Connect with us

KALIMANTAN SELATAN

KPU Kotabaru Lantik 63 Orang Anggota PPK

Published

on

Ketua KPU Kabupaten Kotabaru Akhmad Gafuri,.

Apakabarnews.com, Kotabaru – Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, melantik 63 orang anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) yang akan bertugas pada Pemilihan Umum 2019.

Ketua KPU Kabupaten Kotabaru Akhmad Gafuri, Senin (5/3/2018) mengatakan, jumlah anggota PPK mengalami pengurangan dibanding pemilu sebelumnya.

“Ini berbeda dengan pemilu sebelumnya, terakhir pada Pilkada 2015 jumlah anggota PPK masih lima orang per kecamatan,” kata Gafuri.

Kini sesuai Peraturan KPU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Tahapan, Program, dan Jadwal Penyelenggaraan Pemilu 2019, jumlah anggota PPK dirampingkan menjadi hanya tiga orang per kecamatan.

Dengan adanya pemangkasan ini, ia menilai di satu sisi terjadi efisiensi baik dari segi anggaran maupun sumber daya manusia. Tapi di sisi lain menjadikan tantangan yang dihadapi penyelenggara pemilu ke depan lebih berat.

“Terlebih pemilu yang akan dilaksanakan pada 2019 merupakan pemilu serentak yang pertama. Terdiri dari pemilu presiden, anggota DPR, DPD, DPRD provinsi, dan kabupaten,” tutur Gafuri.

Meski demikian, anggota PPK yang telah dilantik diharapkan tetap dapat bekerja secara maksimal. Ini karena mereka yang terpilih mayoritas merupakan wajah-wajah lama yang sudah berpengalaman sebagai penyelenggara pemilu dan hanya segelintir yang wajah baru.

“Tugas utama PPK adalah merekapitulasi surat suara di tingkat kecamatan setelah dari TPS, kemudian disampaikan ke KPU. Tugas mereka jadi lebih berat karena ada lima surat suara yang akan diterima,” Gafuri menerangkan.

Paskapelantikan, KPU Kabupaten Kotabaru langsung memberikan pembekalan kepada seluruh anggota PPK.

Pembekalan diisi berbagai materi mulai peraturan tentang Pemilu 2019, teknis penyelenggaraan, pendataan pemilih hingga manajemen logistik. Masa kerja anggota PPK efektif dimulai pada 9 Maret 2018 hingga berakhir 16 Juni 2019 atau selama 465 hari. (imh)


Media Apa Kabar menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redapakabarnews@gmail.com, dan redaksi@apakabarnews.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KALIMANTAN SELATAN

Syamsudin Noor Siap Layani Penerbangan Haji

Published

on

Bandar Udara Syamsudin Noor Banjarmasin.

Apakabarnews.com, Banjarbaru – Bandar Udara Syamsudin Noor Banjarmasin, Kalimantan Selatan, telah siap melayani penerbangan bagi jamaah calon haji 2018 baik pemberangkatan atau embarkasi maupun pemulangan (debarkasi).

General Manager Bandara Syamsudin Noor Wahyudi di Kota Banjarbaru, Ahad mengatakan, pihaknya sudah melakukan persiapan untuk memastikan pelayanan berjalan dengan baik.

“Persiapan yang dilakukan baik terkait penyediaan fasilitas maupun personel di area bandara dan ruang pemeriksaan di lingkungan asrama haji embarkasi dan debarkasi Banjarmasin,” ujarnya.

Dijelaskan, bandara Syamsudin Noor yang terletak di Kota Banjarbaru sekitar 25 kilometer dari Banjarmasin tahun ini melayani keberangkatan dan kedatangan 17 kelompok terbang (kloter).

Disebutkan, jamaah calon haji yang diterbangkan melalui Bandara Syamsudin Noor berasal dari Provinsi Kalsel maupun Kalteng dengan jumlah keseluruhan sebanyak 5.533 orang.

“Pemberangkatan kloter pertama dimulai tanggal 19 Juli 2018 hingga 13 Agustus 2018 menggunakan pesawat milik maskapai Garuda Indonesia tipe Airbus A332,” ungkapnya.

Menurut dia, sebanyak 5.533 jamaah calon haji dua provinsi itu terdiri dari 3.831 jamaah Kalsel dan 1.617 jamaah provinsi tetangga, Kalteng termasuk 85 petugas haji dan petugas kesehatan haji.

Ia mengatakan, jumlah jamaah calon haji 2018 yang diberangkatkan maupun dipulangkan melalui Bandara Syamsudin Noor merupakan tertinggi selama kurun waktu lima tahun terakhir.

“Hal itu menjadi tantangan tersendiri bagi kami selaku pengelola bandara yang menjadi embarkasi dan debarkasi untuk terus berupaya meningkatkan pelayanan khususnya dari sisi udara,” ucap dia.

Dikatakan, sejumlah program untuk memastikan kelancaran pergerakan pendukung haji dari sisi udara telah dilaksanakan sesuai aturan dan prosedur yang memenuhi standar.

Kegiatan pendukung dilaksanakan mulai uji layak kendaraan, sosialisasi atau safety induction tata tertib berkendara di sisi udara hingga penerbitan tanda ijin mengemudi untuk operator kendaraan. Selain itu, peningkatan kategori Pertolongan Kecelakaan Penerbangan dan Pemadam Kebakaran (PKPPK) dari kategori tujuh menjadi kategori delapan adalah bukti komitmen manajemen.

“Peningkatan itu berdampak pada peningkatan kapasitas bahan pemadam api serta penambahan jumlah personel profesional yang sebelumnya mengikuti sejumlah pelatihan,” katanya. (zal)


Media Apa Kabar menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redapakabarnews@gmail.com, dan redaksi@apakabarnews.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

KALIMANTAN SELATAN

Bandara Sjamsudin Noor Diharapkan Tetap Embaraksi Haji

Published

on

Bandara Sjamsudin Noor di Banjarmasin.

Apakabarnews.com, Banjarmasin – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kalimantan Selatan mengharapkan Bandara Sjamsudin Noor Banjarmasin tetap sebagai embarkasi haji.

Ketua Komisi IV Bidang Kesra DPRD Kalimantan Selatan Yazidie Fauzi di Banjarmasin, Jumat (13/7/2018) mengatakan hal itu sebelum kunjungan ke Kabupaten Hulu Sungai Selatan untuk meninjau proyek pembangunan di daerah itu yang pendanaannya juga dari pemerintah provinsi setempat.

 Mantan Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kalsel itu, mengaku belum mengetahui atau membaca berita terkait dengan rencana Direktorat Jenderal Urusan Haji Kementerian Agama Republik Indonesia akan meniadakan Bandara Sjamsudin Noor sebagai embarkasi haji.

Rencana Ditjen Haji Kemenag itu akan meniadakan Bandara Sjamsudin Noor yang berkedudukan di wilayah Kota Banjarbaru (sekitar 27 kilometer utara Banjarmasin) tersebut karena tidak berstatus bandara internasional.

Wakil rakyat asal Daerah Pemilihan Kalsel IV (Kabupaten Tapin, Hulu Sungai Selatan, dan Hulu Sungai Tengah) itu menyayangkan kalau Bandara Sjamsudin Noor tidak lagi sebagai embarkasi dan debarkasi haji hanya karena belum berstatus bandara internasional.

Oleh karena itu, wakil rakyat dari Partai Kebangkitan Bangsa bergelar sarjana komputer itu, menyarankan agar Pemprov Kalsel bersama Kemenag setempat memberikan klarifikasi dengan Ditjen Haji, bahwa Bandara Sjamsudin Noor sedang dalam pembangunan untuk mendapatkan status bandara internasional.

Laki-laki kelahiran pada 1967 itu, optimistis bahwa Ditjen Haji bisa memaklumi dan tidak akan menghapus status Bandara Sjamsudin Noor sebagai embarkasi haji karena seiring selesainya pembangunan sarana dan prasarana perhubungan udara itu, nanti bisa mendapatkan status bandara internasional.

“Kita berharap pembangunan pengembangan Bandara Sjamsudin Noor yang menjadi kebanggaan masyarakat Kalsel segera selesai, dan tidak ada lagi permasalahan mendasar serta faktor teknis lainnya,” demikian Yazidie.

 Status Bandara Sjamsudin Noor sebagai embarkasi dan debarkasi haji sejak 2014 yang langsung penerbangan dari dan ke Arab Saudi, sedangkan sebelumnya melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta Jakarta. (suk)


Media Apa Kabar menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redapakabarnews@gmail.com, dan redaksi@apakabarnews.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

KALIMANTAN SELATAN

Mantan Gubernur : Wartawan Turut Ciptakan Keadaan Kondusif

Published

on

Mantan Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel) H Rudy Ariffin.

Apakabarnews.com, Banjarmasin – Mantan Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel) H Rudy Ariffin berpendapat, wartawan atau media massa turut menciptakan keadaan kondusif.

Pendapat tersebut dikemukakan saat acara sahur bersama wartawan/media massa, di kediamannya Jalan Garuda Banjarbaru (35 kilometer utara Banjarmasin), Minggu dini hari (10/6/2018).

Mantan orang nomor satu selama dua periode di jajaran Pemerintah Provinsi Kalsel tersebut mengajak wartawan/media massa untuk tetap bersama-sama memelihara keadaan daerah yang sudah kondusif.

Untuk menjaga agar keadaan tetap kondusif, menurut Rudy Ariffin yang juga mantan Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kalsel dua periode itu, kembali mengajak memelihara kebersamaan.

Laki-laki yang memasuki usia 65 tahun pada 17 Agustus 2018 itu juga mengingatkan bahwa tidak lama lagi Kalsel menggelar pemilihan kepala daerah (pilkada) pada empat kabupaten dari 13 kabupaten/kota se-provinsi tersebut.

Selain itu, pada 2019 pelaksanaan pesta demokrasi nasional yaitu Pemilihan Umum (Pemilu) Legislatif dan Pemilihan Presiden (Pilpres) yang menjadi tanggung jawab bersama-sama untuk menyukseskannya.

“Kita juga tetap berharap, pilkada, pemilu dan pilpres berjalan dengan aman dan lancar,” demikian Rudy Ariffin.

Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalsel Ir Zainal Helmie dalam sambutannya menyatakan terima kasih atas perhatian kerja sama atau kebersamaan dalam membangun daerah serta dunia kewartawanan khususnya.

Hadir dalam sahur bersama itu, anggota DPR RI H Aditya Mufti Ariffin SH MH asal Daerah Pemilihan II Kalsel yang juga kini Ketua DPW PPP tingkat provinsi tersebut dan putra dari Rudy Ariffin.

Dalam sahur bersama itu pula, hadir Komandan Kodim 1006 Martapura Kabupaten Banjar/Kota Banjarbaru, serta Wakil Wali Kota setempat, dan para pengurus DPW PPP Kalsel. (suk)


Media Apa Kabar menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redapakabarnews@gmail.com, dan redaksi@apakabarnews.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

Trending