Connect with us

SPORT

Prabowo Subianto Kalungkan Medali Emas di Pertandingan Final Pencak Silat Asian Games 2018

Published

on

Calon presiden dari Partai Gerindra, Prabowo Subianto menghadiri dan menonton langsung partai final cabang olahraga pencak silat Asian Games 2018.

Apakabarnews.com, Jakarta – Calon presiden dari Partai Gerindra, Prabowo Subianto menghadiri dan menonton langsung partai final cabang olahraga pencak silat Asian Games 2018 di Padepokan Pencak Silat, Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta Timur, Rabu (29/8/2018).

Mengenakan baju safari serba coklat dan kacamata hitam Prabowo hadir di lokasi sekitar pukul 10.10 WIB.

BACA JUGA : Partai Koalisi Prabowo-Sandi di Sulsel Gelar Konsolidasi, Ini Agendanya

Sebelum masuk Prabowo memberi semangat kepada atlet Indonesia yang bertanding hari ini.

“Kita berharap yang terbaik, kita nonton dulu,” ungkapnya.

Prabowo Subianto masuk melalui pintu VIP dalam kapasitasnya sebagai Ketua Persilat (Persekutuan Pencak Silat Antarbangsa).

Beberapa tokoh juga hadir dalam acara ini seperti Ketua Tim Kontingen Indonesia Syafruddin dan Ketua Harian IPSI sekaligus Waketum Gerindra Edhy Prabowo. Demikian, seperti dilansir Tribunjateng.com. (*)


Media Apa Kabar menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redapakabarnews@gmail.com, dan redaksi@apakabarnews.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

JAKARTA

Gubernur Anies: APG Momentum Perbaiki Kesetaraan bagi Penyandang Disabilitas

Published

on

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

Apakabarnews.com, Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengajak warga Jakarta untuk menjadikan Asian Para Games 2018 sebagai momentum membangun kesadaran publik memperbaiki kesetaraan hak, terutama bagi penyandang disabilitas.

“Dalam waktu dua minggu lagi DKI Jakarta akan menjadi tuan rumah Asian Para Games. Ini kita jadikan momentum untuk membangun kesadaran publik perlunya memperbaiki kesetaraan akses kepada semua,” kata Anies di Jakarta, Kamis (20/9/2018).

BACA JUGA : Anies Baswedan Tidak Mengapa Anggaran OK OCE Dicoret

Anies menyampaikan hal tersebut di sela-sela pertemuan dengan Menteri Sosial Agus Gumiwang pada Konferensi Nasional Kesejahteraan Sosial X dan Rakernas DNIKS 2018 di Balai Agung Balaikota DKI Jakarta.

Anies juga mengatakan, kesetaraan bagi penyandang disabilitas bukan hanya pada aspek fisik semata, tapi juga aspek pemahaman dan rasa hormat kepada sesama.

“Jadi kita bersiap untuk Asian Para Games. Untuk jangka panjang, kita membuat program bagi para pendidik untuk bisa mengelola sekolah-sekolah agar benar-benar mampu menjadi lembaga pendidikan yang inklusif,” kata Anies.

Seluruh sekolah di Jakarta, kata dia, harus inklusif dan siap menerima anak berkebutuhan khusus.

Asian Para Games merupakan ajang olahraga tingkat Asia bagi atlet penyandang disabilitas yang akan digelar pada 6-13 Oktober 2018.

DKI Jakarta menjadi tuan rumah pelaksanaan ajang olahraga yang diikuti 3.000 atlet dari 43 negara.

Sekjen INAPGOC Bayu Rahadian mengatakan persiapan penyelenggaraan Asian Para Games 2018 sudah mencapai 95 persen.

“Yang belum kesiapan lebih ke penataan-penataan `software` juga beberapa `venue` tinggal `finishing`,” katanya. (dsi)


Media Apa Kabar menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redapakabarnews@gmail.com, dan redaksi@apakabarnews.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

SPORT

Timnas U-16 Indonesia Optimistis Meski Buta Kekuatan Iran

Published

on

Pelatih tim nasional sepak bola U-16 Indonesia, Fakhri Husaini.

Apakabarnews.com, Kuala Lumpur – Pelatih tim nasional sepak bola U-16 Indonesia Fakhri Husaini optimistis timnya meraih hasil positif dari laga perdana Grup C Piala U-16 Asia kontra Iran, Jumat (21/9/2018), meski mengakui buta akan kekuatan lawannya tersebut.

“Kami buta dengan kekuatan lawan karena hanya sedikit informasi terkait mereka yang kami dapatkan. Akan tetapi, dengan informasi yang terbatas itu, kami bisa mengatur strategi untuk laga besok. Para pemain sangat siap melayani permainan Iran,” ujar Fakhri di Kuala Lumpur, Kamis (20/9/2018).

Pelatih berusia 53 tahun itu menegaskan, skuatnya tidak merasa gentar dengan nama besar Iran yang merupakan penyandang status perempat finalis Piala Dunia U-17 FIFA tahun 2017.

Iran, lanjut Fakhri, secara umum memiliki keunggulan dari sisi postur tubuh yang lebih tinggi dan memiliki kolektivitas tim serta transisi permainan yang sangat baik.

Dia menyebut hal itu menjadi perhatiannya sebagai pelatih, tetapi menolak untuk memberikan perhatian penuh terhadap keunggulan lawannya tersebut.

“Kami hanya berkonsentrasi ke kekuatan dan keunggulan yang kami miliki. Persiapan kami bagus untuk laga ini,” tutur pelatih yang merupakan pemain timnas era 1990-an tersebut.

Timnas U-16 Indonesia yang merupakan juara Piala U-16 AFF 2018 sudah berada di Malaysia sejak 29 Agustus lalu walau pertandingan pertama Indonesia di Piala U-16 Asia 2018 berlangsung pada Jumat (21/9/2018).

Di Negeri Jiran, timnas U-16 Indonesia mengadakan pemusatan latihan dan melakoni tiga laga uji coba dengan hasil tidak tersentuh kekalahan. Tim U-17 Sime Derby FC dan U-17 Felda FC dikandaskan masing-masing dengan skor 4-0 serta 5-0.

Kedudukan imbang 3-3 diperoleh dari partai persahabatan terakhir kontra timnas U-16 Oman, yang juga menjadi peserta Piala U-16 Asia 2018.

Sementara, berbeda dengan Indonesia, pelatih timnas U-16 Iran Abbas Chamanian mengaku sangat mengenal permainan Indonesia.

Dia menilai, Indonesia mempunyai pertahanan dan organisasi permainan yang apik, sangat terencana dalam menyerang serta bermaterikan pemain-pemain cepat.

“Pelatih Indonesia juga sangat bagus. Namun kami sudah menyiapkan diri untuk pertandingan besok,” kata Abbas.

Laga Indonesia dan Iran di Piala U-16 Asia AFC akan berlangsung di Stadion Nasional Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Jumat (21/9), mulai pukul 15.30 WIB.

Selain partai tersebut, Grup C juga mempertandingkan Vietnam kontra India mulai pukul 20.45 WIB di Stadion Arena, Universitas Malaya, Kuala Lumpur. (mcl)


Media Apa Kabar menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redapakabarnews@gmail.com, dan redaksi@apakabarnews.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

SPORT

Pengadilan Kroasia Tuduh Bintang Liverpool Lovren Bersaksi Palsu

Published

on

Dejan Lovren, adalah seorang pemain sepak bola berkewarganegaraan Kroasia.

Apakabarnews.com, Zagreb – Pengadilan negeri Kroasia, Kamis (20/9/2018) menuduh pemain nasional Kroasia dan juga bintang Liverpool Dejan Lovren memberikan kesaksian palsu menyangkut kasus menghindari pajak yang dilakukan mantan pengurus klubnya Dinamo Zagreb.

Sebagaimana praktek yang biasa di Kroasia, pernyataan di pengadilan itu memang tidak menyebutkan nama Lovren, tapi hanya menyatakan bahwa seorang warga Kroasia berusia 29 tahun telah menyampaikan kesaksian palsu di pengadilan di kob Osijek.

Namun media Kroasia, termasuk situs televisi milik pemerintah mengabarkan bahwa Lovren dituduh memberikan kesaksian palsu.

Lovren kemudian menyampaikan bantahan atas tuduhan tersebut melalui akun Instagram miliknya.

“Saya ingin menyampai ke semua orang bahwa saya tidak bersalah. Saya tidak melakukan tindak kriminal. Saya bangga dengan kehidupan saya dan apa yang telah saya capai bersama keluarga saya. Saya membantah semua tuduhan itu. Saya akan memenangi peperangan ini,” kata Lovren.

Pada Maret 2018 lalu, pengadilan negeri juga menuntut pemain nasional Kroasia lainnya, yaitu bintang Real Madrid Luka Modric dengan tuduhan sama, yaitu memberikan keterangan palsu.

Lovren bersaksi di pengadilan untuk kasus pajak bagi tiga mantan pejabat senior klub Dinamo Zagreb, termasuk mantan ketua eksekutif Zdravko Mamic, yang menyangkut tanggal penanda tanganan kontrak pemain profesional.

Para pejabat klub tersebut dituduh mencoba menghindari kewajiban pajak sebesar 12,2 juta kuna (1,9 juta dolar AS), serta pengadilan dana sebesar 116 juta kuna dari klub.

Tapi semua pejabat klub itu membantah segala tuduhan.

Lovren pindah ke Lyon dari Dinamo Zagreb pada 2010 dan kemudian bergabung dengan Southampton pada 2013 dan ke Liverpool setahun kemudian.

Ia dan Modric sama-sama memperkuat tim nasional Kroasia di Piala Dunia 2018 Rusia dan melaju ke final sebelum dihentikan Prancis dengan skor 2-4.

Jika bersalah, Lovren bisa dijatuhi hukuman penjara selama enam bulan sampai lima tahun.

Pemain sepakbola Kroasia Dejan Lovren melakukan selebrasi saat tim Kroasia kembali dari Piala Dunia 2018 Rusia di Zagreb, Kroasia, Senin (16/7/2018). (ant)


Media Apa Kabar menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redapakabarnews@gmail.com, dan redaksi@apakabarnews.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

Trending