Connect with us

LAMPUNG

Damri Lampung Siapkan 80 Bus Cadangan Layani Lebaran 2018

Published

on

Perusahaan Umum Damri cabang Lampung menyiapkan 40 hingga 80 unit bus cadangan.

Apakabarnews.com, Bandarlampung – Perusahaan Umum Damri cabang Lampung menyiapkan 40 hingga 80 unit bus cadangan untuk mengangkut penumpang arus Lebaran tahun 2018.

“Kita siapkan 40 hingga 80 bus cadangan untuk antisipasi melonjaknya arus mudik Lebaran, pada H -7 dan H + 7,” kata Kepala Perum Damri cabang Lampung, Boy Ariadi di Bandarlampung, Senin.

Jalur Penerbangan Selatan akan Dipakai untuk Lebaran

Menurutnya, pada tahun 2018, jumlah penumpang diprediksi lebih besar dari tahun lalu, mengalami peningkatan sekitar 15 persen.

Baca juga: Pemudik lewat Lampung diperkirakan 2,3 juta jiwa

Terkait tiket, Boy menjelaskan sampai saat ini masih banyak tempat duduk yang tersedia dan para penumpang dapat memperoleh tiket di pool Damri yang sudah disiapkan.

Ia menambahkan, untuk angkutan yang tersedia saat ini mencapai 45 unit bus dengan 35 tempat duduk berarti 1.575 kursi tempat duduk yang masih tersedia untuk semua jurusan.

“Masih banyak kursi yang kosong untuk tujuan pulau Jawa dan sekitarnya, dan penumpang bisa langsung membelinya,” katanya .

Boy menuturkan, setiap penumpang yang ingin bepergian menggunakan jasa angkutan Damri, agar tidak membawa barang yang berlebihan dan bawa barang secukupnya, karena tempat bagasi yang terbatas dan dibagi dengan penumpang lainnya.

“Lebih baik barangnya dikirimkan terlebih dahulu agar tidak memberatkan pada saat berangkat mudik,” katanya. (tri)


Media Apa Kabar menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redapakabarnews@gmail.com, dan redaksi@apakabarnews.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

HUKUM

Zainudin Didakwa dengan Pasal Pencucian Uang

Published

on

Bupati Lampung Selatan, nonaktif Zainudin.

Apakabarnews.com, Bandarlampung – Jaksa Penuntut Umum dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendakwa Bupati Lampung Selatan nonaktif Zainudin Hasan dengan pasal tindak pidana pencucian uang serta pasal tindak pidana korupsi.

Di persidangan Pengadilan Negeri Kelas IA Tanjungkarang, Bandarlampung, Senin (17/12/2018), Jaksa Penuntut Umum (JPU) menyebutkan peran Zainudin Hasan sebagai pengendali atas perkara suap “fee” proyek infrastruktur di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) di lingkungan Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel), Provinsi Lampung.

“Patut dapat menduga bahwa harta kekayaan terdakwa tersebut merupakan hasil dari tindak pidana korupsi berkaitan dengan jabatan terdakwa selaku Bupati Lampung Selatan periode 2016-2021 berdasarkan Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri RI Nomor 131.18-293 Tahun 2016,” kata JPU Wawan Yunarwanto di Bandarlampung.

Sebelumnya, Zainudin pernah menyampaikan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) pada tanggal 10 Juli 2013 dan 3 Agustus 2015.

Zainudin juga menyatakan memiliki penghasilan kekayaan per tahun di antaranya sebesar Rp1.150.000.000 untuk dua ruko, dua rumah dan satu apartemen.

Di samping itu, Zainudin juga menyatakan pernah memiliki penghasilan profesi per tahun sebesar Rp3.136.000.000 dari perusahaan PD Nadia Tamaraya Group Jakarta, PT Arta Sugih Abadi, PT Mitra Trans Sugih Abadi, konsultan dan jasa profesi.

“Sedangkan untuk penghasilan terdakwa selaku Bupati Lamsel hanya sebesar Rp1.435.534.325,” kata JPU menjelaskan dalam dakwaanya.

Pada kurun waktu tahun 2016 sampai dengan Juli 2018, Zainudin selaku Bupati Lampung Selatan telah menerima uang sejumlah Rp72.742.792.145,00 dari dana “fee” proyek di Dinas PUPR Kabupaten Lamsel melalui Syahrono, Agus Bhakti Nugroho, Anjar Asmara, Ahmad Bastian dan Rusman Effendi.

Zainudin juga mendapatkan keuntungan secara tidak sah dari perbuatannya untuk ikut serta dalam pekerjaan pemborongan dengan cara melalui Perusahaan PT Krakatau Karya Indonesia (KKI) yang dikelola oleh Boby Zulhaidir untuk mengerjakan proyek yang dibiayai Dana Alokasi Khusus (DAK) Kabupaten Lamsel TA 2017.

“Atas perbuatan terdakwa ikut serta secara langsung maupun tidak langsung dalam proyek di Kabupaten Lamsel melalui perusahaan miliknya telah memperoleh keuntungan pada tahun 2017 sebesar Rp.9.000.000.000,00 dan tahun 2018 sebesar Rp.18.000.000.000.

Di samping menerima “fee” serta keuntungan itu, terdakwa juga menerima gratifikasi melalui rekening milik Gatoet Soeseno di Bank Mandiri dengan nomor rekening 1010006541450 sebesar Rp3.162.500.000,00, PT Baramega Citra Mulia Persada dan PT Johnlin serta rekening Mandiri 1660001075142 atas nama Sudarman dari PT Estari Cipta Persada sebesar Rp4.000.000.000,00.

Uang yang berasal dari penerimaan imbalan (fee), gratifikasi maupun keuntungan yang diperoleh dari pelaksanaan proyek di Dinas PUPR Kabupaten Lamsel tersebut diketahui atau patut diduga merupakan hasiltindak pidana korupsi yang berkaitan dengan jabatan Zainudin selaku Bupati Lamsel periode 2016-2021.

“Selanjutnya uang tersebut, terdakwa dengan tujuan menyembunyikan atau menyamarkan asal-usul harta kekayaannya yang diketahui atau patut diduga berasal dari tindak pidana korupsi. Uang yang diterima terdakwa disimpan di rekening atas nama Gatot Soeseno,” katanya.

Baca juga: Sidang perdana Zainudin Hasan digelar 17 Desember

Kemudian juga digunakan untuk belanja beberapa aset seperti membeli New Xpander 1.5L (4×2) Ultimate AT, New Xpander 1.5L (4×2) Ultimate AT, Mitsubishi All New Pajero Sport Dakar 4×4 A/T (2.4L 8A/T) dua Mercedes Benz CLA 200 AMG dan S400 L AT dan Harley Davidson.

Selain itu berupa tanah, vila, pabrik beras CV Sarana Karya Abadi,? perawatan kapal Krakatau, membeli saham di Rumah Sakit Airan, pembayaran uang muka “leasing” mobil Toyota Vellfire 2G 2,5 AT, sebesar 30 persen dari harga Rp1.400.000.000,00 dan membelanjakan atau membayarkan untuk pembelian tanah? dan properti milik M Alzier Dianis T,” kata JPU memaparkan. (tri/dam)


Media Apa Kabar menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redapakabarnews@gmail.com, dan redaksi@apakabarnews.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

LAMPUNG

Cawapres Sandiaga Menyapa Kyai dan Milenial di Lampung

Published

on

Calon Wakil Presiden, Sandiaga Salahuddin Uno bersilaturahmi di Lampung, Jumat (7/12/2018).

Apakabarnews.com, Jakarta – Calon Wakil Presiden, Sandiaga Salahuddin Uno bersilaturahmi dan makan siang bersama dengan para tokoh ulama dan kyai serta para milenial di Bandar Lampung,

Sandiaga diterima langsung Kyai Andi Warsino dan Kyai Latief yang menggagas acara tersebut serta berterima kasih atas sambutan yang begitu hangat, walau datang secara dadakan.

“Saya sebenarnya agak kaget mendapatkan sambutan ramai seperti ini, padahal saya ingin dalam setiap kunjungan berusaha untuk apa adanya, bukan ada apanya,” kata Sandiaga dalam keterangan tertulis diterima di Jakarta.

Menurutnya daerah Lampung punya segalanya seperti pertanian, perkebunan, alamnya yang indah. Ini yang akan menjadi potensi besar yang harus digenjot di tahun 2019 mendatang, bukan hanya di Lampung tapi juga Indonesia.

Indonesia punya segalanya, tapi pemanfaatan untuk memberdayakan masyarakatnya dari kekayaan alam tidak maksimal. Justru sebaliknya, impor membanjir.

“Jika kebijakan impor ini terus dilakukan. Saya khawatir Indonesia hanya menjadi penonton bukan pemain,” kata pasangan dari capres Prabowo Subianto.

Padahal kita punya bonus demografi di 2020. Potensi yang luar biasa, potensi yang membuat Indonesia kekuatan ekonomi baru di Asia, bahkan dunia, katanya.

“Insya Allah, jika Prabowo-Sandi terpilih 2019, emak-emak bahagia, bapak-bapak sejahtera, kyai berkah dan anak muda bahagia,” kata Sandiaga.

Menurut Sandiaga, dia dan Prabowo fokus pada perbaikan ekonomi Indonesia di tahun 2019 dengan penciptaan dan ketersediaan lapangan kerja serta harga-harga bahan kebutuhan pokok yang stabil dan terjangkau.

Pilpres 2019 diikuti dua pasangan calon yakni nomor urut 01 Jokowi-Ma’ruf Amin dan nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno. (sus)


Media Apa Kabar menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redapakabarnews@gmail.com, dan redaksi@apakabarnews.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

LAMPUNG

Gunung Anak Krakatau 9 Kali Tremor

Published

on

Krakatau adalah kepulauan vulkanik yang masih aktif dan berada di Selat Sunda antara pulau Jawa dan Sumatra.

Apakabarnews.com, Bandarlampung – Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung mengalami sembilan kali kegempaan tremor harmonik sepanjang Rabu (5/12/2018) hingga Kamis dini hari, dan secara visual gunung kabut 0-III, asap kawah tidak teramati, ombak laut tenang.

Menurut rilis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) diterima di Bandarlampung, Kamis (6/12/2018), meneruskan laporan aktivitas Gunung Anak Krakatau oleh Deny Mardiono AMd, Staf Kementerian ESDM, Badan Geologi, PVMBG Pos Pengamatan Gunung Anak Krakatau periode pengamatan 5 Desember 2018, pukul 00.00 sampai dengan 24.00 WIB, kondisi cuaca cerah, berawan, mendung, dan hujan.

Angin bertiup lemah ke arah utara dan barat. Suhu udara 25-31 derajat Celsius, kelembapan udara 66-100 persen, dan tekanan udara 0-0 mmHg.

Laporan aktivitas Kegempaan Tremor Harmonik 9 kali, amplitudo 2-23 mm, durasi 100-400 detik. Vulkanik Dangkal 25 kali, amplitudo 3-20 mm, durasi 3-16 detik. Vulkanik Dalam 5 kali, amplitudo 35-57 mm, S-P 1-2 detik, durasi 17-30 detik. Tektonik Jauh 1 kali, amplitudo 48 mm, S-P tidak terbaca, durasi 460 detik. Tremor Menerus (Microtremor) terekam dengan amplitudo 1-15 mm (dominan 3 mm).

Gunung api di dalam laut dengan ketinggian 338 meter dari permukaan laut ini disimpulkan tingkat aktivitas Level II (Waspada), sehingga direkomendasikan masyarakat/wisatawan tidak diperbolehkan mendekati kawah dalam radius 2 km dari kawah. (bud)


Media Apa Kabar menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redapakabarnews@gmail.com, dan redaksi@apakabarnews.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

Trending