Connect with us

JAKARTA

Polisi Periksa Pemilik Ruko Meledak Grand Wijaya Center

Published

on

11 rumah toko (Ruko) terdampak efek ledakan tabung gas ukuran 12 kilogram di Grand Wijaya Center II Kebayoran Baru.

Apakabarnews.com, Jakarta – Penyidik Polres Metro Jakarta Selatan memeriksa pemilik rumah toko (ruko) yang meledak di Grand Wijaya Center II Kebayoran Baru.

“Kita sudah lakukan pemanggilan terhadap pemilil ruko untuk dimintai keterangan,” kata Kapolres Metro Jakarta Selatan Komisaris Besar Polisi Indra Jafar di Jakarta Kamis (11/7/2018).

BACA JUGA : 11 Ruko Ikut Terkena Dampak Ledakan di Kebayoran

Kombes Indra menambahkan polisi juga meminta keterangan lima saksi yang berada di lokasi kejadian.Kelima saksi itu yakni dua pedagang kaki lima dan tiga pegawai kasar yang menginap di ruko tersebut. 

Diungkapkan Indra, dua pedagang itu mengalami luka ringan akibat pecahan kaca terkena bagian kaki. Sementara itu, ketiga karyawan kasar yang diperiksa petugas saat kejadian berada di lantai 4 Ruko Kantor Konsultan Properti yang tidak terkena dampak ledakan sedangkan tiga lantai lainnya mengalami kerusakan.

Kombes Indra menduga ledakan berasal dari kebocoran tabung gas 12 kilogram pada bagian regulator sehingga gas terakumulasi memenuhi ruangan tertutup terpecik saklar otomatis mengakibat ledakan cukup besar.

Sebelumnya, ledakan cukup besar terjadi di kawasan Ruko Grand Wijaya II Kebayoran Baru Jakarta Selatan pada Kamis (12/7/2018) sekitar pukul 04.30 WIB. (fik/sus)


Media Apa Kabar menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redapakabarnews@gmail.com, dan redaksi@apakabarnews.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

JAKARTA

DKI Anggarkan Rp2,3 Triliun Bangun dan Renovasi Sekolah

Published

on

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Bowo Irianto.

Apakabarnews.com, Jakarta – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menganggarkan dana sebesar Rp2,3 triliun untuk pembangunan 10 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) baru dan merenovasi total 137 sekolah.

“Total biaya pembangunan 10 SMK Negeri baru dan renovasi total 137 sekolah dianggarkan Rp2,3 triliun,” kata pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Bowo Irianto, dalam pesan singkatnya yang diterima di Jakarta, Jumat (18/1/2019).

Bowo mengatakan realisasi pembangunan 10 SMK Negeri baru di Tahun Anggaran 2019 ini, dikarenakan dari 590 SMK di DKI Jakarta, baru 63 unit yang merupakan milik pemerintah, sedangkan sisanya adalah milik swasta.

“Pembangunan 10 SMK Negeri baru ini sejalan dengan kegiatan strategis daerah dan program revitalisasi SMK di Ibu kota,” ujarnya.

Pembangunan seluruh SMK tersebut, jelas Bowo, menggunakan skema single years. Artinya, proses pembangunan harus selesai tahun tersebut dan perpanjangan waktu sesuai dengan ketentuan.

“Mudah-mudahan paling lambat awal Mei mendatang sudah bisa tanda tangan kontrak,” tuturnya. (ric)


Media Apa Kabar menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redapakabarnews@gmail.com, dan redaksi@apakabarnews.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

JAKARTA

Warga Berharap LRT Urai Kemacetan Cibubur

Published

on

Warga di Kelurahan Cibubur, Jakarta Timur berharap kereta ringan (LRT) yang akan rampung dibangun Maret 2019 bisa mengatasi kemacetan.

Apakabarnews.com, Jakarta – Sejumlah warga di Kelurahan Cibubur, Jakarta Timur berharap kereta ringan (LRT) yang akan rampung dibangun Maret 2019 bisa mengatasi kemacetan di wilayah itu.

“Saya senang sekali LRT ada di Cibubur, karena di sini kan sering macet kalau sore hari terutama saat jam pulang kantor,” kata Dandi Hidayat (20), warga Cibubur, di Jakarta Timur, Jumat (18/1/2019).

Dia senang lantaran moda angkutan massal tersebut akan dapat dinikmati di wilayahnya.

Dandi berharap nantinya LRT rute Cawang-Cibubur tersebut dapat mengatasi kemacetan yang selama ini terjadi di wilayah tersebut.

“Harapan saya semoga nantinya semua masyarakat dapat beralih ke moda transportasi massal tersebut, agar kemacetan di wilayah ini dapat berkurang,” ujarnya.

Senada dengan dia, warga Cibubur lainnya Zennita Mardatillah (21) mengatakan sudah saatnya transportasi massal menjadi pilihan utama bagi seluruh masyarakat untuk mengurangi kemacetan.

“Pusing juga ya lihat Cibubur kalau sore pasti macet, terutama di depan Bumi Perkemahan dan Graha Wisata Pramuka,” kata Zennita.

Zennita mengatakan kemacetan di wilayah tersebut terjadi karena angkutan umum yang berhenti untuk menaikkan dan menurunkan penumpang.

Selain itu, kemacetan juga ditambah dengan aktivitas kendaraan terutama mobil pribadi yang keluar dari Tol Jagorawi, ujarnya.

Untuk itu ia berharap seluruh masyarakat Cibubur dapat beralih ke LRT agar bisa mengurai kemacetan yang sering terjadi di wilayah tersebut.

Ia juga berharap proyek pembangunan LRT dapat rampung tepat waktu, yakni pada Maret 2019.

“Semoga cepat selesai pekerjaannya, dan langsung bisa digunakan oleh kita semua,” kata Zennita.

Selain Cawang-Cibubur, rute LRT lainnya juga akan melintasi Bogor, Depok dan Bekasi.

Sementara itu, proyek LRT tersebut telah memasuki tahap I rute Cawang-Cibubur, Cawang-Bekasi Timur dan Cawang-Kuningan-Dukuh Atas dengan panjang lintasan 44,43 kilometer dan secara keseluruhan telah mencapai 56,41 persen. (san)


Media Apa Kabar menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redapakabarnews@gmail.com, dan redaksi@apakabarnews.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

JAKARTA

Sambut Imlek, Sejumlah Vihara di Pejagalan Dibersihkan

Published

on

Kegiatan bersih-bersih vihara di di Vihara Budhi Mulya di RW 04, Kelurahan Pejagalan, Penjaringan, Jakarta Utara (18/1/2019).

Apakabarnews.com, Jakarta – Dalam rangka menyambut Tahun Baru Imlek yang akan jatuh pada tanggal 5 Februari 2019, Kelurahan Pejagalan, Jakarta Utara, menggelar kegiatan bersih-bersih rumah ibadah di sejumlah vihara yang ada di wilayahnya.

Kegiatan perdana ini digelar di Vihara Budhi Mulya di RW 04, Kelurahan Pejagalan, Penjaringan, Jakarta Utara, Jumat (18/1/2019).

“Kegiatan ini dalam rangka tahun baru Imlek, yang hanya tinggal dua pekan lagi, tanggal 5 bulan depan, jadi kami coba untuk bantu bersihkan,” kata Lurah Pejagalan Yogara Fernandez saat dikonfirmasi, di Jakarta, Jumat (18/1/2019).

Kegiatan ini juga sebagai bentuk pelaksanaan program Jumat Bersih-Bersih Rumah Ibadah, yang dicanangkan Pemerintah Kota Jakarta Utara sejak awal Januari 2019 lalu.

Yogara menambahan bahwa di kelurahan penjagalan ini terdapat sekitar 100 vihara maupun kelenteng.

Lurah Pejagalan itu menambahkan bahwa kegiatan bersih-bersih vihara masih akan digelar hingga dua pekan ke depan.

“Minggu depan RW 05, minggu depannya lagi RW 06. RW 05 kebetulan vihara kecil, dan untuk RW 06 kemungkinan akan digelar di klenteng,” pungkas Yogara. (fsr)


Media Apa Kabar menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redapakabarnews@gmail.com, dan redaksi@apakabarnews.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

Trending