Connect with us

INTERNASIONAL

Turki Kecam Cuitan Trump Mengenai Dataran Tinggi Golan

Published

on

Menteri Luar Negeri Turki, Mevlut Cavusoglu.

Apakabarnews.com, Ankara – Pejabat senior Turki pada Kamis (21/3/2019) mengecam cuitan Presiden AS Donald Trump untuk mensahkan penyerbuan Israel ke Dataran Tinggi Golan, yang diduduki.

“Keutuhan wilayah semua negara adalah prinsip paling mendasar hukum internasional,” kata Menteri Luar Negeri Turki

“Upaya AS untuk mensahkan tindakan Israel yang bertentangan dengan hukum internasional hanya akan mengarah ke kerusuhan lebih lanjut dan kepedihan di wilayah ini. Turki mendukung keutuhan wilayah Suriah,” ia menambahkan, sebagaimana dikutip Kantor Berita Turki, Anadolu yang dipantau di Jakarta, Jumat (22/3/2019) siang.

Juru Bicara Presiden Suriah, Ibrahim Kalin, juga mengutuk pernyataan yang tak masuk akal itu.

“Keutuhan wilayah semua negara dilindungi berdasarkan hukum internasional,” kata Kalin di dalam satu cuitan.

“Pemerintah AS @realDonaldTrump berusaha mensahkan tindakan tidak sah Israel mengenai Dataran Tinggi Golan tak berarti apa-apa selain mendukung kebijakan pendudukan Israel dan memperdalam konflik di wilayah ini,” tambah Kalin.

Pada Kamis pagi, Trump mengatakan dalam satu cuitan “sudah tiba waktunya untuk mengakui kendali Israel atas Dataran Tinggi Golan, yang diduduki.

Momentum Kongres telah terbentuk di Capitol Hill bagi perubahan, dan Departemen Luar Negeri AS pekan lalu mengubah sebutannya untuk pertama kali mengenai wilayah sengketa tersebut, dan merujuknya sebagai “yang dikuasai Israel” dan bukan istrilah sebelumnya “yang diduduki Israel”.

Israel telah lama mendorong Washington agar mengakui klaimnya atas wilayah itu, yang direbutnya dari Suriah selama Perang Enam Hari 1967.

Israel menduduki dua-pertiga Dataran Tinggi Golan sebagai akibat de fakto dari konflik. Israel secara resmi mencaplok wilayah tersebut pada 1981 –tindakan yang dengan bulan ditolak pada saat itu oleh Dewan Keamanan PBB.

AS untuk pertama kali menyampaikan penentangan terhadap resolusi tahunan PBB yang mengutuk kekuasaan Israel atas Dataran Tinggi Golan pada November. Secara keseluruhan, 151 negara memberi suara dukungan, dan cuma Israel bersama AS yang memberi suara menentangnya. (cha)


Media Apa Kabar menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redapakabarnews@gmail.com, dan redaksi@apakabarnews.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

INTERNASIONAL

Sedikitnya Satu Bom Mobil Meledak di Raqqa Suriah

Published

on

Bom mobil yang menewaskan beberapa orang, termasuk wanita dan anak-anak.

Apakabarnews.com, Amman – Sedikitnya satu bom mobil mengguncang kota Raqqa yang dikuasai SDF, dengan media Arab dan Kurdi setempat mengatakan terdapat sejumlah korban, termasuk beberapa korban tewas.

Portal berita Kurdi menyebutkan sebuah ranjau meledak, disusul dengan dua bom mobil yang menewaskan beberapa orang, termasuk wanita dan anak-anak. Sedangkan media Arab setempat lainnya melaporkan bahwa sedikitnya empat orang tewas akibat ledakan tersebut.

Terjadi peningkatan yang stabil dalam serangan di sejumlah daerah yang dikendalikan Pasukan Demokratik Suriah (SDF) dukungan AS, yang sebagian besar berada di bagian timur Sungai Eufrat.

Kelompok pimpinan milisi YPG Kurdi dukungan AS, memperingatkan bahwa militan ISIS akan meningkatkan pemberontakan setelah menelan kekalahan di kantong terakhir mereka di Suriah. (ass)


Media Apa Kabar menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redapakabarnews@gmail.com, dan redaksi@apakabarnews.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

INTERNASIONAL

Muslimah Anggota Kongres AS Jadi Sasaran Ancaman Bom

Published

on

Muslimah anggota Kongres AS, Ilhan Omar.

Apakabarnews.com, Washington – Muslimah anggota Kongres AS Ilhan Omar telah menjadi sasaran ancaman bom saat ia menghadiri satu konferensi di Los Angeles, demikian laporan jejaring berita The Blast.

Ilhan Omar berbicara dalam satu jamuan di Dewan Hubungan Amerika-Islam di Los Angeles pada Maret. Beberapa hari pidatonya, hotel tempat acara akan diselenggarakan menerima telepon yang berisi ancaman dari seorang perempuan untuk membom hotel tersebut karena mengizinkan perempuan anggota Kongres itu masuk, kata dokumen pengadilan yang diperoleh jejaring berita tersebut.

“Apa yang akan kalian lakukan jika saya memberitahu kalian hotel ini akan dibom. Itu lah yang sesungguhnya akan terjadi kalau kalian mengizinkan orang seperti Ilhan Omar berada di hotel kalian. Ia adalah bahaya buat masyarakat Amerika dan hotel kalian. Kalian tidak diizinkan membiarkan ia menginjakkan kakinya di sana jika kalian menghargai keselamatan kalian sendiri. Jangan biarkan dia ada di sana. Batalkan acara,” kata perempuan itu melalui pesan suara kepada hotel tersebut, tulis The Blast pada Rabu (3/4/2019).

Polisi sedang menyelidiki peristiwa itu dan berencana mengumpulkan keterangan telepon dari penelepon itu untuk mengetahui tersangka tersebut, kata Kantor Berita Anadolu yang dipantau di Jakarta, Jumat (6/4/2019) pagi.

Meskipun ada ancaman itu, anggota Kongres dari Minnesota tersebut tetap berbicara dalam acara itu dan ia nyaris dihadang puluhan pemrotes di luar hotel, selain kecaman dan serangan yang ia hadapi sejak ia mengeluarkan komentar yang mengecam Israel. Sebagian pengecam memandang dia anti-Semit.

“Saya ingin berbicara mengenai pengaruh politik di negeri ini yang mengatakan ‘Tak apa-apa orang melontarkan tuduhan kepada satu negara asing’,” kata Ilhan Omar di satu ruang pertemuan kota pada awal April. Ia merujuk kepada Israel.

Pernyataannya diterima banyak kecaman dan dukungan; sebagian anggota Kongres mencapnya anti-Semit.

Ilhan Omar meminta ma’af untuk komentar serupa, tapi sekali ini ia tegar, dan mengatakan ia “merusak hubungan kita dengan Israel. Saya telah mempertanyakannya, dan itu jelas dari sudut pandang saya”.

“Dua tindakan pertama saya sebagai Anggota Kongres ialah untuk bersama menaja rancangan peraturan yang meningkatkan posisi Utusan Khusus guna memerangi anti-Semitisme –dan pernyataan pertama saya setelah saya terpilih ialah mengenai peningkatan kejahatan berupa kebencian,” katanya.

“Kekerasan supremasi kulit putih meningkat di kancah global. Eksremis sayap-kanan membunuh lebih banyak orang di AS pada 2018 dibandingkan dengan kapanpun sejak 1995. Kekerasan anti-Semiti mencapai 58 persen dari kejahatan kebencian agama,” ia menambahkan. (cha)


Media Apa Kabar menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redapakabarnews@gmail.com, dan redaksi@apakabarnews.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

INTERNASIONAL

Kapal Equanimity Dijual 126 Juta Dollar AS

Published

on

Harga penjualan 126 juta AS akan dibayar oleh Genting dan akan diterima oleh Mahkamah pada penghujung April 2019.

Apakabarnews.com, Kuala Lumpur – Pemerintah Malaysia mengumumkan bahwa kapal layar besar Equanimity akan dijual kepada Genting Malaysia Bhd atau perusahaan “special purpose vehicle” (SPV) dengan harga 126 juta dollar Amerika Serikat.

“Mahkamah Admiralti Kuala Lumpur pada hari ini telah memberikan persetujuan untuk menerima penawaran pembelian Equanimity dari Genting dengan syarat-syarat tertentu,” ujar Jaksa Agung Malaysia, Tommy Thomas kepada media, Rabu (3/4/2019).

Dia mengatakan harga penjualan 126 juta AS akan dibayar oleh Genting dan akan diterima oleh Mahkamah pada penghujung April 2019.

“Ini bakal menjadi pemulihan dari skandal 1MDB yang tertinggi sejauh ini untuk Pemerintah Malaysia dalam jangka waktu cuma delapan bulan dari tanggal tindakan ini dimulai,” katanya.

Jumlah 126 juta dollar AS ini ialah tawaran terbaik yang diterima dalam tempo lima bulan semenjak Oktober 2018.

Pada awal diumumkan untuk penjualan kapal Equanimity banyak penawaran yang diterima dalam waktu tersebut dan hanya sebagian kecil saja yang melebihi 100 juta dollar AS.

“Walau bagaimana pun, Genting telah menawar dengan harga tertinggi yang pada hari ini telah disahkan oleh Mahkamah untuk diterima.

Penawaran Genting telah dirundingkan secara terus dengan Pemerintah Malaysia, tiada komisi agen yang perlu dibayar yang membawa kepada penghematan sebanyak 4.4 juta dollar AS,” katanya.

Dia mengatakan meskipun nilai harga pasaran Equanimity oleh Winterbotham sebesar 130 juta dollar AS tidak tercapai namun pengembalian kepada Pemerintah Malaysia adalah yang terbaik kalaupun tidak lebih baik daripada yang direncanakan.

“Penjualan Kementrian Kehakiman dengan nilai 126 juta dollar AS adalah bersejarah dari berbagai segi,” katanya.

Kapal milik pengusaha Malaysia Jho Low tersebut pernah ramai dibicarakan di publik Indonesia saat kapal mewah tersebut ditangkap di Pelabuhan Benoa Bali. (ags)


Media Apa Kabar menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redapakabarnews@gmail.com, dan redaksi@apakabarnews.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

Trending