Connect with us

PAPUA

KPU RI Didemo Mahasiswa Jayawijaya

Published

on

Suasana mahasiswa yang kuliah di Jakarta saat demo di depan Kantor KPU RI.

Apakabarnews.com, Jayapura – Sejumlah mahasiswa dari Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua yang menuntut ilmu di Jakarta, Kamis (15/3/2019), menggelar aksi demo di depan Kantor KPU Pusat guna meminta segera melantik komisioner KPU Jayawijaya yang sudah ditetapkan namun belum dilantik.

Musa Mabel, salah satu mahasiswa yang mengikuti aksi demo Mahasiswa Jayawijaya Kota Studi Jakarta ketika dikonfirmasi dari Jayapura via telepon, mengemukakan pihaknya menggelar aksi itu di halaman Kantor KPU Pusat.

“Kami meminta kepada KPU RI untuk segera melantik komisioner KPU Jayawijaya yang telah ditetapkan,” katanya.

Koordinator aksi demo Yosfat Elopere menjelaskan pemilihan legislatif dan Presiden sudah dekat, mahasiswa tidak mau KPU di wilayahnya diintervensi oleh kepentingan politik.

“Kami meminta kepada KPU RI segera melantik komisioner KPU yang sudah di tetapkan sesuai PKPU. KPU RI juga diharapkan bijak dan arif dalam menentukan lima besar komisioner sesuai dengan hasil TKD online yang sesuai urutan hasil nilai terbesar,” katanya.

Sementara itu, tokoh masyarakat Hj.Abdurahman Kosi dalam aksi tersebut menyampaikan bahawa KPU RI harus netral dan segera melantik komisioner KPU Jayawijaya yang ada ,sesuai PKPU yang berlalu dan berdasarkan hasil tes.

“Tidak boleh ada intervensi politik, apalagi dalam 10 besar yang ada itu hanya lima orang di antaranya yang menjadi tim sukses pemilihan pasangan calon bupati dan wakil bupati terpilih saat ini,” katanya.

Menurut dia, dirinya selaku tokoh masyarakat dan mahasiswa yang hadir sepakat menolak dengan tegas orang-orang titipan atau orang-orang tim sukses yang masuk dalam 10 besar.

“Kami dukung KPU RI tetapkan komisioner KPU sesuai dengan nilai hasil tes dan bukan orang partai, karena tinggal beberapa minggu lagi pemilu dilakukan,” kata dia. (mus)


Media Apa Kabar menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redapakabarnews@gmail.com, dan redaksi@apakabarnews.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

PAPUA

Sungai Tami Meluap, Jalan ke Perbatasan RI-PNG Terputus

Published

on

Perbatasan antara RI dan Papua Nugini (PNG) saat ini terputus dan tidak bisa dilalui kendaraan akibat air Sungai Tami meluap.

Apakabarnews.com, Jayapura – Jalan menuju Skouw, perbatasan antara RI dan Papua Nugini (PNG) saat ini terputus dan tidak bisa dilalui kendaraan akibat air Sungai Tami meluap.

Kepala Kepolisian Sektor Muara Tami AKP Piter Kalahatu kepada Antara di Jayapura, Selasa (19/3/2019), mengatakan bahwa luapan air Sungai Tami hingga naik ke jalan membuat jalan tersebut tidak bisa dilewati berbagai kendaraan, termasuk roda empat.

Ia meminta masyarakat untuk sementara waktu tidak melintas di ruas jalan tersebut, baik ke arah Skouw maupun dari Skouw ke Koya, hingga air dalam kondisi surut.

Selain itu, air di Bendungan Tami juga meluap hingga menggenangi sejumlah kawasan, seperti kawasan Koya Tengah. Beberapa ruas jalan di Koya juga dalam kondisi tergenang air.

Namun, kata dia, hingga saat ini belum ada laporan rumah warga yang tergenang.

Anggota kepolisian setempat hingga saat ini masih terus memantau keadaan terkait dengan luapan air sungai tersebut di sejumlah wilayah itu.

“Kami masih terus memonitor wilayah karena hujan yang masih mengguyur kawasan Muara Tami,” kata Kalahatu. (eva)


Media Apa Kabar menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redapakabarnews@gmail.com, dan redaksi@apakabarnews.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

PAPUA

79 Orang Meninggal Akibat Banjir Bandang di Jayapura

Published

on

Sebanyak 79 orang meninggal akibat banjir bandang di Papua, yakni 72 orang meninggal di Kabupaten Jayapura dan tujuh orang di Kota Jayapura.

Apakabarnews.com, Jayapura – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Doni Monardo menyatakan, l sebanyak 79 orang meninggal akibat banjir bandang di Papua, yakni 72 orang meninggal di Kabupaten Jayapura dan tujuh orang di Kota Jayapura.

“Berdasarkan data siang ini sekitar pukul 13.30 WIT, tercatat korban jiwa sebanyak 72 orang di wilayah Kabupaten Jayapura dan 7 orang di Kota Jayapura. Total 79 orang,” katanya saat gelar jumpa pers di RS Bhayangkara, Kota Jayapura, Senin (18/3/2019).

Dalam jumpa pers yang digelar di ruangan media center korban bencana alam Kota dan Kabupaten Jayapura RS Bhayangkara, Doni Monardo didampingi Kabid Dokkes Polda Papua Kombes Pol Ramon A dan Bupati Jayapura Mathius Awaitaouw juga menyampaikan sebanyak 4.000 ribu lebih warga mengungsi.

“Sebanyak 4.728 orang mengungsi yang terdampak korban banjir bandang di Kabupaten Jayapura,” kata Letjen Doni Munardo. Terkait hal ini, jenderal TNI AD bintang tiga tersebut mengaku salut dan bangga dengan sikap tanggap dari semua pihak.

“TNI dan Polri cepat tanggap, serta instansi pemerintah lainnya yang langsung terjun ke lapangan membantu para korban yang terdampak banjir bandang di Kabupaten Jayapura,” katanya.

Sementara soal logistik permintaan warga yang sedang mengungsi di beberapa titik di Kabupaten Jayapura, Doni mengaku sudah ada penanganan yang baik oleh pihak terkait.

“Pemerintah daerah, TNI dan Polri juga pihak lainnya terus bekerja, mengevakuasi para korban, menambah fasilitas MCK, sanitasi, air hangat untuk para bayi, selimut, makanan nutrisi dan lainnya, ini juga harapan dan keluhan warga yang mengungsi,” katanya. (alf)


Media Apa Kabar menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redapakabarnews@gmail.com, dan redaksi@apakabarnews.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

PAPUA

Polair Evakuasi Jenazah Bocah di Muara Kali Yahim Jayapura

Published

on

Pascabanjir bandang di sejumlah lokasi di Kabupaten Jayapura, Papua, Minggu (17/3/2019).

Apakabarnews.com, Jayapura – Anggota Polair Polda Papua mengevakuasi jenazah seorang bocah korban banjir bandang di sekitar muara Kali Yahim, Kabupaten Jayapura.

“Jenazah sudah dievakuasi ke Markas Unit Polair yang ada di Danau Sentani dan nantinya akan dibawa ke RS Bhayangkara untuk dilakukan identifikasi,” kata Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Kamal di Jayapura, Senin (18/3/2019).

Evakuasi dilakukan Senin, sekitar pukul 07.20 WIT setelah ada laporan dari warga terkait adanya tumpukan sampah di muara, katanya.

Setelah mendapat laporan tersebut, lanjut dia, kemudian anggota Polair mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) dengan menggunakan long boat.

Setelah dilakukan pembersihan di sekitar lokasi kemudian ditemukan jenazah bocah perempuan yang diperkirakan berumur lima tahun.

Banjir bandang yang melanda sembilan distrik di Kabupaten Jayapura selain menimbulkan korban jiwa juga menyebabkan kerusakan di sejumlah kawasan, termasuk pemukiman warga.

Sekitar empat ribuan warga dilaporkan telah mengungsi ke berbagai kawasan yang dianggap aman termasuk perkantoran gunung merah. (eva)


Media Apa Kabar menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redapakabarnews@gmail.com, dan redaksi@apakabarnews.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

Trending