Connect with us

PAPUA

Harga Beras di Biak Naik

Published

on

Beras.

Apakabarnews.com, Biak – Pedagang makanan di Kabupaten Biak Numfor, Papua menyatakan dalam dua pekan terakhir harga bahan pokok berupa beras telah mengalami kenaikan dibanding hari biasanya.

“Harga jual beras di pasar Biak untuk jenis premium kenaikannya sangat tinggi berkisar Rp20 ribu hingga Rp25 ribu per karung. Ya, untuk kapasitas ukuran 40 kilogram biasanya dibeli Rp480 ribu per karung kini sudah naik menjadi Rp505 ribu,” ujar Darwinsah, salah satu pedagang makanan di Biak, Rabu (14/3/2018).

Ia mengakui distributor pemasok beras telah menaikkan harganya, karena adanya peningkatan biaya angkutan kapal laut ke Kabupaten Biak Numfor.

Dia berharap kenaikan harga beras di Biak perlu mendapat perhatian instansi terkait, karena sangat terkait kebutuhan konsumsi pokok keseharian masyarakat.

Pedagang makanan di Biak Asniar menyebutkan kenaikan harga beras sangat mencolok terjadi dalam beberapa minggu belakangan ini.

“Saya biasa beli beras ukuran 10 kg sebesar Rp110 ribu, kini naik menjadi Rp120 ribu hingga Rp125 ribu per sak,” ujar pedagang makanan di pasar lama Biak itu pula.

Sebelumnya, Kepala Dinas Perindustran dan Perdagangan Biak Yubelius Usior mengingatkan kenaikan harga bahan pokok untuk jenis beras tidak boleh melebihi harga eceran tertinggi yang ditetapkan pemerintah.

Harga beras sesuai HET Peraturan Menteri Perdagangan 2017, lanjutnya, jenis beras untuk wilayah Maluku-Papua harga tertinggi jenis medium sebesar Rp10.250 per kilogram serta jenis premium sebesar Rp13.600 per kilogram.

“Jajaran Disperindag Biak terus menerus menyosialisasikan kebijakan pemerintah terhadap penetapan HET beras kepada pemasok dan distributor,” ujarnya pula.

Berdasarkan data hingga Rabu, harga beragam kebutuhan bahan pokok di Biak masih relatif stabil seperti untuk minyak goreng Rp17.000/liter, tepung terigu Rp10.000/kg, daging ayam Rp35.000/kg serta telur ayam Rp58.000/rak hingga Rp60 ribu/rak. (muh)


Media Apa Kabar menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redapakabarnews@gmail.com, dan redaksi@apakabarnews.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

PAPUA

Tujuh Polisi Selamat dari Penghadangan KKB di Torere

Published

on

Kapolda Papua Irjen Polisi, Boy Rafli.

Apakabarnews.com, Jayapura – Kapolda Papua Irjen Polisi Boy Rafli mengatakan, tujuh anggota Polri yang bertugas mengamankan logistik pilkada gubernur di Distrik Torere selamat dalam insiden penghadangan yang menewaskan dua anggota Polri dan  camat setempat Obaja Froaro.

“Tujuh anggota polisi selamat, termasuk tiga anggota yang sebelumnya dilaporkan hilang, ” kata Irjen Pol Boy Rafli kepada Antara di Jayapura, Kamis (28/6/2018).

BACA JUGA : Tiga Meninggal saat Pasukan Pengamanan Surat Suara Dihadang di Papua

Irjen Boy Rafli mengatakan saat ini ketujuh anggota yang selamat sudah berada di Polsek Dabra, wilayah Polres Mamberamo Raya dan akan dievakuasi ke Jayapura bersama dua jenazah.

Ketujuh anggota yang selamat yakni Bripka Maks Anjonderin, Brigpol Steven Auparay, Bripda Daniel Tambunan, Bripda Firmansah, Brigpol Yusuf Toding, Brigpol Mulyadi dan Briptu Petrus Imbiri.

Sedangkan dua anggota yang meninggal dalam insiden tersebut yakni Ipda Jesayas H . Nusi  dan Brigpol Sinton Kabarek, keduanya anggota Polres Puncak Jaya.

Insiden penghadangan itu terjadi saat almarhum Iptu Jesayas Nusi bersama Camat Torere almarhum Obaja Froaro bersama delapan anggota yang tergabung dalam pengamanan pilkada gubernur di Kabupaten Puncak Jaya dengan menggunakan dua buah perahu motor kembali dari ke Torere namun tiba-tiba dihadang dan ditembaki. (eva)


Media Apa Kabar menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redapakabarnews@gmail.com, dan redaksi@apakabarnews.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

PAPUA

Pilkada Papua Pasukan Pengamanan Surat Suara Dihadang di Torere Tiga Meninggal

Published

on

Kabid Humas Polda Papua Kombes, Ahmad Kamal.

Apakabarnews.com, Jayapura – Pasukan pengamanan pemilihan gubernur-wakil gubernur yang bertugas di Distrik Torere,  Kabupaten Puncak Jaya, Selasa (27/6/2018), Papua dihadang dan ditembak sekelompok masyarakat hingga mengakibatkan tiga orang meninggal.

Data yang dihimpun Antara mengungkapkan tiga orang yang meninggal yakni kepala Distrik Torere Obaja Froaro dan dua anggota polisi yaitu Ipda JN dan Brigpol SK.

Insiden penembakan terhadap petugas pengamanan pilkada gubernur terjadi saat kepala Distrik Torere bersama sembilan anggota Polri yang dipimpin  Ipda JH yang membawa surat suara dengan menggunakan perahu motor namun diperjalanan dihadang dan ditembaki.

Akibatnya selain menyebabkan tiga orang meninggal juga mengakibatkan tiga anggota polisi hingga kini tidak diketahui nasibnya, sedang empat anggota lainnya selamat.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Kamal kepada Antara mengatakan, pihaknya masih melakukan konfirmasi tentang insiden tersebut.

“Sabar yang karena kami masih mengecek ke polres-polres,” kata Kombes Kamal. (eva)


Media Apa Kabar menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redapakabarnews@gmail.com, dan redaksi@apakabarnews.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

HUKUM

Polisi Perketat Pengawasan Teroris di Bandara Wamena

Published

on

Apakabarnews.com, Wamena – Polisi Jayawijaya, Provinsi Papua memperketat pengawasan di Bandara Wamena, sebagai tindakan pencegahan masuknya sel-sel teroris di wilayah itu.

Kapolsek KP3 Udara Wamena Ipda Enceng Kurniadi di Wamena, ibu kota Kabupaten Jayawijaya, Senin (14/5/2018) mengatakan pencegahan dilakukan sebab sel-sel teroris bisa saja masuk ke Papua termasuk Jayawijaya.

Mempercepat Revisi UU Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme

“Kami dari Polsek KP3 udara sudah bekerja sama dengan pihak Bandara Udara Wamena dalam hal ini Avsec untuk menempatkan anggota baik di terminal kedatangan maupun keberangkatan setiap hari, yang dibantu anggota dari Polres Jayawijaya,” katanya.

BACA JUGA : KSAD : Masyarakat Tingkatkan Deteksi Dini Antisipasi Terorisme

Ia mengatkan pengamanan dan pengawasan terhadap masuk dan keluarnya orang di Bandara Wamena bukan baru dilakukan setelah terjadi pengeboman di Surabaya.

Enceng Kurniadi mengatakan sejauh ini belum ada hal-hal menonjol yang terjadi, terkait teroris di wilayah hukum Bandara Wamena.

“Memang banyak yang datang tetapi sudah dipantau dari Polres Jayawijaya, dimana dilakukan pendataan bagi orang asing yang datang ke sini,” katanya.

Pascaledakan bom bunuh diri yang terjadi di luar Papua dua hari berturut-turut, Polsek KP3 Udara Wamena juga menerima instruksi dari pimpinan untuk memperketat pengawasan.

“Sudah ada intruksi khusus yang kami terima untuk perketat pengawasan di bandara dan tempat tugas masing-masing,” katanya. (mar)


Media Apa Kabar menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redapakabarnews@gmail.com, dan redaksi@apakabarnews.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

Trending