Connect with us

HIBURAN

Hidung Belang dalam Alunan Orkestra

Published

on

Tema Hidung Belang menjadi dasar dari pementasan terbaru orkes kota Jakarta City Philharmonic dengan Dewan Kesenian Jakarta di Teater Ismail Marzuki, Rabu (11/7/2018) malam. 

Apakabarnews.com, Jakarta  – Tema Hidung Belang menjadi dasar dari pementasan terbaru orkes kota Jakarta City Philharmonic dengan Dewan Kesenian Jakarta di Teater Ismail Marzuki, Rabu (11/7/2018) malam. 

Konser ini menampilkan adaptasi kisah si Hidung Belang Don Juan dalam interpretasi komposer dan gaya musik Mozart, Gluck dan Strauss dengan pengaba Budi Utomo Prabowo dan Vincent Wiguna.

“Mengapa Hidung Belang? Ini adalah tema yang suka berulang di sejarah, tentang Don Juan yang suka merayu perempuan-perempuan untuk menjadi kekasih sesaat,” kata musikolog Aditya Pradana Setiadi di atas panggung sebelum pementasan dimulai.

Konser ke-14 ini dibuka dengan Overtur Don Giovanni, K.527 karya Wolfgang Amadeus Mozart yang mengisahkan tentang kehidupan Don Giovanni alias Don Juan, bangsawan playboy yang gemar menggoda perempuan, lalu kemudian diseret ke neraka oleh patung marmer jelmaan seseorang yang dibunuhnya.

Karya selanjutnya adalah Etude untuk Orkestra karya Michael Asmara. Karya yang merangkum sejumlah teknik yang menimbulkan suara bising dan pengang ini memberi kesan musik yang acak, kadang-kadang serupa dengan instrumental di adegan-adegan film horor.

Selanjutnya, Suita Don Juan, Wq. 52 dari Christoph Willibald Gluck yang dikolaborasikan dengan tarian yang dibuat oleh koreografer Siko Setyanto.

Para penari memberikan pemaparan visual mengenai kehidupan Don Juan, namun dalam versi sebaliknya. Bukan Don Juan si pria penggoda, tapi perempuan yang digila-gilai banyak lelaki.

Siko, sebelum pertunjukan, mengatakan perubahan itu dibuat tak cuma untuk membuat gebrakan, tetapi karena jumlah penari perempuannya lebih sedikit ketimbang penari lelaki.

Padahal, Don Juan itu harusnya dikelilingi para perempuan. Akhirnya, ia memutuskan untuk mengubahnya jadi perempuan yang dikelilingi laki-laki.

Penyanyi bariton Dody Soetanto mengiringi alunan musik Madah Kelana Sang Cantrik dari Gustav Mahler. Karya ini menampilkan dinamika perasaan sang pengelana yang sedih ditinggal kekasih hati, ditandai dengan melodi penuh duka. 

Sejenak, hatinya kembali berseri-seri menikmati keindahan alam, terdengar alunan musik yang terdengar seperti burung saling bersahutan, tapi tiba-tiba musik berubah jadi suram lagi, si pengelana kembali teringat pada kenangan pahit, membuat kebahagiaannya sirna.

Don Juan, Op.20 karya Richard Strauss menutup pertunjukan Jakarta City Philharmonic yang dibentuk atas kerjasama Badan Ekonomi Kreatif dan Dewan Kesenian Jakarta untuk menyediakan kebutuhan kultural kota Jakarta. (nan)


Media Apa Kabar menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redapakabarnews@gmail.com, dan redaksi@apakabarnews.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

HIBURAN

Song – Song Couple Kembali ke Layar Kaca

Published

on

Pasangan selebritas suami istri Korea Selatan, Song Hye-kyo dan Song Joong-ki.

Apakabarnews.com, Jakarta – Pasangan selebritas suami istri Korea Selatan, Song Hye-kyo dan Song Joong-ki yang sering disebut Song-Song Couple, kembali ke layar kaca, dua tahun setelah membintangi drama “Descendants of the Sun”, beberapa bulan setelah menikah.

Namun pasangan yang menghebohkan Negeri Ginseng itu tidak akan tampil dalam serial yang sama, kata Song Joong-ki dalam konferensi pers di Singapura, ia menjelaskan reuni di depan kamera akan jadi hal “menantang”.

“Pekerjaan adalah pekerjaan, jadi agak sedikit sulit berada dalam produksi yang sama,” kata aktor 32 tahun itu seperti dikutip Channel News Asia.

Pria yang populer setelah menjadi anggota Running Man itu, meski demikian, akan bertemu kembali dengan pemeran “Descendants of the Sun” yang lain, Kim Ji-won, dalam kisah fantasi sejarah “Asadal Chronicles” yang akan tayang tahun depan.

Drama itu juga akan dibintangi oleh Jang Dong-gun dan Kim Ok-bin.

Awal bulan ini, Yonhap melaporkan Song Hye-kyo (36) akan berakting bersama aktor “Reply 1988” Park Bo-gum di drama “Boyfriend” yang akan tayang tahun ini. (nan)


Media Apa Kabar menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redapakabarnews@gmail.com, dan redaksi@apakabarnews.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

HIBURAN

Ravi VIXX akan Gelar Tur Solo Eropa

Published

on

Kim Won-sik, atau lebih dikenal dengan nama panggungnya, Ravi, adalah penyanyi, rapper, penulis lagu dan penari asal Korea Selatan.

Apakabarnews.com, Jakarta  – Ravi, anggota dari grup K-pop VIXX, akan memulai tur solo pertamanya di Eropa pada Oktober, kata agensi manajemennya, Jumat (20/7/2018).

Ravi akan tampil di 10 kota besar di Eropa dari akhir Oktober hingga pertengahan November dalam pertunjukan bertajuk “Firts Solo Europe Tour 2018”, kata Jellyfish Entertainment.

Istanbul jadi perhentian pertama pada 27 Oktober dan akan berlanjut di kota-kota seperti Madrid, Wina, Amsterdam, Brussels, Cologne Jerman, London dan Paris.

Ravi sebelumnya sudah menggelar konser solo di negara asalnya pada Januari dan Februari. Bulan lalu, dia mengukuhkan posisi sebagai rapper solo dengan merilis mixtape ketiga, demikian kantor berita Yonhap. (nan)


Media Apa Kabar menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redapakabarnews@gmail.com, dan redaksi@apakabarnews.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

HIBURAN

Polres Garut Ajak Masyarakat Nonton “22 Menit”

Published

on

Para Pemain dan Kepolisian Resor Garut Film 22 Menit saat acara jumpa pers di Garut Jawa Barat Kamis (19/7/2018).

Apakabarnews.com, Garut – Kepolisian Resor Garut mengajak masyarakat untuk menonton film “22 Menit” di bioskop agar mengetahui tentang kekejaman aksi terorisme yang merugikan orang tak berdosa serta mengganggu keamanan dan kenyamanan masyarakat.

“Saya mengajak masyarakat untuk menonton film `22 Menit` di bioskop karena banyak pesan agar jangan takut kepada teroris,” kata Kepala Kepolisian Resor Garut AKBP Budi Satria Wiguna usai menonton bersama “22 Menit” di Bioskop XXI, Kabupaten Garut, Jabar, Kamis (19/7/2018).

BACA JUGA : “22 menit” untuk Ade Firman, Hana Malasan dan Rabzki

Ia menuturkan, film tersebut diputar perdana di seluruh bioskop yang menyampaikan pesan baik dan bahayanya kelompok radikal bagi bangsa dan negara.

Menurut dia, setelah menonton film tersebut masyarakat mendapatkan keberanian dan tidak merasa takut dengan aksi kelompok teroris di Indonesia.

“Untuk itu Garut umumnya Indonesia bisa aman, tetap solid, berantas teroris,” katanya.

Komandan Komando Distrik Militer (Kodim) 0611 Garut, Letkol Inf Asyraf Aziz menambahkan, menonton film yang menceritakan tentang bom Thamrin di Jakarta itu membuat gemas kepada pihak aliran radikal yang menimbulkan kegaduhan dan banyak orang tak berdosa menjadi korbannya.

“Pihak-pihak tertentu yang menyebabkan aliran radikal menghasut untuk melawan pemerintah, korbannya jadi orang yang tidak bersalah, salah apa mereka, tidak ada salah apa-apa, Polri TNI membantu masyarakat,” katanya.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Garut KH Sirojul Munir menambahkan, film tersebut menyampaikan tentang para pelaku teror bom yang gagal paham terhadap ajaran, karena setiap ajaran termasuk Islam tidak mengajarkan menyerang apalagi bunuh diri.

“Islam mengajarkan tidak ada istilah menyerang apalagi bunuh diri kepada orang-orang tidak berdosa, itu hal biadab,” katanya.

Nonton bareng film di bioskop tersebut dihadiri para perwira Polres Garut dan sejumlah anggotanya, kemudian perwira TNI serta para prajuritnya dengan memakai seragam TNI, berikut masyarakat umum.

Film “22 Menit” disutradarai Eugene Panji dan Myrna Paramita dari Buttonijo Film yang terinspirasi dari kisah nyata polisi dalam menangani aksi teror yang terjadi pada Januari 2016 lalu, di kawasan Thamrin, Jakarta.

Film tersebut dibintangi aktor ternama Ario Bayu yang berperan sebagai tokoh utama, yaitu AKBP Ardi, aktor senior Mathias Muchus memerankan jenderal bintang dua, bahkan film tersebut dibintangi oleh sejumlah anggota Polri termasuk Kepala Polri Jenderal Tito Karnavian. (fer)


Media Apa Kabar menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redapakabarnews@gmail.com, dan redaksi@apakabarnews.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

Trending