Connect with us

JAKARTA

Polres Jaksel Periksa Saksi Ledakan Grand Wijaya

Published

on

Ledakan kebocoran tabung gas ukuran 12 kilogram di Rumah Toko Grand Wijaya Center II Kebayoran Baru.

Apakabarnews.com, Jakarta – Penyidik Polres Metro Jakarta Selatan memeriksa lima saksi terkait ledakan kebocoran tabung gas ukuran 12 kilogram di Rumah Toko Grand Wijaya Center II Kebayoran Baru.

“Kita periksa lima saksi yang berada di lokasi kejadian,” kata Kapolres Metro Jakarta Selatan Komisaris Besar Polisi Indra Jafar di Jakarta, Kamis (12/7/2018).

BACA JUGA : Argo : Pusat Ledakan di Salah Satu Ruko Konsultan Properti

Kelima saksi itu terdiri dari dua orang pedagang, tiga orang dari petugas kebersihan dan petugas keamanan.

Petugas memeriksa saksi yang juga menjadi korban akibat ledakan itu yakni salah satu penjual rokok yang berada di depan ruko lokasi ledakan.

Pemeriksaan terhadap sejumlah saksi itu diduga untuk mengetahui kronologis dan lokasi tepat ledakan berasal.

Indra mengungkapkan dugaan sementara ledakan berasal dari kebocoran tabung gas berukuran 11 kilogram.

Indra menuturkan kebocoran terjadi pada regulator tabung yang mengeluarkan gas kemudian diduga terpercik “stop contact” otomatis sehingga terjadi ledakan.

Indra mengungkapkan tim penjinak bom Satuan Brimob Polda Metro Jaya telah menyisir memastikan tidak terdapat bahan peledak dan korban jiwa meninggal dunia di lokasi kejadian.

Saat ini, tim Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Mabes Polri mengolah tempat kejadian perkara (TKP) guna memastikan penyebab ledakan cukup besar itu.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Selatan Ajun Komisaris Besar Polisi Stefanus Tamuntuan mengatakan ledakan tabung gas bocor berasal dari kantor konsultan hukum.

Stefanus mengungkapkan ledakan tabung gas bocor berasal dari ruang dapur kantor konsultan hukum yang tidak terdapat orang.

Sebelumnya, ledakan cukup besar terjadi di kawasan Ruko Grand Wijaya II Kebayoran Baru Jakarta Selatan pada Kamis (12/7/2018) sekitar pukul 04.30 WIB. (sus/fik)


Media Apa Kabar menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redapakabarnews@gmail.com, dan redaksi@apakabarnews.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

JAKARTA

LRT Jakarta Terima 130 Penumpang Uji Coba

Published

on

Kereta api ringan (LRT) Jakarta hanya akan menerima maksimal 130 penumpang tiap gerbongnya saat uji coba pada tanggal 15 Agustus.

Apakabarnews.com, Jakarta – Kereta api ringan (LRT) Jakarta hanya akan menerima maksimal 130 penumpang tiap gerbongnya saat uji coba pada tanggal 15 Agustus.

“Penumpang yang akan ikut saat uji coba terbatas, tidak seperti operasi normal. Maksimal 130 orang,” ujar Direktur Proyek LRT Jakarta Iwan Takwin, ketika dihubungi Antaranews, Jakarta, Selasa (14/8/2018).

Ketika ditanya mengenai para undangan yang akan mengikuti uji coba LRT Jakarta, Iwan belum bisa memastikannya.

“Hari ini kita akan pastikan siapa saja yang diundang dan jadwal operasinya, karena penumpangnya terbatas,” lanjutnya.

Selama uji sumilasi, pihak LRT Jakarta mengaku senang karena simulasi berjalan lancar.

Baca juga: Jakpro: semoga LRT Jakarta tak bermasalah

“Alhamdulillah, tidak ada masalah. Simulasi lancar-lancar saja, kereta bolak-balik dari Kelapa Gading-Rawamangun dari siang hingga malam hari,” jelas Iwan.

Iwan melanjutkan, LRT Jakarta yang terdiri atas empat rangkaian kereta api itu telah menjalani simulasi sejauh 2.000 km.

Dengan dilakukannya simulasi, maka Iwan berharap LRT Jakarta tidak mengalami masalah seperti LRT Palembang.

Sebelumnya, LRT Palembang mogok untuk yang ketiga kalinya, Minggu (12/8) sore.

Para penumpang yang ingin mencoba LRT tersebut terpaksa berjalan kaki menuju ke Stasiun Jakabaring, yang tidak jauh dari lokasi kereta mogok.

Hal ini menjadi perhatian bagi LRT Jakarta yang belum memasuki masa uji coba.

Iwan melanjutkan, uji simulasi yang dilakukan kepada LRT Jakarta meliputi simulasi keselamatan, operasional, dan tanggap darurat.

Meski tidak menjabarkan penyebab mogok LRT Palembang, Iwan mengatakan pihaknya telah mempelajari penyebabnya dan mengantisipasinya dengan simulasi dan komunikasi dengan tim di lapangan.

“Insya Allah saat uji coba LRT Jakarta akan lancar,” tukasnya. (tqa)


Media Apa Kabar menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redapakabarnews@gmail.com, dan redaksi@apakabarnews.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

JAKARTA

Tanda Merah Pertanda Hewan Kurban Tidak Layak

Published

on

Suku Dinas KPKP Jakarta Barat memperingatkan masyarakat bahwa pihaknya akan memberikan tanda dengan pilox merah untuk hewan kurban tidak layak.

Apakabarnews.com, Jakarta – Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Perikanan (KPKP) Jakarta Barat memperingatkan masyarakat bahwa pihaknya akan memberikan tanda dengan pilox merah untuk hewan kurban tidak layak pada pemeriksaan hewan jelang Idul Adha 1439 H.

“Tanda tersebut bukan berarti tak layak konsumsi, tapi masuk kategori belum layak sebagai hewan kurban, bukan berarti tidak sehat,” ujar Kepala Suku Dinas KPKP Jakarta Barat Marsawitri Gumay di Jakarta, Selasa (14/8/2018).

Marsawitri menjelaskan, ada sejumlah kriteria dalam pemeriksaan hewan kurban, diantaranya, kelengkapan surat keterangan kesehatan hewan (SKKH) dari daerah asal hewan tersebut.?Selanjutnya, dilakukan pemeriksaan fisik hewan.

“Apakah ada cacat, misalnya, mata yang buta atau ada penyakit lain,” tuturnya.?

Pemeriksaan juga terkait umur hewan kurban, yang menjadi satu diantara persyaratan hewan kurban.

“Kita periksa giginya apa sudah tanggal atau belum, dari sana ketahuan berapa usia hewan. Idealnya, untuk kambing atau domba minimal satu tahun, kalau untuk sapi dua tahun ke atas,” katanya.

Bila dalam pemeriksaan ditemukan hewan yang masih dibawah umur, maka petugas akan menyisihkan hewan tersebut. Untuk membedakannya, petugas akan memberikan tanda merah pada tubuh hewan tersebut. Penandaan juga diberikan untuk hewan yang ditemukan cacat fisik dan terjangkit penyakit.?

MasawitrI juga mengimbau masyarakat untuk memperhatikan hewan kurban sebelum membeli, dan melihat ada tidaknya tanda merah pada hewan tersebut.?

Pemeriksaan hewan kurban dimulai dari 10 Agustus hingga 21 Agustus 2018. (dns)


Media Apa Kabar menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redapakabarnews@gmail.com, dan redaksi@apakabarnews.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

JAKARTA

Anies akan Resmikan Revitalisasi Pasar Kramatjati

Published

on

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

Apakabarnews.com, Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan diagendakan akan mengisi berbagai kegiatan mulai dari revitalisasi Pasar Kramatjati Jakarta Timur hingga Rapat Pimpinan Terbatas (Rapimtas) pada Selasa (14/8/2018).

Kegiatan pertama Anies akan menghadiri peresmian revitalisasi Pasar Kramatjati Jakarta Timur pada pukul 08.00 WIB, dilanjutkan menyaksikan penandatanganan perjanjian kerja sama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dengan PT Berau Coal pada pukul 09.30 WIB.

Anies akan menghadiri penandatanganan kerjasama itu terkait penyediaan stasiun pengisian listrik bertenaga surya (solar charging stasion) guna memenuhi kebutuhan sarana di tempat pertandingan (venue) dan lokasi latihan Asian Games.

Anies juga akan mengisi acara “Pengukuhan Para Calon anggota Paskibraka Provinsi DKI Jakarta 2018″ dan penyerahan piagam penghargaan kepada anggota Paskibraka Provinsi DKI Jakarta 2017 yang telah purna tugas dan pelatih atau instruktur.

Sementara itu, anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta juga melanjutkan hasil penerimaan audiensi dari Law Firm Tobing Wijayanti Sinaga terkait masalah tenaga kerja PT Aetra Air Jakarta pada pukul 10.00 WIB.

Anggota Komisi C DPRD DKI Jakarta pun akan mendengarkan penjelasan mengenai rencana BUMD yang mengajukan usulan penyertaan modal daerah (PMD) di APBD-P Provinsi DKI Jakarta Tahun Anggaran 2018.

Sementara itu, pengelola mal Artha Gading akan menghadirkan Festival Jajanan Tradisional ” Djadjanan Djoeang 2018″ mulai 7 Agustus-8 September 2018. (fik)


Media Apa Kabar menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redapakabarnews@gmail.com, dan redaksi@apakabarnews.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

Trending