Connect with us

LAMPUNG

Aktivis Mahasiswa Era 1980-1990 Gelar Temu Kangen

Published

on

Aktivis ’80 – ’90-an Gelar Temu Kangen di Galery Cipta 2 TIM.

Apakabarnews.com, Jakarta – Kalangan aktivis mahasiswa era 1980-1990an, termasuk Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, akan menggelar forum temu kangen di Taman Ismail Marzuki, Jakarta, pada Jumat (2/3/2018) malam.

Ketua Panitia Pengarah Temu Kangen Aktivis Mahasiswa Era 1980-1990an Syahganda Nainggolan di Jakarta, Kamis, menyebutkan bahwa acara itu digagas oleh dirinya bersama Brotoseno yang pada 1980-an menjabat Ketua Forum Komunikasi Mahasiswa Yogyakarta (FKMY).

Sejumlah mantan aktivis mahasiswa yang pada tanggal 14-15 Januari lalu di Yogyakarta memperingati Peristiwa Malapetaka 15 Januari (Malari) 1974 juga menjadi penggagas forum temu kangen itu.

Syahganda mengatakan ketika rencana dan persiapan acara itu disampaikan kepada Anies Baswedan, langsung mendapat dukungan yang sangat baik.

Apalagi Anies juga dikenal sebagai tokoh yang memiliki latar belakang sebagai aktivis saat masih pelajar dan mahasiswa.

Saat masih bersekolah di SMP Negeri 5 Yogyakarta, Anies pernah menjadi pengurus OSIS (Organisasi Siswa Intra Sekolah) dan saat menjadi pelajar di SMA Negeri 2 Yogyakarta, selain menjadi Wakil Ketua OSIS di sekolah itu, Anies juga terpilih menjadi Ketua OSIS se-Indonesia pada tahun 1985.

Sementara saat kuliah di Fakultas Ekonomi UGM Yogyakarta, selain aktif di Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Anies juga terpilih menjadi Ketua Umum Senat Mahasiswa UGM pada 1992. Selain itu membentuk Badan Eksekutif Mahasiswa.

Acara forum temu kangen bertema “Menuju Indonesia Berkeadilan Sosial” itu dipersembahkan untuk kehidupan bangsa secara nasional.

Rangkaian acaranya antara lain pidato dari para mantan aktivis mahasiswa termasuk dari Anies, pembacaan puisi, pemutaran video gerakan perjuangan mahasiswa, pemberian hadiah peserta lomba, penganugerahan penghargaan kepada mantan aktivis mahasiswa, pergelaran tarian tradisional dari Aceh, Jawa, dan Papua.

Selain itu akan disampaikan deklarasi para aktivis mahasiswa era 1980-1990an guna menyikapi kondisi bangsa di Tanah Air.

Forum temu kangen aktivis mahasiswa itu juga akan menghadirkan mantan Ketua Dewan Mahasiswa Universitas Indonesia Hariman Siregar yang pernah menjadi tokoh sentral dari aktivis mahasiswa dalam Peristiwa Malari 1974.

Peristiwa Malari adalah aksi besar-besaran mahasiswa menentang kedatangan Perdana Menteri Jepang Kakuei Tanaka hingga terjadi kerusuhan sosial saat itu.

Selain Hariman Siregar, akan hadir mantan Ketua Dewan Mahasiswa Universitas Islam Indonesia 1986-1988 Erwin Moeslimin Singajuru yang pernah menjadi anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan pada 2009-2014.

Sejumlah aktivis 1998 seperti Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah (pernah di Senat Mahasiswa UI dan pendiri Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia), Andi Arief (mantan Staf Khusus Presiden Susilo Bambang Yudhoyono Bidang Bantuan Sosial dan Bencana), dan Ferry D Juliantono (Wakil Ketua Umum Partai Gerindra) juga akan hadir, bersama mantan aktivis mahasiswa lain dari berbagai daerah.

Syahganda mengatakan jalan ideologi aktivis 1980-an dan 1990-an adalah perjuangan merebut keadilan sosial dan menentang kebijakan represif rezim Orde Baru.

Mereka pada masanya sering membela kasus-kasus petani, seperti Badega, Kedungombo, Jatiwangi, Cijayanti, Rancamaya, dan banyak kasus sengketa tanah lain yang merugikan rakyat kecil.

Syahganda yang pernah menjadi tokoh utama pergerakan mahasiswa era 1980-an berharap temu kangen ini bisa membangun kembali semangat mewujudkan keadilan sosial secara menyeluruh. (bud)


Media Apa Kabar menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redapakabarnews@gmail.com, dan redaksi@apakabarnews.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

HUKUM

Zainudin Didakwa dengan Pasal Pencucian Uang

Published

on

Bupati Lampung Selatan, nonaktif Zainudin.

Apakabarnews.com, Bandarlampung – Jaksa Penuntut Umum dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendakwa Bupati Lampung Selatan nonaktif Zainudin Hasan dengan pasal tindak pidana pencucian uang serta pasal tindak pidana korupsi.

Di persidangan Pengadilan Negeri Kelas IA Tanjungkarang, Bandarlampung, Senin (17/12/2018), Jaksa Penuntut Umum (JPU) menyebutkan peran Zainudin Hasan sebagai pengendali atas perkara suap “fee” proyek infrastruktur di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) di lingkungan Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel), Provinsi Lampung.

“Patut dapat menduga bahwa harta kekayaan terdakwa tersebut merupakan hasil dari tindak pidana korupsi berkaitan dengan jabatan terdakwa selaku Bupati Lampung Selatan periode 2016-2021 berdasarkan Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri RI Nomor 131.18-293 Tahun 2016,” kata JPU Wawan Yunarwanto di Bandarlampung.

Sebelumnya, Zainudin pernah menyampaikan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) pada tanggal 10 Juli 2013 dan 3 Agustus 2015.

Zainudin juga menyatakan memiliki penghasilan kekayaan per tahun di antaranya sebesar Rp1.150.000.000 untuk dua ruko, dua rumah dan satu apartemen.

Di samping itu, Zainudin juga menyatakan pernah memiliki penghasilan profesi per tahun sebesar Rp3.136.000.000 dari perusahaan PD Nadia Tamaraya Group Jakarta, PT Arta Sugih Abadi, PT Mitra Trans Sugih Abadi, konsultan dan jasa profesi.

“Sedangkan untuk penghasilan terdakwa selaku Bupati Lamsel hanya sebesar Rp1.435.534.325,” kata JPU menjelaskan dalam dakwaanya.

Pada kurun waktu tahun 2016 sampai dengan Juli 2018, Zainudin selaku Bupati Lampung Selatan telah menerima uang sejumlah Rp72.742.792.145,00 dari dana “fee” proyek di Dinas PUPR Kabupaten Lamsel melalui Syahrono, Agus Bhakti Nugroho, Anjar Asmara, Ahmad Bastian dan Rusman Effendi.

Zainudin juga mendapatkan keuntungan secara tidak sah dari perbuatannya untuk ikut serta dalam pekerjaan pemborongan dengan cara melalui Perusahaan PT Krakatau Karya Indonesia (KKI) yang dikelola oleh Boby Zulhaidir untuk mengerjakan proyek yang dibiayai Dana Alokasi Khusus (DAK) Kabupaten Lamsel TA 2017.

“Atas perbuatan terdakwa ikut serta secara langsung maupun tidak langsung dalam proyek di Kabupaten Lamsel melalui perusahaan miliknya telah memperoleh keuntungan pada tahun 2017 sebesar Rp.9.000.000.000,00 dan tahun 2018 sebesar Rp.18.000.000.000.

Di samping menerima “fee” serta keuntungan itu, terdakwa juga menerima gratifikasi melalui rekening milik Gatoet Soeseno di Bank Mandiri dengan nomor rekening 1010006541450 sebesar Rp3.162.500.000,00, PT Baramega Citra Mulia Persada dan PT Johnlin serta rekening Mandiri 1660001075142 atas nama Sudarman dari PT Estari Cipta Persada sebesar Rp4.000.000.000,00.

Uang yang berasal dari penerimaan imbalan (fee), gratifikasi maupun keuntungan yang diperoleh dari pelaksanaan proyek di Dinas PUPR Kabupaten Lamsel tersebut diketahui atau patut diduga merupakan hasiltindak pidana korupsi yang berkaitan dengan jabatan Zainudin selaku Bupati Lamsel periode 2016-2021.

“Selanjutnya uang tersebut, terdakwa dengan tujuan menyembunyikan atau menyamarkan asal-usul harta kekayaannya yang diketahui atau patut diduga berasal dari tindak pidana korupsi. Uang yang diterima terdakwa disimpan di rekening atas nama Gatot Soeseno,” katanya.

Baca juga: Sidang perdana Zainudin Hasan digelar 17 Desember

Kemudian juga digunakan untuk belanja beberapa aset seperti membeli New Xpander 1.5L (4×2) Ultimate AT, New Xpander 1.5L (4×2) Ultimate AT, Mitsubishi All New Pajero Sport Dakar 4×4 A/T (2.4L 8A/T) dua Mercedes Benz CLA 200 AMG dan S400 L AT dan Harley Davidson.

Selain itu berupa tanah, vila, pabrik beras CV Sarana Karya Abadi,? perawatan kapal Krakatau, membeli saham di Rumah Sakit Airan, pembayaran uang muka “leasing” mobil Toyota Vellfire 2G 2,5 AT, sebesar 30 persen dari harga Rp1.400.000.000,00 dan membelanjakan atau membayarkan untuk pembelian tanah? dan properti milik M Alzier Dianis T,” kata JPU memaparkan. (tri/dam)


Media Apa Kabar menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redapakabarnews@gmail.com, dan redaksi@apakabarnews.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

LAMPUNG

Cawapres Sandiaga Menyapa Kyai dan Milenial di Lampung

Published

on

Calon Wakil Presiden, Sandiaga Salahuddin Uno bersilaturahmi di Lampung, Jumat (7/12/2018).

Apakabarnews.com, Jakarta – Calon Wakil Presiden, Sandiaga Salahuddin Uno bersilaturahmi dan makan siang bersama dengan para tokoh ulama dan kyai serta para milenial di Bandar Lampung,

Sandiaga diterima langsung Kyai Andi Warsino dan Kyai Latief yang menggagas acara tersebut serta berterima kasih atas sambutan yang begitu hangat, walau datang secara dadakan.

“Saya sebenarnya agak kaget mendapatkan sambutan ramai seperti ini, padahal saya ingin dalam setiap kunjungan berusaha untuk apa adanya, bukan ada apanya,” kata Sandiaga dalam keterangan tertulis diterima di Jakarta.

Menurutnya daerah Lampung punya segalanya seperti pertanian, perkebunan, alamnya yang indah. Ini yang akan menjadi potensi besar yang harus digenjot di tahun 2019 mendatang, bukan hanya di Lampung tapi juga Indonesia.

Indonesia punya segalanya, tapi pemanfaatan untuk memberdayakan masyarakatnya dari kekayaan alam tidak maksimal. Justru sebaliknya, impor membanjir.

“Jika kebijakan impor ini terus dilakukan. Saya khawatir Indonesia hanya menjadi penonton bukan pemain,” kata pasangan dari capres Prabowo Subianto.

Padahal kita punya bonus demografi di 2020. Potensi yang luar biasa, potensi yang membuat Indonesia kekuatan ekonomi baru di Asia, bahkan dunia, katanya.

“Insya Allah, jika Prabowo-Sandi terpilih 2019, emak-emak bahagia, bapak-bapak sejahtera, kyai berkah dan anak muda bahagia,” kata Sandiaga.

Menurut Sandiaga, dia dan Prabowo fokus pada perbaikan ekonomi Indonesia di tahun 2019 dengan penciptaan dan ketersediaan lapangan kerja serta harga-harga bahan kebutuhan pokok yang stabil dan terjangkau.

Pilpres 2019 diikuti dua pasangan calon yakni nomor urut 01 Jokowi-Ma’ruf Amin dan nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno. (sus)


Media Apa Kabar menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redapakabarnews@gmail.com, dan redaksi@apakabarnews.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

LAMPUNG

Gunung Anak Krakatau 9 Kali Tremor

Published

on

Krakatau adalah kepulauan vulkanik yang masih aktif dan berada di Selat Sunda antara pulau Jawa dan Sumatra.

Apakabarnews.com, Bandarlampung – Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung mengalami sembilan kali kegempaan tremor harmonik sepanjang Rabu (5/12/2018) hingga Kamis dini hari, dan secara visual gunung kabut 0-III, asap kawah tidak teramati, ombak laut tenang.

Menurut rilis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) diterima di Bandarlampung, Kamis (6/12/2018), meneruskan laporan aktivitas Gunung Anak Krakatau oleh Deny Mardiono AMd, Staf Kementerian ESDM, Badan Geologi, PVMBG Pos Pengamatan Gunung Anak Krakatau periode pengamatan 5 Desember 2018, pukul 00.00 sampai dengan 24.00 WIB, kondisi cuaca cerah, berawan, mendung, dan hujan.

Angin bertiup lemah ke arah utara dan barat. Suhu udara 25-31 derajat Celsius, kelembapan udara 66-100 persen, dan tekanan udara 0-0 mmHg.

Laporan aktivitas Kegempaan Tremor Harmonik 9 kali, amplitudo 2-23 mm, durasi 100-400 detik. Vulkanik Dangkal 25 kali, amplitudo 3-20 mm, durasi 3-16 detik. Vulkanik Dalam 5 kali, amplitudo 35-57 mm, S-P 1-2 detik, durasi 17-30 detik. Tektonik Jauh 1 kali, amplitudo 48 mm, S-P tidak terbaca, durasi 460 detik. Tremor Menerus (Microtremor) terekam dengan amplitudo 1-15 mm (dominan 3 mm).

Gunung api di dalam laut dengan ketinggian 338 meter dari permukaan laut ini disimpulkan tingkat aktivitas Level II (Waspada), sehingga direkomendasikan masyarakat/wisatawan tidak diperbolehkan mendekati kawah dalam radius 2 km dari kawah. (bud)


Media Apa Kabar menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redapakabarnews@gmail.com, dan redaksi@apakabarnews.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

Trending