Connect with us

JAWA TIMUR

Bersarung Hijau, Prabowo dan Sandi Ziarah ke Makam Syekh Hashim Asy’ari

Published

on

Calon Presiden dan Wakil Presiden 2019, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno saat berziarah ke makam Syekh Hasyim Asy'ari di Jombang, Jawa Timur.

Apakabarnews.com, Jombang – Calon presiden dan calon wakil presiden nomer urut 02, Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahuddin Uno melakukan ziarah bersama ke makam pendiri organisasi islam terbesar di Indonesia Nahdlatul Ulama (NU) yakni Syekh Hasyim Asy’ari di kompleks Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur. 

Keduanya terlihat kompak mengenakan baju koko putih dan bersarung hijau. Dalam prosesi ziarah tersebut, keduanya didampingi oleh cucu Syekh Hasyim Asy’ari yang juga merupakan pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng, KH Salahuddin Wahid atau yang akrab disapa Gus Solah. 

BACA JUGA : Ini Pesan Gus Sholah kepada Prabowo-Sandi di Hari Santri Nasional

KH Ahmad Ainur Rofiq yang merupakan pengajar senior Ponpes Tebuireng terlihat memimpin doa, tahlil, dan shalawat bersama di depan makam Syekh Hasyim Asy’ari. Tak hanya berziarah ke makam Syekh Hasyim Asy’ari, mereka pun juga melakukan ziarah ke makam Kyai Wahid Hasyim serta mantan Presiden Republik Indonesia ke 4 yakni KH Abdurahman Wahid atau yang akrab disapa Gusdur yang berada dalam satu kompleks Ponpes Tebuireng tersebut. 

Usai berziarah, Prabowo dan Sandi yang didampingi oleh Gus Solah serta para rombongan juga menaburkan bunga diatas makam para tokoh dan pendiri Nahdlatul Ulama tersebut. 

Dalam penjelasannya kepada awak media, Prabowo menjelaskan bahwa kunjungannya pada hari ini ke Pondok Pesantren Tebuireng selain untuk melakukan silaturahmi dengan para pengasuh Ponpes dan berziarah ke makam para tokoh dan pendiri Nahdlatul Ulama juga melakukan napak tilas mengenang resolusi jihad sebagai langkah mempertahankan kemerdekaan Indonesia yang dilakukan oleh Syekh Hasyim Asy’ari dan tokoh ulama islam lainnya dengan melawan para penjajah. 

“Hari ini adalah hari santri nasional dimana mengenang bahwa pernah lahir sebuah resolusi jihad untuk mendukung kemerdekaan dan itu bagian dari pertempuran 10 november. Jadi menurut kami peristiwa oktober dan november 1945 adalah bagian penting dalam sejarah kita. Memang 17 Agustus itu adalah proklamasi tetapi ujian kemerdekaan itu ya di Jawa Timur ini pada oktober dan november 1945,” papar Prabowo. 

Prabowo menjelaskan, dengan keluarnya sebuah resolusi jihad yang dilontarkan oleh KH Hasyim Asy’ari pada 22 oktober 1945 lalu merupakan dorongan yang kuat untuk memenangkan dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia, dan itu adalah ujian terberat bangsa Indonesia pasca kemerdekaan. 

“Dan resolusi jihad itu adalah bukti bahwa ulama adalah pejuang kebangsaan pejuang kemerdekaan, dan ini sekaligus untuk mengingatkan generasi muda bahwa ulama memiliki peran penting dalam memenangkan dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Ini sangat penting dan saya merasa sangat dihormati saya bisa hadir di sini pada hari ini,” paparnya. 

Disisi lain, Cawapres nomer urut 02 Sandiaga Salahuddin Uno juga mengucapkan terimakasih atas sambutan yang diberikan begitu hangat oleh pimpinan dan pengasuh Ponpes Tebuireng Jombang atas kehadirannya bersama dengan Capres Prabowo Subianto. Dalam pertemuannya dengan Gus Solah serta para pengurus Ponpes Tebuireng lainnya mereka juga sempat mendiskusikan tentang pembangunan ekonomi bagi para santri untuk mengembangkan jiwa kewirausahaan. 

“Saya ucapkan terimakasih atas silaturahmi ini dan tadi kami lakukan dengan pimpinan dan pengasuh Pondok pesantren Tebuireng di Jombang disini untuk juga berziarah ke makam hadratus Syekh Hasyim Asy’ari. Dan diskusi yang kita lakukan juga juga terkait dengan pengembangan kewirausahaan bagi para santri yang nantinya kita harapkan para santri bisa membuka lapangan pekerjaan,” tandasnya. (vin)


Media Apa Kabar menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redapakabarnews@gmail.com, dan redaksi@apakabarnews.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

JAWA TIMUR

Tim SAR Temukan Jenazah Empat Santri yang Tenggelam di Ponorogo

Published

on

Sejumlah personil BPBD dan relawan mengevakuasi jenazah salah satu santri yang tenggelam di Sungai Tempuran, Ponorogo, Jawa Timur, Selasa (15/1/2019).

Apakabarnews.com, Ponorogo – Tim Pencarian dan Pertolongan (Search And Rerscue/SAR) sudah menemukan jenazah empat santri Pondok Pesantren Hudatul Muna yang tenggelam di Sungai Tempuran, Kabupaten Ponorogo.

Kepala Polres Ponorogo AKBP Radiant di Ponorogo, Selasa (15/1/2019), mengatakan pada Selasa sekitar pukul 17.15 WIB tim SAR menemukan jenazah santri bernama Bambang Irawan(16), warga Desa Petungsinarang, Kecamatan Bandar, Pacitan; dan Ahmad Qoirul Huda (14), warga Desa Senepo, Slahung, Ponorogo.

“Kedua jenazah tersebut diketahui tim SAR saat mengapung ke permukaan air sungai dalam kondisi berpelukan,” kata Radiant, menambahkan petugas menambahkan jenazah kedua santri sekitar empat meter dari lokasi awal tenggelamnya korban.

Pada Selasa siang pukul 11.00 WIB, Tim SAR menemukan jenazah Ahmad Ansori (15), warga Kelurahan Oro-oro Ombo, Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun, Jawa Timur, tak jauh dari lokasi awal mereka tenggelam.

Sementara jenazah satu santri lainnya, Miftahul Huda (14) yang berasal dari Desa Wonodadi Kulon, Kecamatan Ngadirojo, Pacitan, ditemukan pada Senin (14/1) sore.

Keempat santri Pondok Pesantren Hudatul Muna itu tenggelam saat mandi dan bermain di sungai yang berada sekitar satu kilometer dari lingkungan pondok pada Senin (14/1/2019). (lrs/sis)


Media Apa Kabar menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redapakabarnews@gmail.com, dan redaksi@apakabarnews.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

JAWA TIMUR

Rumah di Malang Roboh Diterjang Angin Kencang

Published

on

Rumah roboh akibat diterjang angin kencang disertai hujan deras dan menyebabkan satu orang korban mengalami patah tulang.

Apakabarnews.com, Malang – Satu rumah di Kelurahan Adirejo, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Kamis (10/1/2019), roboh akibat diterjang angin kencang disertai hujan deras dan menyebabkan satu orang korban mengalami patah tulang.

Koordinator Taruna Siaga bencana (Tagana) Kabupaten Malang, Robby Kusuma saat dikonfirmasi mengatakan, bahwa korban satu orang luka tersebut bernama Aris Mustikowati (59) mengalami patah tulang kaki kanan.

“Saya menyampaikan laporan kejadian tersebut setelah mendapatkan konfirmasi dari personel yang turun di lokasi. Satu rumah rusak berat, dan satu orang korban mengalami patah tulang kaki kanan,” katanya.

Tercatat, untuk rumah yang roboh diterjang angin kencang tersebut, merupakan milik Hermawan, dengan total kerugian kurang lebih Rp20 juta. Rumah tersebut hanya beratapkan seng.

Robby menjelaskan, pada Kamis, pukul 14.25 WIB, hujan deras disertai angin kencang melanda wilayah Kabupaten Malang. Pada pukul 15.00 WIB, angin kencang menerjang rumah Hermawan yang berlokasi di Jalan Adi Utomo RT 04 RW 02, kelurahan Adirejo, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang.

Upaya yang dilakukan oleh Tagana Kabupaten Malang dan para pemangku kepentingan setempat antara lain adalah membawa korban yang mengalami patah tulang untuk mendapatkan perawatan, dan melaporkan kejadian tersebut kepada Dinas Sosial Kabupaten setempat.

Selain itu juga melakukan pendistribusian bantuan yang berasal dari Dinas Sosial Kabupaten Malang. (vic)


Media Apa Kabar menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redapakabarnews@gmail.com, dan redaksi@apakabarnews.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

JAWA TIMUR

Pengusaha Perempuan Milenial Peringati Hari Lahir Wanita Syarikat Islam Jawa Timur ke 100 Tahun

Published

on

Seminar bertajuk  “Entrepreneur Emak-Emak Milenial – Join the Movement, Be The Solution” berlangsung di Gran Inna Surabaya, Kamis, (10/1/2019).

Apakabarnews.com, Surabaya – Dalam rangka memperingati 100 tahun hari lahir Wanita Syarika Islam Jawa Timur, para anggota menyelenggarakan sebuah seminar bertajuk  “Entrepreneur Emak-Emak Milenial – Join the Movement, Be The Solution” berlangsung di Gran Inna Surabaya, Kamis, (10/1/2019).

Dalam seminar tersebut, para anggota perempuan yang merupakan pengusaha generasi milenial menyampaikan komitmennya untuk memberikan solusi terhadap tantangan ekonomi yang kian dinamis dengan menggangkat potensi dan mengembangkan sumber daya emak-emak di era digital.

BACA JUGA : Sandiaga akan Libatkan Masyarakat dalam Penataan Ulang Pemukiman Padat

Hadir sebagai pembicara pada seminar tersebut Ibu Nur Asia  Uno, isteri Bapak Sandiaga Uno, calon wakil presiden nomor urut 02, yang menyampaikan tentang pentingnya ketahanan keluarga sebagai salah satu pilar kesejahteraan keluarga melalui pemberdayaan perempuan.
 
“Saya berharap Wanita Syarikat Islam terus memprioritaskan program-program penguatan ketahanan keluarga dan kesehatan keluarga, baik secara pemenuhan gizi melalui makanan untuk keluarga maupun dengan menjaga kesehatan fisik.  Hal ini dapat dilakukan melalui pemberdayaan perempuan sebagai penguatan fondasi ekonomi keluarga serta membantu peningkatan kesejahteraan keluarga,” ujar Nur Asia Uno di hadapan lebih dari 100 peserta pengusaha perempuan milenial Wanita Syarikat Islam.

Sementara itu Ketua Ponpes Nurul Iman, Umi Wahidah menyampaikan tentang peran Wanita Syarikat Islam yang terus konsisten dan aktif memperjuangkan berbagai macam kepentingan perempuan dan anak dalam memperkuat ketahanan keluarga. 

“Kami senang bahwa Ibu Nur Asia Uno memberikan perhatian yang tulus terhadap pemberdayaan perempuan dengan mendorong pentingnya kesejahteraan keluarga yang dapat diperkuat dengan kemampuan kewirausahaan perempuan milenial.”

Peserta seminar juga diberi pembekalan oleh pakar TI dan e-commerce, Agus Maksum, yang menyampaikan bahwa dengan perkembangan e-commerce Indonesia yang tumbuh semakin cepat, sudah sewajarnya para pengusaha perempuan milenial harus dapat memanfaatkan e-commerceuntuk pengelolaan usaha yang efisien, baik untuk penyebaran, pembelian, penjualan, pemasaran barang dan jasa.

Pada kesempatan tersebut, Nur Asia Uno lebih lanjut mengatakan, “Semoga pengusaha perempuan milenial yang mandiri berwirausaha dapat terus aktif dalam memajukan perekonomian keluarganya dengan memanfaatkan teknologi informasi dan e-commerce.” tandasnya. (yug)


Media Apa Kabar menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redapakabarnews@gmail.com, dan redaksi@apakabarnews.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

Trending