Connect with us

SPORT

Tunisia Hanya Miliki Satu Kiper di Pertandingan Akhir Piala Dunia

Published

on

Tunisia akan memakai kiper pilihan ketiga mereka dan penyerang Fakhreddine Ben Youssef berperan sebagai pelapisnya pada pertandingan terakhir mereka di Piala Dunia.

Apakabarnews.com, Saransk – Tunisia akan memakai kiper pilihan ketiga mereka dan penyerang Fakhreddine Ben Youssef berperan sebagai pelapisnya pada pertandingan terakhir mereka di Piala Dunia melawan Panama, setelah FIFA menolak permintaan mereka untuk menambahi kiper pengganti ke dalam skuad.

Kiper pilihan pertama dan kedua Tunisia tidak dapat dimainkan setelah keduanya mengalami cedera di turnamen ini, dan mereka menerbangkan Moez Ben Cherifia dari klub juara Esperanza ke Moskow pada Rabu, dengan harapan ia mungkin dapat dimasukkan ke dalam skuad.

Namun Federasi Sepak Bola Tunisia berkata pada Kamis bahwa permintaan mereka ditolak FIFA dan mereka harus menggunakan pemain-pemain yang ada di skuad saat ini.

Tunisia kehilangan kiper pertamanya Mouez Hassen saat ia baru bermain selam 16 menit pada pertandingan pertama melawan Inggris, ketika ia mengalami cedera bahu akibat bertubrukan dengan Jesse Lingard.

Farouk Ben Mustapha mengisi tempatnya saat mereka kalah 1-2 di Volgograd dan juga bermain saat timnya kalah 2-5 dari Belgia di Moskow sebelum mengalami kerusakan ligamen lutut saat berlatih pada Selasa.

FIFA mengizinkan pergantian untuk pemain yang cedera di Piala Dunia hanya sampai 24 jam sebelum pertandingan pertama tim, demikian Reuters.
Baca juga: Belgia lolos ke 16 besar usai libas Tunisia 5-2. (ant)


Media Apa Kabar menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redapakabarnews@gmail.com, dan redaksi@apakabarnews.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

SPORT

Phil Foden Perpanjang Kontrak Sampai 2024 dengan Manchester City

Published

on

Philip Walter Foden, adalah pemain sepak bola sebagai gelandang untuk klub Liga Premier Manchester City.

Apakabarnews.com, Jakarta – Pemain tengah Phil Foden menanda tangani perpanjangan kontrak berdurasi lima setengah tahun yang akan membuatnya bertahan sampai musim panas 2024 bersama Manchester City.

Seperti yang dikutip dari theguardian.com, Selasa (11/12/2018), pemain berusia 18 tahun tersebut telah menjadi tim inti sang juara pilihan pelatih Pep Guardiola dan penampilan terakhirnya adalah pada Sabtu lalu ketika City takluk 0-2 kepada tuan rumah Chelsea.

Secara keseluruhan, Foden telah tampil sebanyak 13 kali sepanjang musim ini dan Guardiola tampaknya puas serta sering memuji permainan Foden.

Txiki Begiristain, direktur olahraga Manchester City berujar: “Kami senang telah mengikat Phil untuk lima setengah tahun ke depan. Ia adalah pemain sangat berbakat, lahir serta besar di Kota Manchester, tempat ia ingin bermain sepak bola. Dibawah Pep dan bersama pemain di sekitarnya, ia mempunyai peluang sangat besar untuk berkembang.”

Perpanjangan kontrak Foden akan memupus kekhawatiran bahwa ia akan meninggalkan City demi untuk mendapatkan tempat sebagai pemain utama di klub lain, seperti yang dilakukan Jadon Sancho.

Sancho adalah pemain seusia Foden di Manchester City dan pada Agustus tahun lalu bergabung dengan Borussia Dortmund. (man)


Media Apa Kabar menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redapakabarnews@gmail.com, dan redaksi@apakabarnews.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

SPORT

Mourinho Umbar Pujian Meski Hanya Raih Hasil Imbang

Published

on

Pelatih Manchester United, Jose Mourinho.

Apakabarnews.com, Jakarta – Pelatih Manchester United, Jose Mourinho, mengumbar pujian kepada para pemainnya kendati hanya meraih hasil imbang 2-2 melawan Arsenal dalam laga pekan ke-15 Liga Inggris di Stadion Old Trafford, Manchester, Inggris, Kamis pagi (6/12/2018).

“Tentu bukan hasil yang kami inginkan, tapi apa mau dikata,” kata Mourinho menyikapi hasil imbang pemainnya selepas pertandingan sebagaimana dilansir laman resmi United.

“Semangat yang fantastis, komitmen fantastis, intensitas luar biasa, pergerakan dinamis, kesenangan untuk memberikan kekuatan penuh,” ucapnya.

Namun demikian, Mourinho mengakui bahwa para pemainnya kelelahan selepas peluit tanda laga usai dan tak sedikit diantaranya harus memainkan pertandingan dalam situasi yang sulit.

“Banyak pemain yang kesulitan. Ada beberapa penampilan yang baik, tapi mereka kesulitan,” katanya.

“Diogo Dalot, start pertama. Marcos Rojo, menit pertama. Matteo Darmian, start ketiga. Eric Bailly tak bermain dalam beberapa bulan. Chris Smalling, pemain yang luar biasa di tengah kesulitan yang dihadapinya,” ujarnya menambahkan.

Kendati demikian, Mourinho menilai bahwa para pemainnya memperlihatkan permainan yang luar biasa.

“Ya banyak tantangan dan kesulitan, namun para pemain meninggalkan jiwa mereka, mempertaruhkan semua yang mereka miliki di lapangan,” pungkasnya.

Hasil imbang membuat Manchester United kini mengoleksi 23 poin dan melorot ke urutan kedelapan klasemen, digusur Bournemouth (23) yang sehari sebelumnya meraih kemenangan. (G006). (gil)


Media Apa Kabar menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redapakabarnews@gmail.com, dan redaksi@apakabarnews.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

SPORT

Tes Pramusim, Yamaha Petik Hasil Positif di Valencia

Published

on

Maverick Vinales (Yamaha Factory Racing) turun di hari pertama tes pramusim MotoGP 2019 di Sirkuit Ricardo Tormo, Valencia, Spanyol, Selasa (20/11/2018).

Apakabarnews.com, Jakarta – Tim Yamaha Factory Racing menuai hasil positif ketika menjalani hari pertama tes pramusim MotoGP 2019 di Sirkuit Ricardo Tormo, Valencia, Selasa (20/11/2018) dengan kedua pebalapnya berada di peringkat tiga teratas.

Maverick Vinales keluar sebagai pebalap tercepat di hari pertama tes pramusim dengan mencetak waktu 1 menit 31,416 detik, sedangkan Valentino Rossi berada di peringkat tiga tercepat.

“Fokus utamanya adalah di mesin,” ungkap Vinales kepada MotoGP.com Selasa malam.

Vinales mengawali tes pramusim dengan menunggangi motor lamanya.

“Kemudian kami mengganti mesinnya dan kami merasakan kami tiba-tiba membaik di titik yang kami butuhkan. Saya sangat senang dan arah yang kami ikuti bersama Yamaha sudah berada di jalur yang tepat. Kami merasa lebih baik di tikungan, itu lah di mana kami harus memperbaiki diri dan kami sekarang mencoba mencari tahu bagaimana kami bisa meningkatkan akselerasi,” kata Vinales.

Vinales mengatakan perbedaan dari mesin 2018 dengan mesin 2019 adalah di engine breaking.

“Mesin baru ini jauh lebih baik. Tanpa mengerem terlalu banyak, saya bisa menghentikan motor lebih baik, jadi ini sangat membantu saya untuk menikung cepat tanpa menyiksa ban terlalu banyak,” kata Vinales, yang kali ini menggunakan nomor motor 12 itu.

Namun demikian, pekerjaan rumah bagi Yamaha masih banyak antara lain di akselerasi karena komponen elektronik bisa sering berganti ketika di trek.

“Jadi besok (Rabu) akan sangat penting untuk melakukan banyak lap dan mencoba memperbaiki akselerasi, yang mana kami harus berjuang lebih di sana,” kata Vinales.

Sementara itu, Rossi juga memberi hasil positif di hari pertama, walaupun tak bisa melanjutkan tes karena hujan.

“Pada akhirnya ini adalah hari yang positif tapi kami tidak memiliki waktu yang banyak,” kata pebalap asal Italia itu.

Rossi turun untuk membandingkan mesin lama dan mesin baru Yamaha yang akan digunakan tahun depan.

“Dan mesin itu cukup bagus, karena dia tidak terlalu memberi tekanan yang banyak kepada ban, jadi itu hasil kerja yang bagus,” kata The Doctor.

“Kami selalu bermasalah dengan degradasi ban, jadi kami mencoba membuat mesin yang lebih halus agar tidak terlalu memberi tekanan ke ban. Secara umum, seperti itu,” kata Rossi.

Juara dunia sembilan kali itu sepakat dengan rekan satu timnya bahwa mesin baru mereka membantu pengereman, tapi masih butuh peningkatan di akselerasi.

“Cukup membantu karena motor menjadi lebih mudah dikendarai dan kalian bisa lebih konstan. Soal akselerasi kurang lebih sama. Kami mencoba karakter yang lebih lembut untuk tidak terlalu banyak memutar ban dan itu cukup membantu,” kata Rossi.

Tapi itu belum cukup bagi Rossi.

Setelah membandingkan mesin lama dan mesin baru, pada hari kedua tes di Valencia, Yamaha akan menguji mesin spesifikasi kedua.

“Bagi saya, kedua tes ini bukan saja krusial tapi penting. Kami memiliki waktu hingga Februari untuk memilih mesin, tapi di tes ini, kami bisa memberikan indikasi untuk bekerja lebih di satu arah, jadi ini lah target kami untuk Valencia dan Jerez,” kata Rossi.

Hari kedua tes pramusim di Valencia akan digelar pada Rabu. (eko)


Media Apa Kabar menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redapakabarnews@gmail.com, dan redaksi@apakabarnews.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

Trending