Connect with us

SULAWESI TENGAH

Korban meninggal Gempa-Tsunami Sulteng Terkini 1.571 Orang

Published

on

Kepala Pusat Data, Informasi dan Hubungan Masyarakat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho.

Apakabarnews.com, Jakarta – Kepala Pusat Data, Informasi dan Hubungan Masyarakat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho mengatakan korban meninggal dunia akibat gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah hingga Kamis (4/10/2018) pukul 21.00 WITA mencapai 1.424 orang.

“Korban meninggal dunia yang sudah dimakamkan 1.551 orang setelah diidentifikasi,” kata Sutopo dalam jumpa pers terkait penanganan gempa dan tsunami Sulawesi Tengah di Graha BNPB, Jakarta, Rabu (3/9/2018).

BACA JUGA : Korban Meninggal Gempa-Tsunami Palu-Donggala Capai 1.558

Sutopo mengatakan korban meninggal dunia terbanyak ditemukan di Kota Palu, yaitu mencapai 1.352 orang.

Selain di Palu, korban meninggal dunia juga ditemukan di Kabupaten Donggala 144 orang, Kabupaten Parigi Moutong 12 orang dan Kabupaten Sigi 62 orang dan Pasang Kayu, Sulawesi Barat satu orang.

“Jumlah korban meninggal dunia yang tim pencarian dan pertolongan temukan kemarin 103 orang. Data masih bisa berubah dan bergerak karena pencarian masih terus dilakukan,” jelasnya.

Gempa bumi berkekuatan 7,7 Skala Richter yang telah dimutakhirkan oleh BMKG menjadi 7,4 Skala Richter mengguncang wilayah Palu dan Donggala pada Jumat (28/9) pukul 17.02 WIB. Pusat gempa berkedalaman 10 kilometer itu berada pada 27 kilometer Timur Laut Donggala.

BMKG telah mengaktivasi peringatan dini tsunami dengan status Siaga (tinggi potensi tsunami 0,5 meter hingga tiga meter) di pantai Donggala bagian barat, dan status Waspada (tinggi potensi tsunami kurang dari 0,5 meter) di pantai Donggala bagian utara, Mamuju bagian utara dan Kota Palu bagian barat.

BMKG mengakhiri peringatan dini tsunami sejak Jumat (28/9) pukul 17.36 WIB. (dew)


Media Apa Kabar menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redapakabarnews@gmail.com, dan redaksi@apakabarnews.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

POLITIK

Di Palu Sandi Beli Tempe Kibor dan Tempe HP Kekinian

Published

on

Calon Wakil Presiden RI 2019, Sandiaga Uno saat mengunjungi Pasar Inpres Palu, Jumat (2/11/2018).

Apakabarnews.com, Palu – Calon Wakil Presiden nomor urut 02 Sandiaga Salahudin Uno memulai  kunjungannya di Palu Sukawesi Tengah dengan mengunjungi Pasar Inpres Palu, Jumat (2/11/2018). Begitu sampai pasar, mantan wakil gubermur DKI ini langsung disambut antusias pedagang dan pembeli. Bahkan ada pembeli yang saking gemesnya mencium Sandi. 

“Alhamdulillah, kondisi pasar Inpres sudah beroperasi  sepenuhnya. Para penjual sudah beraktifitas seperti biasa. Luar biasa semangat para penjual pasar ini. Bencana sudah lewat, kini mereka mulai menata hidupnya,” terang Sandi. 

BACA JUGA : Salah Satu Cucu Pendiri NU Gabung Prabowo-Sandi

Namun trauma bencana masih terasa. Ibu Aisyah penjual cabe tidak bisa menahan airmatanya yang mengalir ketika berbicara dengan calon wakil presiden usungan Partai Gerindra, PAN, PKS, Demokrat dan Berkarya tersebut. 

“Saya masih mengingat kejadian gempa itu pak. Alhamdulillah kami masih lengkap. Palu harus bangkit Pak,” kata Aisyah dengan mata berkaca-kaca. 

Para pedagang pasar terharu begitu melihat Sandi. Tiap bersalaman, rasa haru membuncah. Bahkan ada yang memeluk  Sandi dan sesunggukan di bahunya. 

ibu Haji Toki, penjual tempe dan tahu bahkan telah berjualan  satu hari setelah pasca gempa. “Wah ini tempenya nesar ya bu. Tempe kibor dan ada juga tempe HP kekinian, karena sama dengan tebal dan ukurannya dengan HP saya. Saya berkomunikasi dengan Pak Jokowi lewat tempe,” ujar Sandi. 

Sandi membeli tempo ukuran kibor seharga Rp 12.000 dan tempe HP Rp 1000. 

Sebelum melanjutkan perjalanan, Sandi mampir ke Habib Ali Muhammad Aljufrie, Ketua MUI Sulteng juga Ketua Pengurus Besar Al Khairaat Palu. (yug)


Media Apa Kabar menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redapakabarnews@gmail.com, dan redaksi@apakabarnews.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

SULAWESI TENGAH

Kunjungi Sigi, Menteri Rini Pastikan 550 Hunian Sementara Telah Dibangun BUMN

Published

on

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno meninjau hunian sementara (huntara) yang dibangun oleh BUMN bagi korban gempa bumi di Desa Lolu, Kecamatan Sigi Biromaru, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, Selasa (30/10/2018).

Apakabarnews.com, Sigi – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno kembali mengunjungi Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, untuk memastikan penyediaan 550 hunian sementara (huntara) yang dibangun oleh BUMN bagi korban gempa bumi.

“Ini bermanfaat bagi masyarakat karena bisa mendapat hunian sementara yang lebih baik, terutama di saat musim hujan,” kata Rini ketika meninjau ke Kabupaten Sigi, Selasa (30/10/2018).

Selain hunian bagi masyarakat, Rini juga meninjau pembangunan fasilitas-fasilitas umum di sekitar hunian penduduk seperti pembangunan MCK, sumur bor dan tandon air, dan sekolah sementara.

Sebanyak 550 hunian sementara telah dibangun di Desa Lolu, Kecamatan Sigi Biromaru dan di Desa Sibalaya Selatan, Kecamatan Tanambulava.

Dari total huntara yang dibangun, sekitar 450 huntara dibangun oleh PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk dan sisanya dibangun PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Huntara yang selesai dibangun siap ditempati oleh penduduk terdampak bencana gempa bumi.

Hingga saat ini, BNI tercatat sudah membangun 227 huntara dari target 450 huntara di Sigi. Ditargetkan seluruhnya selesai dibangun awal November 2018.

Bagi masyarakat yang menempati huntara di Sigi, BNI juga membangun fasilitas 30 MCK, sumur bor dan tandon air. Sementara untuk huntara di Sibalaya, Mandiri telah membangun fasilitas 20 MCK beserta tempat cuci, aula, ruang serba guna, dapur umum, tempat bermain untuk anak-anak serta lapangan olahraga.

Selama pembangunan hunian sementara tersebut, BNI dan Mandiri memanfaatkan tenaga kerja dari masyarakat sekitar melalui kegiatan padat karya. (cal)


Media Apa Kabar menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redapakabarnews@gmail.com, dan redaksi@apakabarnews.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

SULAWESI TENGAH

Pemkot Palu Bentuk Posko Transisi Darurat Pascagempa

Published

on

Wali Kota Palu, Hidayat.

Apakabarnews.com, Palu – Pemerintah Kota Palu membentuk pos komando (posko) transisi darurat ke pemulihan pascabencana gempa, tsunami dan likuifaksi yang meluluhlantahkan Kota Palu, Kabupaten Sigi dan Donggala, Sulawesi Tengah, pada 28 September 2018.

Wali Kota Palu Hidayat, Selasa (30/10/2018), di Palu mengatakan, posko tersebut dibentuk berdasarkan keputusan rapat koordinasi, yang dihadiri kepala daerah terdampak bencana, kepolisian, TNI dan instansi teknis lainnya, di ruang kerja Gubernur Sulawesi Tengah, 25 Oktober 2018 lalu.

“Rekomendasinya perlu ditetapkan status transisi darurat ke pemulihan dalam jangka waktu 60 hari. Mulai 27 Oktober 2018 sampai 25 Desember 2018,” katanya.

Hidayat selaku ketua posko mengatakan pembagian tugas setiap bidang antara lain melakukan kajian pemenuhan kebutuhan penanganan darurat bencana, berdasarkan hasil kajian cepat dan rencana kontingensi, melakukan kajian awal dalam upaya dan rencana kegiatan rehabilitasi dan rekonstruksi serta menyusun rencana kegiatan operasi penanganan darurat.

Kemudian, tugas lainnya mengendalikan pelaksanaan penanganan darurat bencana, memantau dan mengevaluasi pelaksanaan penanganan darurat bencana.

Ia menjelaskan ada tiga tugas penting dari pos komando yakni pertama, mengkaji pemenuhan kebutuhan penanganan darurat bencana dan perencanaan kegiatan rehabilitasi dan rekonstruksi. Kedua, perencanaan, pengendalian dan pengkoordinasian kegiatan operasi, pemantauan, evaluasi dan pelaporan penanganan darurat bencana, dan ketiga pengelolaan data dan informasi penanganan darurat bencana.

Sebelumnya Hidayat dalam rapat bersama kepala organisasi perangkat daerah (OPD), camat dan lurah mengharapkan untuk membuat peta jalan penanganan bencana selama status transisi darurat ke pemulihan. Hal itu dimaksudkan untuk mempermudah penanganan wilayah dan korban terdampak bencana sehingga bantuan yang diberikan tersalurkan secara merata. (uzi)


Media Apa Kabar menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redapakabarnews@gmail.com, dan redaksi@apakabarnews.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

Trending