Connect with us

INTERNASIONAL

Wall Street Ditutup Turun di Tengah Ketegangan AS-China

Published

on

Indeks Dow Jones Industrial Average turun 219,21 poin atau 0,88 persen menjadi berakhir di 24.700,45 poin.

Apakabarnews.com, New York – Saham-saham di Wall Street AS turun pada penutupan perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB 12/7/2018)), di tengah meningkatnya ketegangan perdagangan antara Amerika Serikat dan mitra dagang utamanya.

Xinhua melaporkan, Indeks Dow Jones Industrial Average turun 219,21 poin atau 0,88 persen menjadi berakhir di 24.700,45 poin. Indeks S&P 500 merosot 19,82 poin atau 0,71 persen menjadi ditutup di 2.774,02 poin.

Indeks Komposit Nasdaq berakhir turun 42,59 poin atau 0,55 persen, menjadi 7.716,61 poin.

Perwakilan Perdagangan AS mengatakan pada Selasa (10/7) bahwa Washington sedang mempersiapkan untuk mengenakan tarif 10 persen terhadap 200 miliar dolar AS impor lainnya dari China.

Pengumuman itu datang hanya beberapa hari setelah Amerika Serikat memberlakukan tarif 25 persen pada 34 miliar dolar AS barang-barang impor dari China.

Saham Caterpillar dan Boeing, perusahaan dengan eksposur pendapatan luar negeri yang tinggi, masing-masing turun 3,2 persen dan 1,9 persen.

Ketika musim laporan laba perusahaan terbaru dimulai, para investor mulai mengalihkan perhatian mereka ke laporan laba perusahaan.

Secara keseluruhan, perusahaan-perusahaan komponen S&P 500 diperkirakan akan mencatat pertumbuhan laba kuartal kedua sekitar 21 persen, sedikit lebih tinggi dari apa yang diperkirakan pada April, menurut data Thomson Reuters.

J.P. Morgan Chase, Citigroup, dan Wells Fargo dijadwalkan akan melaporkan kinerja keuangannya untuk kuartal kedua pada akhir pekan ini. (pep)


Media Apa Kabar menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redapakabarnews@gmail.com, dan redaksi@apakabarnews.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

INTERNASIONAL

Trump Yakin Rusia Berhenti Campuri Pemilu Amerika Serikat

Published

on

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.

Apakabarnews.com, Washington – Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Rabu (18/7/2018) mengaku yakin Rusia sudah berhenti mencampuri pemilihan umum di negaranya.

Pernyataan itu bertolak belakang dengan kesimpulan gabungan badan intelijen Amerika Serikat, yang menyatakan bahwa Moskow masih terus berupaya memengaruhi hasil pemilihan umum Amerika Serikat.

Sebelumnya pada Selasa, Trump nampak berusaha meralat ucapannya bahwa ia lebih mempercayai Presiden Rusia Vladimir Putin dibandingkan dengan para kepala intelijen Amerika soal campur tangan Rusia dalam pemilihan 2016. Trump mengaku salah bicara satu hari sebelumnya, setelah melakukan pertemuan dengan Putin di Helsinki.

Lalu pada Rabu saat ditanya sejumlah wartawan apakah Rusia masih mengincar Amerika Serikat, Trump menggelengkan kepala dan menjawab, “Tidak.”

Sejumlah pejabat intelijen Amerika Serikat mengatakan bahwa upaya intervensi pemilu dalam negeri Rusia masih berlanjut. Moskow dikatakan tengah berusaha memengaruhi hasil pemungutan suara pemilu Kongres pada November mendatang.

Trump saat ini tengah susah payah memperbaiki komentar yang dia sampaikan pada Senin, yang dalam kesempatan itu ia menyatakan percaya pada bantahan yang diberikan Putin daripada kesimpulan yang diberikan dinas-dinas intelijen Amerika.

“Kami telah mencapai prestasi yang sangat baik, jika menyangkut Rusia. Tidak pernah ada presiden yang bersikap sekeras saya terhadap Rusia,” kata Trump kepada sejumlah wartawan sebelum rapat kabinet di Gedung Putih.

Pada Februari lalu di hadapan sebuah komite kongres, Direktur Intelijen Nasional Amerika Serikat Dan Coats menyatakan telah mempunyai bukti bahwa Rusia tengah berupaya mencampuri pemilu pada November mendatang — yang akan menentukan komposisi parlemen dan senat serta jabatan di negara-negara bagian.

Pada Senin, Coats dalam pernyataan tertulis mengatakan bahwa “Kesimpulan kami sudah jelas mengenai campur tangan Rusia dalam pemilihan tahun 2016 dan upaya merasuk yang terus-menerus dari mereka untuk merusak demokrasi kita.” (ant)


Media Apa Kabar menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redapakabarnews@gmail.com, dan redaksi@apakabarnews.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

INTERNASIONAL

AS-Rusia BergandenganTangan Jamin Keamanan Israel

Published

on

Presiden AS Donald Trump seusai berunding dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Helsinki.

Apakabarnews.com, Helsinki – Pemerintah Amerika Serikat dan Rusia akan berupaya memastikan keamanan Israel, kata Presiden AS Donald Trump seusai berunding dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Helsinki, Finlandia, Senin (16/7/2018).

“Kami sama-sama telah berbicara dengan Bibi (sebutan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu) dan mereka akan melakukan sejumlah langkah dengan Suriah, yang berkaitan dengan keamanan Israel,” kata Trump dalam jumpa pers bersama Putin selepas pertemuan.

“Amerika Serikat dan Rusia akan bekerja sama terkait hal itu,” kata dia.

“Menciptakan keamanan bagi Israel akan Putin dan saya upayakan dengan saksama,” kata Trump.

Sementara itu, Putin mengatakan bahwa Trump menghabiskan sebagian besar waktu perundingan bersama di Helsinki ini dengan membicarakan Israel. Situasi yang ada sudah kondusif untuk mengupayakan kerja sama terkait Suriah, kata Putin.

Washington dan Moskow selama ini punya sikap yang berbeda dan mendukung pihak yang berlawanan dalam perang saudara di Suriah yang telah berlangsung selama delapan tahun terakhir.

Trump mengatakan bahwa dia ingin membantu rakyat Suriah berdasarkan alasan kemanusiaan.

“Militer kami (Amerika Serikat dan Rusia) telah berhubungan dengan cara yang lebih baik, ketimbang para pemimpin politik kami selama bertahun-tahun. Dan kami juga sudah satu sikap terkait Suriah,” kata Trump.

Trump juga mengaku menekankan pentingnya tekanan internasional bersama terhadap Iran, yang selama ini menjadi sekutu Rusia, sementara Putin mengaku memahami penentangan Washington terhadap perjanjian nuklir internasional dengan Iran, yang didukung Rusia. (nur)


Media Apa Kabar menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redapakabarnews@gmail.com, dan redaksi@apakabarnews.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

INTERNASIONAL

Bursa Saham Seoul Dibuka Turun 0,14 Persen

Published

on

Indeks Harga Saham Gabungan Korea (KOSPI) turun 3,16 poin atau 0,14 persen, menjadi diperdagangkan di 2.307,74 poin dalam 15 menit pertama perdagangan.

Apakabarnews.com, Seoul – Bursa saham Seoul dibuka lebih rendah pada perdagangan Senin pagi (16/7/2018), dengan Indeks Harga Saham Gabungan Korea (KOSPI) turun 3,16 poin atau 0,14 persen, menjadi diperdagangkan di 2.307,74 poin dalam 15 menit pertama perdagangan.

Mata uang Korea Selatan dikutip di 1.129,60 won terhadap dolar AS pada pukul 09.15 waktu setempat, turun 6,1 won dari tingkat penutupan hari sebelumnya. (ant)


Media Apa Kabar menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redapakabarnews@gmail.com, dan redaksi@apakabarnews.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

Trending