Connect with us

SEKTOR RIIL

Kementerian PUPR Perketat Alih Status Jalan

Published

on

Arie Setiadi Murwanto akan memperketat seleksi untuk meningkatkan status jalan provinsi dan jalan kabupaten menjadi jalan nasional.

Apakabarnews.com, Palu – Dirjen Bina Marga Kementerian PUPR Arie Setiadi Murwanto menegaskan pihaknya akan memperketat seleksi untuk meningkatkan status jalan provinsi dan jalan kabupaten menjadi jalan nasional.

“Ini (usul peningkatan status jalan) memang trend lama yang sudah kita amati. Sebetulnya ini tidak bagus, malah nanti jalannya jadi tidak terurus,” katanya menjawab Antara di Palu, Rabu, pascakunjungan kerja tiga hari meninjau jalan nasional Makassar-Mamuju-Palu.

Menurut Dirjen, adalah lebih baik jalan provinsi atau jalan kabupaten tetap saja statusnya seperti itu dan kalau daerah-daerah bersangkutan tidak sanggup untuk memperbaikinya, pusat akan membantu.

Kementerian PUPR, Kemenkeu, Kemendagri dan Bappenas, kata Arie Setiadi, sudah sepakat bahwa perencanaan pembangunan jalan harus benar-benar fokus, bukan sekadar berubah status.

Artinya, kata Arie, penanganan jalan nasional harus terseleksi dan terencana dengan baik dengan memprioritaskan jalur-jalur logistik utama.

“Jadi jelas jalurnya dari pusat produksi lalu masuk ke jalan kabupaten dan jalan provinsi. Jalur-jalur inilah yang sangat prioritas untuk ditangani dengan status jalan nasional,” kata Dirjen yang didampingi Kepala Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) Makassar Miftakul Munir dan Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) XIV Sulteng-Sultra Akhmad Cahyadi itu.

Ia juga mengungkapkan bahwa pihaknya berhasil mengembangkan sebuah skema pembiayaan disebut Provincial Road Improvement and Management Project (PRIMP) di Lombok, NTB dalam menangani jalan provinsi dan kabupaten tanpa mengubah statusnya menjadi jalan nasional.

Sistemnya adalah pengucuran dana hibah dari pemerintah pusat untuk meningkatkan jalan provinsi dan kabupaten dengan pencairan ulang (reimbursement) setelah pemerintah daerah sukses untuk merencanakan, melaksanakan dan memelihara ruas jalan dengan kesepakatan.

Dalam program PRIMP ini, pemerintah daerah melaksanakannya dulu, lalu setelah penanganan dan pemeliharaannya dilakukan sesuai kesepakatan bersama, maka dana yang dikeluarkan oleh pemda tersebut akan diganti dengan dana hibah.

“Tapi kalau penanganan dan pemeliharaannya tidak sesuai kesepakatan bersama dan memenuhi standar-standar tertentu, maka dananya (hibah) tidak akan kita ganti (reimburse). Saya kira ini pola yang paling baik diterapkan ke depan dalam penanganan jalan provinsi dan kabupaten sehingga tidak perlu lagi ada usulan-usulan perubahan status jalan menjadi jalan nasional,” ujar Arie Setiadi.

Ketika ditanya berapa banyak usulan perubahan status jalan provinsi dan kabupaten yang ada di meja Dirjen Bina Marga, Arie Setiadi dengan tertawa mengatakan: Tidak terhitung, banyak sekali.”

Sejak 2015 sampai 2017 saja, pertambahan panjang jalan nasional mencapai 9.000 kilometer.

Khusus dari Sulteng, Dirjen Bina Marga Arie Setiadi mengaku telah menerima usulan peningkatan status jalan provinsi di kawasan Kepala Burung, Kecamatan Balantak, Kabupaten Banggai, dan masih dalam pengkajian.

“Tapi ya, nggak usah diserahkanlah (jadi jalan nasional). Nanti kita cari pola penanganannya agar jalan tersebut bisa lebih baik tanpa perubahan status,” katanya.

Dirjen Bina Marga Arie Setiadi selama dua hari menyusuri jalur trans Sulawesi dari Makassar ke Mamuju dan Palu untuk mengecek kesiapan menghadapi arus mudik Lebaran dan melihat kemungkinan adanya investasi-investasi baru untuk memperbaiki kualitas jalan di sepanjang ruas yang mencapai sekitar 1.000 kilometer itu.

“Secara umum kondisinya baik, hanya ada beberapa ruas di Provinsi Sulawesi Barat yang terkelupas karena selalu dilintasi kendaraan dengan muatan yang melebihi daya dukung jalan karena wilayah itu adalah kawasan perkebunan kelapa sawit,” ujarnya. (lex)


Media Apa Kabar menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redapakabarnews@gmail.com, dan redaksi@apakabarnews.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

SEKTOR RIIL

Sejumlah Maskapai Tambah Jadwal Penerbangan dari Batam

Published

on

Maskapai Citilink Indonesia, Lion Air dan Sriwijaya menambah jadwal penerbangan dari Batam dengan tujuan sejumlah kota di Indonesia.

Apakabrnews.com, Batam – Maskapai Citilink Indonesia, Lion Air dan Sriwijaya menambah jadwal penerbangan dari Batam dengan tujuan sejumlah kota di Indonesia untuk memenuhi kebutuhan masyarakat saat mudik Lebaran 2018.

“Ada penambahan penerbangan untuk mudik Lebaran tahun ini, Citilink ke Padang dan Palembang,” kata Direktur Badan Usaha Bandar Udara (BUBU) Hang Nadim, Suwarso di Batam, Kepulauan Riau, Selasa.

Citilink menambah jadwal penerbangan mulai 11 Juni hingga 24 Juni 2018. “Penambahannya sehari satu penerbangan,” kata Suwarso.

Kemudian, Lion Air menambah jadwal penerbangan rute Batam-Pekanbaru, satu kali penerbangan dalam sehari, mulai 11 Juni hingga 16 Juni 2018.

Sriwijaya menambah jadwal penerbangan tujuan Batam-Jakarta dan Batam-Jambi. “Sriwijaya sehari saja,” kata dia.

Ia mengatakan pihak maskapai masih mengajukan penambahan jadwal penerbangan dari Batam kepada Kementerian Perhubungan, di antaranya Lion Air dengan tujuan Batam-Surabaya dan Batam-Medan.

Kementerian Perhubungan masih mempertimbangkan kesiapan maskapai untuk menerbangkan rute itu, juga ketersediaan waktu penerbangan di Bandara Hang Nadim.

“Lion masih mengajukan untuk tujuan Surabaya dan Medan, belum disetujui,” kata dia.

Bandara Hang Nadim Batam memperkirakan puncak arus mudik terjadi mulai H-7 Lebaran, saat cuti bersama dimulai.

Sementara itu, Citilink Indonesia menyediakan sebanyak 86.400 kursi tambahan selama masa Angkutan Lebaran, mulai 8 hingga 28 Juni 2018.

Direktur Utama Citilink Indonesia Juliandra Nurtjahjo mengatakan angka tersebut meningkat dibanding tahun 2017 yang hanya 60.000 kursi tambahan.

Kementerian Perhubungan telah memperkirakan pertumbuhan angkutan udara pada masa Angkutan Lebaran Tahun 2018 akan mengalami kenaikan melebihi sembilan persen. Hal ini terkait dengan membaiknya perekonomian masyarakat dewasa ini. (yun)


Media Apa Kabar menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redapakabarnews@gmail.com, dan redaksi@apakabarnews.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

SEKTOR RIIL

Lembata Mempromosikan Tiga Gunung untuk Wisata Dunia

Published

on

Pemerintah Kabupaten Lembata mempromosikan festival tiga gunung untuk menarik kunjungan wisatawan mancanegara ke daerah tersebut.

Apakabarnews.com, Kupang – Pemerintah Kabupaten Lembata, di Nusa Tenggara Timur, gencar mempromosikan festival tiga gunung untuk menarik kunjungan wisatawan mancanegara ke daerah tersebut.

“Lembata memiliki tiga gunung yang sangat indah dan telah ditetapkan sebagai produk baru wisata alam untuk menarik kunjungan wisatawan mancanegara. Kami terus gencar mempromosikan potensi wisata itu agar lebih dikenal wisatawan mancanegara,” kata Sekretaris Dinas Kominfo, Kabupaten Lembata, Karolus Kia Burin ketika menghubungi Antara dari Lembata, Selasa.

Ia mengatakan, ketiga lokasi wisata alam itu yakni Gunung Batutara, Gunung Ile Lewotolok dan Gunung Ile Werung.

“Pemerintah Lembata sudah melakukan membuka festival tiga gunung itu pada tanggal 9 Mei 2018 di Jakarta. Berbagai promosi gencar dilakukan pemerintah dengan mengandeng pelaku wisata guna mempromosikan potensi wisata tersebut ke mancanegara,” tegas Karolus.

Gunung Batutara memiliki keunikan karena gunung berapi ini meletup setiap 20 menit dengan menyemburkan asap serta bunga api sehingga akan memperlihatkan pesona keindahan gunung api.

Karolus mengatakan, Gunung Batutara menjadi salah satu obyek wisata terunik ke 11 di Indonesia, sehingga akan menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan untuk berkunjung ke kabupaten tersebut.

Sedangkan Gunung Ile Lewotolok, memiliki keunggulan karena hamparan kawah yang sangat luas serta udaranya yang sejuk dan gunung Ile Lewotolok telah berkontribusi pada kesuburan tanah serta panorama alam yang indah di kawasan itu.

Gunung Ile Werung di Kecamatan Atadei, salah satu gunung berapi dengan karakteristik kawah yang dalam dengan dinding batu terjal bekas letusan.

“Daya tarik tiga gunung itu sangat beraneka ragam dan menarik untuk dikunjungi wisatawan sehingga mendorong pemerintah Lembata mengelar festival tiga gunung dalam menarik wisata dunia,” tegas Karolus. (ben)


Media Apa Kabar menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redapakabarnews@gmail.com, dan redaksi@apakabarnews.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

SEKTOR RIIL

Harga Minyak Mentah Naik

Published

on

Harga minyak mentah dunia naik pada akhir perdagangan di New York Mercantile Exchange dan London ICE Futures Exchange.

Apakabarnews.com, New York – Ketegangan geopolitik mengenai Iran dan Venezuela terus mendukung pasar minyak, mendorong harga minyak mentah dunia naik pada akhir perdagangan Senin di New York Mercantile Exchange dan London ICE Futures Exchange.

Patokan Amerika Serikat, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI), untuk pengiriman Juni harganya naik 0,96 dolar AS menjadi menetap di 72,24 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange.

Sementara patokan global, minyak mentah Brent, untuk pengiriman Juli harganya naik 0,71 dolar AS menjadi ditutup pada 79,22 dolar AS per barel di London ICE Futures Exchange menurut warta kantor berita Xinhua.

Kekhawatiran geopolitik bahwa sanksi Amerika Serikat terhadap Iran dapat mengurangi pasokan minyak mentah negara itu telah menyebabkan harga minyak melonjak dalam beberapa pekan terakhir.

Amerika Serikat mengenakan sanksi terhadap Iran setelah Presiden Donald Trump pekan lalu mengumumkan negaranya menarik diri dari kesepakatan nuklir Iran, perjanjian internasional penting yang ditandatangani pada 2015.

Para pedagang bertaruh tindakan tersebut akan mengurangi pasokan minyak mentah global. Beberapa analis mengatakan sanksi bisa menghapus satu juta barel per hari minyak mentah Iran dari pasar, sementara yang lain mengatakan dampaknya akan terbatas menjadi kurang dari 500.000 barel per hari.

Pasar sekarang juga mempertimbangkan kemungkinan tambahan sanksi AS terhadap Venezuela setelah pemilihan presiden negara tersebut dimenangkan oleh Presiden Nicolas Maduro.

Maduro pada Minggu (20/5) mengamankan masa jabatan enam tahun kedua dalam pemilihan presiden. Amerika Serikat secara aktif mempertimbangkan untuk menjatuhkan sanksi minyak terhadap Venezuela, di mana produksi minyaknya telah turun sepertiga dalam dua tahun terakhir ke terendah dalam beberapa dekade.

Dalam perkembangan terkait, raksasa jasa minyak Baker Hughes melaporkan pada Jumat (18/5) bahwa jumlah rig minyak AS tetap stabil di 844 rig minggu ini setelah naik selama enam minggu berturut-turut. (ant)


Media Apa Kabar menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redapakabarnews@gmail.com, dan redaksi@apakabarnews.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

Trending