Connect with us

JAWA BARAT

Penjualan Tiket Kereta Lebaran Capai 40 Persen

Published

on

Direktur Utama KAI, Edi Sukmor.

Apakabarnews.com, Indramayu – Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI) Edi Sukmoro mengatakan secara keseluruhan tiket kereta lebaran sudah terjual sekitar 40 persen dan terpantau terus menunjukan peningkatan dari hari ke hari.

“Kita buka penjualan sejak tanggal 25 Februari, memang sudah terlihat aktivitas pembeliannya cukup tinggi,” kata Edi di Indramayu, Rabu (27/3/2019), setelah meresmikan Klinik Mediska Jatibarang, Jawa Barat.

Menurutnya dari total keseluruhan tiket yang disediak oleh KAI selama arus mudik dan balik Lebaran atau Idul Fitri tahun 2019 ini sudah sekitar 40 persen yang terjual.

“Secara menyeluruh yaitu mudik balik tiket yang sudah terjual itu sekitar 36 persen sampai 40 persen,” ujarnya.

Namun pihaknya meyakini penjualan tiket kereta akan terus meningkat dari hari ke harinya, karena melihat dari mada angkutan lebaran tahun-tahun sebelumnya.

Edi mengaku untuk saat ini sulit memprediksi prosentase penjualan tiket mudik lebaran dan pihaknya mengaku masih mengkaji ketersedian tempat duduk untuk angkutan mudik lebaran nanti.

“Untuk kereta tambahan akan kita umumkan awal April, karena kita masih menghitung berapa banyak tempat duduk yang disediakan, sehingga masyarakat bisa difiasilitasi,” tuturnya.

Edi menambahkan untuk lonjakan penumpang pada Lebaran tahun 2019 diprediksi masih dikisaran 5 persen sama seperti tahun sebelumnya, namun itu sifatnya belum final.

“Mungkin seperti tahun lalu sekitar 5 persen, tapi ini kan belum final. Karena kereta tambahannya juga belum final,” katanya. (kha)


Media Apa Kabar menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redapakabarnews@gmail.com, dan redaksi@apakabarnews.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

JAWA BARAT

Jawa Barat Siapkan Aplikasi untuk Pantau Program Citarum Harum

Published

on

Gubernur Jawa Barat, M.Ridwan Kamil.

Apakabarnews.com, Bandung – Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyiapkan aplikasi khusus untuk memantau perkembangan Program Citarum Harum serta menerima keluhan atau masukan warga mengenai upaya normalisasi sungai tersebut.

“Kita akan bikin aplikasi Citarum Harum. Di mana semua orang mengerjakan apa setiap hari akan muncul di aplikasi itu. Aplikasi khusus ini bisa diunduh, isinya semua yang kita anggap penting untuk diketahui dicemplungkan ke situ,” kata Gubernur Jawa Barat M Ridwan Kamil atau Emil usai memimpin rapat di Gedung Sate Bandung, Senin (25/3/2019).

“Saya targetkan dua bulan ya, masyarakat boleh (menggunduh). Bisa diunduh,” kata dia mengenai target penyelesaian pembuatan aplikasi tersebut.

Aplikasi itu, menurut dia, akan menjadi salah satu alat ukur perkembangan upaya pemulihan Sungai Citarum, yang sekarang menghadapi masalah pencemaran berat.

Emil juga menjelaskan mengenai rencana pemindahan pusat komando Program Citarum Harum ke bekas kantor Dinas Lingkungan Hidup Jawa Barat di Jalan Naripan, Kota Bandung.

“Jadi nanti Insya Allah segala urusan tentang Citarum rapatnya tidak di sini (Gedung Sate) lagi, tapi rapatnya di Jalan Naripan,” kata dia.

“Nanti Pak Dedi Kusnadi Tamim sebagai Ketua Harian sudah resmi. Beliau mewakili saya sebagai (ketua) harian karena urusan saya sebagai Gubernur Jawa Barat kan banyak,” lanjut dia.

Emil meminta organisasi perangkat daerah terkait setiap pekan menyampaikan perkembangan pelaksanaan Program Citarum Harum ke media massa.

“Saya juga mengimbau kepada media massa tiap minggu ada berita tentang progres Citarum ya. Saya sudah perintahkan Pak Herman dan Kominfo Jabar untuk mem-posting satu progres setiap pekannya,” kata dia. (asd)


Media Apa Kabar menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redapakabarnews@gmail.com, dan redaksi@apakabarnews.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

JAWA BARAT

Banjir di Tiga Kecamatan Kabupaten Bandung Mulai Surut

Published

on

Banjir di Kecamatan Bojongsoang jumlah warga terdampak mencapai 2.370 KK atau 7.110 dan jumlah warga yang mengungsi 252 KK atau 778 jiwa.

Apakabarnews.com, Bandung – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Barat menyatakan banjir yang melanda Kecamatan Baleendah, Dayeuhkolot dan Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung, pada Selasa (12/3/2019) mulai surut.

“Update banjir di tiga kecamatan, yakni Baleendah, Dayeuhkolot dan Bojongsoang, Kabupaten Bandung yang terjadi sejak 10 Februari sampai hari ini Selasa, (12/3/2019) dinyatakan sudah surut,” kata Kepala Seksi Rehabilitasi dan Rekontruksi BPBD Jabar Budi Budiman Wahyu, dalam siaran persnya, Selasa (12/3/2019).

Budi mengatakan di Kecamatan Dayeuhkolot, jumlah warga terdampak banjir mencapai 3.005 kepala keluarga (KK) atau 11.747 jiwa.

Sedangkan jumlah pengungsi akibat banjir di Kecamatan Dayeuhkolot ialah sebanyak 59 KK atau 184 jiwa, yang terdiri dari 21 balita, 19 lansia, delapan anak, tujuh ibu hamil, lima ibu menyusui, empat disabilitas, empat SMA, sembilan SMP, 18 SD.

Di Kecamatan Baleendah jumlah warga terdampak banjirnya mencapai 5.271 KK atau 15.813 jiwa, sedangkan warga yang mengungsinya mencapai 191 KK atau 594 jiwa yang terdiri dari 75 Balita, 98 lansia, enam ibu hamil, 12 ibu menyusui, satu disabilitas.

Di Kecamatan Bojongsoang jumlah warga terdampak mencapai 2.370 KK atau 7.110 dan jumlah warga yang mengungsi 252 KK atau 778 jiwa.

Budi mengatakan sebagian pengungsi sudah meninggalkan shelter pengungsian dan kembali ke rumah masing masing, tetapi masih ada sebagian warga yang masih berada di selter pengungsian.

“Petugas juga masih melakukan pembersihan genangan air dan lumpur yang masih ada di Jalan Raya Andir-Katapang genangan air nol sampai 10 cm tetapi sudah bisa dilalui oleh kendaraan bermotor seperti roda dua maupun kendaraan roda empat,” kata dia.

Pihaknya juga mengimbau agar pengendara berhati hati karena jalan masih menyisakan lumpur. (asd)


Media Apa Kabar menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redapakabarnews@gmail.com, dan redaksi@apakabarnews.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

JAWA BARAT

DLH Imbau Tempat Perbelanjaan Tidak Gunakan Plastik

Published

on

Kepala DLH Kota Sukabumi, Adil Budiman.

Apakabarnews.com, Sukabumi – Dinas Lingkungan Hidup Kota Sukabumi, Jawa Barat, mengimbau tempat perbelanjaan tidak lagi menggunakan kantong plastik sebagai pembungkus barang yang dibeli konsumen.

“Saat ini baru imbauan, namun pada 2020 seluruh tempat perbelanjaan dilarang menggunakan kantong plastik, aturan tersebut akan diberlakukan setelah i diterbitkan dan diberlakukan Peraturan Wali Kota Sukabumi tentang Pengurangan Sampah Plastik,” kata Kepala DLH Kota Sukabumi Adil Budiman di Sukabumi, Senin (11/3/2019).

Menurutnya, perwal tersebut masih digodok Pemkot Sukabumi yang juga dibahas tentang larangan penggunaan kantong plastik di seluruh tempat perbelanjaan dengan tujuan untuk menekan sampah plastik.

Ia mengatakan, pada 2020 eluruh masyarakat yang berbelanja di Kota Sukabumi harus membawa kantong sendiri atau bisa saja pihak tempat perbelanjaan menyediakan kantong alternatif selain kantong plastik.

Larangan menggunakan kantong plastik ini mulai disosialisasikan kepada masyarakat sekaligus bagaimana warga bisa mengolah sendiri sampahnya karena yang paling efektif dalam melakukan pengolahan sampah harus berasal dari sumbernya yakni rumah tangga.

“Penggunaan kantong plastik sejak sekarang harus mulai dikurangi sebab sampah jenis ini paling merusak lingkungan karena butuh puluhan tahun bisa diurai oleh tanah, belum lagi menyebabkan bencana seperti banjir,” tambahnya.

Adil mengatakan warga harus meningkatkan kesadaran serta perhatian dan kepedulian dalam melakukan pengolahan sampah di rumah tangganya masing-masing. sebab volume sampah di Kota Sukabumi paling banyak berasal dari rumah tangga.

Salah satu cara yang paling efektif dalam pengolahan sampah ini seperti memilah sampah organik dan sampah anorganik untuk didaur ulang menjadi barang berharga seperti kompos atau pupuk organik dan berbagai barang kerajinan yang memiliki nilai ekonomi. (aar)


Media Apa Kabar menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redapakabarnews@gmail.com, dan redaksi@apakabarnews.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

Trending