Connect with us

SULAWESI SELATAN

Hak Angket Reklamasi CPI Makasar Bergulir

Published

on

Ketua Komisi E DPRD Sulsel, Kadir Halid.

Apakabarnews.com, Makassar – Hak angket penolakan kelanjutan proyek reklamasi Pantai Losari di Central Poin of Indonesia (CPI) terus bergulir di DPRD Provinsi Sulawesi Selatan.

“Sudah ada 24 anggota dari tujuh fraksi yang siap bertanda tangan. Untuk anggota fraksi Golkar sebagian sudah bertanda tangan, saat ini kami terus mendulang dukungan untuk hak angket proyek reklamasi di CPI,” ucap Ketua Komisi E DPRD Sulsel, Kadir Halid di Makassar, Kamis (7/6/2018) Menurut dia, untuk pengajuan atau mengusulkan hak angket, syaratnya didukung minimal 15 anggota dewan dari dua fraksi. Karena itua fraksinya yakin usulan hak angket ini akan disetujui anggota DPRD Sulsel, kendati tidak semua akan mengikuti hak angket itu.

Bergulirnya hak angket itu saat penyampaian pandangan umum tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD tahun 2017 oleh Fraksi Golkar atas temuan dari Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia, tentang lahan CPI .

Berdasarkan dari laporan BPK tersebut, pihaknya mempertanyakan ada apa dengan proyek reklamasi disana dan ingin mengetahui apakah aset di lahan reklamasi itu sengaja dikurangi dari 50 hektare menjadi 38 hektare lebih “Ada laporan laporan BPK berkaitan dengan temuan itu, makanya kita gulirkan hak angket untuk mempertanyakan aset kita dan apa manfaat serta tujuan dari reklamasi itu. Berdasarkan laporan dan aksi masyarakat Galesong, Kabupaten Takalar. katanya merugikan mereka dari reklamasi itu,” kata Kadir.

Tidak hanya itu, bergulirnya hak angket disebabkan beberapa fraksi ikut mempertanyakan lahan milik Pemprov Sulsel di CPI yang dikabarkan terus berkurang dari kesepakatan yang ada.

“Hak angket ini diajukan karena kami di DPRD ingin bertanya kepada pemprov, bagaimana pengelolaan CPI yang sebenar-benarnya. Kedua, kenapa ada perpanjangan atau addendum kita tidak mengetahuinya, padahal fungsi dewan mengawasi. Ini ‘kan lucu, Pemprov Sulsel ‘kan mitra kami di DPRD,” katanya.

Bergulirnya hak angket yang diinisiasi Fraksi Golkar itu mengundang reaksi Lembaga Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Sulsel dengan mendukung sepenuhnya terkait sejumlah dugaan pelanggaran yang pantas ditelusuri di proyek reklamasi tersebut.

“Kami mendukung hak angket itu dan adalah hak anggota DPRD. Bila Fraksi Golkar ingin menginisiasi hak angket untuk proyek CPI, kami meminta agar serius dan tetap konsisten dengan rencana itu,” tegas Direktur Eksekutif Walhi Sulsel, Muhammad Al Amin.

Hak angket merupakan kewenangan yang melekat pada anggota DPRD sebagai bagian dari fungsi pengawasan DPRD. Amin menyebutkan, proyek reklamasi telah merusak desa-desa pesisir Takalar serta memiliki banyak permasalahan.

Mulai dari landasan aturannya, perizinannya, dampaknya, sampai pembagian lahannya. Apabila DPRD Sulsel serius menelaah proyek reklamasi CPI maka pasti akan mendapatkan akar masalah serta pelanggarannya.

“Ini juga dikuatkan laporan hasil pemeriksaan BPK menyebut Pemprov hanya memperoleh 38 hektar di area CPI,” katanya.

Walhi berharap sudah saatnya anggota DPRD menunjukkan keberpihakannya terhadap masyarakat dan lingkungan karena selama polemik reklamasi CPI ini bergulir, tidak ada satupun upaya nyata yang diperlihatkan anggota DPRD sebagai representasi rakyat.

“Menjadi pertanyaan, apakah pernah DPRD Sulsel diminta masukan saat mantan Gubernur Syahrul Yasin Limpo selaku insiasi reklamasi CPI saat membuat MoU dengan pihak PT Yasmin, kini dikerjakan Ciputra?. Kalau tidak pernah, apa yang dilakukan DPRD? Kan tidak ada. Artinya, kekuatan DPRD Sulsel tidak ada, nah melalui momentum ini kekuatan itu patut ditunjukkan,” kata Amin.

Sementara Pelaksana Tugas Sekertaris Daerah (Setda) Pemprov Sulsel Tautoto Tanaranggina saat menyampaikan jawaban gubernur atas pandangan fraksi-fraksi di kantor DPRD Sulsel berdalih, terjadinya addendum kedua atas perjanjian kerja sama antara pemprov dengan pihak swasta berdurasi lama karena beberapa hambatan.

Adendum sebelumnya dan tanpa melibatkan DPRD sama sekali sebagaimana dipertanyakan dewan bahwa addendum kedua perjanjian kerja sama diperlukan karena terjadi beberapa hambatan dalam proses reklamasi sehingga disepakati perpanjangan jangka waktu pelaksanaan.

Pekerjaan reklamasi oleh pihak kedua PT Yasmin Bumi Asri dari 1.700 hari menjadi 3.080 hari kalender sampai dengan tanggal 2 Januari 2022. Dengan tidak melibatkan DPRD akan menjadi bahan evaluasi bagi Pemerintah Provinsi Sulsel terhadap pelaksanaan kedepannya “Berdasarkan temuan BPK yang mana dijanjikan 50 hektare, dapat dijelaskan reklamasi seluas 157,23 hektar, 50,47 hektare akan tetap diterima Pemrov Sulsel diluar lahan pengganti 12,1 hektare yang dikeluarkan dari perjanjian kerja sama dan telah disertifikasi berdasarkan kesepakatan addedum kedua dalam PKS,” katanya. (win)


Media Apa Kabar menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redapakabarnews@gmail.com, dan redaksi@apakabarnews.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

SULAWESI SELATAN

Polisi Tembak Pembegal Ayah dan Anak

Published

on

Kepolisian Resor Kota Besar Makassar menangkap dan menembak anggota komplotan pelaku pencurian dengan kekerasan atau begal.

Apakabarnews.com, Makassar – Kepolisian Resor Kota Besar Makassar menangkap dan menembak anggota komplotan pelaku pencurian dengan kekerasan atau begal terhadap seorang ayah dan anaknya di Jalan Kancil, Kecamatan Mamajang, Makassar.

“Hampir sebulan pelaku begal ayah dan anak ini kita kejar dan akhirnya komplotannya ditangkap, walaupun masih ada yang buron,” kata Kepala Polrestabes Makassar, Komisaris Besar Polisi Dwi Ariwibowo, di Makassar, Kamis (6/12/2018).

Ia mengatakan, tiga orang dari komplotan begal yang ditangkap, yakni Ikhsan (22), Ri alias Tebas (18), serta RG (18). Ketiganya komplotan begal yang sering beraksi di beberapa tempat.

Para pelaku pembegalan ini memiliki nama geng “Ero-ero” dan sering melukai korbannya.

Sebelumnya, Afwan (40) dan putranya Muhammad Reza (17) dibegal saat dalam perjalanan pulang ke rumahnya di Jalan Singa, sehabis menikmati coto di warung Coto Gagak.

Akibat kejadian itu, Afwan dan Muhammad Reza harus terbaring di RS Bahyangkara akibat luka sabetan senjata tajam yang dideritanya, dan telepon genggam (HP) dibawa kabur pelaku.

Kedua korban sempat dioperasi pada bagian kepalanya akibat luka sabetan senjata tajam yang digunakan pelaku begal saat melancarkan aksinya. (muh)


Media Apa Kabar menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redapakabarnews@gmail.com, dan redaksi@apakabarnews.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

POLITIK

Sandiaga Uno pada Para Relawan, Menyebar, Sampaikan Perubahan Ekonomi 2019

Published

on

Calon Wakil Presiden nomor urut 02, Sandiaga Salahudin Uno dihadapan para relawan dan partai koalisi di Roemah Djoeang di kawasan Lanto Daeng Pasewa Makasar, Minggu (4/11/2018).

Apakabarnews.com, Makasar — Calon Wakil Presiden nomor urut 02, Sandiaga Salahudin Uno dihadapan para relawan dan partai koalisi di Roemah Djoeang di kawasan Lanto Daeng Pasewa Makasar, Minggu (4/11/2018) agar tidak bergerombol tapi menyebar menyampaikan visi dan misi Prabowo Sandi kepada seluruh masyarakat Sulawesi Selatan,

“Sampaikan pada masyarakat kalau kita fokus pada ekonomi yang terpusat pada penciptaan dan penyerapan lapangan kerja, juga harga-harga bahan pokok yang stabil serta terjangkau,” terang Sandi.

BACA JUGA : Sandiaga Uno dan Kisah Sukses Warung Kopi Azzahra di Makasar

Menurut Sandi, relawan kerjaannya bukan swafoto dan bergerombol setiap ada acara. Tapi melakukan sosialisasi yang terstruktur, sistematis dan efisien.

“Sampaikan kepada para pemilih yang masih bingung dengan pilihannya. Jelaskan kepada mereka kita punya program dibidang ekonomi yang berorientasi pada ekonomi kerakyatan. 2019 adalah perubahan ekonomi, 2019 referendum ekonomi, 2019 lapangan kerja, 2019 harga yang terjangkau,” ucap Sandi.

Mantan wakil gubernur DKI ini juga berharap para relawan menciptakan politik yang memoersatukan bukan memecah belah. Ciptakan politik yang sejuk. Politik berpelukan.

“Ayo rebut pikiran dan hati masyarakat dengan program ekonomi kita. Sampikan di warung kopi, pasar, tetangga dan kerabat,dan di mana saja, Prabowo Sandi terpilih, Indonesia adil makmur,” tutup Sandi. (yug)


Media Apa Kabar menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redapakabarnews@gmail.com, dan redaksi@apakabarnews.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

POLITIK

Sandiaga Uno dan Kisah Sukses Warung Kopi Azzahra di Makasar

Published

on

Calon Wakil Presiden nomor urut 02, Sandiaga Salahudin Uno berkumoul dengan pelaku usaha di Warung Kopi Azzahra di Makasar, Minggu (4/11/2018).

Apakabarnews.com, Makasar — Calon Wakil Presiden nomor urut 02, Sandiaga Salahudin Uno berkumoul dengan pelaku usaha di Warung Kopi Azzahra di Makasar, Minggu (4/11/2018). Pemilik Azzahra Abdullah M Karim adalah contoh sukses pengusaha yang memulai karirnya dari nol.

“Abdullah ini memulai usahanya hanya bermodalkan termos dan menjajakannya di sekitar kota Makasar. Tapi kini dia punya beberapa warung dengan merek dagang Azzahra dengan omset ratusan juta perbulan dan memperkerjakan ratusan orang. Ini adalah sebuah contoh sukses yang nyata,” kata Sandi.

Menurut Sandi, harus ada Abdullah lain. Anak muda yang menciptakan lapangan kerja. Bukan mencari kerja. Inspirasi dan semangat ini haris disebarkan. Karena menurut Sandi, jenis usaha ini bisa menopang ekonomi Indonesia yang sedang krisis dengan lemahnya rupiah terhadap dolar.

“Jenis usaha ini tidak tergantung pada komoditas ekspor. Kopinya dari dalam negeri, penganan yang menemani menyeruput kopi juga olahan dalam negeri. Justru saya berharap, kedai kopi seperti ini bisa bersaing dengan kopi-kopi jaringan internasional,” jelas Sandi.

Sandi mengaku bersama Prabowo Subianto akan fokus pada pertumbuhan ekonomi mikro. Memberikan fasilitas permodalan dan mendukung tumbuh kembang usaha kecil dan menengah.

“Para pelaku udaha kecil dan menengah ini merupakan denyut sesungguhnya perekonomian Indonesia. Tahun 2019 kami akan melakukan perubahan di bidang ekonomi yang fokus pada penciptaan serta ketersediaan lapangan kerja juga harga-harga kebutuhan pokok yang stabil dan terjangkau,” tutur Sandi.

Sandi memulai kegiatan di Makasar dengan sholat subuh di Mesjid terapung Amirul Mukminin di Pantai Losari dan dilanjutkan dengan berlari dari Losari ke Lapangan Karebosi. (yug)


Media Apa Kabar menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redapakabarnews@gmail.com, dan redaksi@apakabarnews.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

Trending