Connect with us

SPORT

Arsenal Ditahan Imbang Brighton

Published

on

Pierre-Emerick Aubameyang, adalah pemain sepak bola profesional yang bermain sebagai striker untuk tim Premier League Inggris Arsenal.

Apakabarnews.com, Jakarta – Arsenal ditahan imbang Brighton & Hove Albion dengan skor 1-1 dalam laga pekan ke-37 Liga Inggris di Stadion Emirates, London, Inggris, Senin (6/5/2019).

Eksekusi penalti Pierre-Emerick Aubameyang di awal laga disamakan oleh Glenn Murray juga dari titik putih untuk Brighton, demikian catatan laman resmi Liga Inggris.

Hasil tersebut tak mengubah posisi kedua tim di klasemen, Arsenal di urutan kelima dengan koleksi 67 poin dan Brighton (36) peringkat ke-17.

Akan tetapi, peluang Arsenal untuk finis di empat besar di atas kertas hampir pasti terkubur, karena mereka terpaut tiga poin dari Tottenham Hotspur (70) dan cuma bisa menyamai raihan poin pesaingnya itu.

Satu-satunya cara Arsenal finis di peringkat keempat adalah dengan meraih kemenangan di pekan pamungkas sementara Tottenham kalah dan mereka bisa melunasi ketertinggalan selisih delapan gol.

Arsenal berpeluang membuka keunggulan lewat serangan pertama mereka namun tembakan Henrikh Mkhitaryan dari luar kotak penalti berakhir membentur tiang gawang.

Namun lantas mereka memperoleh hadiah tendangan penalti seusai Alireza Jahanbakhsh menjatuhkan Nacho Monreal di dalam area terlarang. Kesempatan itu dimanfaatkan Aubameyang yang sukses mengecoh kiper Mathew Ryan untuk membawa Arsenal unggul pada menit kesembilan.

Ryan kemudian melakukan penyelamatan penting atas peluang Aubameyang pada menit ke-39.

Enam menit memasuki babak kedua, Solomon March mencoba melepaskan tendangan ke area tiang jauh namun bola berhasil diamankan kiper Bernd Leno.

Namun, kemudian March membuat timnya memperoleh tendangan penalti setelah ia dijatuhkan Granit Xhaka pada menit ke-59.

Murray yang menjadi algojo sukses melesakkan bola ke sudut kanan bawah gawang demi menyamakan kedudukan 1-1.

Arsenal menciptakan setidaknya enam peluang di sisa waktu yang ada namun tak satupun berbuah gol dan mereka harus rela menerima satu poin saat laga berakhir dengan skor imbang.

Susunan pemain:

Arsenal (4-2-2-2): Bernd Leno; Stephan Lichtsteiner (Sead Kolasinac), Shkodran Mustafi, Sokratis Papastathopoulos, Nacho Monreal; Lucas Torreira, Granit Xhaka (Alex Iwobi); Henrikh Mkhitaryan (Matteo Guendouzi), Mesut Ozil; Pierre-Emerick Aubameyang, Alexandre Lacazette
Pelatih: Unai Emery

Brighton & Hove Albion (4-4-1-1): Mat Ryan; Bruno, Shane Duffy, Lewis Dunk, Bernardo; Alireza Jahanbakhsh (Anthony Knockaert), Dale Stephens, Yves Bissouma, Solly March; Pascal Gross (Beram Kayal); Glenn Murray (Florin Andone)
Pelatih: Chris Hughton (gil)


Media Apa Kabar menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redapakabarnews@gmail.com, dan redaksi@apakabarnews.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

SPORT

Daud Yordan Terapkan Strategi Menyerang Lawan Aekkawee

Published

on

Daud "Cino" Yordan, adalah seorang petinju professional Indonesia.

Apakabarnews.com, Kendari – Petinju Indonesia pemegang gelar WBO Intercontinental kelas ringan (61,2 kilogram), Daud Yordan, bakal menerapkan strategi menyerang saat menghadapi petinju tuan rumah Aekkawee Kaewmanee dalam pertarungan bertajuk “WBC International Challenge Belt” di Pattaya, Thailand, 4 Agustus mendatang.

“Saya sudah mempelajari rekaman pertarungan calon lawan saya. Dia (Aekkawee Kaewmanee) memiliki tipe bertarung petinju “boxer” yang menunggu untuk diserang lawan,” kata Daud Yordan ketika dihubungi dari Kendari, Sulawesi Tenggara, Sabtu (27/7/2019).

Menghadapi lawan dengan tipe seperti itu, kata petinju dengan rekor bertarung 38 kali menang (26 di antaranya dengan KO) dan empat kali kalah tersebut, akan menerapkan gaya bertarung dirinya yaitu menyerang sejak ronde-ronde awal dan tidak memberi kesempatan kepada lawan untuk membalas serangan.

Ketika ditanya latihan yang dijalani sekarang ini untuk persiapan menghadapi petinju Thailand mendatang, petinju Sasana Kayong Utara tersebut mengatakan, sekarang ini sudah tinggal menjaga kondisi badan saja sedangkan latihan dengan mitra tanding sudah selesai Jumat (26/7/2019).

“Latihan dengan mitra tanding atau ‘sparring partner’ sudah selesai kemarin atau Jumat, sekarang ini tinggal menjaga kondisi tubuh saja. Selama di Bali di bawah asuhan pelatih Pino Bahari, saya sudah berlatih dengan ‘sparring’ sebanyak 30 ronde,” katanya menegaskan.

Ketika ditanya rencana berangkat ke Pattaya, Thailand, Daud Yordan mengatakan, dirinya akan berangkat pada Kamis (1/8/2019) sedangkan pertarungannya sendiri dilaksanakan pada Minggu (4/8/2019) waktu setempat.

Pertarungan melawan petinju dari Thailand mendatang bukan yang pertama bagi Daud Yordan. Pertarungan terakhir melawan petinju Thailand dijalani petinju Sasana Kayong Utara, Kalimantan Barat, tersebut saat menghadapi Campee Phayom.

Pada pertarungan yang dimainkan di Singapura, 25 Maret 2017 tersebut, Daud Yordan yang memiliki rekor bertarung 38 kali menang (26 di antaranya dengan KO) dan empat kali kalah tersebut berhasil menang pada ronde kedua.

Sebelumnya juga menang TKO atas Akrapong Nakthaaem pada pertarungan di Jakarta 16 Juni 2008 kemudian menang TKO atas Peesaddaeng Kiatsakthanee di Jakarta, 27 September 2007. Kemudian menang atas Surasak Makordae di Jakarta 15 Maret 2007, menang atas Kongtoranee Sithtradtrakan, dan menang atas Narong Sor Chitralada.

Daud Yordan saat ini menjalani latihan di Bali setelah sebelumnya latihan di Madrid, Spanyol, selama sekitar dua bulan.

Petinju Sasana Kayong Utara, Kalimantan Barat, tersebut selama dua bulan menjalani latihan di Madrid, Spanyol, di bawah asuhan pelatih Inigio Martin untuk persiapan pertarungan di Jerman. Tetapi pertarungan di Jerman tersebut batal karena tidak ada kesepakatan dengan promotor di sana.

Akhirnya, petinju kelahiran Sukadana, Kalimantan Barat, 10 Juni 1987 tersebut pulang ke Tanah Air dan langsung menjalani latihan di bawah asuhan pelatih Pino Bahari untuk persiapan pertarungan di Pattaya, Thailand, 4 Agustus mendatang. (hwy)


Media Apa Kabar menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redapakabarnews@gmail.com, dan redaksi@apakabarnews.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

SPORT

Lyon Runtuhkan Harapan Marseille ke Eropa

Published

on

Pemain sayap Olympique Lyon, Maxwell Cornet.

Apakabarnews.com, Jakarta – Olympique Lyon meruntuhkan harapan Marseille ke kompetisi antarklub Eropa musim depan setelah mempecundangi lawannya itu 3-0 dalam laga pekan ke-36 di Stadion Velodrome, Senin (13/5/2019).

Kemenangan itu tak mengubah posisi kedua tim dalam klasemen. Lyon tetap pada urutan ketiga dengan koleksi 66, sedangkan Marseille (55) di peringkat keenam, demikian catatan laman resmi Liga Prancis.

Namun, karena kekalahan tersebut Marseille sudah tak punya kesempatan untuk mengejar jarak tujuh poin dari zona Liga Europa mengingat musim hanya menyisakan dua laga lagi.

Maxwell Cornet mencetak gol pembuka dan penutup bagi Lyon yang diselingi Moussa Dembele, sedangkan Marseille kesulitan membalas terlebih mereka harus menyelesaikan pertandingan dengan 10 pemain di lapangan karena Duje Caleta-Car menerima kartu merah.

Lyon membuka keunggulan mereka pada menit ke-24 saat Cornet berhasil menyelesaikan bola umpan dari Houssem Aouar.

Jibaku Marseille tak kunjung membuahkan hasil dan kondisi mereka kian terjepit karena Duje Caleta-Car diusir dari lapangan oleh wasit usai melanggar Martin Terrier.

Keadaan itu sukses dimanfaatkan Lyon untuk menggandakan keunggulan lewat tembakan kaki kanan Dembele pada menit ke-84.

Dua menit berselang, Cornet melengkapi kemenangan Lyon menjadi 3-0 dengan tendangan kaki kirinya mengakhiri sebuah serangan cepat tim tamu.

Susunan pemain:

Marseille (4-3-3): Steve Mandanda; Hiroki Sakai, Boubacar Kamara, Duje Caleta-Car, Jordan Amavi; Maxime Lopez, Kevin Strootman, Luiz Gustavo; Nemanja Radonjic (Florian Thauvin), Mario Balotelli (Dimitri Payet), Lucas OCampos (Valere Germain)
Pelatih: Rudi Garcia

Olympique Lyon (4-2-3-1): Anthony Lopes; Leo Dubois (Rafael), Marcelo, Jeremy Morel, Ferland Mendy; Tanguy N’Dombele, Houssem Aouar; Maxwell Cornet, Nabil Fekir (Moussa Dembele), Martin Terrier (Lucas Tousart); Memphis Depay
Pelatih: Bruno Genesio (gil)


Media Apa Kabar menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redapakabarnews@gmail.com, dan redaksi@apakabarnews.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

SPORT

Persija Belum Pikirkan Kekuatan Calon Lawan di Piala Indonesia

Published

on

Pelatih Persija, Ivan Kolev.

Apakabarnews.com, Jakarta – Setelah memastikan diri lolos ke semifinal Piala Indonesia dan akan berhadapan dengan Borneo FC, pelatih Persija Ivan Kolev mengaku belum memikirkan kekuatan calon lawan karena butuh waktu untuk menganalisisnya.

“Saya tak bisa berkomentar. Tolong berikan waktu kepada saya untuk melihat permainan mereka sekarang.” kata Ivan Kolev dalam keterangan resmi yang dipantau media di Jakarta, Senin (6/5/2019).

Tim yang berjuluk Macan Kemayoran ini memastikan diri lolos ke semifinal setelah menang 1-0 atas Bali United pada pertandingan leg kedua di Stadion Wibawa Mukti, Kabupaten Bekasi, Minggu (5/5/2019). Gol kemenangan Persija ini diciptakan oleh pemain gaek Ismed Sofyan.

Persija lolos ke semifinal meski dengan agregat 2-2 karena unggul dalam produktivitas gol tandang setelah pada pertandingan leg pertama di Stadion I Wayan Dipta Gianyar Bali kalah dengan skor 1-2.

Apa yang dikatakan Ivan Kolev juga cukup mendasar karena pertandingan semifinal Piala Indonesia itu rencananya baru akan dilaksanakan usai lebaran atau setelah kick off Liga 1 yang sedianya digelar 15 Mei. Apalagi anak asuhnya belum berada dalam kondisi terbaik.

Kemenangan dari Bali United ini diharapkan menjadi titik balik mengingat sebelum menang dari anak asuh Stefano Cugurra ini, Persija mengalami lima kekalahan beruntun dari berbagai turnamen mulai Piala Presiden hingga kualifikasi Piala AFC.

Jika Persija sudah pasti menghadapi Borneo FC, kondisi berbeda dialami PSM Makassar karena hingga saat ini belum mendapatkan calon lawan yang dihadapi pada semifinal Piala Indonesia. Antara Persebaya dan Madura United yang bakal menjadi lawan.

Hingga saat ini pertandingan babak delapan besar antara Persebaya melawan Madura United belum ada titik terang. Seharusnya pertandingan ini digelar 25 dan 30 April. Namun, karena tidak mendapatkan ijin dari kepolisian, pertandingan dengan sistem home away ini urung digelar.

“Kami belum terima surat sampai saat ini. Sampai komunikasi kemarin, kami sepakat dengan PSSI, yang paling memungkinkan setelah lebaran,” kata sekretaris Persebaya Surabaya, Ram Surahman, dilansir situs resmi klub. (bay)


Media Apa Kabar menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redapakabarnews@gmail.com, dan redaksi@apakabarnews.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

Trending