Connect with us

JAKARTA

Empat Sekolah di Tebet Dinilai TP LSS Jaksel

Published

on

Empat Sekolah di Tebet Dinilai TP LSS Jaksel.

Apakabarnews.co.id, Jakarta – Tim Penilai Lomba Sekolah Sehat (TP LSS) tingkat Kota Jakarta Selatan melakukan penilaian terhadap empat sekolah di Kecamatan Tebet. Penilaian mencakup berbagai hal mulai dari kualitas jajanan di areal kantin hingga kebersihan sekolah.

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Jakarta Selatan, Sunardi mengatakan, empat sekolah yang dinilai masing-masing TK Al Ittihad Tebet Barat, SDN Tebet Barat 08 Pagi, SMPN 73 Tebet Timur dan SMKN 32 Tebet Barat.

“Kali ini ada empat sekolah yang dinilai. Penilaian meliputi berbagai hal terkait dengan kesehatan di sekolah,” ujarnya, Selasa (13/3/2018).

Sunardi menjelaskan, empat sekolah tersebut nantinya akan bersaing dengan sekolah lainnya yang mengikuti LSS tingkat kota. Di Jakarta Selatan setidaknya ada 40 sekolah yang mengikuti LSS.

“Jika terpilih, sekolah tersebut akan mewakili Jakarta Selatan dalam LSS tingkat Provinsi DKI Jakarta,” ucapnya.

Menurut Sunardi, saat pelaksanaan penilaian, pihaknya bersama tim penilai memberi catatan langsung kepada pihak sekolah. Sehingga kekurangan di lapangan dapat segera diperbaiki.

“Kita langsung berikan catatan untuk bahan evaluasi sekolah masing-masing,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala TK Al Ittihad, Sarifah bersyukur sekolah yang dikelolanya ini terpilih menjadi bagian dalam LSS tingkat kota. Pihaknya sendiri siap melakukan pembenahan jika ada catatan dari tim penilai.

“Harapan saya, semoga TK Al Ittihad bisa mewakili Jakarta Selatan untuk maju ke tingkat Provinsi DKI Jakarta,” tandasnya. (nwi)


Media Apa Kabar menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redapakabarnews@gmail.com, dan redaksi@apakabarnews.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

JAKARTA

Gerai Cupang Kewirausahaan Terpadu Diresmikan di Slipi

Published

on

Pemerintah Kota Jakarta Barat meresmikan Gerai Cupang Kewirausahaan Terpadu, yang akan menjadi pusat penjualan ikan hias cupang.

Apakabarnews.com, Jakarta – Pemerintah Kota Jakarta Barat meresmikan Gerai Cupang Kewirausahaan Terpadu, yang akan menjadi pusat penjualan ikan hias cupang sekaligus menjual bahan pangan murah bagi pemilik Kartu Jakarta Pintar (KJP) di Jak Mart yang tersedia di dalamnya.

Gerai yang terletak di Sentra Promosi dan Pemasaran Ikan Hias Slipi, Palmerah, Jakarta Barat tersebut diresmikan oleh Pelaksana harian Wali Kota Jakarta Barat M.Zen pada Kamis (20/9/2018). Mewakili Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang berhalangan meresmikan gerai tersebut, hadir Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta Darjamuni.

“Peresmian gerai cupang ini ditujukan untuk lebih mempromosikan budidaya dan penjualan ikan cupang agar lebih maju dan berkembang pesat. Memang ini sudah lama sekali ada, tetapi melalui momen ini kita evaluasi kekurangannya sehingga menjadi acuan untuk tindakan kita bersama kedepannya,” ujar M.Zen

M.Zen menambahkan, Sentra Promosi dan Pemasaran Ikan Hias Slipi awalnya hanya dipusatkan untuk aktifitas penjualan ikan cupang saja. Namun kali ini, sentra tersebut kedepannya diharapkan menjadi tujuan terdekat warga Kelurahan Slipi yang memiliki KJP untuk mendapatkan bahan pangan murah.

Kepala Dinas KPKP DKI Jakarta Darjamuni menyebut peresmian gerai kewirausahaan terpadu tematik tersebut merupakan yang ketiga kalinya. Sebanyak 85 pengusaha ikan cupang binaan tergabung dalam gerai tersebut.

“Hampir semuanya merupakan pengekspor ikan cupang yang sukses hingga mancanegara. Jadi jangan dianggap remeh,” ujar dia.

Selain itu, ia menargetkan hingga sepuluh peresmian gerai kewirausahaan terpadu yang bersifat tematik hingga akhir 2019.

“Sebentar lagi kita akan resmikan Gerai Susu di Bambu Apus, dan Gerai Nelayan di Muara Angke. Intinya, gerai-gerai ini akan kami tambahkan produk binaan UKM setempat dan produk-produk KJP,” jelasnya.

Kepala Suku Dinas KPKP Masawitry Gumay saat dikonfirmasi mengenai gerai cupang menolak menyebutnya sebagai Gerai OK OCE Cupang seperti yang sempat diberitakan media.

“Itu hanya sistem saja. Tetapi semua pengusaha disini merupakan binaan Sudin KPKP Jakarta Barat, dan semua sudah kami data serta bina. Sehingga namanya menjadi gerai kewirausahaan terpadu,” ujar dia.

Gerai tersebut, tambahnya, ditujukan untuk memfasilitasi pedagang ikan cupang, yang kebanyakan hanya berjualan di depan rumah mereka di gang-gang kecil yang sulit diakses.

“Untuk itu, adanya gerai cupang ini sekaligus untuk promosi dan memfasilitasi mereka agar ikan cupangnya bisa dijual disini secara terpusat,” jelas dia.

Selain itu, Masawitry mengatakan peresmian gerai tersebut juga diiringi dengan pembagian KJP agar warga dapat berbelanja di Jak Mart, yang akan beroperasi setiap hari untuk memudahkan warga sekitar sentra mendapatkan produk-produk KJP seperti daging ayam, daging sapi, telur, ikan dan susu.

“Biasanya warga menunggu sebulan sekali produk KJP dijual di RPTRA atau pasar. Dengan adanya ini, masyarakat sekitar sini yang sudah punya KJP tidak perlu jauh-jauh dan mudah mendapatkan bahan pangan murah berkualitas,” ujar Masawitry. (dns)


Media Apa Kabar menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redapakabarnews@gmail.com, dan redaksi@apakabarnews.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

JAKARTA

Gubernur Anies: APG Momentum Perbaiki Kesetaraan bagi Penyandang Disabilitas

Published

on

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

Apakabarnews.com, Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengajak warga Jakarta untuk menjadikan Asian Para Games 2018 sebagai momentum membangun kesadaran publik memperbaiki kesetaraan hak, terutama bagi penyandang disabilitas.

“Dalam waktu dua minggu lagi DKI Jakarta akan menjadi tuan rumah Asian Para Games. Ini kita jadikan momentum untuk membangun kesadaran publik perlunya memperbaiki kesetaraan akses kepada semua,” kata Anies di Jakarta, Kamis (20/9/2018).

BACA JUGA : Anies Baswedan Tidak Mengapa Anggaran OK OCE Dicoret

Anies menyampaikan hal tersebut di sela-sela pertemuan dengan Menteri Sosial Agus Gumiwang pada Konferensi Nasional Kesejahteraan Sosial X dan Rakernas DNIKS 2018 di Balai Agung Balaikota DKI Jakarta.

Anies juga mengatakan, kesetaraan bagi penyandang disabilitas bukan hanya pada aspek fisik semata, tapi juga aspek pemahaman dan rasa hormat kepada sesama.

“Jadi kita bersiap untuk Asian Para Games. Untuk jangka panjang, kita membuat program bagi para pendidik untuk bisa mengelola sekolah-sekolah agar benar-benar mampu menjadi lembaga pendidikan yang inklusif,” kata Anies.

Seluruh sekolah di Jakarta, kata dia, harus inklusif dan siap menerima anak berkebutuhan khusus.

Asian Para Games merupakan ajang olahraga tingkat Asia bagi atlet penyandang disabilitas yang akan digelar pada 6-13 Oktober 2018.

DKI Jakarta menjadi tuan rumah pelaksanaan ajang olahraga yang diikuti 3.000 atlet dari 43 negara.

Sekjen INAPGOC Bayu Rahadian mengatakan persiapan penyelenggaraan Asian Para Games 2018 sudah mencapai 95 persen.

“Yang belum kesiapan lebih ke penataan-penataan `software` juga beberapa `venue` tinggal `finishing`,” katanya. (dsi)


Media Apa Kabar menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redapakabarnews@gmail.com, dan redaksi@apakabarnews.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

JAKARTA

Bus Transjakarta Gratis Selama Asian Para Games

Published

on

Layanan bus gratis untuk memfasilitasi masyarakat Jakarta yang ingin menyaksikan pertandingan Asian Para Games 2018.

Apakabarnews.com, Jakarta – Humas PT Transjakarta, Wibowo mengatakan sebanyak 1.750 unit bus Transjakarta gratis dapat dinikmati atlet, ofisial, media, dan masyarakat umum selama Asian Para Games 2018 pada 6 sampai 13 Oktober 2018 mendatang.

“Ya,kami mendukung Asian Para Games dengan menyediakan bus-bus ramah disabilitas atau “low entry”,” ujarnya, di Jakarta, Rabu (19/9/2018).

Wibowo menjelaskan bus gratis untuk masyarakat umum hanya tersedia di hari Sabtu dan Minggu. Cara menaiki bus Transjakarta seperti biasa, yakni menggunakan kartu non tunai namun saldo tidak dipotong.

“Bus Transjakarta gratis di akhir pekan selama Asian Para Games seperti yang disampaikan Gubernur DKI Jakarta,” tambah Wibowo.

Pihaknya menyediakan layanan bus gratis untuk memfasilitasi masyarakat Jakarta yang ingin menyaksikan pertandingan Asian Para Games.

Wibowo optimis layananan tersebut bisa menyukseskan penyelenggaraan pertandingan olahraga se-Asia yang melibatkan para atlet difabel tersebut.

“Kami telah sukses mendukung penyelenggaraan Asian Games, Asian Para Games pasti kami persiapkan dengan matang,” ujarnya lagi.

Asian Para Games 2018 akan digelar di Jakarta dari tanggal 6 hingga 13 Oktober 2018 mendatang. Sebanyak 41 kontingen National Para Olimpic dengan total 2.800 atlet, 1.800 ofisial serta 500 media, baik dalam maupun luar negeri akan mengikuti ajang olahraga tersebut. (tsa)


Media Apa Kabar menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redapakabarnews@gmail.com, dan redaksi@apakabarnews.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

Trending