Connect with us

KALIMANTAN SELATAN

Mantan Gubernur : Wartawan Turut Ciptakan Keadaan Kondusif

Published

on

Mantan Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel) H Rudy Ariffin.

Apakabarnews.com, Banjarmasin – Mantan Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel) H Rudy Ariffin berpendapat, wartawan atau media massa turut menciptakan keadaan kondusif.

Pendapat tersebut dikemukakan saat acara sahur bersama wartawan/media massa, di kediamannya Jalan Garuda Banjarbaru (35 kilometer utara Banjarmasin), Minggu dini hari (10/6/2018).

Mantan orang nomor satu selama dua periode di jajaran Pemerintah Provinsi Kalsel tersebut mengajak wartawan/media massa untuk tetap bersama-sama memelihara keadaan daerah yang sudah kondusif.

Untuk menjaga agar keadaan tetap kondusif, menurut Rudy Ariffin yang juga mantan Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kalsel dua periode itu, kembali mengajak memelihara kebersamaan.

Laki-laki yang memasuki usia 65 tahun pada 17 Agustus 2018 itu juga mengingatkan bahwa tidak lama lagi Kalsel menggelar pemilihan kepala daerah (pilkada) pada empat kabupaten dari 13 kabupaten/kota se-provinsi tersebut.

Selain itu, pada 2019 pelaksanaan pesta demokrasi nasional yaitu Pemilihan Umum (Pemilu) Legislatif dan Pemilihan Presiden (Pilpres) yang menjadi tanggung jawab bersama-sama untuk menyukseskannya.

“Kita juga tetap berharap, pilkada, pemilu dan pilpres berjalan dengan aman dan lancar,” demikian Rudy Ariffin.

Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalsel Ir Zainal Helmie dalam sambutannya menyatakan terima kasih atas perhatian kerja sama atau kebersamaan dalam membangun daerah serta dunia kewartawanan khususnya.

Hadir dalam sahur bersama itu, anggota DPR RI H Aditya Mufti Ariffin SH MH asal Daerah Pemilihan II Kalsel yang juga kini Ketua DPW PPP tingkat provinsi tersebut dan putra dari Rudy Ariffin.

Dalam sahur bersama itu pula, hadir Komandan Kodim 1006 Martapura Kabupaten Banjar/Kota Banjarbaru, serta Wakil Wali Kota setempat, dan para pengurus DPW PPP Kalsel. (suk)


Media Apa Kabar menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redapakabarnews@gmail.com, dan redaksi@apakabarnews.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KALIMANTAN SELATAN

Kotabaru Tindaklanjuti Pembahasan Raperda Sanitasi

Published

on

DPRD Kabupaten Kotabaru, H Genta Kusan.

Apakabarnews.co.id, Kotabaru – Panitia Khusus (Pansus) III DPRD Kabupaten Kotabaru melakukan kunjungan kerja sekaligus konsultasi ke Pemprov Kalimantan Selatan, guna menindaklanjuti pembahasan Raperda Sanitasi Permukiman yang kini masih “alot” dan belum bisa disahkan.

Ketua Pansus III DPRD Kabupaten Kotabaru, H Genta Kusan, Senin (5/3/2018) mengatakan, pihaknya melakukan banyak koordinasi dan konsultasi dengan pihak terkait, termasuk studi banding ke sejumlah daerah yang dinilai lebih dulu menerapkan sistem sanitasi yang benar.

“Tindak lanjut atas pembahasan raperda inisiatif ini, kami melaukan kunjungan kerja ke Pemerintah Provinsi Kalsel di Banjarmasin/Banjarbaru, di ataranya Dinas Kesehatan, Biro Hukum dan BLHD,” kata H Genta Kusan.

Dikatakannya, dari sejumlah forum koordinasi dan konsultasi tersebut, pihaknya mengaku banyak masukan terhadap poin-poin yang akan menjadi draf atau rancangan dalam peraturan yang kini dibahas.

Namun, lanjut dia, banyak hal yang menjadi satu ketentuan dan pensyaratan yang harus dipenuhi sebelum rancangan peraturan ini disahkan menjadi peraturan, dan semua itu sepertinya relatif sulit untuk dipenuhi dalam waktu dekat ini.

Sebelumnya, politikus PAN ini mengungkapkan, masih terkait dengan pembahasan Raperda tentang Sanitasi Permukiman, sebelumnya dewan melaksanakan kunjungan kerja ke Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah.

H Gegen-sapaan akrab Genta Kusan, mengatakan, alasan Kota Palangkaraya menjadi tujuan studi kajian dalam Raperda ini karena daerah tersebut dinilai cukup berhasil dalam tata kelola sanitasi.

“Ada tiga lembaga yang menjadi tujuan studi kami (Pansus III), yakni Lingkungan Hidup, Dinas Perumahan dan Permukiman serta Bagian Hukum Sekretariat Kota Palangkaraya,” katanya.

Menurut dia, dari tinjauan secara fisik memang tidak dimungkiri, Kota Palangkaraya saat ini terlihat lebih tertata dan bagus, karena memang daerah itu telah menerapkan Perda tentang Sanitasi Permukiman.

Pantauan secara langsung, dalam penataan sanitasi permukiman yang terhubung dengan aliran drainase di sisi jalan, semua itu terintegrasi dengan instalasi pengolahan limbah.

Bagusnya lagi, lanjut politikus PAN ini, tata kelola limbah, ternyata terpisah dengan penanganan sampah, karena ada divisi lain yang menanganinya, yakni terpusat pada bank sampah.

H Gegen mengungkapkan, hal positif yang diketahui dalam tata kelola sanitasi permukiman ini, Palangkaraya juga telah memiliki mini lab yang diperuntukkan pengujian atas kandungan limbah terhadap virus tertentu yang lazim berkembang di lingkungan, seperti jenis virus e-coli dan lainnya.

Lebih lanjut, legislator yang juga sebagai anggota Komisi III DPRD Kotabaru ini mengungkapkan, kaitannya dengan Raperda inisiatif, salah satunya dimaksudkan sebagai payung hukum dalam melakukan penataan terhadap lingkungan setempat.

Selain itu, tujuan lainnya adalah untuk mengantisipasi atau sebagai bentuk pencegahan atas wabah atau terjangkitnya penyakit yang bersumber dari tidak bagusnya sanitasi permukiman dan linkungan.

“Tujuan lain atas dibuatnya Perda tentang Sanitasi Permukiman ini adalah sebagai upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan sumber pendapatan asli daerah (PAD) dari penerapan peraturan tersebut,” ungkapnya.

Oleh sebab itu, dengan dibahasnya Raperda ini diharapkan sesuai dengan target bisa disahkan menjadi Perda, sehingga upaya penataan sanitasi permukiman di Kotabaru sudah bisa diterapkan sesuai dengan tujuan tersebut. (imh)


Media Apa Kabar menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redapakabarnews@gmail.com, dan redaksi@apakabarnews.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

KALIMANTAN SELATAN

KPU Kotabaru Lantik 63 Orang Anggota PPK

Published

on

Ketua KPU Kabupaten Kotabaru Akhmad Gafuri,.

Apakabarnews.com, Kotabaru – Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, melantik 63 orang anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) yang akan bertugas pada Pemilihan Umum 2019.

Ketua KPU Kabupaten Kotabaru Akhmad Gafuri, Senin (5/3/2018) mengatakan, jumlah anggota PPK mengalami pengurangan dibanding pemilu sebelumnya.

“Ini berbeda dengan pemilu sebelumnya, terakhir pada Pilkada 2015 jumlah anggota PPK masih lima orang per kecamatan,” kata Gafuri.

Kini sesuai Peraturan KPU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Tahapan, Program, dan Jadwal Penyelenggaraan Pemilu 2019, jumlah anggota PPK dirampingkan menjadi hanya tiga orang per kecamatan.

Dengan adanya pemangkasan ini, ia menilai di satu sisi terjadi efisiensi baik dari segi anggaran maupun sumber daya manusia. Tapi di sisi lain menjadikan tantangan yang dihadapi penyelenggara pemilu ke depan lebih berat.

“Terlebih pemilu yang akan dilaksanakan pada 2019 merupakan pemilu serentak yang pertama. Terdiri dari pemilu presiden, anggota DPR, DPD, DPRD provinsi, dan kabupaten,” tutur Gafuri.

Meski demikian, anggota PPK yang telah dilantik diharapkan tetap dapat bekerja secara maksimal. Ini karena mereka yang terpilih mayoritas merupakan wajah-wajah lama yang sudah berpengalaman sebagai penyelenggara pemilu dan hanya segelintir yang wajah baru.

“Tugas utama PPK adalah merekapitulasi surat suara di tingkat kecamatan setelah dari TPS, kemudian disampaikan ke KPU. Tugas mereka jadi lebih berat karena ada lima surat suara yang akan diterima,” Gafuri menerangkan.

Paskapelantikan, KPU Kabupaten Kotabaru langsung memberikan pembekalan kepada seluruh anggota PPK.

Pembekalan diisi berbagai materi mulai peraturan tentang Pemilu 2019, teknis penyelenggaraan, pendataan pemilih hingga manajemen logistik. Masa kerja anggota PPK efektif dimulai pada 9 Maret 2018 hingga berakhir 16 Juni 2019 atau selama 465 hari. (imh)


Media Apa Kabar menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redapakabarnews@gmail.com, dan redaksi@apakabarnews.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

Trending