Connect with us

JAWA BARAT

PPP Usulkan Komisi II Panggil Mendagri

Published

on

Wakil Sekretaris Jenderal PPP, Achmad Baidowi.

Apakabarnews.com, Jakarta – PPP lebih memilih langkah memanggil Menteri Dalam Negeri melalui forum Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Komisi II DPR daripada ikut menggulirkan Hak Angket terkait pelantikan Komjen Pol M Iriawan sebagai Penjabat Gubernur Jawa Barat.

“PPP lebih memilih menggunakan forum Komisi II DPR untuk memanggil Mendagri dimintai penjelasan,” kata Wakil Sekretaris Jenderal PPP Achmad Baidowi di Jakarta, Selasa (19/6/2018).

Dia menilai forum di Komisi II DPR tersebut lebih adil sehingga tidak terlalu dominan nuansa politiknya. Menurut dia, apabila penjelasan Mendagri sudah jelas maka persoalan dianggap selesai.

“Sebaliknya jika persoalan dianggap tidak selesai maka bisa diambil langkah lanjutan,” ujarnya.

Baidowi yang juga anggota Komisi II DPR itu menilai PPP lebih melihat kebijakan tersebut pada substansi persoalan, bukan pada hiruk pikuk politik dari kebijakan tersebut.

Menurut dia, dalam mengatasi pro dan kontra sebuah kebijakan ada tahapan yang harus dilalui, yang pertama adalah dilakukannya Rapat Kerja (Raker) ataupun RDP, setelah itu baru dinilai apakah perlu digulirkan Hak Angket atau ada langkah lanjutan.

Sebelumnya, Sekretaris Fraksi Partai Demokrat DPR RI Didik Mukrianto menilai pelantikan Komjen Pol M Iriawan sebagai Pj Gubernur Jawa Barat melanggar konstitusi sehingga fraksinya mendorong DPR membentuk Panitia Khusus Hak Angket untuk mengoreksi kebijakan tersebut.

“DPR harus menjadi penyeimbang dan pengawas jalannya pemerintahan, kami berpandangan saat yang tepat bagi Fraksi Demokrat DPR RI dan DPR RI menggunakan Hak Angket mengingatkan dan mengoreksi pemerintah agar tidak terkoreksi oleh rakyat dan sejarah,” kata Didik dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Selasa.

Didik menilai setiap kebijakan dan keputusan pemerintah mutlak harus konstitusional dan mendasarkannya kepada UU dan aturan yang berlaku.

Menurut dia ada hal yang cukup serius yang harus disikapi dan dilakukan koreksi terhadap pemerintah karena diindikasikan melakukan pelanggaran terhadap undang-undang.

Didik menilai kebijakan tersebut diindikasikan melanggar tiga UU, yaitu UU Nomor 5 Tahun 2104 tentang Aparatur Sipil Negara, UU Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia, dan UU Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pemilihan Kepala Daerah.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo menyatakan pelantikan Sekretaris Utama Lembaga Ketahanan Nasional Komjen Pol Mochamad Iriawan sebagai Penjabat Gubernur Jawa Barat tidak melanggar undang-undang.

“Enggak ada apa-apa yang penting tidak melanggar undang-undang. Dulu itu kan orang curiga, belum-belum curiga. Kan enggak mungkin dong saya mengusulkan orang kemudian menjerumuskan Pak Presiden, kan gak mungkin. Saya sesuai aturan dan UU karena nama yang saya usulkan saya kirim kepada Pak Presiden,” kata Mendagri Tjahjo Kumolo, di Bandung, Senin (18/6).

Tjahjo mengatakan tidak ada pertimbangan khusus terkait dipilihnya M Iriawan sebagai Penjabat Gubernur Jawa Barat, terlebih latar belakang Iriawan dari kepolisian. (mam)


Media Apa Kabar menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redapakabarnews@gmail.com, dan redaksi@apakabarnews.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

HUKUM

Dua Terduga Teroris di Bandung Jaringan JAD

Published

on

Kapolda Jawa Barat Irjen Pol, Agung Budi Maryoto.

Apakabarnews.com, Bandung – Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Agung Budi Maryoto menyatakan dua orang terduga teroris yang ditangkap tim Detasemen Khusus 88 Antiteror merupakan jaringan (JAD).

“Dua orang itu termasuk jaringan JAD,” ujar Agung usai memimpin apel gelar pasukan di Lapangan Gasibu Kota Bandung, Jumat (3/8/2018).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kedua terduga teroris itu ditangkap pada Rabu (1/8/2018) oleh Densus 88 Antiteror di kawasan Gedebage Kota Bandung.

Menurut Agung, saat ini keduanya sedang dalam penyidikan Densus 88. Ia belum bisa memastikan apakah para terduga teroris tersebut memiliki keterkaitan dengan terpidana mati Aman Abdurahman.

“Itu dari teman-teman Densus yang melakukan pendalaman pemeriksaan. Kita saat ini membantu menangkap saja,” kata dia.

Penangkapan itu, kata dia, berkaitan dengan upaya pengamanan menjelang penyelenggaraan Asian Games Jakarta-Palembang.

“Potensi (ancaman teror) ada, makanya kami lakukan lebih awal penangkapan,” kata dia. (ase)


Media Apa Kabar menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redapakabarnews@gmail.com, dan redaksi@apakabarnews.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

HUKUM

Densus Tangkap Dua Terduga Teroris di Bandung

Published

on

Caption : Densus 88 saat menangkap terduga teroris di kawasan Gedebage Kota Bandung.

Apakabarnews.com, Bandung – Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Agung Budi Maryoto mengonfirmasi dua orang terduga teroris ditangkap tim Detasemen Khusus 88 Antiteror di kawasan Gedebage Kota Bandung.

“Dua orang terduga teroris ditangkap Densus 88 di Gedebage pada Rabu (1/8/2018),” ujar Agung usai gelar apel pasukan pengamanan Asian Games di Lapang Gasibu Kota Bandung, Jumat (3/8/2018).

Agung mengatakan, penangkapan terduga teroris ini berkaitan dengan pengamanan menjelang penyelenggaraan Asian Games, di wilayah Jawa Barat, khususnya di Kota Bandung.

Dari informasi yang dihimpun, penangkapan dua terduga teroris tersebut dilakukan di salah satu kompleks yang berdekatan dengan Markas Kepolisian Daerah Jawa Barat (Polda Jabar), juga dekat dengan Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA).

“Karena GBLA juga tempat latihan atlet, maka kita ambil dulu (terduga teroris) supaya tidak terjadi hal yang tidak diinginkan,” kata dia.

Menurut Agung, tim Densus 88 Antiteror kini tengah melakukan penyelidikan terhadap keduanya. Namun, berdasar informasi yang dihimpun, belum ada indikasi akan melakukan aksi teror baik di Polda maupun di GBLA.

“Sampai saat ini belum ada (indikasi penyerangan),” kata dia. (ase)


Media Apa Kabar menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redapakabarnews@gmail.com, dan redaksi@apakabarnews.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

JAWA BARAT

Ridwan Kamil Petakan Konsep Pariwisata Jabar Selatan

Published

on

Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil.

Apakabarnews.com, Bandung – Wali Kota Bandung Ridwan Kamil memetakan konsep pariwisata di Jawa Barat bagian selatan sebagai upaya meningkatkan kunjungan wisatawan ke wilayah Priangan tersebut.

“Ini diharapkan ada kemajuan di sektor wisata dari sebelumnya. Kami konsepkan,” kata pria yang akrab disapa Emil ini di Bandung, Senin (30/7/2018).

Gubernur Jabar terpilih periode 2018-2023 itu mengatakan, wilayah Jawa Barat bagian selatan memiliki keunggulan dalam sektor pariwisata, terutama wisata alam. Sepanjang jalur selatan mulai dari Sukabumi (Ciletuh) hingga Pangandaran menyajikan berbagai keindahan alam.

Emil menceritakan saat menyusuri wilayah Garut selatan bersama Bikers dari Brotherhood 1% Motorcycle Club, ia meninjau beragam potensi wisata yang bisa terus dikembangkan seperti Puncak Guha dan Pantai Rancabuaya.

Menurut dia, meninjau lokasi di Jawa Barat yang luas dengan berbagai kondisi jalan, sangat cocok dilakukan menggunakan sepeda motor.

“Kelebihan meninjau dengan sepeda motor ini itu kita bisa lihat secara langsung, kadang kalau pakai mobil suka ada yang tidak terlihat (potensi wisata) saat dilalui,” kata dia.

Setelah menjelajahi Garut selatan, ia memiliki gagasan untuk memberdayakan keberadaan para anggota Bikers Brotherhood. Emil ingin agar para bikers berpartisipasi untuk menyediakan jasa tur menggunakan motor tua ataupun jenis motor lainnya yang bergaya klasik.

“Saya mengusulkan mereka berpartisipasi dalam kegiatan ekonomi pariwisata. Jadi seperti di luar negeri ada turis-turis pikniknya naik motor jadulan,” katanya. (ase)


Media Apa Kabar menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redapakabarnews@gmail.com, dan redaksi@apakabarnews.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

Trending