Connect with us

SEKTOR RIIL

Erick Thohir Raih Penghargaan Atas Prestasinya di Bidang Pemasaran

Published

on

Menteri Badan Usaha Milik Negara, Erick Thohir.

Apakabarnews.com, Jakarta – Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir menerima penghargaan Marketeer Award kategori “Special International Recognition on Marketing 2019” karena prestasi dan kemampuannya di bidang pemasaran internasional.

“Penghargaan luar biasa, tak hanya untuk saya tapi tim-tim saya yang bergotong royong dan solid, baik di Grup Mahaka, saat ASEAN Games dan banyak lagi termasuk saat kampanye,” ujar Erick dalam sambutannya di acara Marketeer Award yang diselenggarakan Mark Plus di Jakarta, Rabu (4/12/2019).

Menurut dia, marketing yang sukses adalah yang dapat mengimplementasikan dan hasilnya bermanfaat bagi masyarakat luas. “Tidak hanya sebuah pencitraan, tapi implementasi dan hasilnya,” katanya.

Dalam kaitannya bertugas di BUMN, ia mengatakan pihaknya bakal membentuk tim berdasarkan tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance/GCG), profesional, dan transparan sehingga berdampak pada pertumbuhan ekonomi nasional.

“Kami sedang membangun ekosistem yang sehat, baik BUMN, swasta dan tentu juga Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) agar berdampak pada pertumbuhan ekonomi Indonesia terus membaik serta penciptaan tenaga kerja yang terus konsisten sesuai visi Presiden,” katanya.

Saat ini, menurut dia, banyak figur di BUMN yang sukses yang diharapkan dapat menjadi agen perubahan di BUMN.

“Saya yakin tak hanya dari saya, tapi dari Kementerian lain akan ‘bersih-bersih’ dan ‘dobrak-dobrak’ agar hasilnya baik untuk rakyat,” katanya. (zub)


Media Apa Kabar menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redapakabarnews@gmail.com, dan redaksi@apakabarnews.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

SEKTOR RIIL

Luhut Minta Konsultan Indonesia Bisa Evaluasi Kereta Jakarta-Surabaya

Published

on

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan.

Apakabarnews.com, Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan meminta konsultan Indonesia bisa mengevaluasi proyek Kereta Semicepat Jakarta-Surabaya, yang akan dikerjakan bersama pihak Jepang.

Hal itu disampaikan Luhut di sela kunjungan kerjanya ke Jepang beberapa waktu lalu.

“Soal (proyek kereta) Jakarta-Surabaya, saya bilang ke Jepang, ‘Kalian harus mau konsultan kami mengevaluasi.’ Jangan seperti MRT, MRT itu kami terlalu dikunci. Enggak mau lagi mengulangi masa lalu. Tersentak juga mereka,” katanya dalam coffee morning bersama wartawan di Jakarta, Selasa (10/12/2019).

Luhut menuturkan evaluasi atas proyek kerja sama dengan negara lain juga telah dilakukan, termasuk proyek China.

“Semua proyek China yang ada di kita, kita evaluasi. Tim BPPT itu reguler mengecek semua,” katanya.

Sesuai dengan jadwal pelaksanaan kegiatan preparatory survey, Tim Konsultan JICA pada Mei 2020, akan menyajikan hasil kajian sementara (interm report) untuk memutuskan kelanjutan dari proyek ini.

Dengan adanya hasil kajian sementara sampai dengan Mei 2020 tersebut, Pemerintah Indonesia berharap dapat memperoleh gambaran yang lebih objektif dan komprehensif untuk pengambilan keputusan, baik secara teknis, skema pembiayaan proyek maupun kebijakan operasional.

Proyek Peningkatan Kecepatan Kereta Api Koridor Jakarta-Surabaya merupakan salah satu proyek strategis nasional sesuai penugasan yang diatur dalam Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2016 tentang Percepatan Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional (PSN) sebagaimana telah diubah terakhir dengan Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 58 Tahun 2018.

Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Jepang telah resmi menandatangani kesepakatan teknis untuk proyek Kereta Api Semicepat Jakarta-Surabaya dalam “Summary Record on Java North Line Upgrading Project” pada 24 September 2019. (aij)


Media Apa Kabar menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redapakabarnews@gmail.com, dan redaksi@apakabarnews.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

SEKTOR RIIL

LIPI Usulkan Kedutaan Baru di Afrika Tingkatkan Diplomasi Ekonomi

Published

on

Kepala Pusat Penelitian Kewilayahan LIPI Ganewati Wuryandari (tengah) dalam suatu kegiatan di Kantor LIPI di Jakarta, Rabu (10/12/2019).

Apakabarnews.com, Jakarta – Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) mengusulkan pemerintah melakukan penguatan infrastruktur diplomasi ekonomi dengan membuka kedutaan baru di Benua Afrika.

“Penguatan infrastruktur diplomasi ekonomi di Benua Afrika di antaranya melalui keberadaan kedutaan dan lembaga-lembaga studi Afrika,” kata Kepala Pusat Penelitian Kewilayahan LIPI Ganewati Wuryandari di Jakarta, Selasa (10/12/2019).

Ia menjelaskan keberadaan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di negara-negara Afrika berpengaruh signifikan dalam mendorong peningkatan pertumbuhan ekspor Tanah Air sebesar 1,12 persen.

Berdasarkan catatan, hingga 2019 terdapat 16 KBRI untuk negara-negara akreditasi di Afrika. Dari jumlah tersebut lima KBRI di antaranya berada di Afrika Utara dan 11 di Sub Sahara Afrika termasuk Pulau Madagaskar.

Kondisi itu menyebabkan beban kerja KBRI di Benua Afrika lebih meningkat. Oleh sebab itulah, LIPI mengusulkan pemerintah agar membuka kedutaan baru di Afrika dengan sasaran meningkatkan diplomasi ekonomi.

“Beban kerja KBRI merangkap hingga enam bahkan 11 negara akreditasi dalam menjalankan fungsinya sekaligus berperan secara optimal dalam diplomasi ekonomi Indonesia di Afrika,” kata dia.

Hal senada juga disampaikan oleh Peneliti Pusat Penelitian Kewilayahan LIPI Saiful Hakam bahwa usulan pembukaan kedutaan baru di Pantai Gading dan Ghana adalah untuk mengefektifkan kerja diplomasi terutama sektor ekonomi.

Ia mengatakan kedua negara tersebut merupakan kekuatan ekonomi yang juga menjadi mitra dagang terbesar Indonesia di Afrika Barat setelah Nigeria.

Total perdagangan Indonesia dan Pantai Gading pada 2018 sebesar 190 juta dolar Amerika Serikat (AS). Impor utama Tanah Air dari negara itu yakni biji kakao. Sementara pada tahun yang sama, total perdagangan Indonesia dengan Ghana mencapai 139 juta dolar (AS).

“Ghana merupakan negara pengimpor terbesar di Afrika untuk produk Indonesia terutama sabun dan margarin,” ujar dia.

Sebagai tambahan, periode kedua pemerintahan Presiden Joko Widodo menjadikan penguatan diplomasi khususnya di pasar non-tradisional Afrika sebagai salah satu prioritas.

Penguatan infrastruktur diplomasi ekonomi Indonesia menjadi penting mengingat persaingan dalam memperebutkan pasar Afrika semakin meningkat. (muh)


Media Apa Kabar menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redapakabarnews@gmail.com, dan redaksi@apakabarnews.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

SEKTOR RIIL

OJK Bidik Kredit Sektor Informal Melalui Bank Wakaf

Published

on

Ketua Dewan Komisioner OJK, Wimboh Santoso.

Apakabarnews.com, Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) membidik peningkatan penyaluran kredit untuk sektor informal melalui Bank Wakaf untuk mendongkrak usaha mikro masyarakat.

“Dengan cara begitu kami harap akses keuangan bisa lebih cepat sehingga memberikan dampak positif ke pembangunan,” kata Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso di Jakarta, Selasa (10/12/2019).

Dalam Rakornas Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) dan silaturahmi nasional Bank Wakaf Mikro, Wimboh menambahkan hingga saat ini sudah ada 55 bank wakaf dengan jumlah nasabah mencapai 24.021 orang.

Ia menilai program bank wakaf tergolong unik karena lebih mengedepankan pembinaan.

Setiap minggu, lanjut dia, akan ada pertemuan para anggota kelompok yang berjumlah sekitar 20 orang kemudian diadakan pembinaan keuangan sembari mereka melakukan pengajian.

“Kekuatan sudah ada, tinggal bagaimana menghubungkan ini menjadi satu ekosistem pembinaan mikro terutama proses penjualannya,” katanya.

Pembinaan di bank wakaf, kata dia, dipelopori oleh tokoh masyarakat di sekitar pondok pesantren.

Pekerjaan rumah selanjutnya, kata dia, memperluas dimensi bank wakaf karena membutuhkan pembiayaan besar dan saat ini dana yang diserap merupakan donasi.

Upaya tersebut, lanjut dia, diharapkan mendukung target penyaluran kredit usaha rakyat (KUR) yang saat ini terealisasi sebesar Rp127,3 triliun atau 90,9 persen dari target Rp140 triliun.

Tahun 2020, pemerintah meningkatkan target penyaluran KUR mencapai Rp190 triliun.

Untuk mendukung kinerja, Wimboh menuturkan semua bank wakaf sudah digital, serta dilengkapi teknologi yang terkoneksi langsung dan dimonitor OJK.

“Kami akan selalu berupaya memperluas akses dan mempercepat akses dengan teknologi sehingga ke depan digitalisasi merupakan akses penting berikutnya,” ujar dia. (dks)


Media Apa Kabar menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redapakabarnews@gmail.com, dan redaksi@apakabarnews.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

Trending