Connect with us

SEKTOR RIIL

Kemenhub Siapkan Angkutan Motor Gratis Lebaran 2019

Published

on

Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Kereta Api Kementerian Perhubungan, Zulmafendi.

Apakabarnews.com, Jakarta – Kementerian Perhubungan kembali menyiapkan program layanan angkutan motor gratis Lebaran 2019 dengan tujuan ke sejumlah kota di Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Yogyakarta.

“Minat masyarakat untuk mengikuti program ini sangat besar, sehingga tahun ini kita adakan lagi sekalipun dengan jumlah kuota yang sama tahun 2019 dibanding 2018 yaitu 18.096 sepeda motor,” kata Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Kereta Api Kementerian Perhubungan Zulmafendi kepada pers di Jakarta, Kamis (14/3/2019).

Dikatakan, Pembukaan pendaftaran peserta program motor gratis (motis) sebenarnya sudah mulai dibuka Selasa, 12 Maret hingga 25 Mei 2019.

Peserta motis, katanya, dapat mendaftar secara online melalui website mudikgratis.dephub.go.id dan dapat juga mendaftar langsung di stasiun-stasiun yang telah ditunjuk.

Selain itu untuk peserta motis yang mendaftar melalui layanan motis contraflow/dari daerah, pendaftaran dimulai dari tanggal 28 April hingga 12 Juni 2019.

Beberapa stasiun yang telah menerima pendaftaran motis secara langsung adalah Stasiun Jakarta Gudang, Stasiun Bekasi, Stasiun Jatinegara, Stasiun Kemayoran.

Juga Stasiun Cikarang, dan Stasiun Kiara Condong. Sedangkan untuk Stasiun Depok Baru dan Stasiun Tangerang segera menyusul untuk menerima peserta pendaftaran motis.

Dikatakan Zulmafendi, peserta motis yang mendaftar di awal yaitu dari 25 Maret – 13 Mei 2019, akan mendapatkan keistimewaan berupa fasilitas untuk pembelian tiket KA Ekonomi Komersial dan PSO. Masing-masing peserta akan difasilitasi pembelian tiket KA sebanyak maksimal 3 tiket.

“Dengan catatan bahwa fasilitasi tiket ini berlaku hanya selama kuota tiket yang dialokasikan masih tersedia,” katanya.

Untuk waktu pengantaran ataupun pengangangkutan motis, katanya, akan dimulai pada tanggal 27 Mei-2 Juni 2019. Kemudian dilanjutkan kembali pada tanggal 8 Juni-13 Juni 2019. (ahm)


Media Apa Kabar menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redapakabarnews@gmail.com, dan redaksi@apakabarnews.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

SEKTOR RIIL

Dua Mobil Tangki Pertamina Terparkir di Halaman Monas

Published

on

Dua mobil tangki Pertamina tampak dari kejauhan terparkir di halaman Monas, Jakarta Pusat, Senin (18/3/2019).

Apakabarnews.com, Jakarta – Dua unit mobil tangki Pertamina yang diinformasikan dibajak, terparkir di area halaman Monumen Nasional (Monas) Jakarta Pusat.

Berdasarkan pantauan ANTARA di area Monas, seberang Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Senin (18/3/2019) nampak ratusan pegawai Pertamina Patra Niaga berseragam biru muda bersiap melakukan unjuk rasa.

Diinformasikan sebelumnya, dua unit mobil tangki milik PT Pertamina yang telah dibajak orang tak dikenal pagi ini pukul 05.00 WIB, sudah dalam penanganan Polisi.

“Benar mobil Pertamina dibajak, namun sekarang sudah dalam penanganan Polisi,” kata Humas PT Pertamina Patra Niaga Ayulia ketika dihubungi ANTARA, di Jakarta, Senin.

Menurutnya, penjelasan atau penanganan lebih lanjut masih menunggu hasil penyelidikan dari pihak kepolisian.

Dua mobil tangki PT Pertamina sekitar pukul 05.00, Senin pagi tadi dihadang dan dilarikan orang tidak dikenal menuju arah Istana Merdeka.

Dari pantauan GPS, dua mobil tangki itu mengarah ke Istana Merdeka.

Dua mobil tangki yang dihadang dan dilarikan itu berukuran 32 Kilo Liter (KL). Dalam dua mobil tangki BBM itu berisi biosolar dalam kondisi penuh.

“Kami telah menerima laporan adanya penghadangan dan perampasan mobil tangki yang sedang mengangkut bioslar. Kami sudah melapor pada aparat kepolisian,” kata Ayulia.

Ayulia menambahkan, dua mobil tangki yang dihadang dan dilarikan itu masing-masing ber plat polisi B 9214 TFU dan B 9575 UU dan dikemudikan Muslih bin Engkon dan Cepi Khaerul.

“Pak Cepi sudah diketahui keberadaannya dan sedang dalam perjalanan melaporkan ke Polda Metro Jaya,” jelas Ayulia.

Dipaparkan, penghadangan dan perampasan itu terjadi saat mobil tangki akan mengirim biosolar tujuan SPBU area Tangerang.

Saat hendak memasuki pintu Toll Ancol, tiba-tiba ada sekelompok orang sekitar 10 orang turun dari sebuah mobil sejenis pick up mengambil alih kemudi sambil membentak-bentak sopir atau awak mobil tangki.

“Sopir atau awak mobil tangki itu diancam dan dipaksa turun. Mobil tangki dikuasai oleh kelompok perampas yang mengatakan mereka akan menuju Istana Negara,” kata Ayulia. (asn)


Media Apa Kabar menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redapakabarnews@gmail.com, dan redaksi@apakabarnews.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

SEKTOR RIIL

Sudah Ditangani Polisi, Ini Kronologi Pembajakan Mobil Tangki Pertamina

Published

on

Dua unit mobil tangki Pertamina di depan Istana Merdeka.

Apakabarnews.com, Jakarta – Dua unit mobil tangki milik PT Pertamina yang telah dibajak orang tak dikenal pagi ini pukul 05.00 WIB, sudah dalam penanganan Polisi.

“Benar mobil Pertamina sudah dibajak, namun sekarang sudah dalam penanganan Polisi,” kata Humas PT Pertamina Patra Niaga Ayulia kepada ANTARA, di Jakarta, Senin (18/3/2019).

Menurutnya, penjelasan atau penanganan lebih lanjut masih menunggu hasil penyelidikan dari pihak kepolisian.

Dua mobil tangki PT Pertamina sekitar pukul 05.00 WIB Senin pagi tadi dihadang dan dilarikan orang tidak dikenal menuju arah Istana Merdeka.

Dari pantauan GPS, dua mobil tangki itu mengarah ke Istana Merdeka.

Dua mobil tangki yang dihadang dan dilarikan itu berukuran 32 Kilo Liter (KL). Dalam dua mobil tangki BBM itu berisi biosolar dalam kondisi penuh.

“Kami telah menerima laporan adanya penghadangan dan perampasan mobil tangki yang sedang mengangkut biosolar. Kami sudah melapor pada aparat kepolisian,” kata Humas PT Pertamina Patra Niaga Ayulia.

Ayulia menambahkan, dua mobil tangki yang dihadang dan dilarikan itu masing-masing bernomor polisi B 9214 TFU dan B 9575 UU dan dikemudikan Muslih bin Engkon dan Cepi Khaerul.

“Pak Cepi sudah diketahui keberadaannya dan sedang dalam perjalanan melaporkan ke Polda Metro Jaya,” jelas Ayulia.

Dipaparkan, penghadangan dan perampasan itu terjadi saat mobil tangki akan mengirim biosolar tujuan SPBU area Tangerang.

Saat hendak memasuki pintu Toll Ancol, tiba-tiba ada sekelompok orang sekitar 10 orang turun dari sebuah mobil sejenis pick up mengambil alih kemudi sambil membentak-bentak sopor alias awak mobil tangki.

“Sopir atau awak mobil tangki itu diancamn dan dipaksa turun. Mobil tangki dikuasai oleh kelompok perampas yang mengatakan mereka akan menuju Istana Negara,” Kata Ayulia. (asn)


Media Apa Kabar menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redapakabarnews@gmail.com, dan redaksi@apakabarnews.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

SEKTOR RIIL

Dua Mobil Tangki Pertamina Dibajak ke Depan Istana Merdeka

Published

on

Dua unit mobil tangki Pertamina di depan Istana Merdeka.

Apakabarnews.com, Jakarta – Dua mobil tangki PT Pertamina sekitar pukul 05.00, Senin pagi tadi dihadang dan dilarikan orang tidak dikenal menuju arah Istana Merdeka.

“Benar mobil tangki Pertamina telah dibajak,” kata Humas PT Pertamina Patra Niaga Ayulia ketika dihubungi ANTARA di Jakarta, Senin (18/3/2019).

Dari pantauan GPS, dua mobil tangki itu mengarah ke Istana Merdeka.

Dua mobil tangki yang dihadang dan dilarikan itu berukuran 32 Kilo Liter (KL). Dalam dua mobil tangki BBM itu berisi biosolar dalam kondisi penuh.

“Kami telah menerima laporan adanya penghadangan dan perampasan mobil tangki yang sedang mengangkut bioslar. Kami sudah melapor pada aparat kepolisian,” kata Humas PT Pertamina Patra Niaga Ayulia.

Ayulia menambahkan, dua mobil tangki yang dihadang dan dilarikan itu masing-masing ber plat polisi B 9214 TFU dan B 9575 UU dan dikemudikan Muslih bin Engkon dan Cepi Khaerul.

“Pak Cepi sudah diketahui keberadaannya dan sedang dalam perjalanan melaporkan ke Polda Metro Jaya,” jelas Ayulia.

Dipaparkan, penghadangan dan perampasan itu terjadi saat mobil tangki akan mengirim biosolar tujuan SPBU area Tangerang.

Saat hendak memasuki pintu Toll Ancol, tiba-tiba ada sekelompok orang sekitar 10 orang turun dari sebuah mobil sejenis pick up mengambil alih kemudi sambil membentak-bentak sopor alias awak mobil tangki.

“Sopir atau awak mobil tangki itu diancamn dan dipaksa turun. Mobil tangki dikuasai oleh kelompok Perampas yang mengatakan mereka akan menuju Istana Negara,” Kata Ayulia. (asn)


Media Apa Kabar menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redapakabarnews@gmail.com, dan redaksi@apakabarnews.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

Trending