Connect with us

SEKTOR RIIL

KAI Cirebon Hadirkan Program Promo Merdeka

Published

on

PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 3 Cirebon, Jawa Barat, menghadirkan program Promo Merdeka selama tujuh hari dengan tarif Rp73 ribu.

Apakabarnews.com, Bandung – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 3 Cirebon, Jawa Barat, menghadirkan program Promo Merdeka selama tujuh hari dengan tarif Rp73 ribu untuk kereta komersial dalam rangka memperingati HUT kemerdekaan ke-73.

“Kita hadirkan program `Promo Merdeka` dalam rangka memperingati HUT ke-73 RI, dengan memberikan tarif spesial untuk kereta api komersial,” kata Manajer Humas Daop 3 Cirebon, Kriabiyantoro di Cirebon, Jumat (10/8/2018).

Kris mengatakan selama tujuh hari yaitu pada tanggal 13, 14, 15, 27, 28, 29 dan 30 Agustus, tarif yang dikenakan hanya Rp73 ribu sekali perjalanan, baik itu kereta kelas eksekutif, bisnis maupun ekonomi jarak jauh serta menengah.

Selama promo tersebut lanjut Kris, KAI menyediakan 1.708 seat per hari. Artinya, selama tujuh hari tempo promo, KAI menyediakan total 11.956 seat dengan tarif spesial.

“Pemesanan atau pembelian tiket promo dapat dilakukan mulai tanggal 12 Agustus 2018 melalui aplikasi KAI Access, selama persediaan masih ada,” ujarnya.

Dia menambahkan ada bebrapa poin yang perlu diperhatikan oleh calon penumpang KA, dimana tiket promo merdeka ini dapat dibatalkan dan diubah jadwal.

Akan tetapi kata Kris, tiket promo tidak dapat digabung dengan program reduksi atau diskon lainnya. Selain itu, tarif Promo Merdeka tidak berlaku parsial.

“Program promo ini merupakan bentuk apresiasi KAI terhadap pelanggan setia kereta api. Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan promo tersebut untuk bepergian menggunakan moda transportasi KA,” katanya.

Berikut daftar KA yang mendapatkan tarif promo merdeka yang melintasi wilayah Daop 3 Cirebon yaitu Argo Bromo Anggrek relasi Surabaya Pasar Turi-Gambir, KA Purwojaya Cilacap-Gambir, Cirebon Ekspres, Argojati, Tegal Bahari relasi Cirebon-Gambir.

Kemudian KA Argo Sindoro relasi Semarang Tawang-Gambir, Argo Lawu Solo Balapan-Gambir, KA Harina relasi Surabaya Pasar Turi-Bandung, Ciremai Ekspres Semarang Tawang-Bandung.

Selanjutnya KA Singasari relasi Blitar-Pasar Senen, KA Gumarang Surabaya Pasar Turi-Pasar Senen, Tawangjaya relasi Semarang Poncol-Pasar Senen, Fajar Utama Yogya relasi Yogyakarta-Pasar Senen dan KA Sawunggalih relasi Kutoarjo-Pasar Senen. (kha)


Media Apa Kabar menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redapakabarnews@gmail.com, dan redaksi@apakabarnews.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

SEKTOR RIIL

Harga Cabai di Ternate Naik

Published

on

Harga cabai kriting dan cabai nona di Ternate, mengalami kenaikan.

Apakabarnews.com, Ternate – Harga cabai kriting dan cabai nona di Ternate, Maluku Utara (Malut) mengalami kenaikan menyusul berkurangnya stok akibat belum masuknya pasokan dari luar Ternate.

Pantauan Antara di Pasar Higinies Gamalama Ternate, Rabu (15/8/2018), menunjukkan harga cabai kriting yang sebelumnya Rp30.000 per kg naik menjadi Rp40.000 per kg, begitu pula cabai nona Rp30.000 naik menjadi Rp40.000 per kg.

Khususnya untuk nona harga Rp40.000 per kg itu masih dalam kategori normal, kecuali untuk cabai kriting sudah tergolong mahal, karena harga normalnya Rp30.000 per kg, bahkan tidak jarang hanya Rp20.000 per kg.

“Harga cabai nona dan cabai kriting tidak tertutup kemungkinan akan terus naik kalau stoknya masih terbatas, apalagi menghadapi lebaran Idul Adha permintaan konsumen meningkat,”kata salah seorang pedagang di Pasar Higinies Gamalama Ternate, Farida.

Sementara itu, untuk harga bawang merah dan bawang putih yang sebelumnya masing-masing mencapai Rp30.000 per kg, kini naik menjadi Rp40.000 per kg, karena stoknya di pasaran masih terbatas Menurut Farida, harga bawang merah dan bawang putih itu, tidak tertutup kemungkinan akan naik lagi, karena ketersediaan stoknya di pasaran saat ini terbatas, tetapi ia mengharapkan agar nanti stoknya tetap tersedia karena kebutuhan masyarakat semakin tinggi.

Harga tomat yang sebelumnya sempat menembus di angka Rp20.000 per kg, kini telah turun ke harga normal Rp10.000 per kg, bahkan untuk tomat yang kualitasnya mulai menurun pedagang menjualnya seharga Rp8.000 per kg.

Sedangkan harga sayuran lainnya seperti wortel dan kentang yang sebelumnya hanya Rp12.000 per kg kini naik menjadi Rp15.000 per kg, sementara untuk kol bertahan di angka Rp10.000 per kg, begitu pula sayur sawi tetap Rp5.000 per ikat. (dul)


Media Apa Kabar menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redapakabarnews@gmail.com, dan redaksi@apakabarnews.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

SEKTOR RIIL

Toyota akan Tingkatkan Produksi dan Penjualan di Tiongkok

Published

on

Pusat produksi Toyota di Tianjin saat ini memiliki kapasitas untuk memproduksi sebanyak 510 ribu kendaraan per tahun.

Apakabarnews.com, Beijing – Toyota Motor Corp kemungkinan akan membuat 120 ribu lebih mobil dalam setahun di kota pelabuhan Tianjin, sebagai bagian dari strategi jangka menengah yang semakin cepat saat hubungan Tiongkok – Jepang membaik, kata empat orang dalam perusahaan yang mengetahui tentang masalah tersebut.

Rencana Toyota untuk meningkatkan kapasitas produksi tahunannya di Tianjin akan menjadi fondasi untuk meningkatkan penjualan di Tiongkok menjadi dua juta kendaraan per tahun, meningkat lebih dari 50 persen, kata empat sumber.

Ekspansi di Tianjin tersebut mengisyaratkan keinginan Toyota untuk mulai menambah kapasitas manufaktur yang siginifikan di Tiongkok dengan kemungkinan mendirikan satu atau dua pabrik perakitan baru di pasar mobil terbesar di dunia tersebut, kata sumber. Impor mobil juga bisa meningkat.

Langkah ini terjadi pada saat prospek perdagangan antara Tiongkok dengan Amerika Serikat tampak tidak pasti.

Toyota berencana untuk memperluas jaringan penjualannya secara signifikan dan lebih fokus pada teknologi mobil listrik sebagai bagian dari strategi mereka, kata sumber yang menolak disebutkan identitasnya karena tidak berwenang untuk berbicara kepada media.

Toyota telah menjual sebanyak 1,29 juta kendaraan di Tiongkok pada tahun lalu. Sementara penjualan pada tahun ini diproyeksikan sebesar 1,4 juta kendaraan. “Terbatasnya kapasitas” telah membatasi pertumbuhan yang lebih kuat, kata sumber tersebut.

Pusat produksi Toyota di Tianjin saat ini memiliki kapasitas untuk memproduksi sebanyak 510 ribu kendaraan per tahun. Sedangkan Toyota secara keseluruhan, termasuk dua usaha joint venture, memiliki kapasitas untuk menghasilkan sebanyak 1,16 juta kendaraan per tahun.

Menurut dia situs web pemerintah Tianjin pada pekan lalu, Toyota telah diberi persetujuan oleh Komisi Pengembangan dan Reformasi pemerintah kota untuk mengejar ekspansinya.

Kedua situs web mengatakan produsen mobil Jepang berencana untuk memperluas basisnya di Tianjin untuk dapat memproduksi 10 ribu mobil listrik dan 110 ribu mobil hybrid plug in setiap tahunnya.

Namun masih belum jelas kapan Toyota akan dapat mulai memproduksi mobil-mobil tambahan tersebut.

Seorang juru bicara Toyota yang berbasis di Beijing menolak untuk berkomentar. Demikian seperti dilansir Reuters. (ant)


Media Apa Kabar menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redapakabarnews@gmail.com, dan redaksi@apakabarnews.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

SEKTOR RIIL

Kemenperin Pilih Promosi IKM di Palembang dibanding Jakarta

Published

on

Ada 20 gerai IKM fesyen dan enam IKM kopi

Apakabarnews.com, Jakarta – Sebanyak 26 Industri Kecil Menengah (IKM) yang bergerak di bidang mode serta makanan dan minuman akan tampil meramaikan perhelatan akbar Asian Games 2018 di Palembang pada 18 Agustus – 2 September 2018.

“Ada 20 gerai IKM fesyen dan enam IKM kopi. Itu semua tampil dari awal sampai akhir acara. Ini ajang yang sangat baik untuk promosi,” kata Direktur Jenderal IKM Kementerian Perindustrian Gati Wibawaningsih dihubungi di Jakarta, Rabu.

Menurut Gati, pemilihan lokasi untuk memamerkan hasil karya IKM di Palembang adalah karena atlet yang ada di Jakarta akan berkesempatan langsung melihat produk-produk IKM yang ada di berbagai pusat perbelanjaan.

“Mereka akan diajak melihat-lihat mall yang ada di Jakarta. Jadi kami pilih Palembang saja,” ungkap Gati.

Gati meyakini ajang tersebut membuka banyak peluang bisnis bagi pelaku IKM, misal dari yang paling sederhana yakni menawarkan produk khas Jakarta dan Palembang berupa kerajinan maupun kuliner bagi para wisatawan yang datang.

Pasalnya, selain diramaikan oleh keterlibatan sekitar10.000 atlet dan official tim, 5.000 awak media, 2.500 OCA Family, 5.500 delegasi teknik dan 20.000 relawan, ajang itu juga berpotensi mendatangkan sedikitnya tiga juta wisatawan lokal. (spg)


Media Apa Kabar menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redapakabarnews@gmail.com, dan redaksi@apakabarnews.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

Trending