Connect with us

INTERNASIONAL

Seorang Wartawan Meksiko Dibunuh Jelang Pemilu

Published

on

Kasus pembunuhan wartawan ini merupakan yang terkini jelang pemilihan presiden yang diwarnai kekerasan.

Apakabarnews.com, Mexico City – Seorang wartawan Meksiko dibunuh di negara bagian Quintana Roo, kata pihak berwenang pada Sabtu (30/6/2018).

Kasus pembunuhan ini merupakan yang terkini jelang pemilihan presiden yang diwarnai kekerasan.

Jose Guadalupe Chan Dzib dibunuh di desa Saban, kotapraja Jose Maria Morelos, kata pemerintah dalam satu pernyataan.

Media lokal melaporkan bahwa ia ditembak hingga mati di sebuah bar sekitar pukul 22.00 waktu setempat pada Jumat (29/6/2018).

“Kami mengutuk insiden ini dan meminta kantor kejaksaan agung agar menyelidikinya,” demikian pernyataan itu seperti dilansir Reuters.

“Kami mengulangi kembali komitmen kami untuk menjamin pemilihan berlangsung damai pada Minggu, 1 Juli.”

Para pemilih menuju ke tempat-tempat pemungutan suara pada Minggu, dengan Andres Manuel Lopez Obrador diperkirakan jadi pemenang dalam pemilu.

Pemilihan tahun 2018 di Meksiko telah menjadi salah satu peristiwa yang paling rawan dalam sejarah modern karena puluhan politisi terbunuh di seantero negeri itu.

Meksiko merupakan salah satu negara yang paling berbahaya di dunia bagi wartawan – 45 wartawan telah dibunuh di Meksiko sejak tahun 1992 menurut Komite untuk Melindungi Wartawan yang berbasis di Amerika Serikat.

Quintana Roo sebelumnya merupakan salah satu negara bagian yang paling aman, dengan banyak turis berdatangan dan resor-resor Karibia, tetapi keamanan telah memburuk cepat dalam beberapa tahun terakhir karena kelompok-kelompok kriminal berkelahi untuk menguasai pasar-pasar obat bius yang mendatangkan keuntungan. (ant)


Media Apa Kabar menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redapakabarnews@gmail.com, dan redaksi@apakabarnews.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

INTERNASIONAL

AS Hukum 17 Warga Saudi Terkait Pembunuhan Khashoggi

Published

on

Menteris Keuangan AS, Steve Mnuchin.

Apakabarnews.com, Washington – Departemen Keuangan Amerika Serikat pada Kamis (15/11/2018) mengumumkan hukuman terhadap 17 warga negara Arab Saudi atas peran mereka dalam pembunuhan wartawan Jamal Khashoggi di Konsulat Saudi di Istanbul, Turki.

Langkah itu adalah tindakan nyata pertama pemerintahan Presiden Donald Trump dalam kematian wartawan tersebut pada bulan lalu.

Yang akan dihukum itu termasuk Saud al-Qahtani, mantan pembantu utama Putra Mahkota Mohammed bin Salman, serta Konsul Jenderal Saudi Mohammed Alotaibi.

Hukuman akan dilaksanakan di bawah Undang-Undang Pertanggungjawaban Hak Asasi Manusia Magnitsky Dunia, yang membidik pelaku pelanggaran berat hak asasi manusia dan korupsi.

Pengumuman itu tidak biasa bagi Washington, yang jarang menjatuhkan hukuman kepada Riyadh.

“Semua orang itu, yang membidik dan membunuh secara keji wartawan, yang tinggal dan bekerja di Amerika Serikat, harus menghadapi akibat dari tindakan mereka,” kata pernyataan AS Hukum 17 Warga Saudi Terkait Pembunuhan Khashoggi.

Ia menambahkan bahwa Washington terus berusaha memastikan yang terjadi dan akan meminta pertanggungjawaban semua yang ditemukan bertanggung jawab atas kematian Khashoggi.

“Pemerintah Arab Saudi harus mengambil langkah tepat untuk mengakhiri pembidikan pembangkang politik atau wartawan,” kata Mnuchin.

Di antara yang lain yang menghadapi hukuman itu adalah Maher Mutreb, pembantu Qahtani, yang muncul dalam foto dengan Pangeran Muhammad dalam kunjungan resmi ke Amerika Serikat dan Eropa pada tahun ini.

Kantor kejaksaan Arab Saudi pada Kamis menyatakan mengupayakan hukuman mati bagi lima dari 11 tersangka, yang dituduh membunuh Khashoggi, sementara kerajaan itu mencoba membendung kemelut terbesar politik dalam satu angkatan.

Khashoggi, orang dalam kerajaan itu namun kemudianmenjadi penentang kebijakan Saudi, dibunuh dengan suntikan mematikan di Konsulat Saudi di Istanbul pada 2 Oktober sesudah berkelahi,  kata wakil jaksa dan juru bicara Shalaan al-Shalaan kepada wartawan.

Shalaan menyatakan Pangeran Salman tidak tahu apa-apa tentang gerakan itu. Jasad Khashoggi dimutilasi, dibawa keluar dari gedung itu dan diserahkan ke kaki tangan “setempat” yang tidak dikenal.  (boy)


Media Apa Kabar menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redapakabarnews@gmail.com, dan redaksi@apakabarnews.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

INTERNASIONAL

Jumlah Korban Jiwa dalam Kebakaran Hutan California Jadi 48

Published

on

Kebakaran hutan paling maut dan menghancurkan dalam sejarah California.

Apakabarnews.com, Paradise – Jasad lima lagi korban tewas ditemukan pada Selasa (13/11/2018) di sebuah kota di California utara, yang dilalap api pekan lalu, sehingga membuat jumlah korban jiwa akibat kebakaran itu bertambah menjadi 48 orang.

Kebakaran itu sendiri merupakan kebakaran hutan paling maut dan menghancurkan dalam sejarah California.

Data terbaru mengenai jumlah korban tewas tersebut diungkapkan Sheriff Butte County, Kory Honea, setelah tim-tim forensik bersama anjing-anjing pelacak jasad menyisir bagian-bagian tertutup debu dan reruntuhan yang hangus terbakar di kota kecil di

kaki gunung Sierra, Paradise, yang berada sekitar 280 kilometer di utara San Francisco.

Honea mengatakan, pada beberapa kasus, para korban hangus terbakar hingga sulit dikenali jati dirinya atau bahkan alat pengenal sidik jari tidak dapat digunakan karenanya.

Ia sebelumnya mengungkapkan 228 orang masih tercatat hilang. Namun, ia mengatakan pada Selasa malam bahwa jumlah itu berubah. Ia mengatakan pihaknya berencana segera mengumumkan daftar baru orang-orang yang hilang dan akan meminta masyarakat untuk membantu mencari keberadaan mereka.

Honea mengatakan 100 tentara Garda Nasional dikerahkan atas permintaannya untuk membantu upaya pencarian sisa-sisa jenazah yang ditinggalkan Kebakaran Camp.

Upaya pencarian para korban itu ditingkatkan pada hari keenam kebakaran, yang telah melalap hangus 8.800 rumah dan bangunan, termasuk sebagian besar yang berada di Paradise.

Paradise merupakan kota kecil berpenduduk 27.000 orang dan sebagian besar wilayahnya musnah setelah api mulai berkobar di kota itu pada Kamis pekan lalu.

Lebih dari 50.000 warga di kawasan itu masih di bawah perintah evakuasi.

Kebakaran maut, ,hingga Selasa telah menghanguskan semak belukar seluas 52.600 hektar.

Di California selatan, Kebakaran Woolsey telah menewaskan dua orang, menghancurkan lebih dari 400 bangunan serta membuat sekitar 200.000 orang terpaksa mengungsi di gunung dan kaki pegunungan dekat wilayah kota pantai barat Los Angeles, Malibu.

Jumlah korban tewas sebanyak 48 itu jauh melebihi catatan sebelumnya dalam hal kebakaran hutan paling maut dalam sejarah California. Pada 1933, 29 orang tewas karena kebakaran Griffith Park di Los Angeles. (ant)


Media Apa Kabar menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redapakabarnews@gmail.com, dan redaksi@apakabarnews.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

INTERNASIONAL

Mesir Desak Israel Hentikan Kekerasan di Gaza

Published

on

Mesir mengatakan kepada Israel tentang perlunya berkomitmen pada proses penghentian peningkatan kekerasan serta meningkatkan upaya dengan pihak Palestina.

Apakabarnews.com, Kairo – Mesir mengatakan kepada Israel pada Senin (12/11/2018) tetangganya itu perlu menghentikan peningkatan kekerasan di Jalur Gaza, demikian dilaporkan TV negara, yang mengutip beberapa sumber.

Menurut sumber-sumber itu, Mesir mengatakan kepada Israel tentang perlunya berkomitmen pada proses penghentian peningkatan kekerasan serta meningkatkan upaya dengan pihak Palestina terkait hal tersebut.

Sementara itu, pemimpin Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) mendesak masyarakat internasional pada Selasa (13/11/2018) untuk melindungi Jalur Gaza setelah Israel melancarkan serangan udara terhadap daerah kantong tersebut.

Komite Pelaksana Sekretaris Jenderal PLO Saeb Erekat mengatakan melalui Twitter bahwa semua serangan Israel akan dilaporkan kepada Mahkamah Pidana Internasional.

“Kami menyeru masyarakat internasional agar melakukan apa saja yang diperlukan untuk mencegah pembantaian massal baru di Jalur Gaza Palestina,” kata Erekat, sebagaimana dilaporkan Kantor Berita Anadolu –yang dipantau Antara di Jakarta, Selasa pagi.

Israel melancarkan serangan udara terhadap Jalur Gaza pada Senin (12/11), setelah beberapa roket ditembakkan ke permukiman Yahudi. Tiga orang Palestina wafat dalam serangan itu dan sembilan lagi cedera.

Militer Israel menyatakan 200 roket ditembakkan dari Jalur Gaza sejak Senin, tapi sistem pertahanan udara negeri tersebut –Iron Dome– mencegat 60 dan sebagian besar sisanya jatuh di tanah kosong.

Roket yang ditembakkan dari Jalur Gaza melukai 21 orang Yahudi, termasuk seorang tentara Israel yang menderita luka parah.

Militer Israel pada Senin malam mengirim tank ke Jalur Gaza, di tengah ketegangan yang meningkat di wilayah itu.

Menurut wartawan Anadolu di daerah tersebut, tank dikerahkan dari berbagai wilayah Israel untuk mendukung tentara Israel yang ditempatkan di sepanjang perbatasan Jalur Gaza.

Sementara itu, militer Israel menyatakan telah menyerang lebih dari 70 posisi yang memiliki hubungan dengan gerakan perlawanan –HAMAS dan Jihad Islam– di dalam Jalur Gaza sebagai reaksi dari penembakan sejumlah roket dari daerah kantong Palestina tersebut.

Militer Israel juga mengumumkan akan mengirim dua lagi sistem pertahanan Iron Dome ke wilayah itu.

Jet tempur Israel pada Senin malam menyerang sejumlah posisi di seluruh Jalur Gaza, yang menghadapi blokade.

Uni artileri di dekat zona penyangga Israel-Jalur Gaza dilaporkan telah menyerang pusat kegiatan Palestina di bagian tengah Jalur Gaza, selain posisi kelompok perlawanan di Jabalia dan Deir Al-Balah.

Sementara itu, helikopter bermeriam Israel dilaporkan juga menyerang beberapa posisi di bagian selatan Jalur Gaza. Di dalam pernyataan bersama, faksi perlawanan Palestina mengumumkan mereka telah mulai menembakkan roket ke dalam wilayah Israel Selatan sebagai tanggapan dari penyerbuan militer Israel ke dalam wilayah Jalur Gaza Selatan pada malam hari. (ant)


Media Apa Kabar menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redapakabarnews@gmail.com, dan redaksi@apakabarnews.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

Trending