Connect with us

NASIONAL

Kemendagri : Anggaran THR,Gaji ke-13 Daerah dapat Disesuaikan

Published

on

Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kemendagri, Syarifuddin.

Apakabarnews.com, Jakarta – Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kemendagri Syarifuddin di Jakarta, Minggu (3/5/2018). mengatakan sumber anggaran untuk Tunjangan Hari Raya (THR) dan Gaji ke-13 bagi kepala daerah, anggota DPRD dan PNS daerah dapat disesuaikan khususnya bagi daerah yang APBD-nya tidak mencukupi.

Sumber pemberian THR dan Gaji ke-13 bagi kepala daerah, anggota DPRD dan pegawai negeri sipil (PNS) pemda dapat bersumber dari tiga hal.

“Kalau anggaran THR dan Gaji ke-13 belum disediakan daerah, kami (Kemendagri) memandu bahwa sumbernya itu bisa dari tiga unsur; bisa diambil dari anggaran Belanja Tidak Terduga, kalau belum cukup juga bisa melakukan penjadwalan ulang kegiatan, dan kalau masih belum cukup juga ya mengambil uang yang tersedia di kas daerah,” kata Syarifuddin kepada Antara di Jakarta, Minggu (3/5/2018).

Syarifuddin menjelaskan penjadwalan ulang kegiatan adalah menunda program kegiatan daerah yang belum prioritas, sehingga anggarannya bisa digunakan untuk memenuhi pemberian THR dan Gaji ke-13 di daerah tersebut.

“Kegiatan yang kurang prioritas itu bisa ditunda dulu, dananya bisa diambil untuk THR dan Gaji ke-13. Daerah itu sudah sangat paham dengan penjadwalan ulang kegiatan,” tambahnya.

Selanjutnya, uang kas daerah bisa diperoleh dari penghematan belanja daerah dan juga dana dari pelampauan anggaran.

“Contohnya, ada satu pos anggaran Rp1 miliar, setelah dilelang katakanlah ada pihak ketiga menawar Rp900 juta, berarti kan ada sisa uang Rp100 juta itu namanya KAS yang tersedia,” ujarnya.

Penyesuaian anggaran THR dan Gaji ke-13 tersebut dilakukan dengan mengubah Penjabaran APBD Tahun Anggaran 2018 tanpa menunggu Perubahan APBD TA 2018, untuk selanjutnya diberitahukan kepada pimpinan DPRD paling lambat satu bula setelah dilakukan perubahan Penjabaran APBD tersebut.

Kebijakan pemberian THR dan Gaji ke-13 untuk tahun 2018 berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, yakni dengan ditambahkan tunjangan kinerja; sehingga penerima THR akan mendapatkan tunjangan sebesar hak keuangan bulanan.

Untuk bupati-wakil bupati, walikota-wakil walikota, pimpinan dan anggota DPRD, THR dan Gaji ke-13 tersebut meliputi gaji pokok atau uang representasi, tunjangan keluarga dan tunjangan jabatan. Sementara untuk PNS pemda selain ketiga hak tersebut juga ditambahkan tunjangan kinerja atau tambahan penghasilan.

Hal tersebut diatur dalam Surat Menteri Dalam Negeri Nomor 903/3387/SJ yang ditandatangani oleh Tjahjo Kumolo pada 30 Mei 2018 dan diedarkan ke seluruh kepala daerah dan ketua DPRD. (fra)


Media Apa Kabar menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redapakabarnews@gmail.com, dan redaksi@apakabarnews.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

NASIONAL

Catatan-Catatan Ketua Pengurus Harian YLKI Tulus Abadi, soal Mudik Lebaran

Published

on

Ketua Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), Tulus Abadi

Apakabarnews.com, Jakarta – Tulus Abadi adalah Ketua Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI). LSM ini memiliki misi membela hak-hak seluruh konsumen di Indonesia. Tulus sangat getol memperjuangkan hak-hak konsumen, dan gigih membelanya.

Pada liburan panjang kali ini, Tulus Abadi juga menjadi pengamat mudik dan sekaligus pelakunya sehingga bisa membuat catatan mudik lebaran ini secara jernih dan faktual.

Tulus juga sempat menuliskan puisi yang mengekspresikan soal urgensi pulang mudik lebaran sebagai bagian dari budaya bangsa. Simak puisinya :

Nyanyian Mudik Lebaran

Mudik Lebaran adalah nyanyian tanah leluhur
Pepohonan nan hijau memanggilku
Kemuning padi di sawah menyapaku lirih
Senyum lembut ibuku membayang di pelupuk mata
Dan dehem kakakku yang menggetarkan

Mudik Lebaran adalah nyanyian duka kehidupan
Petani mengeluhkan tentang harga pupuk yang mahal, kerna tanpa subsidi
Menangisi sulitnya mendapatkan bibit padi 
Dan kisah air irigasi yang kian sepi

Mudik Lebaran adalah nyanyian sembilu wajah desa
Geliat ekonomi yang senyap, tak merata
Potret kemiskinan masih menganga
Dan generasi tanpa masa depan
terjerembab adiksi nikotin, miras dan narkoba.

Mudik Lebaran adalah kepak jumawa
Burung garuda kota, berkisah tentang sukses hidupnya
Sementara nyanyian kemiskinan dan kesengsaraan sepanjang jalan kuat menyapa

Mudik Lebaran hanyalah tengara
untuk kesejatian perjalanan mudik ke kampung halaman-Nya
Sudah siapkah kita?

Pasar Rebo, 08/06/2018
Tulus Abadi

Menyelesaikan kuliahnya di Fakultas Hukum Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto, pada tahun 1996, Tulus Abadi kemudian merantau ke Jakarta untuk melamar kerja di dua LSM terkenal Indonesia sekaligus. Di Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) dan YLKI.

Tulus lebih suka jika dirinya diterima YLBHI atau Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia. Karena sesuai dengan bidang yang dipelajari ketika kuliah. Namun, panggilan kerja yang ditunggu-tunggu justru datang dari YLKI.

Tulus pernah menjadi redaktur Majalah ‘Warta Konsumen’ YLKI sejak 1998. terkait kerjanya di YLKI, Tulus pernah menulis VCD Bajakan vs Mental Pembajak (2000). Dimana dia menjadi juara lomba karya tulis tingkat nasional, untuk kategori jurnalis. Sejak muda dia sudah mendalami jurnalistik.

Berikut ini adalah tulisan-tulisannya mengenai catatan mudik lebaran kali ini. Selamat membaca, semoga bermanfaat.

CATATAN MUDIK LEBARAN 1 : Benarkah Arus Mudik Lancar karena Jalan trans Jawa?

Pages: 1 2 3 4


Media Apa Kabar menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redapakabarnews@gmail.com, dan redaksi@apakabarnews.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

LAMPUNG

Prabowo Subianto Silaturahmi di Lampung

Published

on

Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto di Bandara Radin Inten II, Branti, Rabu (20/6/2018) dalam rangka silaturahim dan halalbihalal dengan kader partai dan tokoh masyarakat.

Apakabarnews.com, Bandralampung – Gubernur Lampung nonaktif Muhammad Ridho Ficardo menyambut kedatangan Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto di Bandara Radin Inten II, Branti, Rabu (20/6/2018) malam dalam rangka silaturahim dan halalbihalal dengan kader partai dan tokoh masyarakat.

Partai Gerindra adalah salah satu partai koalisi pengusung Calon Gubernur Lampung Muhammad Ridho Ficardo dan wakilnya Bachtiar Basri Menurut M Ridho Ficardo yang juga Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Lampung, kedatangan Prabowo Subianto adalah untuk menyapa dan memberi arahan kepada kader Gerindra Lampung.

Selain membahas Pemilihan Gubernur Lampung 2018, kedatangan Prabowo juga untuk membahas persiapan Pilpres dan Pemilu Legislatif pada 2019 mendatang.

Pada Pilgub Lampung 27 Juni 2018 terdapat empat pasangan calon, yaitu M Ridho Ficardo-Bachtiar Basri (petahana), Herman HN-Sutono, Arinal Djunaiidi-Chusnunia, dan Mustafa-Ahmad Jajuli. (bud)


Media Apa Kabar menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redapakabarnews@gmail.com, dan redaksi@apakabarnews.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

JAWA BARAT

Cuma Beda Tipis, Elektabilitas Sudirman Said Paling Tinggi

Published

on

Sudirman Said dan Ida Fauziah.

Apakabarnews.com, Jakarta – Jelang pemungutan suara Pilkada Jawa tengah 2018, persaingan antara Ganjar Pranowo-Taj Yasin dengan Sudirman Said-Ida Fauziah semakin seru. Hal ini terlihat dari hasil survei yang dilakukan lembaga Indonesia Survey Center (ISC) baru-baru ini.

“Sudirman menang tipis, karena Cagub Sudirman Said lebih bisa dipercaya membenahi masalah-masalah korupsi di Jawa Tengah,” kata Direktur Lembaga Survei ISC Muhammad Ganiefi di Jakarta, Kamis (14/5/2018)

Pasangan Sudirman Said- Ida Fauziah yang diusung Partai Gerindra, PKS, PAN dan PKB ini memiliki peningkatan elektabilitas yang baik, menjelang hari H pemungutan suara, dibanding periode sebelumnya.

Menurut hasil survei lembaga ISC, elektabilitas pasangan Sudirman Said-Ida Fauziah sebesar 44,9,%, terpaut sangat tipis dengan Ganjar Pranowo-Taj Yassin yang berada diangka 44,4%, dan ini masih berada di ambang batas margin error 3,5%.

Dalam survei yang dilakukan lembaga ISC masih ada sekitar 10,7% responden yang masih belum menentukan pilihan (undecided voters).

Hal ini menjadi peluang yang baik, bagi tim sukses Sudirman Said juga tim sukses Ganjar Pranowo untuk bisa mendapatkan raihan suara warga Jateng yang belum menentukan pilihannya tersebut pada detik-detik akhir pencoblosan untuk meraih kemenangan.

Menurut Ganiefi, dalam Survei kali ini, Tim ISC memiliki beberapa temuan menarik. Diantaranya adalah :

Pertama, ada trend kenaikan elektabilitas Sudirman-Ida yang terus berlanjut. Bukan mustahil, petahana bisa tumbang oleh pendatang baru di Pilgub Jawa Tengah tahun 2013 bisa berulang. Apalagi, calon petahana sempat diterpa isu korupsi e-KTP.

Kedua, 72.6% masyarakat Jateng ternyata mengetahui adanya kasus korupsi e-KTP, sedangkan 15,3% tidak tahu, dan 12,1% sisanya tidak menjawab. Namun begitu, 45,5% responden meyakini bahwa petahana tidak terlibat kasus e-KTP, 49,6% percaya teribat, dan 4,9% tidak menjawab.

Dugaan petahana (Ganjar Pranowo) menerima fee proyek e- KTP diketahui publik melalui ucapan Setya Novanto dan M. Nazarudin di media massa dan elektronik.

“Pasangan Sudirman Said-Ida Fauziah dianggap figur pasangan kepala daerah yang bisa membenahi korupsi dan menciptakan pemerintah daerah yang bersih,” kata Ganiefi

Apalagi, menurutnya, Sudirman Said-Ida Fauziah dipersepsikan publik Jateng sebagai sosok yang bersih dan punya integritas.

Survei ISC ini dilaksanakan pada 2-9Juni 2018  di Provinsi Jawa Tengah dengan total 812 responden yang memiliki hak pilih, menggunakan metode multistage random sampling, dengan toleransi kesalahan (margin of error) 3,5 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. Wawancara dilakukan melalui tatap muka langsung dengan bantuan kuisioner. (tim)


Media Apa Kabar menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redapakabarnews@gmail.com, dan redaksi@apakabarnews.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

Trending