Connect with us

JAWA BARAT

Mahasiswa Muslimin Gugat Pengangkatan Iwan Bule Jadi Pj Gubernur Jabar

Published

on

Pj Gubernur Jabar Iwan Bule atau Komjen (Pol) M Irawan.

Apakabarnews.com, Jakarta – Keputusan Presiden (Kepres) nomor 106/P/2018 tentang pengangkatan Komjen Iriawan menjadi gubernur jabar dipastikan akan digugat di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta, Kamis (21/6/2018) besok.

Kepres tersebut menabrak sejumlah UU dan Peraturan, serta pembuatan Kepres bernuansa sangat politis. Pengangkatan Komjen Iriawan melanggar konstitusi dan etika politik.

“Kamis pagi, kami berencana akan melakukan judicial review (uji materi) terhadap keppres pengangkatan Komjen Iriawan itu,” kata Alan Ketua Lembaga Bantuan Hukum Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (LBH SEMMI)  di Jakarta, Selasa (19/6/2018).

Gugatan itu rencana akan didaftarkan oleh Lembaga Bantuan Hukum SEMMI. Alan meminta majelis TUN Jakarta mengeluarkan putusan sela berupa penundaan pelaksanaan keppres itu sambil menunggu putusan final.

Dengan begitu, katanya, pelantikan Komjen Iriawan yang sedianya sudah digelar oleh mendagri harus batalkan dan diundur sampai ada putusan final soal gugatan tersebut. 

Alan menilai Kepres tersebut menabrak sejumlah UU dan Peraturan serta pembuatan Kepres bernuansa sangat politis, UU dan Peraturan yang ditabrak, antara lain :

Pertama, UU Nomor 3 Tahun 2002 tentang Polri. Pada pasal 28 ayat 3 menyebutkan, bahwa anggota Polri dapat menduduki jabatan di luar Kepolisian setelah mengundurkan diri atau pensiun dari dinas Kepolisian.

Kedua, UU Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada. Pada pasal 210 ayat 10 mengatur, bahwa untuk mengisi kekosongan jabatan gubernur, diangkat penjabat gubernur yang berasal dari jabatan pimpinan tinggi madya sampai pelantikan gubernur, sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Ketiga, UU Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparat Sipil Negara (ASN) menyebutkan, bahwa jabatan pimpinan tinggi madya merupakan salah satu jabatan dalam rumpun ASN yang terdiri dari PNS dan PPPK.

Diketahui Pilkada Jabar akan dilaksanakan tinggal menghitung hari, terdapat paslon Gubernur (Anton Charliyan) merupakan eks anggota Polri dan diusung oleh PDIP,  Partai yang sama dengan Tjahjo Kumolo dan Presiden Joko Widodo. (ton)


Media Apa Kabar menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redapakabarnews@gmail.com, dan redaksi@apakabarnews.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

HUKUM

Dua Terduga Teroris di Bandung Jaringan JAD

Published

on

Kapolda Jawa Barat Irjen Pol, Agung Budi Maryoto.

Apakabarnews.com, Bandung – Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Agung Budi Maryoto menyatakan dua orang terduga teroris yang ditangkap tim Detasemen Khusus 88 Antiteror merupakan jaringan (JAD).

“Dua orang itu termasuk jaringan JAD,” ujar Agung usai memimpin apel gelar pasukan di Lapangan Gasibu Kota Bandung, Jumat (3/8/2018).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kedua terduga teroris itu ditangkap pada Rabu (1/8/2018) oleh Densus 88 Antiteror di kawasan Gedebage Kota Bandung.

Menurut Agung, saat ini keduanya sedang dalam penyidikan Densus 88. Ia belum bisa memastikan apakah para terduga teroris tersebut memiliki keterkaitan dengan terpidana mati Aman Abdurahman.

“Itu dari teman-teman Densus yang melakukan pendalaman pemeriksaan. Kita saat ini membantu menangkap saja,” kata dia.

Penangkapan itu, kata dia, berkaitan dengan upaya pengamanan menjelang penyelenggaraan Asian Games Jakarta-Palembang.

“Potensi (ancaman teror) ada, makanya kami lakukan lebih awal penangkapan,” kata dia. (ase)


Media Apa Kabar menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redapakabarnews@gmail.com, dan redaksi@apakabarnews.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

HUKUM

Densus Tangkap Dua Terduga Teroris di Bandung

Published

on

Caption : Densus 88 saat menangkap terduga teroris di kawasan Gedebage Kota Bandung.

Apakabarnews.com, Bandung – Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Agung Budi Maryoto mengonfirmasi dua orang terduga teroris ditangkap tim Detasemen Khusus 88 Antiteror di kawasan Gedebage Kota Bandung.

“Dua orang terduga teroris ditangkap Densus 88 di Gedebage pada Rabu (1/8/2018),” ujar Agung usai gelar apel pasukan pengamanan Asian Games di Lapang Gasibu Kota Bandung, Jumat (3/8/2018).

Agung mengatakan, penangkapan terduga teroris ini berkaitan dengan pengamanan menjelang penyelenggaraan Asian Games, di wilayah Jawa Barat, khususnya di Kota Bandung.

Dari informasi yang dihimpun, penangkapan dua terduga teroris tersebut dilakukan di salah satu kompleks yang berdekatan dengan Markas Kepolisian Daerah Jawa Barat (Polda Jabar), juga dekat dengan Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA).

“Karena GBLA juga tempat latihan atlet, maka kita ambil dulu (terduga teroris) supaya tidak terjadi hal yang tidak diinginkan,” kata dia.

Menurut Agung, tim Densus 88 Antiteror kini tengah melakukan penyelidikan terhadap keduanya. Namun, berdasar informasi yang dihimpun, belum ada indikasi akan melakukan aksi teror baik di Polda maupun di GBLA.

“Sampai saat ini belum ada (indikasi penyerangan),” kata dia. (ase)


Media Apa Kabar menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redapakabarnews@gmail.com, dan redaksi@apakabarnews.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

JAWA BARAT

Ridwan Kamil Petakan Konsep Pariwisata Jabar Selatan

Published

on

Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil.

Apakabarnews.com, Bandung – Wali Kota Bandung Ridwan Kamil memetakan konsep pariwisata di Jawa Barat bagian selatan sebagai upaya meningkatkan kunjungan wisatawan ke wilayah Priangan tersebut.

“Ini diharapkan ada kemajuan di sektor wisata dari sebelumnya. Kami konsepkan,” kata pria yang akrab disapa Emil ini di Bandung, Senin (30/7/2018).

Gubernur Jabar terpilih periode 2018-2023 itu mengatakan, wilayah Jawa Barat bagian selatan memiliki keunggulan dalam sektor pariwisata, terutama wisata alam. Sepanjang jalur selatan mulai dari Sukabumi (Ciletuh) hingga Pangandaran menyajikan berbagai keindahan alam.

Emil menceritakan saat menyusuri wilayah Garut selatan bersama Bikers dari Brotherhood 1% Motorcycle Club, ia meninjau beragam potensi wisata yang bisa terus dikembangkan seperti Puncak Guha dan Pantai Rancabuaya.

Menurut dia, meninjau lokasi di Jawa Barat yang luas dengan berbagai kondisi jalan, sangat cocok dilakukan menggunakan sepeda motor.

“Kelebihan meninjau dengan sepeda motor ini itu kita bisa lihat secara langsung, kadang kalau pakai mobil suka ada yang tidak terlihat (potensi wisata) saat dilalui,” kata dia.

Setelah menjelajahi Garut selatan, ia memiliki gagasan untuk memberdayakan keberadaan para anggota Bikers Brotherhood. Emil ingin agar para bikers berpartisipasi untuk menyediakan jasa tur menggunakan motor tua ataupun jenis motor lainnya yang bergaya klasik.

“Saya mengusulkan mereka berpartisipasi dalam kegiatan ekonomi pariwisata. Jadi seperti di luar negeri ada turis-turis pikniknya naik motor jadulan,” katanya. (ase)


Media Apa Kabar menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redapakabarnews@gmail.com, dan redaksi@apakabarnews.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

Trending