Connect with us

INTERNASIONAL

Bursa Saham Tiongkok Ditutup Lebih Tinggi

Published

on

Bursa saham Tiongkok ditutup lebih tinggi pada perdagangan Jumat (29/6/2018).

Apakabarnews.com, Beijing – Bursa saham Tiongkok ditutup lebih tinggi pada perdagangan Jumat (29/6/2018) dengan Indeks Komposit Shanghai naik 2,17 persen menjadi 2.847,42 poin.

Indeks Komponen Shenzhen, yang melacak saham-saham di bursa kedua Tiongkok, berakhir menguat 3,39 persen menjadi 9.379,47 poin.

Sementara itu, indeks ChiNext, yang melacak saham-saham perusahaan sedang berkembang di papan bergaya NASDAQ Tiongkok, bertambah 4,08 persen menjadi ditutup di 1.606,71 poin. (ant)


Media Apa Kabar menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redapakabarnews@gmail.com, dan redaksi@apakabarnews.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

INTERNASIONAL

Lebih dari Seribu Warga Masih Hilang Setelah Badai Michael

Published

on

Badai Michael meratakan daerah perumahan di wilayah Florida Panhandle dan menewaskan sedikit-dikitnya 27 orang.

Apakabarnews.com, Florida – Lebih dari seribu orang pada Rabu (17/10/2018), masih hilang, satu minggu setelah badai Michael meratakan daerah perumahan di wilayah Florida Panhandle dan menewaskan sedikit-dikitnya 27 orang.

Kelompok beranggotakan ratusan tenaga sukarela bersama organisasi berpusat di Houston, CrowdSource Rescue, mencari keberadaan lebih dari 1.135 orang di Florida, yang kehilangan kontak dengan teman dan keluarga mereka, kata Matthew Marchetti, salah satu pediri CrowdSource Rescue.

Sebagian besar dari warga hilang itu tinggal di Panama City dan banyak di antaranya berasal kalangan manula, difabel, tak mampu atau yang hidup seorang diri, kata Marchetti, demikian Reuters melaporkan.

Pejabat Florida belum memberikan keterangan soal jumlah yang dianggap hilang. Mereka kemungkinan berada bersama kerabat dan teman dan belum tentu diperkirakan meninggal.

Korban tewas termasuk 17 orang di Florida, satu di Georgia, tiga di North Carolina dan enam di Virginia, menurut data yang dikumpulkan Reuters dari laporan-laporan resmi. Pihak berwenang mengatakan pemeriksa medis sedang menyelidiki apakah empat orang lain, yang meninggal di Florida adalah korban badai.

Baca juga: Badai terjang pantai timur Amerika Serikat, 2.400 penerbangan dibatalkan

Badai Michael menghantam jalur pantai barat laut Florida pada Rabu malam pekan lalu. Tiupan angin terkencang tercatat mencapai 250 kilometer per jam hingga menimbulkan gelombang air laut deras yang menghancurkan rumah-rumah.

Sekitar 35.000 warga Florida telah meminta bantuan Badan Pengelolaan Kedaruratan Federal (FEMA) karena badan tersebut sudah menyetujui bantuan senilai 1 juta dolar (lebih dari Rp15 miliar) bagi masyarakat di 12 kecamatan, kata juru bicara Ruben Brown di Tallahassee.

FEMA telah membagikan sekitar 4,5 juta makanan, lebih dari lima juta liter air dan sembilan juta keperluan bayi dan anak-anak balita, katanya.

Di Mexico Beach, yang terhantam Michael secara langsung, jumlah warga yang hilang menurun menjadi tiga orang pada Selasa, kata Rex Putnal, anggota dewan kota. Satu hari sebelumnya, jumlah itu mencapai 30 orang. Di kota berpenduduk 1,200 orang tersebut, hingga Senin dilaporkan dua warga meninggal.

Di wilayah tenggara AS, hampir 163.000 rumah dan tempat bisnis belum dialiri listrik lagi. Para warga di kota-kota yang terkena badai terpaksa memasak dengan membuat api dan menggunakan alat panggang.

Setidak-tidaknya 80 persen pelanggan di tiga kecamatan utama pedesaan Panhandle masih tanpa listrik hingga Selasa. Para pejabat mengatakan listrik kemungkinan baru akan tersedia setelah beberapa minggu.

Banyak wilayah lain juga bergelut selama berhari-hari tanpa ketersediaan air bersih. Sejumlah warga berkemah dengan membawa serta barang yang mereka bisa selamatkan.

Pemerintah negara bagian sedang menyebarkan es, air dan sekitar tiga juta makanan siap santap, kata kantor Gubernur Rick Scott.

Banyak warga menyatakan putus asa karena pemulihan jaringan nirkabel lambat. Kepala Komisi Komunikasi Federal Ajit Pai pada Selasa meminta perusahaan telepon nirkabel menghapus tagihan bagi pelanggan terdampak badai. (ant)


Media Apa Kabar menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redapakabarnews@gmail.com, dan redaksi@apakabarnews.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

INTERNASIONAL

Pengungsi Rohingya di India Berjuang Lawan Kebencian dan Takut Diusir

Published

on

Peter Maurer, Presiden International Committee of the Red Cross (ICRC).

Apakabarnews.com, Jammu – Beberapa jam setelah stasiun TV India menyiarkan negara itu memulangkan tujuh warga Rohingya ke Myanmar, Sahidullah mengatakan menerima panggilan telepon dari keponakannya, “Paman, mohon keluarkan kami dari sini. Mereka akan mengirim kami pulang juga.”

Sahidullah, warga Rohingya tinggal di daerah utara jauh India setelah melarikan diri pada 2010 dari yang disebut perburuan di Myanmar, yang mayoritas penduduknya beragama Buddha, mengatakan kerabatnya, Saidur Rahman, 40 tahun, ditempatkan di salah satu dari beberapa pusat penahanan bagi pendatang gelap di negara bagian Assam, India timur laut.

Rahman, katanya, dipenjara bersama dengan saudaranya dan delapan kerabatnya lain sejak ditangkap pada 2012 di satu stasiun kereta api ketika mereka melarikan diri ke India melalui Bangladesh. Sahidullah mengambil jalur sama dua tahun kemudian, tetapi seperti banyak yang lain telah meloloskan diri dari penahanan.

Menurut Sahidullah, Rahman menelponnya ketika dibawa untuk menjalani pemeriksaan kesehatan berkala pada 3 Oktober 2018, hari ketika India memindahkan tujuh pria Rohingya keluar dari pusat penahanan yang sama dan membawa mereka ke perbatasan, demikian Reuters melaporkan.

Mereka diserahkan kepada penguasa Myanmar hari berikutnya. Ini merupakan deportasi pertama orang-orang Rohingya, yang menimbulkan kepanikan di kalangan sekitar 40.000 pengungsi yang menyelamatkan diri ke India dari negara tetangganya.

Sekitar 16.500 pengungsi seperti Sahidullah, telah diberi kartu identitas Komisaris Tinggi PBB untuk Pengungsi (UNHCR) yang menyatakan bantu mereka “cegah pelecehan, penangkapan sewenang-wenang, penahanan dan deportasi”.

India menyatakan pihaknya tidak mengakui kartu-kartu itu dan telah menolak sikap PBB bahwa mendeprotasi orang-orang Rohingya melanggar prinsip penolakan pemulangan pengungsi ke tempat asal mereka akan menghadapi bahaya.

“Siapapun yang telah memasuki negara tanpa izin yang sah dipandang ilegal,” kata A. Bharat Bhushan Babu, juru bicara Kementerian Urusan Dalam Negeri. “Berdasarkan atas undang-undang, siapapun yang ilegal akan dipulangkan. Berdasarkan atas undang-undang, mereka akan dikembalikan.”

Dalam beberapa hari lalu, Reuters mewawancarai sejumlah orang Rohingya di dua tempar permukiman, satu di kota Jammu dan satu lagi di Delhi, ibu kota India, dan menemukan para pengungsi merasa dikata-katai.

Sekarang, banyak yang takut pemerintah nasionalis Hindu di bawah Perdana Menteri Narendra Modi bertindak atas dasar sikap yang sudah dinyatakannya untuk mengusir semua pengungsi Rohingya, yang Muslim, dari negara itu. Dengan pemilihan umum dijadwalkan berlangsung pada Mei, mereka khawatir menjadi sasaran siasat kerakyatan, yang digunakan Modi dan sekutunya. (ant)


Media Apa Kabar menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redapakabarnews@gmail.com, dan redaksi@apakabarnews.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

INTERNASIONAL

Istri Najib Razak Dikenai 17 Dakwaan

Published

on

Istri mantan Perdana Menteri Malaysia Datuk Seri Najib Tun Razak, Datin Seri Rosmah Mansor.

Apakabarnews.com, Kuala Lumpur – Istri mantan Perdana Menteri Malaysia Datuk Seri Najib Tun Razak Datin Seri Rosmah Mansor dikenai 17 dakwaan terkait tindak pidana pencucian uang dalam persidangan di Mahkamah Sesyen Kuala Lumpur, Kamis (4/10/2018).

Dalam sidang tersebut Rosmah Mansor didakwa melakukan pencucian uang dengan total RM7,097,750 dengan menggunakan rekening Affin Bank Berhad mulai 4 Desember 2013 hingga 1 Mei 2018.

Mahkamah Sesyen Kuala Lumpur membenarkan Datin Seri Rosmah Mansor membayar ikat jamin RM2 juta dengan dua orang penjamin terhadap 17 tuduhan terkait pencucian uang dengan syarat menyerahkan dua paspor kepada mahkamah dan tidak mengganggu saksi serta bakal saksi pendakwaan.

Hakim Azura Alwi juga membenarkan permohonan Rosmah yang dilakukan tujuh pengacara yang diketuai Datuk K. Kumaraendran untuk membayar ikat jamin RM500,000 Kamis ini dan sisanya pada atau sebelum 11 Oktober 2018.

Sebelumnya Rosmah mengaku tidak bersalah terhadap tuduhan terkait Undang-Undang Pencegahan Pencucian Uang, Pencegahan Pembiayaan Terorisme dan Hasil Daripada Aktifitas Haram (AMLATFPUAA) 2001.

Rosmah tiba di Kompleks Mahkamah Sesyen Kuala Lumpur di Jalan Duta pada 08.27 pagi dengan mengendarai kendaraan Toyota Alphard berwarna hitam dengan diiringi sepeda motor dan mobil patroli polisi.

Dengan memakai baju kurung dan selendang jingga dia masuk ke lobi mahkamah dengan diiringi beberapa petugas Suruhanjaya Pencegahan Rasuah Malaysia (SPRM).

Sementara itu Mahkamah Tinggi Kuala Lumpur Kamis (4/10/2018) menetapkan 31 Oktober 2018 jam 15.00 petang sebagai waktu manajemen kasus bagi tujuh pertuduhan yang dikenakan atas bekas Perdana Menteri, Datuk Seri Najib Tun Razak.

Proses sidang dihadapan Hakim Mohd Nazlan Mohd Ghazali menetapkan tanggal tersebut setelah pengacara Datuk Shafee Abdullah mendakwa tidak menerima dokumen 51A dalam bentuk cetak.

Shafee berkata pihaknya hanya menerima dokumen dalam bentuk CD yang di mana ada beberapa dokumen tidak lengkap.

Wakil Jaksa Datuk Sulaiman Abdullah ketika ditemui mengatakan kasus seperti ini memang semestinya menggunakan dokumen yang banyak kerana melibatkan transaksi uang.

Sulaiman menegaskan pihaknya mempunyai tanggung jawab besar untuk menyelesaikan kasus ini dan akan menegakkan kebenaran mengikuti undang-undang.

Pihak pendakwa dalam kasus Najib juga memohon supaya pembicaraan dapat dipindah ke Mahkamah Persekutuan di Putrajaya.

Mantan Perdana Menteri tersebut tiba di Mahkamah Tinggi Kuala Lumpur pada jam 08.40 pagi dengan diiringi oleh petugas kepolisian. (ags)


Media Apa Kabar menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redapakabarnews@gmail.com, dan redaksi@apakabarnews.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

Trending