Connect with us

KULINER

Tips Memilih Kurma Berkualitas

Published

on

Membeli kurma yang bagus dapat dilihat tanda-tandanya yakni kurma terlihat mengkilap, tidak terlalu kering, terlihat semi basah dengan kadar air sekitar 21 persen.

Apakabarnews.com, Jakarta – Mengkonsumsi buah kurma mendatangkan banyak manfaat bagi kesehatan, namun untuk mendapatkan khasiat buah asal Timur Tengah itu harus diawali dengan memilih kurma yang baik.

Guru Besar Keamanan Pangan dan Gizi, Fakultas Ekologi Manusia (FEMA) IPB University Prof Ahmad Sulaeman saat dihubungi Antara di Jakarta, Senin (6/5/2019), mengatakan ada beberapa hal yang harus diperhatikan saat membeli buah kurma.

“Hampir semua jenis buah kurma memiliki khasiat, apa saja jenisnya, khasiatnya hampir-hampir mirip, yang terpenting itu kesegarannya,” kata Ahmad.

Ia mengatakan saat membeli kurma pastikan kurma yang dibeli dalam kondisi segar dan masih baru, jangan membeli kurma yang sudah lama tersimpan.

Menurut dia, beberapa pedagang ada yang biasa menyetok kurma dan disimpan dalam waktu lama, guna memanfaatkan harga beli yang rendah kemudian menjual pada momen tertentu saat harganya tinggi.

Kualitas kurma akan rusak apabila penyimpanan tidak memperhatikan faktor kebersihan lingkungan, menyimpan dalam kamar tanpa pengemasan yang baik dapat menyebabkan kurma berkutu.

“Pengemasan dan penyimpanan penting,” katanya.

Ahmad mengatakan membeli kurma yang bagus dapat dilihat tanda-tandanya yakni kurma terlihat mengkilap, tidak terlalu kering, terlihat semi basah dengan kadar air sekitar 21 persen.

Ia menjelaskan, kurma yang bagus atau baru ada cairannya, menyerupai dodol, kelihatan basahnya, kalau dibuka strukturnya elastis, lembut digigit juga enak.

Waktu memilih kurma juga bisa dicium dari mengeluarkan aroma yang khas. Kurma yang baru akan tercium aroma segarnya, tidak bercampur dengan aroma lain atau aroma sudah lama tersimpan.

“Pastikan kurmanya tidak ada kutu,” kata dia.

Menurut Ahmad, kandungan gula dalam kurma yang tinggi membuat kurma mudah ditempeli debu dan pasir, sehingga perlu diperhatikan tempat penyimpanannya agar tidak ada kotoran yang menempel.

Ia mengajurkan agar membeli kurma yang dalam kemasan, tetapi harus diperhatikan tanggal kadaluarsa, jangan membeli stok lama.

“Beli kurma yang segar-segar,” katanya.

Agar kurma yang dibeli tetap bagus kualitasnya perlu memperhatikan suhu kamar penyimpanan. Lama waktu penyimpanan yang baik dengan suhu kamar hanya sebulan.

Kurma yang disimpan di dalam ruang bersuhu sejuk harus dibungkus dalam plastik berklip, atau dalam kontainer plastik yang kedap udara.

Penyimpanan lebih lama dapat dilakukan dalam kontainer plastik yang diletakkan dalam kulkas atau dalam frezer di bagian paling bawah. Masa penyimpanan ini bisa bertahan selama tiga bulan.

“Kurma yang disimpan dalam frezer, sebelum dikonsumsi didiamkan dulu selama tiga jam, baru bisa dimakan,” kata Ahmad. (lai)


Media Apa Kabar menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redapakabarnews@gmail.com, dan redaksi@apakabarnews.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KULINER

Resep Ramadhan, Cake Kurma

Published

on

Kurma juga bisa diolah dengan bahan makanan lain semisal terigu atau toffee.

Apakabarnews.com, Jakarta – Cake kurma bisa menjadi pilihan santapan takjil saat berbuka puasa. Rasanya lebih manis dari cake cokelat namun teksturnya lebih ringan dan mudah dibuat.

Gulf News melansir resep “sticky date cake” dengan saus Toffee.

Waktu memasak :

15-20 menit untuk 10 hingga 12 cake

Bahan :

225 gram kurma
1 sendok teh soda kue
200 ml air
85 gram mentega
130 gram gula halus
2 butir telur
160 gram tepung serba guna
10 gram baking powder
setengah sendok teh rempah
setengah sendok teh bubuk kayu manis
30 ml krim

Bahan saus Toffee :

115 gram brown sugar
115 gram mentega
150 ml krim

Cara memasak :

1. Panaskan oven lebih dahulu hingga 180 derajat. Olesi ramekin atau mangkuk cupcake dengan mentega
2. Masukkan kurma dan soda kue ke dalam mangkuk tahan panas. Siram dengan air mendidih. Biarkan selama 5 hingga 10 menit atau sampai lunak, tiriskan dan hancurkan kurma menggunakan garpu.
3. Dalam mangkuk terpisah, campur mentega dan gula halus kocok hingga tercampur rata.
4. Tambahkan telur satu per satu dan terus kocok.
5. Tambahkan bahan kering (tepung, baking powder, rempah dan bubuk kayu manis). Aduk sampai semua tercampur rata.
6. Masukkan krim dan kurma yang sudah dihaluskan ke dalam campuran itu.
7. Sendok campuran ke dalam ramekin yang sudah dioles mentega dan panggang selama 15 -20 menit.
8. Untuk saus, panaskan krim dengan lembut dalam wajan. Tambahkan gula dan mentega dan aduk sampai gula benar-benar larut. Biarkan mendidih dalam api kecil hingga konsistensi kental.
9. Untuk menyajikannya, balikkan kue ke piring, lumuri dengan saus toffee di atasnya. (ida)


Media Apa Kabar menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redapakabarnews@gmail.com, dan redaksi@apakabarnews.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

KULINER

Inspirasi Menu Ramadhan Berbahan Dasar Kurma

Published

on

kurma dapat mengobati penyakit diare kronis, cegah rabun ayam, memperlambat perkembangan sel kanker dan studi lainnya menyebutkan buah kurma kering bisa meningkatkan aktivitas antitumor.

Apakabarnews.com, Jakarta – Kurma menjadi salah satu makanan yang identik dengan Ramadhan. Selain menyajikannya dalam bentuk buah utuh, kurma juga bisa diolah dengan bahan makanan lain semisal terigu atau toffee.

Berikut resep kue kurma siram toffee ala chef Karen Santos dari Tania’s Teahouse di Dubai seperti dilansir Gulf News :

Bahan (untuk 10 porsi) :

225 gram kurma
1 sendok teh baking soda
200 ml air (didihkan)
85 gram butter lunak
130 gram gula kastor
2 butir telur
160 gram tepung terigu serbaguna
10 gram baking powder
½ sendok teh spices (biji ketumbar, lada hitam, biji pala, cengkeh, jahe, kayu manis)
½ sendok teh bubuk kayu manis
30 ml krim + 150 ml krim
Saus Toffee
115 gram brown sugar
115 gram butter

Cara membuat :

1. Panaskan oven hingga 180⁰C. Siapkan cetakan (ukuran sesuai selera) dan olesi mentega.

2. Campurkan kurma dan baking soda dalam mangkuk tahan panas, tambahkan air panas. Biarkan 5-10 menit hingga adonan lunak. Tiriskan lalu tekan-tekan kurma hingga hancur menggunakan garpu.

3. Di mangkuk terpisah, campurkan butter lembut dan gula kastor. Kocok hingga tercampur rata dan halus.

4. Tambahkan telur satu per satu dan terus kocok setelah setiap penambahan telur.

5. Tambahkan bahan kering (tepung, baking powder, 7 rempah dan bubuk kayu manis). Aduk sampai semua tercampur rata.

6. Masukan krim dan kurma yang sudah dihancurkan ke dalam adonan.

7. Masukan adonan ke dalam cetakan dan panggang selama 15 -20 menit atau sampai adonan tak menempel saat ditusuk garpu.

8. Untuk saus, panaskan krim dalam wajan. Tambahkan gula dan butter lalu aduk sampai gula benar-benar larut. Biarkan saus mendidih dalam api kecil hingga mengental.

9. Sajikan kue yang sudah disiram saus toffee di atasnya. (lws)


Media Apa Kabar menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redapakabarnews@gmail.com, dan redaksi@apakabarnews.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

KULINER

Sushi Tei Indonesia Kini Sudah Bersertifikat Halal

Published

on

Melalui sertifikasi halal ini masyarakat tidak perlu ragu mengonsumsi makanan khas Jepang di setiap cabang Sushi Tei di Indonesia yang sudah tersebar di 10 kota besar.

Apakabarnews.com, Jakarta – Restoran makanan khas Jepang di Indonesia, Sushi Tei sudah mendapatkan sertifikasi halal dari Lembaga Pengkajian Pangan Obat-obatan dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI).

“Pada kesempatan kali ini kami ingin menginformasikan kepada masyarakat Indonesia bahwa seluruh outlet Sushi Tei di Indonesia sudah bersertifikasi halal,” ujar Direktur PT Sushi Tei Indonesia, Sonny Kurniawan dalam keterangan tertulisnya, Minggu (12/5/2019).

Direktur LPPOM MUI Lukmanul Hakim mengungkapkan proses sertifikasi halal untuk restoran membutuhkan komitmen dan kesungguhan dari dari pihak perusahaan. Mereka harus mendaftarkan seluruh bahan yang dipakai tanpa terkecuali.

Bahan tersebut akan diperiksa satu demi satu oleh auditor LPPOM MUI, sebelum akhirnya disampaikan kepada Komisi Fatwa MUI untuk dilakukan pembahasan dari sisi hukum Islam.

Dalam pengajuan permohonan sertifikasi halal untuk Sushi Tei, LPPOM MUI melakukan pemeriksaan terhadap 1 HQ, 45 outlet, 4 central kitchen, 6 warehouse, serta sebanyak 873 menu.

“Alhamdulillah, pada Rapat Komisi Fatwa yang berlangsung pada 23 April 2019 lalu, Sushi Tei dinyatakan lolos dan berhak menerima sertifikat halal MUI, dengan status SJH tertinggi yaitu kategori A,” kata Lukmanul.

Sonny berharap melalui sertifikasi halal ini masyarakat tidak perlu ragu mengonsumsi makanan khas Jepang di setiap cabang Sushi Tei di Indonesia yang sudah tersebar di 10 kota besar yaitu Jakarta, Bandung, Medan, Surabaya, Bali, Makasar, Yogyakarta, Pekanbaru, Batam dan Palembang. (lws)


Media Apa Kabar menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redapakabarnews@gmail.com, dan redaksi@apakabarnews.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

Trending