Connect with us

DESTINASI

Pemda Diminta Benahi Benahi Bangkitkan Pariwisata NTB

Published

on

Pantai Nipah, terletak di Dusun Nipah Desa Malaka Kecamatan Pemenang Kabupaten Lombok Utara.

Apakabarnews.com, Lombok Utara – Pengusaha industri kreatif, Lalu Nofian Hadi mengatakan, perlu ada terobosan dan upaya serius untuk membangkitkan pariwisata Nusa Tenggara Barat pascagempa, salah satunya membenahi destinasi wisata.

“Lombok Bangkit, dari sisi pariwisata hendaknya jangan hanya slogan tanpa kenyataan. Sudah enam bulan berlalu, pascagempa bumi Juli-Agustus 2018, faktanya geliat pariwisata di Lombok, NTB masih tetap belum nendang. Kunjungan masih sepi,” ujarnya di Lombok Utara, Selasa (5/3/2019).

Menurut dia, proses recovery (pemulihan) yang dilakukan pemerintah justru mengabaikan hal yang sebenarnya sepele saja.

“Penataan kembali destinasi (wisata). Ini kelihatan sepele, tapi sebenarnya utama. Sebab percuma promosi banyak-banyak kalau nyatanya destinasi belum maksimal ditata,” ucap Novian Hadi.

Calon legislatif DPRD NTB dari PKS nomor urut 11 Dapil Lombok Utara dan Lombok Barat ini menjelaskan, pascagempa bumi sebenarnya menjadi moment baik untuk melakukan penataan destinasi, terutama destinasi di Lombok Utara dan Lombok Barat.

Hal ini juga bisa jadi titik penataan ulang tata ruang destinasi yang ada. Pantai Nipah misalnya. Kawasan yang sudah dibranding dengan kawasan kuliner laut khas Lombok Utara ini, bisa ditata kembali dengan lebih baik.

“Pemda Kabupaten Lombok Utara (KLU) bisa menata Nipah, mengatur jarak lapak-lapak dengan ROI pantai. Kemudian juga melengkapi fasilitas dasar pendukung destinasi, seperti toilet dan ruang ganti,” jelasnya.

Nofian mengatakan, semangat recovery pariwisata sejauh ini sudah cukup bagus. Dukungan pemerintah pusat dengan anggaran besar juga bagus, tapi belum menyentuh hal-hal mendasar.

Pemulihan lebih ditujukan pada promosi agar wisatawan mau datang kembali ke Lombok, sementara di sisi lain secara internal kesiapan menerima kunjungan masih terkesan setengah hati.

Di sejumlah destinasi wisata di Lombok Utara dan Lombok Barat, misalnya ketersediaan fasilitas toilet masih sangat minim, apalagi fasilitas mushola dan tempat wudhu.

“Ini yang perlu didorong. Kenyamanan wisatawan saat berada di destinasi harus terjamin. Apalagi ketersediaan branding kita kan wisata halal yang tentu identik dengan kebersihan,” katanya.

Menurut dia, penyediaan fasilitas dasar ini tanggungjawab Pemda, namun bisa juga melibatkan partisipasi swasta dan masyarakat.

Hanya saja, harus ada inovasi dan pola pikir yang out of the box. Fasilitas dasar jangan hanya berkonteks pada proyek semata.

Karena itu, bila terpilih sebagai wakil rakyat di DPRD NTB nantinya, Nofian akan mendorong bagaimana peran swasta dan masyarakat untuk mengelola destinasi wisata.

“Pihak swasta jika dilibatkan mempercantik kawasan pasti berlomba lomba ambil peran, karena bisa jadi ruang promosi buat mereka, jadi masing masing saling berlomba memberikan yang terbaik,” terangnya. (nur)


Media Apa Kabar menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redapakabarnews@gmail.com, dan redaksi@apakabarnews.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

DESTINASI

Sail Nias Momentum Strategis Jadi Tujuan Wisata Dunia

Published

on

Sail Nias 2019 merupakan momentum yang sangat strategis dalam rangka melesatkan Pulau Nias yang terletak di Provinsi Sumatera Utara.

Apakabarnews.com, Jakarta – Penyelenggaraan Sail Nias 2019 merupakan momentum yang sangat strategis dalam rangka melesatkan Pulau Nias yang terletak di Provinsi Sumatera Utara untuk menjadi salah satu tujuan wisata utama di dunia.

“Saya harap impian dalam rangka mengembangkan Nias sebagai destinasi wisata dunia bukan hanya tahun 2019 ini, tetapi juga berlanjut hingga tahun-tahun berikutnya,” kata Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani dalam acara soft launching Sail Nias 2019 di Jakarta, Kamis (14/3/2019) malam.

Menurut Puan Maharani, pelaksanaan Sail Nias selain mempromosikan tujuan wisata juga dilakukan untuk mempercepat pembangunan dan mengembangkan rute pelayaran.

Untuk itu, ujar dia, perlu ada sinergi yang kuat antara pemerintah pusat dan daerah serta gotong royong dalam menarik investor ke daerah tersebut.

Menko PMK juga mengemukakan bahwa pelaksanaan Sail Indonesia yang pada Tahun 2019 ini berpuncak di Nias adalah juga berfungsi untuk mengokohkan kembali jiwa negara bahari di Nusantara.

Sementara itu, Ketua Panitia Sail Nias 2019 yang juga Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly mengemukakan bahwa sektor pariwisata bahari merupakan andalan di Nias karena keindahan potensi sumber daya dan pemandangan kelautannya.

Menkumham yang juga berasal dari Nias itu juga menyebutkan bahwa di banyak peselancar internasional, Nias sudah lama dikenal sebagai lokasi berselancar yang bagus.

Yasonna juga mengungkapkan, puncak acara dijadwalkan berlangsung di Teluk Dalam Nias Selatan pada tanggal 14 September 2019 mendatang.

Sejumlah rangkaian kegiatan yang akan berlangsung di sana antara lain adalah kejuaraan berselancar dunia, Wonderful Nias Expo 2019, hingga festival seni dan pagelaran budaya.

Masih di acara peluncuran tersebut, Wakil Gubernur Sumatera Utara Musa Rajekshas meyakini bahwa dengan terpilihnya Nias sebagai tuan rumah Sail Indonesia tahun ini akan mempercepat kebangkitan pembangunan Nias sesuai dengan tema “Nias Menuju Gerbang Destinasi Wisata Bahari Dunia”. (mrr)


Media Apa Kabar menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redapakabarnews@gmail.com, dan redaksi@apakabarnews.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

DESTINASI

Empat Inspirasi Tempat Liburan di Sydney dan Gold Coast

Published

on

SEA LIFE Aquarium, terletak di Darling Harbour, Australia.

Apakabarnews.com, Jakarta – Sydney dan Gold Coast adalah sebagian dari tujuan wisata di benua Australia yang jadi favorit para pelancong, termasuk bagi wisatawan Indonesia.

Dari kota metropolitan Sydney, hanya butuh penerbangan kurang dari dua jam menuju pantai Gold Coast untuk menikmati suasana tepi laut.

Tak perlu bingung harus pergi ke mana saja, berikut empat tempat berwisata di Sydney dan Gold Coast yang bisa jadi inspirasi liburan mendatang Anda, dikutip dari Tourism Australia.

SEA LIFE Sydney Aquarium

SEA LIFE Aquarium, terletak di Darling Harbour. Keistimewaan tempat ini adalah The Penguin Expedition, wahana habitat penguin buatan pertama di dunia.

Pengunjung dapat naik kapal ke pusat koloni penguin raja dan penguin Gentoo, yang terinspirasi dari habitat aslinya di Pulau Macquarie, Australia.

Pulau yang jadi bagian Tasmania ini terletak di antara Selandia Baru dan Antartika.

Port Stephens Dolphin Cruise Sydney

Penyuka lumba-lumba bisa melihat atraksi seru mereka di Port Stephens, rumah bagi lebih dari 140 lumba-lumba hidung botol.

Hewan ini juga bisa dilihat dari jarak dekat dengan mengikuti pesiar, di mana Anda bisa menyaksikan langsung para lumba-lumba melompat-lompat di sekitar perahu.

Jika beruntung, ada kemungkinan Anda bisa melihat paus bungkuk yang bermigrasi di antara bulan Mei dan November setiap tahun.

Dreamworld, Gold Coast

Dreamworld adalah taman hiburan terbesar di Australia yang bisa membawa Anda berkelana ke dunia-dunia yang baru.

Dreamworld memiliki berbagai jenis wahana, pertunjukan dan atraksi, termasuk Tower of Terror 2, salah satu wahana adrenalin tertinggi dan tercepat di dunia.

Jangan lupa kunjungi Tiger Island, penangkaran harimau India dan harimau sumatera. Di “Australian Wildlife Experience”, Anda bisa melihat lebih dari 500 binatang asli Australia.

Penyuka adrenalin bisa menjajal wahana Flowrider, perpaduan antara berselancar, skateboarding dan body boarding.

Jet boating, Gold Coast

Jet Boating adalah kegiatan “wajib” di Gold Coast yang seru dan aman untuk seluruh keluarga. Rasakan sensasi menaiki roller coaster atau mobil berkecepatan tinggi di laut lepas.

Di sini, Anda bisa merasakan keseruan menaiki jet boat yang dikombinasikan dengan pemandangan indah di lepas pantai Gold Coast.

Rasakan ketegangan putaran 360 derajat, drift kecepatan tinggi, suasana pantai seru dan manuver-manuver cepat sambil menikmati lanskap pantai Gold Coast. (nan)


Media Apa Kabar menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redapakabarnews@gmail.com, dan redaksi@apakabarnews.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

DESTINASI

Arborea Cafe Sensasi “Ngopi” di Hutan Megalopolitan

Published

on

Arborea berlokasi di lingkungan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) di kawasan Senayan, Jakarta Selatan.

Apakabarnews.com, Jakarta – Menikmati kopi di sebuah kafe di pusat perbelanjaan Jakarta adalah hal biasa. Tapi, bagaimana jika menyuruput kopi sembari merasakan udara hutan kota ala Megalopolitan Jakarta?

Sensasi “ngopi” di hutan yang berlokasi persis di jantung Ibukota itu yang menjadi penawaran khas Arborea Cafe, pada Kamis (14/3/2019).

Arborea berlokasi di lingkungan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) di kawasan Senayan, Jakarta Selatan.

Penempatan kafe yang berada di sela-sela pepohonan rindang seakan menjadi tantangan bagi pengunjung untuk menemukannya di halaman KLHK. Tantangan itu semakin meningkat karena desain bangunan kafe yang didominasi bahan kayu.

“Desainnya lucu, minimalis, dan ‘instagramable’ banget. Bagus buat nongkrong dan foto-foto bareng temen-temen,” ujar salah satu pengunjung Arborea Cafe, Stefani Kristin (25).

Kafe yang diresmikan pada Agustus 2018 oleh Menteri LHK Siti Nurbaya itu memiliki tiga lantai. Pelataran luas untuk menampung pertunjunkan musik secara langsung setiap Jumat sore berada pada lantai pertama.

Di Lantai kedua, tempat makan yang dilengkapi pendingin ruangan serta jendela merupakan ruang utama Arborea. Pada lantai atas, Arborea menyediakan ruang terbuka yang cocok menjadi titk pengambilan foto sambil menikmati kopi dengan latar gedung-gedung Jakarta di balik pepohonan.

Pengunjung lain Alif Ramadan (26) mengaku menikmati pemandangan yang dilihatnya sambil sesekali mengabadikan pemandangan itu lewat ponsel pintarnya.

“Saya paling suka ‘rooftop’ di lantai tiga. Menikmati pemandangan sambil minum kopi atau mengambil foto. Saya juga terkadang menyelesaikan pekerjaan di sini,” ujar Alif.

Namun, Arborea bukan hanya menawarkan keunikan lokasi dan desain bangunan. Kafe yang buka mulai pukul 10.00 WIB hingga 19.00 WIB itu pun menyuguhkan aneka jenis kopi dari berbagai daerah di Indonesia.

Pemilik kafe juga menggunakan peralatan yang ramah lingkungan lho, seperti sedotan kertas.

Kamu tertarik mencobanya? Harga minuman yang ditawarkan sekira Rp15 ribu hingga Rp35 ribu. Sedangkan untuk kudapan, Arborea mematok harga Rp25 ribu hingga Rp47 ribu. (arn)


Media Apa Kabar menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redapakabarnews@gmail.com, dan redaksi@apakabarnews.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

Trending