Connect with us

JAMBI

Zumi Zola penuhi panggilan KPK, Lebih Gentle dari Gubernur Lainnya

Published

on

Indonesiaraya.co.id, Jakarta – Beda dengan gubernur lainnya yang mangkir dipanggil Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dengan berbagai argumentasi, Gubernur Jambi Zumi Zola dengan gentle memenuhi panggilan KPK untuk diperiksa dalam penyidikan tindak pidana korupsi suap pengesahan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Provinsi Jambi Tahun Anggaran 2018.

“KPK telah memeriksa Wakil Gubernur Jambi Fachrori Umar pada Kamis kemarin”

Zumi yang mengenakan batik lengan panjang warna hijau sudah hadir di gedung KPK sekitar pukul 09.50 WIB, namun ia tak banyak berkomentar soal pemeriksaannnya kali ini.

“Nanti ya setelah pemeriksaan,” kata dia di gedung KPK, Jakarta, Jumat (5/12/2017).

Zumi akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Saifudin yang merupakan Asisten Daerah Bidang III Provinsi Jambi.

“Yang bersangkutan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Saifudin,” kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi.

Selain memeriksa Zumi, KPK juga akan memeriksa tiga saksi lainnya juga untuk tersangka Saifudin antara lain Ketua DPRD Provinsi Jambi Cornelius Buston, Wakil Ketua DPRD Provinsi Jambi Zoerman Manap, dan Ali Tonang yang berprofesi sebagai wiraswasta.

Cornelius pun telah mendatangi gedung KPK, namun ia tidak memberikan komentar apa pun soal pemeriksaannya kali ini.

Dalam penyidikan kasus itu, KPK telah memeriksa Wakil Gubernur Jambi Fachrori Umar pada Kamis (4/1). Fachrori diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Saifudin yang merupakan Asisten Daerah Bidang III Provinsi Jambi.

Seusai menjalani pemeriksaan, Fachrori mengaku tidak mengetaui soal adanya instruksi pemberian uang kepada anggota DPRD Jambi untuk memuluskan pengesahan RAPBD Jambi 2018 tersebut.

“Itu wallahu a`lam, saya tidak tahu,” kata Fachrori.

Lebih lanjut, ia pun membantah adanya komunikasi terhadap dirinya soal pemberian uang itu.

“Tidak ada. Saya tidak mau berdosa, tidak mau berbohong, tidak sama sekali,” ucap Fachrori.

KPK telah menetapkan empat tersangka terkait kasus tersebut, yakni anggota DPRD Provinsi Jambi 2014-2019 Supriono, Plt Sekretaris Daerah Provinsi Jambi Erwan Malik, Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi Jambi Arfan, dan Asisten Daerah Bidang III Provinsi Jambi Saifudin.

Total uang yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) terkait kasus tersebut sebesar Rp 4,7 miliar.

Diduga pemberian uang itu agar anggota DPRD Provinsi Jambi bersedia hadir untuk pengesahan RAPBD Provinsi Jambi Tahun Anggaran 2018.

Sebelumnya, diduga sejumlah anggota DPRD berencana tidak hadir dalam rapat pengesahan RAPBD 2018 karena tidak ada jaminan dari pihak Pemprov. Untuk memuluskan proses pengesahan tersebut diduga telah disepakati pencarian uang yang disebut sebagai “uang ketok”.

Pencarian uang itu dilakukan pada pihak swasta yang sebelumnya telah menjadi rekanan Pemprov.

KPK mengamankan Saifudin dan Supriono beberapa saat setelah penyerahan uang Rp400 juta di sebuah restoran di dekat salah satu rumah sakit di Jambi.

Sebagai pihak yang diduga pemberi, Erwan Malik, Arfan, dan Saifudin disangkakan melanggar pasal 5 ayat 1 huruf a atau huruf b atau pasal 13 UU No. 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU No. 20 Tahun 2001 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo pasal 55 ayat-1 ke-1 KUHP.

Sedangkan sebagai pihak yang diduga penerima, Supriono disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau pasal 12 huruf b atau pasal 11 UU No 31 Tahun 1999 yang diubah dengan UU No 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. (ant)


Media Apa Kabar menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redapakabarnews@gmail.com, dan redaksi@apakabarnews.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

HUKUM

Densus Tangkap Dua Terduga Teroris di Bungo

Published

on

Tim Densus 88 Anti Teror dibantu kepolisian setempat menangkap dua orang terduga teroris jaringan JAD di Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi.

Apakabarnews.com, Jambi – Tim Densus 88 Anti Teror dibantu kepolisian setempat menangkap dua orang terduga teroris jaringan JAD di Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi.

“Densus 88 anti teror kembali menangkap dua orang terduga teroris di Kabupaten Bungo, Kamis (7/6/2018) sekitar pukul 16.00 WIB,” kata Kabid Humas Polda Jambi, AKBP Kuswahyudi Tresnadi pada Kamis (7/6/2018).

Kedua terduga teroris tersebut yakni S (24) warga Desa Sepunggur, Kecamatan Batin II Babbeko dan G (27) warga Pasir Putih, Kecamatan Rimbo Tengah Kabupaten Bungo.

Juru bicara Polda Jambi Kuswahyudi Tresnandi mengatakan kedua tersangka tersebut saat ini dimainkan di Polres Bungo untuk dilakukan pemeriksaan.

“Keduanya saat ini masih di Polres Bungo dan dalam waktu dekat akan dibawa Jambi untuk ditahan di Mako Brimob Polda Jambi,” kata Kuswahyudi.

Keduanya merupakan satu jaringan dengan penyerangan Polres Dharmasraya yang terjadi beberapa waktu lalu.

Mereka merupakan satu jaringan dengan Eka yang merupakan pelaku penyerangan dan pembakaran Polres Dharmasraya. Diketahui Eka merupakan anggota Jaringan Ansarul Tauhid (JAD) yang merupakan kelompok penyerangan di Surabaya dan Riau beberapa waktu lalu. (nan)


Media Apa Kabar menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redapakabarnews@gmail.com, dan redaksi@apakabarnews.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

JAMBI

Stok Beras Lebih dari Cukup, Panen Raya Jambi Melebihi Target

Published

on

Dengan panen raya, stok beras di Jambi lebih dari cukup, dan tidak perlu lagi adanya impor beras.

Indonesiaraya.co.id, Jambi – Petani Desa Pulau Jelmu, Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi, mampu menghasilkan gabah kering sebanyak 7,5 ton per hektare setelah mereka melakukan panen raya.

“Alhamdulillah untuk panen raya kali ini melebihi target yang sudah ditentukan, target semula satu hektarenya menghasilkan 7 ton tapi untuk panen kali ini satu hektarenya mencapai 7,5 ton per hektare,” kata Gubernur Jambi Zumi Zola di Tebo, Rabu (17/1/2018).

Zola yang menghadiri Gerakan Panen Raya Padi Sawah di Desa Pulau Jelmu itu, mengatakan program yang berkaitan dengan peningkatan hasil pangan, baik pertanian, peternakan maupun perikanan selalu menjadi program prioritas Pemprov Jambi.

Zola menegaskan pemerintahannya terus berupaya meningkatkan produktivitas hasil panen tanaman komoditi pangan di wilayahnya.

Bupati Tebo Sukandar sudah menyampaikan bahwa secara keseluruhan Kabupaten Tebo surplus padi, jagung dan kedelai.

Hal ini, menurut dia, menandakan hasil tersebut telah melebihi kebutuhan dasar masyarakat Tebo sendiri, bahkan bisa membantu daerah lain.

“Capaian surplus ini tentu tidak bisa diraih oleh bupati dan wakil bupati saja, tentu ada dukungan dari semua pihak dan yang paling penting adalah dukungan dari masyarakat Tebo sendiri,” kata Zola.

Zola mengapresiasi atas komitmen masyarakat Tebo dalam membantu pemprov untuk memenuhi kebutuhan pangan di Jambi, terutama kepada masyarakat yang telah mengubah lahan kelapa sawit menjadi lahan pertanian pangan.

Sementara itu, Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan (DTPHP) Provinsi Jambi, Akhmad Mausul mengatakan panen raya yang dilakukan di Desa Pulau Jelmu, Kabupaten Tebo itu merupakan Gabung Kelompok Tani (Gapoktan) Tani Makmur dengan luas hamparan padi sawah 70 hektare dengan varietas benih inpari 3.

“Hasil panen kali ini berdasarkan hasil ubinan bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Tebo dan Dinas Tanaman Pangan Kabupaten Tebo. Rata rata hasil gabah mencapai 7,5 ton per hektarenya,” kata Mausul.

Dikatakannya, bulan Januari hingga Maret 2018 merupakan bulan panen raya padi sawah di hampir seluruh wilayah Jambi.

“Dengan adanya gerakan panen raya ini diharapkan stok beras lebih dari cukup khususnya di Provinsi Jambi, dan tidak perlu lagi adanya impor beras,” katanya.

Mausul menambahkan, upaya peningkatan produksi dan produktivitas tanaman pangan akan terus dilaksanakan dengan menyinergikan program dan kegiatan yang ada di kabupaten/kota dan provinsi, dengan didukung sarana dan prasarana serta teknologi spesifikasi lokasi. (sip)


Media Apa Kabar menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redapakabarnews@gmail.com, dan redaksi@apakabarnews.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

Trending