Connect with us

JAWA TIMUR

Kunjungi Jawa Timur, Prabowo-Sandi Lakukan Napak Tilas Resolusi Jihad

Published

on

Calon Presiden dan Wakil Presiden 2019, Sandiaga Uno dan Prabowo Subianto saat berkunjung ke Pondok Pesantren Tebu Ireng, Jombang, Jawa Timur.

Apakabarnews.com, Surabaya – Calon Presiden dan Wakil Presiden nomer urut 02, Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahuddin Uno kali ini melakukan safari politiknya di Jawa Timur. Dalam kunjungannya, Prabowo dan Sandiaga bersama rombongan akan melakukan napak tilas resolusi jihad yang dimulai dari Pondok Pesantren Tebu Ireng, Jombang, Jawa Timur.

“Dalam agenda di Jawa Timur kali ini, Pak Prabowo dan Pak Sandi akan melakukan napak tilas resolusi jihad yang diserukan oleh KH Hasyim Asy’ari untuk melawan penjajah dan mempertahankan kedaulatan NKRI. Kegiatan tersebut dimulai dengan apel 5000 santri di Pondok Pesantren Tebu Ireng, Jombang,” kata Ketua DPP Partai Gerindra, Chusni Mubarok di Surabaya, Senin (22/10/2018).

BACA JUGA : Bersarung Hijau, Prabowo dan Sandi Ziarah ke Makam Syekh Hashim Asy’ari

Chusni menjelaskan, semangat Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahuddin Uno dalam mempertahankan kedaulatan NKRI sangat terinspirasi dari resolusi jihad itu. Sebab, cikal bakal semangat pertempuran 10 November 1945 di Surabaya tidak terlepas dari resolusi jihad tersebut.

“Bagi pak Prabowo dan pak Sandi resolusi jihad merupakan tonggak perjuangan dan bagian sejarah yang tidak bisa dilepaskan dari pertempuran 10 November 1945 melawan penjajah yang kini menjadi hari pahlawan nasional. Karena, resolusi jihad yang diserukan oleh KH Hasyim Asy’ari dan di sambut dengan pekik semangat yang digelorakan oleh Bung Tomo membuat arek-arek Suroboyo beserta para laskar santri dari berbagai daerah di tanah Jawa gigih berani melawan penjajah pada pertempuran 10 november 1945,” papar Chusni.

Chusni yang juga merupakan Wasekjen Pimpinan Pusat GP Ansor itu menjelaskan, dalam kegiatan napak tilas resolusi jihad tersebut Prabowo dan Sandi juga akan bersilahturahmi dengan Pengasuh Pondok Pesantren Tebu Ireng KH Salahuddin Wahid atau yang akrab disapa Gus Solah dan dilanjutkan berziarah ke makam KH Hasyim Asy’ari.

“Setelah bersilahturahmi dengan Gus Solah, dan berziarah ke makam KH Hasyim Asy’ari, Pak Prabowo dan Pak Sandi juga akan menyapa dan berdialog dengan para santri di Ponpes Tebu Ireng. Setelah itu pak Prabowo dan pak Sandi juga akan mengunjungi Ponpes Mambaul Ma’arif Denanyar Jombang untuk bersilahturahmi dengan para pengurus pondok pesantrennya serta berziarah ke makam KH Bisri Syansuri yang juga merupakan seseorang ulama besar di Jawa Timur,” papar Chusni yang juga Caleg DPR RI partai Gerindra dari Dapil Malang Raya itu.

Setelah itu, Prabowo dan Sandi juga akan melanjutkan perjalanannya ke pondok pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang. Disana, mereka akan melakukan ziarah ke makam pahlawan nasional sekaligus pendiri organisasi islam terbesar di Indonesia Nahdlatul Ulama yakni KH Wahab Chasbullah yang rencananya akan didampingi langsung oleh putra Mbah Wahab yakni KH Hasib Wahab Chasbullah.

“Kegiatan silaturahmi kepada para Kyai dan santri serta ziarah ke makam para pejuang bangsa itu merupakan rangkaian kegiatan napak tilas resolusi jihad yang akan dilakukan oleh Pak Prabowo dan Pak Sandi selama di Jawa Timur ini. Selain itu acara napak tilas ini juga dimeriahkan dengan pawai kendaraan jeep dari Jombang menuju Tugu Pahlawan Surabaya, sebagai simbol semangat perjuangan dan perlawanan terhadap segala bentuk penjajahan,” tandasnya. Demikian, seperti dikutip Pusatsiaranpers.com (tim)


Media Apa Kabar menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redapakabarnews@gmail.com, dan redaksi@apakabarnews.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

JAWA TIMUR

Empat Tewas dalam Kecelakaan di Tol Gresik

Published

on

Empat korban tewas dalam kecelakaan di jalan tol kilometer 16.800, Desa Sumberame, Kecamatan, Wringinanon, Kabupaten Gresik.

Apakabarnews.com, Gresik – Empat korban tewas dalam kecelakaan di jalan tol kilometer 16.800, Desa Sumberame, Kecamatan, Wringinanon, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, antara Toyota Innova L 1594 IH dengan truk bernomor polisi N 8270 UK, Selasa (6/11/2018).

“Kecelakaan di jalan tol tersebut memang masuk wilayah Gresik, dan Kanit Laka sekarang masih ada di tempat kejadian perkara, masih olah TKP,” kata Kasatlantas Polres Gresik AKP Wikha Ardilestanto di Gresik.

Wikha menceritakan, kronologi kejadian berawal dari kendaraan Toyota Innova yang dikemudikan Pongky Dewanto asal Kota Malang dan membawa 5 orang penumpang melaju dengan cepat dari arah barat menuju ke timur.

“Saat melintas di TKP atau KM 16.800, pengemudi kurang memperhatikan kondisi di depan, sehingga menabrak bodi belakang samping kanan truk yang dikemudikan Muhammad Tohir asal Balikpapan,” katanya.

Akibatnya, kendaraan yang dikemudikan Pongky menabrak truk yang berjalan searah di depannya.

“Laporan yang masuk, 4 penumpang Innova meninggal dunia, dan 1 penumpang mengalami luka berat. Saat ini, korban luka dibawa ke RS Petrokimia Driyorejo, dan korban meninggal dibawa ke RSUD Mojokerto,” katanya. (ami)


Media Apa Kabar menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redapakabarnews@gmail.com, dan redaksi@apakabarnews.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

JAWA TIMUR

Politisi Tersangka Kasus Judi di Surabaya Meninggal Dunia

Published

on

Warga Jalan Rajawali, Kecamatan Blegah, Bangkalan, Pulau Madura, Jawa Timur, meninggal dunia setelah sempat dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara Surabaya.

Apakabarnews.com, Surabaya – Tersangka kasus perjudian berinisial FR, warga Jalan Rajawali, Kecamatan Blegah, Bangkalan, Pulau Madura, Jawa Timur, meninggal dunia setelah sempat dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara Surabaya, kata seorang perwira polisi.

“Tersangka didiagnosa menderita penyakit bronkitis akut, syok septik, kencing manis, serta jantung,” ujar Kepala Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Kota Besar Surabaya Ajun Komisaris Besar Polisi Sudamiran kepada wartawan di Surabaya, Senin (5/11/2018).

Sudamiran menjelaskan, sejak ditetapkan tersangka, FR telah dua kali menjalani perawatan medis atas penyakit yang dideritanya di Rumah Sakit Bhayangkara Surabaya. FR saat ditetapkan tersangka diinformasikan sebagai seorang politisi yang masih aktif menjabat sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah di salah satu kabupaten Pulau Madura.

Dia mengatakan tersangka FR meninggal dunia di Rumah Sakit Bhayangkara Surabaya pada hari Minggu, 4 November, sekitar pukul 15.20 WIB.

“Sore hari itu juga langsung dibawa pulang oleh keluarganya,” ucap Sudamiran.

FR ditetapkan tersangka setelah polisi melakukan penggerebekan perjudian yang berlangsung di sebuah kamar rumah karaoke kawasan Surabaya Barat pada Rabu dini hari, 17 Oktober lalu.

Saat itu sebanyak 15 orang diamankan. Namun setelah melalui penyelidikan hanya tiga di antaranya yang ditetapkan tersangka.

Selain FR, polisi menetapkan tersangka berinisial SAM, warga Desa Kelbung, Kecamatan Sepuluh, Bangkalan, Madura, serta seorang pengusaha hiburan malam di Kota Surabaya berinisial HK. Seorang lainnya berinisial SB turut ditetapkan tersangka karena saat penggerebekan diketahui membawa senjata tajam.

Dalam perkara ini, total barang bukti yang diamankan senilai Rp79 juta, yang diduga kuat sebagai uang untuk berjudi. Selain itu polisi juga mengamankan barang bukti sebanyak 17 lembar kartu domino, yang diduga sebagai sarana berjudi. (sas)


Media Apa Kabar menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redapakabarnews@gmail.com, dan redaksi@apakabarnews.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

JAWA TIMUR

Djoko Santoso Nyatakan Prabowo Tidak Marah kepada Emak-Emak

Published

on

Ketua BPN Prabowo-Sandi Djoko Santoso dan Capres Prabowo Subianto.

Apakabarnews.com, Jakarta – Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Jenderal (Purn) Djoko Santoso membantah pemberitaan media yang menyebutkan Prabowo marah atau geram terhadap emak-emak di Ponorogo.

“Pak Prabowo tidak marah kok, dia sedang mengendalikan suasana saja. Biar kondisi acaranya bisa menjadi lebih tertib,” kata Djoko Santoso di Jakarta, Jumat (2/11/2018).

BACA JUGA : Sandiaga Uno dan Kisah Sukses Warung Kopi Azzahra di Makasar

Menurut Djoko Santoso, hal itu dilakukan bukan karena Prabowo marah. Djoko menambahkan, sikap pemimpin yang baik, adalah yang bisa mengendalikan situasi dan kondisi.

“Pemimpin kan harus pegang kendali agar suasananya lebih tertib. Nah, Prabowo sedang melakukan hal demikian, pada saat itu,” kata Djoko.

Seperti diberitakan sebelumnya, Calon Presiden (Capres) Prabowo Subianto  sempat dikabarkan merasa geram saat hadir di tengah warga Ponorogo. 

Hal itu dipicu melihat emak-emak berebut buku berjudul ‘Paradoks Indonesia’ yang dibagikan tim Prabowo saat dirinya berpidato di salah satu tempat makan di Jalan KH. Ahmad Dahlan, Kamis (1/11/2018).

Namun demikian, sesaat kemudian suasana menjadi kondusif kembali, Prabowo pun melanjutkan pidatonya di hadapan ratusan simpatisan. Prabowo mengingatkan jika saat ini kondisi negara Indonesia dalam sakit parah. (tim)


Media Apa Kabar menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redapakabarnews@gmail.com, dan redaksi@apakabarnews.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

Trending