Connect with us

NASIONAL

Sambangi Bengkulu, Prabowo Dapat Sumbangan Uang dari Masyarakat

Published

on

Calon Presiden RI 2019, Prabowo Subianto saat disambut ribuan Masyarakat di Pantai Panjang, Bengkulu, Kamis (14/3/2019).

Apakabarnews.com, Bengkulu – Calon Presiden nomer urut 02, Prabowo Subianto mengaku terharu saat berkunjung ke Bengkulu dirinya mendapat sambutan yang sangat meriah dari ribuan rakyat Bengkulu. Tak hanya itu, Capres yang berpasangan dengan Sandiaga Salahuddin Uno itu juga mendapatkan sumbangan uang dari perwakilan masyarakat setempat usai ia memberikan pidatonya.

“Saudara-saudara saya terimakasih di setiap tempat saya selalu dapat sumbangan dari rakyat. Bukan saya beri uang ke rakyat, tapi rakyat yang beri uang ke saya. Terimakasih banyak, terimakasih,” ungkap Prabowo penuh haru usai mendapatkan sumbangan dari salah seorang warga setelah dirinya memberikan pidato di Aula Kemuning Mercusuar Resto, Pantai Panjang, Bengkulu, Kamis (14/3/2019).

Dalam pidatonya, Prabowo mengajak kepada para relawan dan pengurus partai politik serta seluruh lapisan masyarakat untuk bisa bersama-sama mengawal daftar pemilih tetap (DPT) dan perolehan hasil suara di tempat Pemungutan suara (TPS) pada Pemilu 17 April 2019 mendatang dari kecurangan.

“Ingat, saya minta kepada para relawan, pengurus pengurus partai pendukung, emak-emak semua awas daftar pemilih tetap (DPT) di lingkungan kalian, jangan ada hantu hantu yang ikut memilih, jangan ada bayi ikut memilih, tolong periksa lihat TPS, lihat RT, lihat tetangga mu. Tolong kita harus kerja keras demi masa depan Indonesia,” tegasnya.

Sebab, dirinya bersama tim pakar yang tergabung dalam Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi sudah berencana akan membuka lapangan pekerjaan seluas-luasnya salahsatunya dengan membangun ratusan pabrik baru untuk rakyat Indonesia. Sebab, pihaknya sudah menghitung kemampuan untuk menciptakan hal tersebut lantaran ia dan timnya mampu dapat menyelamatkan kekayaan Indonesia dan kekayaan itu akan digunakan untuk membangun Indonesia yang sejahtera.

“Kita akan membuat mobil buatan Indonesia bukan mobil etok-etok tapi mobil yang bener, kita akan membuat motor buatan Indonesia. Dulu kita pernah punya pesawat buatan Indonesia dan kita akan buat pesawat buatan Indonesia,” ungkapnya.

“Kita akan ciptakan lapangan kerja agar anak-anak dan cucu cucu kita bisa hidup dengan baik dan memiliki masa depan yang baik. Kita akan perbaiki gaji-gaji guru honorer kita, bidan bidan kita dan pekerja lainnya,” tegas Prabowo yang langsung disambut gemuruh tepuk tangan dari ribuan masyarakat Bengkulu yang hadir.

Prabowo juga mengungkapkan rasa terimakasihnya atas semangat dan dukungan yang diberikan kepadanya dan Sandiaga Salahuddin Uno beserta tim pemenangnya atas dukungan serta semangat yang diberikan oleh seluruh masyarakat Indonesia. Ia juga mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk bisa bersama-sama merayakan kemenangan bangsa Indonesia pada Pemilu 2019 mendatang dengan memenangkan Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahuddin Uno.

“Terimakasih atas dukungan mu, terimakasih atas semangat mu, saya tunggu kemenangan kita pada 17 April nanti. Saya yakin Allah SWT akan bersama kita, karena kita selalu berada dijalan yang benar. Dan kemenangan selalu berada di jalan yang benar,” pungkasnya. (tim)


Media Apa Kabar menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redapakabarnews@gmail.com, dan redaksi@apakabarnews.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

NASIONAL

Sebut Pemilu Curang, Begini Pesan Prabowo Jelang Aksi 22 Mei

Published

on

Calon Presiden RI 2019, Prabowo Subianto.

Apakabarnews.com, Jakarta – Menjelang pengumuman final hasil rekapitulasi suara Pilpres 2019, beredar sebuah video pidato Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto. Video itu diduga berisi pesan terkait rencana aksi 22 Mei besok.

Dalam video berdurasi 3 menit 59 detik itu, tampak Prabowo Subianto mengenakan peci hitam lengkap dengan kemeja putuh lengan pendek. Tampak sejumlah pendukung Prabowo-Sandiaga ikut mendampingi.

Video tersebut diterima Suara.com pada Selasa (21/5/2019) pagi melalui WhatsApp. Video yang sama sudah diunggah sejumlah akun di channel Youtube.

Video tersebut diunggah oleh salah satu petinggi BPN Prabowo – Sandiaga, Priyo Budi Santoso melalui akun Twitternya @PriyoBudiS.

“Pesan Pak Prabowo bahwa kita berkumpul menggunakan hak menyatakan pendapat justru untuk menegakkan hukum dan keadilan serta menyelamatkan konstitusi. Kita tempuh jalan ksatria sejati,” cuit Priyo.

Dalam pidatonya, Prabowo menyampaikan sejumlah hal. Ia menyebut rakyat tengah risau, dan dirinya prihatin dengan kecurangan-kecurangan dalam Pemilu 2019.

“Masalah ini bukan masalah menang atau kalah, bukan masalah pribadi atau perseorangan, tetapi masalah yang prinsip, yaitu kedaulatan rakyat. Hak rakyat yang benar-benar dirasakan sedang dirampas, hak rakyat yang sedang diperkosa,” ujar Prabowo dalam video tersebut.

Ia pun mengingatkan kepada para pendukungnya, bahwa langkah yang akan ditempuh nanti merupakan langkah yang konstitusional.

“…Apapun tindakan dan aksi dari kegiatan yang ingin saudara lakukan besok, kalau mereka, kalau saudara-saudara bersungguh-sungguh mau mendengarkan saya, saya terus mengimbau agar semua aksi, semua kegiatan berjalan dengan semangat perdamaian, langkah kita adalah langkah konstitusional, langkah demokratis, tetapi damai, tanpa kekerasan apapun,” ujar Prabowo lagi.

Berikut potongan pidato Prabowo Subianto dalam video yang beredar itu:

“…Terutama yang berada di Jakarta, sayang ingin menyampaikan beberapa hal dalam suasana bulan Ramadan ini. Kita memahami bersama bahwa rakyat kita sedang risau, bahwa kita prihatin, dengan kecurangan-kecurangan yang begitu besar dilaksanakan dalam pemilihan umum yang baru kita laksanakan.

Masalah ini bukan masalah menang atau kalah, bukan masalah pribadi atau perseorangan, tetapi masalah yang prinsip, yaitu kedaulatan rakyat. Hak rakyat yang benar-benar dirasakan sedang dirampas, hak rakyat yang sedang diperkosa. Karena itu, adalah sangat wajar dijamin oleh undang-undang dasar dan undang-undang yang berlaku di negara kita, bahwa rakyat berhak menyatakan pendapat di depan umum, bahwa rakyat dapat berkumpul, dan bahwa rakyat berserikat, dan rakyat dapat menyampaikan aspirasi. Tentunya semua dalam ketentuan hukum yang berlaku.

Karena itu, saudara-saudara sekalian, sahabat, sahabatku, apapun tindakan dan aksi dari kegiatan yang ingin saudara lakukan besok, kalau mereka, kalau saudara-saudara bersungguh-sungguh mau mendengarkan saya, saya terus mengimbau agar semua aksi, semua kegiatan berjalan dengan semangat perdamaian, langkah kita adalah langkah konstitusional, langkah demokratis, tetapi damai, tanpa kekerasan apapun.

Jadi, mereka-mereka yang masih percaya dengan saya dan kawan-kawan semua yang ada di sini, pendukung saya, tokoh-tokoh bangsa, tokoh nasional, kami berjuang bukan untuk pribadi kami, tapi sungguh-sungguh untuk kedaulatan rakyat, untuk demokrasi, untuk Indonesia merdeka, bebas dari penjajahan dalam bentuk apapun, penjajahan terselubung, penjajahan yang direkayasa dengan manis…”. (*)


Media Apa Kabar menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redapakabarnews@gmail.com, dan redaksi@apakabarnews.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

NASIONAL

Beredar Surat Prabowo Dilaporkan Jadi Tersangka Makar

Published

on

Calon Presiden RI 2019, Prabowo Subianto.

Apakabarnews.com, Jakarta – Polda Metro Jaya dikabarkan telah menetapkan Ketua Umum Partai Gerindra sekaligus Calon Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto sebagai tersangka makar. Hal itu diketahui dari sebuah surat dari Polda Metro Jaya tertanggal 17 Mei 2019 yang ditujukan kepada Kepala Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta.

Di kop surat tersebut bernomor B/9159/V/RES.1.24/2019/Datro, perihal surat pemberitahuan dimulainya penyidikan atau SPDP.

Dalam surat itu, Prabowo diketahui dilaporkan dengan nomor laporan: LP/B/0391/IV/2019//Bareskrim tanggal 19 April 2019 atas nama pelapor yakni Suriyanto SH, MH, M Kn.

Menurut isi salinan SPDP itu, pasal yang dituduhkan kepada Prabowo adalah pasal 107 KUHP dan atau pasal 110 junto pasal 87 dan atau pasal 14 ayat (1) dan ayat (2) dan atau pasal 15 Undang-Undang Nomor 1/1946.

“Sehubungan dengan rujukan tersebut di atas , dengan ini diberitahukan bahwa pada tanggal 17 Mei 2019 telah dimulai penyidikan yang diduga perkara tindak pidana kejahatan terhadap keamanan negara/makar dan atau menyiarkan suatu berita atau mengeluarkan pemberitahuan yang dapat menimbulkan keonaran di kalangan masyarakat dan atau menyiarkan kabar yang tidak pasti atau kabar yang berlebihan atau yang tidak lengkap, sebagaimana dimaksud dalam pasal 107 KUHP dan atau pasal 110 KUHP Jo. pasal 87 tentang Peraturan Hukum Pidana, diketahui terjadi pada tanggal 17 April 2019 di Jalan Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan dan atau tempat lainnya dengan tersangka DR. H Eggi Sudjana, SH, M.Si, yang dilakukan bersama-sama dengan terlapor lainnya dalam rangkaian peristiwa tersebut di atas, diantara atas nama terlapor: Prabowo Subianto,” demikian bunyi isi salinan dalam SPDP tersebut.

Hingga berita ini ditulis Suara.com masih berusaha mengkonfirmasi terkait beredarnya salinan SPDP ini kepada pihak-pihak terkait, khususnya kepada Polda Metro Jaya. (*)


Media Apa Kabar menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redapakabarnews@gmail.com, dan redaksi@apakabarnews.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

NASIONAL

Gerindra Urutan Kedua Juara Pemilu Legislatif

Published

on

Pada posisi kedua terdapat Partai Gerindra yang meraih 17.594.839 suara (12,57 persen).

Apakabarnews.com, Jakarta — Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) telah ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI sebagai pemenang di Pemilu Legislatif 2019.

Ketetapan itu disampaikan KPU RI Selasa (21/5/2019) dini hari. Dari penetapan yang dilakukan, PDIP tercatat mendapat 27.053.961 suara (19,33 persen) dari 34 provinsi dan daerah pemilihan luar negeri.

Pada posisi kedua terdapat Partai Gerindra yang meraih 17.594.839 suara (12,57 persen). Posisi Gerindra ditempel Partai Golkar yang mendapat 17.229.789 suara (12,31 persen).

Kemudian, ada PKB di posisi empat dengan raihan 13.570.097 suara (9,69 persen). Pada posisi lima ada Partai NasDem dengan elektabilitas 12.661.792 suara (9,05 persen).

Total, ada 139.971.260 suara sah dalam pileg 2019. Jumlah suara tidak sah mencapai 17.503.953.

Berikut rincian persentase suara pileg 2019 yang sudah ditetapkan KPU RI berdasarkan perolehan suara tertinggi hingga terendah :

1. PDIP 27.053.961 (19,33 persen)
2. Gerindra 17.594.839 (12,57 persen)
3 Golkar 17.229.789 (12,31 persen)
4 PKB 13.570.097 (9,69 persen)
5 Nasdem 12.661.792 (9,05 persen)
6 PKS 11.493.663 (8,21 persen)
7 Demokrat 10.876.507 (7,77 persen)
8 PAN 9.572.623 (6,84 persen)
9 PPP 6.323.147 (4,52 persen)
10 PSI 2.650.361 (1,89 persen)
11 Perindo 3.738.320 (2,67 persen)
12 Berkarya 2.929.495 (2,09 persen)
13 Hanura 2.161.507 (1,54 persen)
14 PBB 1.099.848 (0,79 persen)
15Garuda 702.536 (0,50 persen)
16 PKPI 312.775 (0,22 persen). (*)


Media Apa Kabar menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redapakabarnews@gmail.com, dan redaksi@apakabarnews.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

Trending