Connect with us

GORONTALO

Polda Tindak Tegas Oknum Polisi Pelaku Penganiayaan

Published

on

Polda Tindak Tegas Oknum Polisi Pelaku Penganiayaan.

Apakabarnews.com, Gorontalo – Polda Gorontalo akan menindak tegas oknum anggota polisi yaitu Bripda ST, Bripda AL dan Bripda WD yang melakukan penganiayaan kepada empat juniornya di salah satu rumah pelaku.

Kabid Humas Polda Gorontalo, AKBP Wahyu Tri Cahyono, Senin (26/3/2018), mengatakan bahwa kejadian itu terjadi pada 24 Maret lalu di rumah Bripda ST.

“Hal yang dilakukan oleh ketiga anggota polisi kepada juniornya bukan tradisi melainkan merupakan perilaku pribadi yang dilakukan oknum anggota Polri,” katanya.

Ia menjelaskan bahwa hal itu telah ditindak lanjuti kepada semua yang terlibat dan dilakukan penindakan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Salah seorang korban telah melapor kepada Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) dan akan ditindaklanjuti,” katanya.

Wahyu mengungkapkan bahwa ketiga pelaku adalah anggota Polda Gorontalo dan pihak pimpinan juga telah memerintahkan kepada bagian Kriminal Umum untuk memprosesnya.

“Nanti bisa diproses secara pidana umum maupun melalu Propam untuk disiplinnya,” kata dia.

Kabid Humas mengaku bahwa pihaknya mengetahui penganiayaan tersebut setelah beredar video melalui grup Whatsapp, lalu langsung mengambil tindakan.

“Perintah Kapolda Gorontalo Brigjen Pol Rachmad Fudail sangat jelas, yaitu kepada yang terlibat harus diproses sesuai ketentuan yang berlaku,” katanya.

Keempat korban sendiri dianiaya oleh ketiga oknum polisi dengan cara ditampar dibagian wajah serta memukul pada bagian perut. Korban penganiayaan itu antara lain Bripda HM, Bripda PZ, Bripda AM dan Bripda IY. (adw)


Media Apa Kabar menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redapakabarnews@gmail.com, dan redaksi@apakabarnews.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

GORONTALO

Disnakkeswan Pastikan Daging Gorontalo Utara Aman Konsumsi

Published

on

Daging sapi dan ayam di pasar tradisional aman untuk dikonsumsi pada lebaran Idul Fitri 1439 hijriyah/2018.

Apakabarnews.com, Gorontalo – Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakkeswan) Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo, memastikan daging sapi dan ayam di pasar tradisional di daerah itu, aman untuk dikonsumsi pada lebaran Idul Fitri 1439 hijriyah/2018.

“Pemeriksaan kondisi daging sapi dan ayam di pasar-pasar tradisional, terus dilakukan hingga saat ini sampai pada H-1 jelang lebaran Idul Fitri, untuk memastikan masyarakat selaku konsumen membeli daging yang sehat, aman, utuh, halal atau layak konsumsi,” ujar Kepala Seksi Kesehatan Masyarakat Veteriner (Kesmavet) Pengolahan dan Pemasaran Disnakkeswan Gorontalo Utara, drh Yeni Retno Wati, di Gorontalo, Selasa (12/6/2018).

Ia mengatakan, pemeriksaan daging sapi dan ayam dilakukan di sejumlah tempat pemotongan rumahan serta pasar tradisional.

“Hingga saat ini, kami belum menemukan daging sapi maupun ayam, dijual dalam kondisi tidak layak,” ujar Yeni.

Namun pihaknya terus melakukan pengawasan dan pemeriksaan hingga H-1 lebaran Idul Fitri.

Khususnya di pasar Moluo Kecamatan Kwandang, untuk memastikan masyarakat mengonsumsi daging sapi dan ayam yang aman, halal dan sehat sebagai hidangan istimewa di hari lebaran.

Pihaknya pun, kata Yeni, terus mengimbau agar para pedagang melakukan pemotongan hewan sesuai standar kelayakan di rumah potong hewan, agar menghasilkan kondisi daging yang aman konsumsi.

Beruntung, kata dia, penjualan daging baik sapi maupun ayam di daerah itu, lebih didominasi sesuai kebutuhan.

“Artinya, pedagang cenderung melakukan pemotongan hewan sesuai permintaan,” katanya.

Seperti yang diungkap Kun Lakoro, pedagang daging sapi di daerah itu yang mengaku rata-rata melakukan pemotongan dua ekor per hari.

“Biasanya peningkatan jumlah pemotongan dilakukan pada H-1 lebaran Idul Fitri, rata-rata mencapai 5-7 ekor atau sesuai pemesanan,” ujarnya.

Pedagang lainnya, Oyis selaku pedagang daging ayam potong mengaku, rata-rata per hari menjual 30 ekor.

“Jika permintaan naik seperti jelang hari raya, ia bisa menjual lebih dari 100 ekor ayam potong,” ujarnya.

Saat ini, harga daging sapi stabil Rp110.000 per kilo gram dan harga daging ayam potong berada di kisaran Rp65.000-Rp70.000 per ekor berat 1,8-2 kilo gram. (sus)


Media Apa Kabar menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redapakabarnews@gmail.com, dan redaksi@apakabarnews.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

GORONTALO

Harga Bawang Merah di Gorontalo Naik

Published

on

Harga bawang merah di Kabupaten Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo, mulai mengalami kenaikan dalam beberapa hari ini.

Apakabarnews.com, Gorontalo – Harga bawang merah di Kabupaten Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo, mulai mengalami kenaikan dalam beberapa hari ini.

Ahmad, pedagang rempah-rempah di pasar tradisional Kwandang, Selasa, di Gorontalo, mengatakan, kenaikan bawang merah terjadi akibat berkurangnya pasokan.

Harga sebelumnya di kisaran Rp26.000 per kilo gram, kini naik menjadi Rp40.000 per kilo gram.

Pemerintah Berupaya Turunkan Harga Bawang Putih

Ia berharap, kenaikan harga itu tidak berpengaruh pada tingkat pembelian konsumen.

Nifa Majid, salah satu masyarakat di Kwandang, mengaku resah dengan kenaikan harga bawang merah.

“Saya berharap, harga akan kembali turun apalagi menjelang bulan Ramadhan 1439 Hijriyah,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Gorontalo Utara, Wilson Hadju, mengaku terus melakukan pemantauan harga komoditas di seluruh pasar tradisional.

“Kami berharap, harga komoditas pangan tetap stabil dan stoknya pun aman,” ujarnya.

Ia mengatakan, bawang merah termasuk salah satu rempah-rempah yang dipasok dari luar Gorontalo, maka kenaikan dan penurunan harga juga dipengaruhi jumlah pasokan yang masuk ke daerah itu.

Namun pihaknya optimistis kata Wilson, stok pangan termasuk rempah-rempah di daerah itu aman hingga Ramadhan nanti. (ssk) 


Media Apa Kabar menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redapakabarnews@gmail.com, dan redaksi@apakabarnews.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

Trending