Connect with us

BANGKA BELITUNG

Gerindra Bangka Tengah, Siapkan 41 Kader di Pemilu Legislatif

Published

on

Mekanisme seleksi calon legislatif dari Partai Gerindra melalui seleksi berjenjang oleh pihak DPD Gerindra Babel.

Indonesiaraya.co id, Koba – Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, mempersiapkan sebanyak 41 kader yang akan bertarung dalam Pemilu Legislatif 2019.

“Sebanyak 41 kader tersebut tersebar pada tiga daerah pemilihan (dapil) dari enam kecamatan di daerah ini, yaitu Kecamatan Koba, Lubuk Besar, Namang, Simpangkatis, Sungaiselan dan Kecamatan Pangkalanbaru,” kata Ketua DPC Gerindra Bangka Tengah, Pahlevi Syahrun di Koba, Rabu.

Setidaknya Partai Gerindra mendominasi, dan bisa merebut kursi pimpinan.

Ia menjelaskan, dapil I, yaitu Kecamatan Koba dan Lubuk Besar terdapat sebanyak 18 kader yang dipersiapkan untuk maju dalam Pileg 2019. Dapil II Kecamatan Simpangkatis dan Sungaiselan sebanyak 13 kader dan dapil III Kecamatan Namang dan Pangkalanbaru sebanyak 10 kader.

“Kader yang kami persiapkan ini benar-benar potensial dan memiliki elektabilitas yang tinggi sehingga mampu merebut kursi DPRD Bangka Tengah. Syarat calon legislatif yaitu besar 250 persen dari kursi yang ada atau maksimal 22-23 orang,” katanya.

Ia mengatakan, mekanisme seleksi calon legislatif dari Partai Gerindra melalui seleksi berjenjang oleh pihak DPD Gerindra Babel dan kemudian 250 orang itu diwajibkan untuk menyosialisasikan dirinya di tingkat ranting yakni desa dan kelurahan.

“Hasil itu merupakan salah satu variabel untuk menilai kualifikasi data caleg dari Gerindra dan variabel lain tentu ada seperti di pengurus partai tetap dinilai,” katanya.

Ia mengatakan, kalau dari luar pengurus jika produktif bisa saja masuk dan selanjutnya ada tes khusus oleh tim khusus, seperti materi wawasan kebangsaan, kesiapan dirinya dan lainnya.

“Kami tentu punya target perolehan kursi di DPRD, setidaknya bisa mendominasi dan bisa merebut kursi pimpinan dari Partai Gerindra,” katanya. (ahm)


Media Apa Kabar menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redapakabarnews@gmail.com, dan redaksi@apakabarnews.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

BANGKA BELITUNG

Lasehan Green Tawarkan Citarasa Tradisional Kuliner Khas Toboali

Published

on

Tidak hanya terkenal akan pesona pariwisatanya, Kabupaten Bangka Selatan mempunyai banyak kuliner tradisional yang khas membuat para pelancong rindu akan kenikmatan citarasa yang ditawarkan.

Apakabarnews.com, Toboali – Tidak hanya terkenal akan pesona pariwisatanya, Kabupaten Bangka Selatan mempunyai banyak kuliner tradisional yang khas membuat para pelancong rindu akan kenikmatan citarasa yang ditawarkan.

Lasehan Green adalah salah satu resto berkonsep tradisional menyajikan citarasa kuliner asli Toboali yang membuat para pecinta makanan terpincut menu-menu andalannya.

Lasehan Green yang berdiri sejak 26 februari 2014 lalu terletak di sudut kota Toboali yakni Jalan Angsana, Toboali, Bangka Selatan adalah restoran yang menciptakan menu-menu tradisioanal khas Bangka Selatan yang sudah tidak asing lagi di lidah orang Bangka dan membuat rindu para pendatang.

“Banyak sekali menu-menu khas Lasehan Green yang beraneka ragam dan banyak pilihan yang siap membuat lidah pengunjung “bergoyang” bila mencicipi menu khas miliknya ini,” Kata Owner Lasehan Green Suhardi Joy di Toboal, Selasa (4/12/2018).

Adapun Menu andalan dari Lasehan Green yang biasa diorder pengunjung yakni, seperti lempah ikan semilang, lempah pangut ikan pari, lempah burung punai (musiman), lempah ayam kampung, ikan bakar bumbu Toboali, lempah darat, tumis kulat pelawan (musiman) dan tumis jantung pisang.

Tak hanya itu, Lasehan Green juga menyajikan menu minuman khas yang diantaranya jus nanas Bikang, juice tomate dan lain sebagainya.

Selain itu juga, Joy menuturkan terdapat momen-momen yang berkesan yakni kedatangan para petinggi-petinggi atau tokoh tokoh daerah Provinsi di Bangka Belitung dan juga Tokoh Nasional yang menjadi pelanggan Lesehan Green Toboali dan juga tamu-tamu luar negeri atau turis eropa dan asia yang singgah ke gubuk Lasehan Green Toboali ini.

Joy berpesan kepada enterpreneur muda untuk kiat menjadi sukses tidak serta merta semudah membalik telapak tangan, banyak proses jatuh bangun dilaluinya selama membidangi usaha kuliner ini.

“Saya berpesan menjadi pengusaha harus punya niat yang kuat, mental yang siap lalu action. Serta ditambah banyak belajar (jangan mudah puas) dan bangun hubungan komunikasi akses keluar atau sesama pengusaha sehingga secara pengetahuan atau wawasan kita lebih baik dalam hal dunia usaha,” katanya. (eko)


Media Apa Kabar menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redapakabarnews@gmail.com, dan redaksi@apakabarnews.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

BANGKA BELITUNG

Empat Jenazah Korban Lion asal Pangkalpinang Diserahkan ke Keluarga

Published

on

Empat jenazah korban kecelakaan pesawat Lion Air JT 610 kepada keluarga mereka di Pangkalpinang, Rabu (6/11/2018).

Apakabarnews.com, Pangkalpinang – Wakil Ketua I DPRD Bangka Belitung Hendra Apollo menyerahkan empat jenazah korban kecelakaan pesawat Lion Air JT 610 kepada keluarga mereka di Pangkalpinang, Rabu (6/11/2018).

“Langsung kita serahkan ke pihak keluarga untuk segera dimakamkan,” kata Hendra mengenai jenazah korban bernama Wahyu Aldila, Donny, Tesa Kausar dan Ariawan Komardy.

BACA JUGA : Keluarga Jemput Empat Jenazah Korban JT 610

Wahyu Aldila (32) tercatat beralamat di Jalan Gandaria, Kacang Pedang, Kecamatan Gerunggang, Kota Pangkalpinang; dan Dony (45) semasa hidup tinggal di Jalan Depati Hamzah, Kelurahan Semabung Lama, Kecamatan Bukit Intan, Kota Pangkalpinang.

Sementara Tesa Kausar (37) beralamat di Jalan Masyarif DT Bandardlelo, Batin Tikal, Kecamatan Taman Sari, Kota Pangkalpinang; dan Ariawan Komardy (37) alamatnya di Jalan Sumedang, Kejaksaan, Kecamatan Taman Sari, Kota Pangkalpinang.?

“Hingga saat ini total jenazah korban Lion Air JT 610 asal Babel yang sudah diserahkan ke pihak keluarga sebanyak 11 jenazah,” kata Apollo.

Pesawat Lion Air JT 610 rute Jakarta-Pangkalpinang yang membawa 189 penumpang dan kru jatuh di perairan Tanjung Pakis, Karawang, Jawa Barat, pada 29 Oktober.

Rumah Sakit Bhayangkara Tk. I Raden Said Sukanto di Jakarta total sudah menerima 185 kantong jenazah dan 23 kantong properti dari tim yang mencari dan mengevakuasi jasad korban dan puing pesawat di lokasi sekitar jatuhnya pesawat. Dari seluruh jenazah yang sudah masuk RS Polri, 44 sudah diidentifikasi. (ahm)


Media Apa Kabar menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redapakabarnews@gmail.com, dan redaksi@apakabarnews.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

BANGKA BELITUNG

Keluarga Terima Jenazah Tiga Korban JT 610 di Pangkalpinang

Published

on

Keluarga korban kecelakaan pesawat Lion Air JT 610 rute Jakarta-Pangkalpinang berada di ruang kedatangan Bandara Depati Amir.

Apakabarnews.com, Pangkalpinang – Komandan Korem 045 Garuda Jaya Kolonel Inf Dadang Arif Abdurahman menyerahkan tiga jenazah korban kecelakaan pesawat Lion Air JT 610 atas nama Eryanto, Fera Yunita dan Resti Amelia kepada keluarga mereka di Posko Pusat Krisis Bandara Depati Amir Pangkalpinang untuk selanjutnya dibawa dan dimakamkan di kampung halaman.

“Duka keluarga adalah duka bersama dan mudah-mudahan kejadian ini merupakan musibah terakhir,” kata Dadang saat memimpin prosesi serah terima jenazah Eryanto di Posko Krisis Center Pangkalpinang, Selasa (6/11/2018).

BACA JUGA : KRI Banda Aceh Bawa Bagian Roda JT 610

Jenazah yang diserahkan kepada keluarga di Pangkalpinang meliputi jenazah atas nama Eryanto (41) yang beralamat di Perumahan Tanjung Bunga, Kelurahan Sinar Bulan, Kecamatan Bukit Intan, Kota Pangkalpinang; Resti Amelia (27) yang beralamat di Desa Air Putih, Kecamatan Mentok, Kabupaten Bangka Barat; dan Fera Yunita yang beralamat di Sungailiat, Kabupaten Bangka.

“Hari ini merupakan hari kedua posko crisis center daerah menerima jenazah korban pesawat nahas ini,” kata Dadang.

Ia juga mewakili Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban.

“Kami berdoa dari segenap masyarakat Babel semoga amal ibadah korban diterima dan ditempatkan di tempat yang terbaik di sisi Allah SWT,” katanya.

Keluarga Eryanto, Syamsudin Basari, menyampaikan terima kasih kepada pemerintah daerah, Polri, Basarnas dan instansi terkait lainnya yang telah melakukan pencarian, evakuasi dan identifikasi jenazah korban kecelakaan Lion Air JT 610.

“Hari ini merupakan hari yang sangat sedih,” katanya. (nis)


Media Apa Kabar menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redapakabarnews@gmail.com, dan redaksi@apakabarnews.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

Trending