Connect with us

POLITIK

Mas Tommy : Kalau Rakyat Dukung Jokowi ya Kenapa Tidak, Begitu juga Sebaliknya

Published

on

Ketua Umum Partai Berkarya, Tommy Soeharto

Apakabarnews.com, Jakarta – Partai Berkarya melakukan konsolidasi pemenangan dengan dipimpin langsung oleh ketua umumnya, Tommy Soeharto.

Ditanya kemana arah dukungan partainya di Pilpres mendatang, Tommy mengatakan, pihaknya akan menunggu hingga bulan Agustus mendatang.

“Karena, di bulan itu sejumlah parpol akan menentukan arah politiknya,” Tommy Soeharto kepada wartawan di Kemusuk, Sedayu, Bantul, Senin (11/6).

Ditanya mengenai kemungkinan Partai Berkarya mendukung Calon Presiden di Pilpres mendatang, Tommy memberikan jawaban yang sama.

“Baru setelahnya, Partai Berkarya akan mengevaluasi dan akan mendukung (capres) yang akan didukung oleh rakyat Indonesia. Kalau rakyat mayoritasnya mendukung beliau (Jokowi), ya kenapa gak,” ungkapnya.

“Tapi kalau (Jokowi) tidak (didukung rakyat) tentunya kita akan mencari yang terbaik. Kembali lagi Partai Berkarya hadir karena kekecewaan daripada rakyat Indonesia atas reformasi 20 tahun yang berjalan ini,” tutupnya.

Menurut Tommy, arah politik di Pilpres 2019 masih dapat berubah-ubah. Sjeumlah parpol yang menyatakan dukungan kepada petahanan juga belum menentukan siapa cawapresnya.

“Saya kira itu terlalu pagi, karena mereka pun yang punya hak mencalonkan presiden belum tahu secara persis (arah dukungannya),” kata Tommy Soeharto

Tommy mengatakan, pihaknya akan menunggu hingga bulan Agustus mendatang. Karena, di bulan itu sejumlah parpol akan menentukan arah politiknya. (red)


Media Apa Kabar menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redapakabarnews@gmail.com, dan redaksi@apakabarnews.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

HUKUM

Mensesneg Sebut Presiden Mungkin Rombak Kabinet

Published

on

Menteri Sekretaris Negara, Pratikno.

Apakabarnews.com, Jakarta – Menteri Sekretaris Negara Pratikno mengungkapkan Presiden Joko Widodo kemungkinan dalam waktu dekat akan melakukan perombakan kabinet sebagai konsekuensi dari dinamika koalisi dalam pengajuan bakal calon pasangan Presiden dan Wapres RI 2019-2024.

“Kalau ada pertanyaan apakah akan ada reshuffle dalam waktu dekat, yah mungkin saja. Kita tunggu keputusannya karena ini konsekuensi dari dinamika politik perkoalisian,” kata Pratikno ditemui di Gedung Kemsetneg Jakarta, Selasa (14/8/2018).

Partai Amanat Nasional semula bergabung dalam koalisi pendukung Jokowi sehingga partai menempatkan kadernya di Kabinet Kerja.

Presiden Jokowi mempercayakan posisi Menpan RB kepada kader PAN yaitu Asman Abnur. Namun dalam pencalonan Presiden dan Wapres RI 2019-2024, PAN tidak bergabung dalam koalisi pendukung Jokowi.

Pratikno mengatakan Presiden Jokowi sendiri sangat puas dengan kinerja Asman Abnur sebagai Menpan RB. “Kalau terkait kinerjanya sebagai Menpan RB dalam pemerintahan, Pak Asman Abnur sangat memuaskan dan bagus,” katanya.

Pratikno memastikan menteri yang akan dirombak hanya satu.

Namuan, katanya, untuk menteri yang menjadi calon anggota legislatif, tidak akan di-reshuffle.

“Dalam regulasi disebutkan bahwa mereka diberi kewenangan untuk cuti, dan jumlahnya ada tujuh menteri, ” katanya.

Ketika ditanya apakah reshuffle akan dilakukan pada 17 Agustus, Pratikno mengatakan yang bisa memastikan Pak Presiden.

“Ini konsekuensi dari perkoalisian, Pak Presiden akan memutuskan secepatnya,” katanya.

Ketika ditanya siapa pengganti Asman Abnur, Pratikno mengatakan belum tahu. “Ya kita lihat nanti lah. Saya belum tahu keputusannya seperti apa,” katanya.

Ia menegaskan dari sisi kinerja, Menpan RB Asman Abnur sangat bagus dan memuaskan.

“Beliau juga pada posisi yang tepat sekali karena beliau ada background entrepreuner kemudian bisa membenahi birokrasi agar lebih melayani masyarakat,” kata Pratikno. (ags)


Media Apa Kabar menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redapakabarnews@gmail.com, dan redaksi@apakabarnews.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

POLITIK

PAN Minta Asman Abnur Tidak Terpengaruh Isu Perombakan Kabinet

Published

on

Wakil Sekjen DPP PAN, Saleh Daulay.

Apakabarnews.com, Jakarta – Wakil Sekjen DPP PAN, Saleh Daulay, meminta kader PAN yang menjabat Menteri Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi, Asman Abnur, tidak terpengaruh isu perombakan kabinet. 
   
“Untuk Pak Asman, kami harapkan tidak terpengaruh. Tetap saja bekerja seperti biasa. Toch bekerja di sana (kabinet) juga bukan untuk kepentingan PAN, tapi kepentingan bangsa secara luas,” ujar Daulay, dihubungi di Jakarta, Selasa (14/8/2018).
   
Sebelumnya Menteri Sekretaris Negara, Pratikno, menginformasikan akan ada perombkan kabinet dalam waktu dekat terhadap menteri yang berasal dari Partai Amanat Nasional. Saat ini satu-satunya menteri dari PAN adalah Abnur, dan PAN memilih untuk menjadi koalisi Prabowo-Sandiaga Uno pada Pemilu 2019.

Hari ini juga ada desakan dari organisasi massa di luar pemerintahan formal untuk mengganti Abnur dari Kabinet Kerja. 

Daulay mengatakan, Abnur memiliki kinerja yang baik. Dia menekankan PAN sejak awal memberikan kader terbaiknya untuk membantu presiden Jokowi.
   
“Dari laporan yang beliau sampaikan ke internal PAN, ada banyak terobosan reformasi birokrasi yang telah dilakukan. Ekspektasinya akan diselesaikan dalam periode ini,” kata Daulay. 
   
Dia mengatakan terobosan reformasi birokrasi yang dilakukan Asman tidak hanya terkait penataan SDM, tetapi juga dalam efisiensi penggunaan anggaran. 
 
Dia menyinggung prerogatif presiden tentang banyak hal, termasuk formasi kabinet. “Jadi, jika sewaktu-waktu presiden ingin melakukan pergantian, itu sah-sah saja. Saya yakin kalau Presiden Jokowi masih membutuhkan Pak Asman. Tetapi mungkin karena lingkaran di sekitarnya, bisa saja beliau didesak. Mudah-mudahan keputusannya membawa kebaikan buat semua,” katanya. (ran)


Media Apa Kabar menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redapakabarnews@gmail.com, dan redaksi@apakabarnews.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

POLITIK

Jusuf Kala Soal Perombakan Kabinet

Published

on

Wakil Presiden, Jusuf Kalla.

Apakabarnews.com, Jakarta – Wakil Presiden, Jusuf Kalla, menyebut rencana perombakan Kabinet Kerja bisa terjadi karena ada perubahan peta koalisi untuk Pilpres 2019.

“Ya tentu, tentu ada (alasan) itu. Ya memang bisa timbul itu. Ini kan kabinet ada hubungannya dengan politik,” kata dia, kepada wartawan di Kantor Wakil Presiden, di Jakarta, Selasa (14/8/2018).

Terkait waktu pengumuman perombakan itu, dia mengaku belum mengetahui dengan pasti kapan dan siapa yang akan diganti dalam Kabinet Kerja “Tunggu saja, tunggu saja pokoknya. Saya belum tahu,” kata dia.

Dari sejumlah menteri yang berasal dari kalangan partai politik di Kabinet Kerja, terdapat satu menteri yang disinyalir akan diganti karena partainya tidak lagi mengusung Presiden Joko Widodo dalam pencalonannya di Pilpres 2019.

Menteri tersebut adalah Menteri PAN dan Reformasi Birokrasi, Asman Abnur, yang berasal dari Partai Amanat Nasional. Dalam Pemilu 2019, PAN menyatakan dukungannya untuk bakal pasangan calon Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Desakan mengganti Abnur juga dilontarkan kelompok pendukung penguasa di luar pemerintahan. (fra)


Media Apa Kabar menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redapakabarnews@gmail.com, dan redaksi@apakabarnews.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

Trending