Connect with us

JAWA BARAT

Iriawan Dapat Dukungan Sesepuh-Ulama Jabar

Published

on

Pejabat Gubernur Jawa Barat, Moch. Iriawan.

Apakabarnews.com, Bandung – Pejabat Gubernur Jawa Barat Moch. Iriawan mendapatkan dukungan untuk menjalankan tugasnya dari sesepuh dan ulama yang berpengaruh di Jawa Barat seperti Ketua Umum MUI Jabar KH M.Sudja’i, Ketua Umum MUI Kota Bandung KH Miftah Faridl, dan pimpinan Pondok Pesantren Daarut Tauhid KH Abdullah Gymnastiar.

“Saya percaya beliau (M Iriawan) akan jaga sebaik-baiknya amanah ini, beliau tidak mau mengecewakan orang tuanya dan karirnya juga tidak mau diakhiri dengan sesuatu yang tidak baik. Saya percaya pada beliau,” kata Aa Gym dalam siaran pers Biro Humas dan Protokol Setda Jawa Barat, Kamis (21/6/2018).

M Iriawan sebelumnya mengunjungi atau bersilaturahim ke sejumlah ulama salah satunya Aa Gym di Pondok Pesantren Daarut Tauhid Kota Bandung.

Aa Gym mengajak masyarakat untuk tidak menyangsikan sepak terjang pria yang akrab disapa Iwan Bule ini selama memimpin Jabar tiga bulan kedepan. Bila didapat menyalahi aturan, Aa Gym meminta masyarakat tak segan untuk mengingatkannya dengan cara yang baik.

“Aa menyarankan karena sekarang sudah dilantik kalau ada yang meragukan mari kita cermati bersama kalau nanti didapati ada yang kurang berkenan atau salah ya tentu ingkatkan dengan cara yang baik tapi kalau beliau ternyata menjalankan amanah ini dengan baik harus kita apresiasi. Kita tidak harus terus-menerus dengan perbedaan pendapat yang panas ya,” ujarnya.

Ia berpesan kepada M Iriawan untuk tidak takut pada siapapun selain Allah. Selama menjalankan tugas dengan ikhlas dan amanah Allah akan melindungi dan mengangkat derajatnya.

“Sing adil, sing amanah dan sing dekat dengan ulama dengan ikhlas,” ujar Aa Gym.

“Alhamdulillah saya bersyukur beliau rupanya dilantik kemarin dan langsung datang ke pesantren untuk silaturahmi, saya sangat menghargai bagaimana yang diberi amanah memimpin Jabar ini berkenan hadir,” lanjutnya.

Sementara itu, Pj Gubernur Jabar M Iriawan mengatakan bahwa hal itu merupakan kunjungan yang biasa dilakukan oleh pejabat baru.

“Ini kan silaturahim seperti biasa pejabat baru. Saya akan silaturahmi pada tokoh-tokoh dan sesepuh di Jabar dan akan datang ke beberapa pondok pesantren” kata Iriawan.

Usai bertemu Aa Gym, Iriawan juga bersilaturahmi pada KH. Miftah Faridl. Iriawan diterima Kiai Miftah di kediamannya di Sukaluyu Bandung dengan hangat. Diawali dengan shalat maghrib berjamaah, Iwan mendapat pesan-pesan dan doa untuk keberhasilan menjalankan tugas sebagai Pj Gubernur dari Kyai Miftah.

Dukungan serupa juga muncul dari Ketua MUI Jabar KH. M. Sudja i. Ia mengajak masyarakat untuk menerima M. Iriawan.

“Jabar itu nyunda dan nyantri. Itu ada pada diri Pa Iwan. Saya mengenal betul sejak jadi Kapolda. Beliau sering bersilaturahim dan bersama para ulama membangun sinergi membangun Jabar. Soal netralitas, jangan ragu lagi. Dia akan menjaga kredibilitasnya sebagai seorang perwira bhayangkara. Dia sejak dulu sudah netral, sekarang pun saya yakin beliau akan netral. Janganlah ada dugaan yang keliru kepadanya,” tutur Sudja’i.

Dukungan juga datang dari dari tokoh-tokoh Jawa Barat. Mantan Gubernur Jabar yang juga sesepuh Jabar, Solihin GP secara terbuka menyatakan dukungannya pada putra asli Jabar ini.

“Saya bersyukur Iriawan ditunjuk jadi Pj Gubernur Jabar. Sudahlah jangan diributkan. Saya sebagai sesepuh Jabar sangat mendambakan putra asli yang mengerti Jabar. Sekarang sudah terwujud eh masih ribut. Yang meributkan itu orang-orang yang tidak punya jasanya bagi Jabar. Sudah jangan didengar yang ribut-ribut itu. ‘Ngariweuhkeun’ saja. Kami ini ingin tenang untuk melaksanakan tugas yang baik bagi Jabar bagi nasional,” ujar pria yang akrab dipanggil Mang Ihin.

Sedangkan seniman dan musisi Acil Bimbo merasa bersyukur Iriawan jadi Pj Gubernur. Ia percaya Iwan Bule tidak akan merusak nama baiknya yang selama ini sudah diraihnya.

“Dia itu sangat mengenal potensi dan dinamika di Jabar karena pernah menjadi Kapolda Jabar. Dia juga sudah mendapat dukungan dari sesepuh Jabar. Dalam pertemuan sesepuh Jabar beberapa waktu lalu, kami sampaikan dukungan itu. Kalau ada yang protes silakan saja, tapi kami orang Jabar menerima dan mendukung kehadirannya sebagai Pj Gubernur Jabar,” kata Acil. (asd)


Media Apa Kabar menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redapakabarnews@gmail.com, dan redaksi@apakabarnews.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

JAWA BARAT

Tol Bocimi Siap Digunakan pada September 2018

Published

on

Jalan Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) siap digunakan pada September 2018.

Apakabarnews.com, Bandung РPenjabat Gubernur Jawa Barat Mochamad Iriawan memastikan bahwa Jalan Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) siap digunakan pada September 2018.

Iriawan di Bandung, Rabu (11/7/2018) mengatakan kepastian tersebut diperolehnya dari pengembang saat melakukan peninjauan ke sejumlah titik tol Bocimi pada Selasa (10/7/2018).

Ia mengatakan konstruksi “main toll road” atau jalur tol utama sepanjang 15,3 kilometer telah rampung dan tinggal penyelesaian pada marka jalan dan penunjang lain.

“Dua bulan lagi siap digunakan ya, jalan utamanya sudah selesai hanya tinggal bagian sisinya,” ujar Iriawan dalam siaran pers.

Dari hasil tinjauannya bersama Bupati Bogor Nurhayanti, Iriawan mencatat sejumlah masalah yang harus segera diatasi, salah satunya adalah pembebasan tanah untuk pembangunan jalan interchange ke arah Caringin.

“Yang menjadi catatan saya pembebasan tanah untuk interchange ke arah Caringin, ini harus segera dituntaskan,” katanya.

Bila Tol Bocimi ini rampung seluruhnya, akan memangkas waktu tempuh lebih cepat dari arah Sukabumi ke Jakarta maupun sebaliknya yang biasanya bisa memakan waktu hingga enam jam.

Selain meninjau proyek tol Bocimi, dalam kunjungan kerjanya ke Kabupaten Bogor, Penjabat Gubernur Jabar juga memantau proyek pembangunan Bendungan Sukamahi di Mega Mendung dan Bendungan Ciawi di Cipayung.

Setelah pembangunannya diresmikan oleh Presiden RI Joko Widodo beberapa waktu lalu, kedua bendungan tersebut terus dikebut penyelesaiannya.

Iriawan mengungkapkan, pembangunan Bendungan Sukamahi dan Ciawi merupakan salah satu solusi mengatasi banjir di Jakarta.

“Dua bendungan ini merupakan salah satu solusi atasi banjir di Jakarta yang kerap terjadi,” ungkapnya.

Iriawan mengatakan, tugas dari pemerintah daerah dalam pembangunan bendungan tersebut adalah pembebasan lahan dan menurutnya masih terdapat kendala pada pembebasan lahan ini.

Namun Iriawan optimis dua bendungan tersebut akan selesai sesuai target yang ditetapkan pemerintah pusat yaitu bulan Desember 2019.

“Kendala di pembebasan lahan ya, dan menjadi bahan diskusi bersama kami.”

Upaya pembebasan lahan akan terus kami komunikasikan bersama Bupati Bogor khususnya terkait data dan anggaran,” katanya.

Bila dua bendungan ini telah rampung, selain berfungsi sebagai pengendali banjir, juga akan menjadi destinasi wisata baru khususnya bagi masyarakat Bogor.

“Pastinya akan muncul tujuan wisata baru di Bogor yaitu dua bendungan ini,” kata Iriawan. (asd)


Media Apa Kabar menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redapakabarnews@gmail.com, dan redaksi@apakabarnews.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

HUKUM

Dua Terduga Teroris Mengaku Berasal dari Jakarta

Published

on

Dua orang terduga teroris yang ditangkap di Kampung Nangklak, Kabupaten Sukabumi.

Apakabarnews.com, Sukabumi – Dua orang terduga teroris yang ditangkap di Kampung Nangklak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat mengaku kepada pemilik kontrakan berasal dari Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta.

“Sejak mengontrak pada 22 Juni 2018, keluarga ini hanya bilang berasal dari Jakarta saat diminta KTP atau kartu keluarganya tidak pernah memberikan dengan alasan kecopetan, sehingga tidak ada identitasnya,” kata pemilik kontrakan Mumuh, di Sukabumi, Senin (9/7/2018).

Ternyata kontrakan yang berada di Kampung Cibuntu, Desa Pasawahan, Kecamaran Cicurug tersebut diisi dua keluarga dengan rincian dua pria, dua wanita, dan dua anak-anak.

Menurutnya, selama mengontrak rumahnya, dua keluarga terduga teroris tersebut tidak menunjukkan perilaku yang aneh. Mereka kerap terlihat berbelanja ke warung yang tidak jauh dari kontrakan.

Karena itu, ia dan istrinya mengaku terkejut dan tidak menyangka keluarga yang mendiami kontrakannya tersebut terlibat terorisme.

“Tidak ada yang aneh dari keluarga ini, bahkan saya sering mendengar mereka mengaji dan juga tidak tertutup sehingga kami tidak mencurigainya,” katanya lagi.

Mumuh mengatakan kontrakan yang dihuni enam jiwa tersebut hanya berukuran 5×6 meter persegi. Hingga saat ini dua istri terduga teroris tersebut masih diperiksa intensif di Mapolsek Cicurug, namun awak media belum mendapatkan keterangan resmi dari pihak kepolisian. (aar)


Media Apa Kabar menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redapakabarnews@gmail.com, dan redaksi@apakabarnews.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

JAWA BARAT

Presiden Jokowi Minta Kandungan Biodiesel Jadi 30 Persen

Published

on

Presiden RI, Joko Widodo.

Apakabarnews.com, Bogor – Presiden Joko Widodo meminta kandungan biodiesel di bahan bakar minyak (BBM) ditingkatkan menjadi 30 persen sebagai satu langkah menghadapi tekanan ekonomi global.

“Bapak Presiden juga sampaikan adalah terkait dengan biodiesel, dimana penggunaan biodiesel 20 persen, dan sekaligus juga dikaji penggunaan biodiesel ke 30 persen,” kata Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto usai rapat terbatas yang membahas tekanan ekonomi global terhadap kurs rupiah dan ekonomi nasional yang dipimpin Presiden Joko Widodo di Istana Bogor, Jawa Barat, Senin (10/7/2018).

Airlangga mengatakan pemerintah akan meningkatkan konsumsi daripada biodiesel sebesar 500.000 ton per tahun.

“Nah, ini yang Bapak Presiden minta untuk segera dibuatkan kajiannya,” kata Menperin yang didampingi Kepala BKPM Thomas Lembong untuk menyampaikan hasil rapat terbatas yang menyikapi kondisi perekonomian, baik makro maupun mikro di dunia dan dalam negeri.

Selain itu, kata Menperin, dalam rapat juga diminta mengkaji industri-industri nasional yang bisameningkatkan utilisasinya, melakukan ketersediaan bahan baku di dalam negeri, contohnya korporasi-korporasi seperti di Tuban yang bisa menyediakan bahan baku Petrokimia maupun BBM.

Airlangga mengungkapkan bahwa rapat terbatas yang dipimpin Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Jusuf Kalla ini membahas upaya untuk memperkuat perekonomian nasional, juga memberi ketentraman kepada industri nasional, atau para pengusaha serta iklim investasi.

“Beberapa catatan dari rapat tadi adalah bagaimana kita meningkatkan ekspor dan juga melakukan optimalisasi terhadap impor, dan juga mengembangkan substitusi impor agar perekonomian semakin kuat,” kata Airlangga.

Menperin mengatakan bahwa Presiden sudah menyampaikan untuk melakukan optimalisasi “tool fiscal”, baik berbentuk bea keluar, bea masuk, maupun harmonisasi bea masuk itu sendiri, agar industri mempunyai daya saing dan mampu melakukan export.

Menperin juga mengatakan bahwa upaya pemerintah dalam menghadapi tekanan ekonomi global ini adalah dengan melakukan jaminan terhadap ketersediaan bahan baku dan memberikan insentif-insentif agar expor bisa ditingkatkan.

Terkait investasi, lanjut Menperin, akan memberikan insentif untuk melakukan relokasi pabrik, misalnya dari Jawa, industri yang sudah padat karya dari wilayah Jawa Barat ke wilayah lain, termasuk misalnya Jawa Tengah.

“Pemerintah juga akan memberikan insentif untuk usaha-usaha kecil menengah, terutama di bidang furniture, misalnya nanti SVLK (Sistem Verifikasi Legalitas Kayu) itu akan dibiayai atau disubsidi oleh pemerintah,” jelasnya.

Selain mendorong pengembangan industri substitusi impor, langkah-langkah lain yang ditempuh untuk menghadapi tekanan ekonomi global ini adalah pemberian insentif untuk menggenjot ekspor dan UMKM, penyederhanaan perizinan investasi, hingga memaksimalkan sektor pariwisata untuk mendulang devisa.

Juga memaksimalkan untuk pariwisata, diantaranya perkembangan airport dan pengembangan “low cost carrier (LCC)”, sehingga pariwisata ini adalah salah satu sektor yang cepat yang bisa digenjot, kata Airlangga. (jks)


Media Apa Kabar menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redapakabarnews@gmail.com, dan redaksi@apakabarnews.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

Trending