Connect with us

POLITIK

Mensesneg : Soal Cawapres, Presiden Sampaikan Sendiri ke JK

Published

on

Menteri Sekretaris Negara, Pratikno.

Apakabarnews.com, Jakarta – Menteri Sekretaris Negara Pratikno mengatakan Presiden Joko Widodo akan menyampaikan langsung kepada Wakil Presiden Jusuf Kalla terkait daftar nama calon wakil presiden pendampingnya di Pilpres 2019.

“Kalau soal itu (cawapres), ya Pak Presiden sama Pak Wapres. Yang menyampaikan dengan Pak JK ya Pak Presiden sendiri, aku level teknis saja,” kata Pratikno usai menghadap Wapres Jusuf Kalla di Kantor Wakil Presiden Jakarta, Selasa sore (10/7/2018).

Wapres Jusuf Kalla memanggil Pratikno ke Kantor Wapres, Selasa sore, untuk melakukan pertemuan tertutup selama satu jam. Pratikno tiba di Kantor Wapres pukul 16:00 WIB dengan mengendarai mobil dinas dengan nomor registrasi RI 14.

Usai pertemuan, Pratikno meninggalkan Kantor Wapres sekitar pukul 16:58 WIB.

Sebelumnya, usai menghadiri Sarasehan Nasional “Merawat Perdamaian: Belajar dari Resolusi Konflik dan Damai di Maluku untuk Indonesia yang Bersatu, Berdaulat, Adil dan Makmur” di Hotel JS Luwansa Jakarta, Selasa siang, Wapres mengaku belum mendapatkan daftar nama calon wakil presiden pilihan Jokowi untuk Pilpres 2019. “Belum, belum (tahu),” kata Wapres di Hotel JS Luwansa Jakarta, Selasa siang.

Namun demikian, Jusuf Kalla mengaku akan memberikan dukungannya kepada Presiden Joko Widodo di sisa masa pemerintahan Kabinet Kerja hingga Oktober 2019 mendatang.

“Ya tentu sebagai wapres, mendukung dong Pak Jokowi, supaya dapat melanjutkan program yang kita jalankan bersama,” tambahnya.

Sementara itu, Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan selaku pengusung Joko Widodo sedang melakukan seleksi nama pendamping Presiden Jokowi untuk periode kedua.

Ketua DPP PDI Perjuangan Hendrawan Supratikno mengatakan saat ini partainya masih mematangkan daftar nama prioritas calon wakil presiden yang akan mendampingi Joko Widodo yang jumlahnya mencapai tiga hingga lima orang.

“Sekarang sudah masuk daftar prioritas sebanyak tiga hingga lima orang. PDIP ada daftar panjang, pendek dan prioritas cawapres, daftar panjang 15-20 nama, daftar pendek 5-10 nama dan prioritas 3-5 orang,” kata Hendrawan.

PDI Perjuangan menyebut nama Jusuf Kalla dan Pratikno masuk ke dalam Tim Internal penjaringan bakal calon wapres untuk Joko Widodo. (nin)


Media Apa Kabar menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redapakabarnews@gmail.com, dan redaksi@apakabarnews.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

POLITIK

Harga Telur Ayam Melonjak, Anggota DPR Prihatin

Published

on

Anggota Komisi VI DPR, Hamdhani.

Apakabarnews.com, Jakarta – Anggota Komisi VI DPR Hamdhani mengutarakan rasa keprihatinannya mengenai kenaikan yang cukup tinggi yang melanda komoditas telur ayam di berbagai wilayah seperti di DKI Jakarta dan diharapkan persoalan itu dapat diantisipasi kementerian terkait.

“Saya prihatin dengan tingginya harga telur ayam, padahal ini bukan hari raya atau hari istimewa lainnya,” kata Hamdhani dalam rilis di Jakarta, Kamis (19/7/2018).

Untuk itu, ujar dia, pemerintah baik Kementerian Perdagangan dan Kementerian Pertanian agar dapat mencari solusi terkait permasalahan tersebut.

Politisi Nasdem itu berpendapat bahwa sudah selayaknya kementerian terkait turun langsung ke pasar-pasar untuk memastikan baik ketersediaan maupun pasokan telur ayam, agar tidak ada terjadi permainan terkait kenaikan ini.

Ia juga menginginkan pemerintah baik pusat maupu daerah dapat memberikan bantuan yang memadai agar bisa memaksimalkan para peternak dalam beternak unggas.

Di wilayah DKI Jakarta, sebagaimana diberitakan sejumlah media, Pemprov DKI Jakarta telah memberikan bantuan berupa telur ayam bagi warga DKI dengan menggunakan Kartu Jakarta Pintar (KJP).

Dalam rangka memenuhi kebutuhan tersebut, dilaporkan bahwa Pemprov DKI Jakarta telah bekerja sama dengan Pemerintah Daerah Blitar di Jawa Timur untuk dapat memenuhi pasokan telur ayam itu.

Sebelumnya, harga telur ayam di pasar tradisional wilayah Jakarta Barat naik menjadi Rp28.000 per kilogram pada Rabu (18/7).

Beberapa kios yang menjual telur ayam, menurut pantauan Antara di sekitar Pasar Palmerah, Jakarta Barat, rata-rata mematok harga terendah sekitar Rp28ribu per kilogramnya.

Harga tersebut mengalami kenaikan sekitar Rp2000 dibandingkan dua hari lalu yang sempat turun drastis, dari Rp 30ribu pada Jumat (13/7) menjadi Rp26ribu.

Sementara itu, Ketua Satgas Pangan Polri Irjen Polisi Setyo Wasisto mengatakan pihaknya sedang menelusuri penyebab kenaikan harga telur ayam yang saat ini melambung di pasaran.

“Ini sedang diteliti kalau ada yang main-main (mempermainkan harga),” kata Setyo di Mabes Polri, Jakarta, Rabu.

Terkait kenaikan harga ini, pihaknya mengatakan telah mengadakan rapat di Kementerian Perdagangan yang dihadiri oleh pihak Kemendag, Satgas Pangan, asosiasi peternak, pedagang dan integrator. (mrr)


Media Apa Kabar menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redapakabarnews@gmail.com, dan redaksi@apakabarnews.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

POLITIK

Prabowo Belum Pilih Siapa Cawapres Pendampingnya

Published

on

Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto.

Apakabarnews.com, Jakarta – Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto sampai saat ini belum memutuskan akan memilih siapa yang menjadi calon wakil presiden (cawapres) pendamping dirinya pada pemilu presiden 2019.

Ketua DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad mengatakan hal itu saat menjawab pertanyaan wartawan di Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, Kamis (19/7/2018).

“Saya tegaskan, sampai hari ini Pak Prabowo belum memutuskan siapa yang akan dipilih menjadi cawapres untuk mendampingi dirinya,” kata Sufmi Dasco Ahmad.

Menurut Sufmi, Prabowo Subianto sampai saat ini masih mengantongi beberapa nama bakal cawapres baik yang diusulkan partai politik mitra koalisi maupun tokoh dari luar partai politik. Rumor yang beredar beberapa nama tersebut antara lain, Ahmad Heryawan (PKS), Zulkifli Hasan (PAN), Gatot Nurmantyo (mantan Panglima TNI), dan Anies Baswedan (Gubernur DKI Jakarta).

Anggota Komisi III DPR RI ini menjelaskan, Prabowo saat ini masih terus membangun komunikasi secara intensif dengan pimpinan partai politik, pimpinan ormas keagaman, maupun tokoh nasional. Prabowo pada Selasa (17/7/2018) dikabarkan bertemu dengan ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani di Jakarta. Baik Prabowo maupun Puan Maharani, membenarkan kabar tersebut.

Ketika ditanya, apakah masih ada pertemuan berikutnya antara Prabowo dan Puan Maharani, Sufmi mengatakan, Prabowo masih akan melakukan komunikasi intensi dengan pimpinan partai politik, sampai sebelum tanggal 10 Agustus.

Prabowo juga mengunjungi Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), yang sedang dirawat di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta, pada Rabu (18/7/2018) petang. Usai pertemuan, Prabowo mengatakan, pertemuannya dengan sahabat lama. “Saya mengingatkan agar menjaga kesehatan. Harus agak santai,” katanya.

Sufmi juga menegaskan, Partai Gerindra masih berusaha merangkul partai politik sebanyak-sebanyaknya menjadi mitra koalisi. Partai Gerindra akan mengumumkan pasangan capres-cawapres sebelum tanggal 10 Agustus 2018.

KPU membuka pendaftaran pasangan capres-cawapres, pada 4-10 Agustus 2018. (rhr)


Media Apa Kabar menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redapakabarnews@gmail.com, dan redaksi@apakabarnews.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

POLITIK

PDIP Rekrut Caleg Artis Kuatkan Kepribadian Bangsa

Published

on

Katon Bagaskara, adalah artis yang menjadi bakal caleg dari PDI Perjuangan dari daerah pemilihan di Yogyakarta.

Apakabarnews.com, Jakarta – Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menegaskan PDI Perjuangan merekrut artis menjadi bakal calon anggota legislatif (bacaleg) dengan pertimbangan untuk menguatkan kepribadian bangsa dalam konteks kebudayaan.

“PDI Perjuangan tidak asal comot bakal caleg hanya karena memiliki elektoral tinggi. Kalaupun PDI Perjuangan merekrut para artis, mereka bukan sembarangan dipilih, tapi telah menjalani beberapa tahapan proses,” kata Hasto Kristiyanto, di kantor DPP PDI Perjuangan, Menteng, Jakarta, Rabu (18/7/2018).

Hasto mengatakan hal itu menjawab pertanyaan pers terkait banyaknya artis dan selebritis yang masuk dalam daftar bakal caleg PDI Perjuangan untuk DPR RI yang telah didaftarkan ke KPU, pada Selasa (17/7). PDI Perjuangan mendaftarn sebanyak 575 bakal caleg dari 80 daerah pemilihan ke KPU, beberapa di antaranya adalah artis.

Menurut Hasto, PDI Perjuangan tidak sembarangan merekrut artis, tapi melalui pertimbangan memiliki rekam jejak yang baik dan dapat memperkuat narasi cinta tanah air, dalam konteks memperkuat kepribadian bangsa Indonesia di bidang budaya.

Sejumlah artis dan selebritis yang menjadi bakal caleg dari PDI Perjuangan adalah, Kris Dayanti dari daerah pemilihan Jawa Timur V, Katon Bagaskara dari daerah pemilihan DI Yogyakarta, Ian Kasela dari daerah pemilihan Kalimantan Selatan, Harvey Malaiholo dari daerah pemilihan Papua Barat, dan Jeffry Woworuntu dari daerah pemilihan Maluku.

Sejumlah artis lainnya yang menjadi bakal caleg PDI Perjuangan adalah, Chicha Koeswoyo, Sari Yok Koeswoyo, Angel Karamoy, dan Kirana Larasati. “Para artis tersebut mendapat tugas untuk memperkuat kepribadian bangsa Indonesia di bidang budaya,” katanya. (iza)


Media Apa Kabar menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redapakabarnews@gmail.com, dan redaksi@apakabarnews.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

Trending