertemuan AS-Korea Utara, hingga situasi di Timur Tengah masih menjadi fokus investor,” katanya.

Bursa regional, di antaranya indeks bursa Nikkei turun 57,10 poin (0,26 persen) ke 22.105,13, indeks Hang Seng melemah 111,67 poin (0,37 persen) ke 30.306,66 dan Straits Times menguat 5,45 poin (0,15 persen) ke posisi 3.578,83. (zmr)


Media Apa Kabar menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redapakabarnews@gmail.com, dan redaksi@apakabarnews.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

FINANSIAL

Dolar AS Menguat Didukung Data Ekonomi Positif

Published

on

Kurs dolar AS menguat pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB), karena para investor mencerna beberapa data ekonomi terbaru yang secara umum positif.

Apakabarnews.com, New York – Kurs dolar AS menguat pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB), karena para investor mencerna beberapa data ekonomi terbaru yang secara umum positif.

Dalam pekan yang berakhir 14 April, angka pendahuluan untuk klaim awal pengangguran yang disesuaikan secara musiman mencapai 232.000, turun 1.000 dari tingkat yang tidak direvisi pekan sebelumnya, Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan Kamis (19/4/2018).

Rata-rata pergerakan empat minggu mencapai 231.250, meningkat 1.250 dari rata-rata tidak direvisi minggu sebelumnya di 230.000.

BACA JUGA : Dolar AS Melemah di Tengah Ketegangan Geopolitik

Sementara itu, indeks kondisi bisnis Philadelphia Federal Reserve naik tipis satu poin dari angka Maret menjadi 23,2 pada April, mengalahkan estimasi pasar.

Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, meningkat 0,31 persen menjadi 89,903 pada akhir perdagangan.

Pada akhir perdagangan New York, euro turun menjadi 1,2338 dolar AS dari 1,2378 dolar AS di sesi sebelumnya, dan pound Inggris turun menjadi 1,4078 dolar AS dari 1,4204 dolar AS di sesi sebelumnya. Dolar Australia jatuh menjadi 0,7723 dolar AS dari 0,7784 dolar AS.

Dolar AS dibeli 107,40 yen Jepang, lebih tinggi dari 107,27 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS naik menjadi 0,9721 franc Swiss dari 0,9683 franc Swiss, dan meningkat menjadi 1,2671 dolar Kanada dari 1,2632 dolar Kanada. (pep)


Media Apa Kabar menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redapakabarnews@gmail.com, dan redaksi@apakabarnews.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

Trending