Connect with us

Uncategorized

KCI Tambah Layanan bagi Penyandang Difabel

Published

on

PT KCI terus berusaha meningkatkan aksesibilitas layanan bagi para pengguna jasa dengan penyandang difabel, yakni dengan menyediakan Ruang Pelayanan Disabilitas yang letaknya berada di pintu utara Stasiun Juanda.

Apakabarnews.com Jakarta – PT Kereta Commuter Indonesia (PT KCI) terus berusaha meningkatkan aksesibilitas layanan bagi para pengguna jasa dengan penyandang difabel, yakni dengan menyediakan Ruang Pelayanan Disabilitas yang letaknya berada di pintu utara Stasiun Juanda.

Pengguna difabel dapat memanfaatkan ruangan ini untuk memastikan kebutuhannya saat menggunakan KRL terpenuhi dengan baik.

“Di sini pengguna juga dapat menyampaikan masukan seputar layanan disabilitas serta informasi seputar pelayanan PT KCI secara umum,” kata Vice President Corporate Communications KCI Anne Purba dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu (4/12/2019).

Selain itu, para pengguna jasa difabel juga dapat memanfaatkan layanan khusus disabilitas di nomor 081296605747 yang dapat dihubungi melalui telepon, SMS, dan layanan whatsapp.

Sebelum bepergian menggunakan KRL Commuter Line, pengguna jasa dengan disabilitas dapat menghubungi nomor telepon tersebut dan menginformasikan perkiraan waktu kedatangannya di stasiun keberangkatan.

Selanjutnya petugas di stasiun keberangkatan akan berkoordinasi dengan petugas di dalam KRL maupun petugas di stasiun tujuan.

Petugas akan senantiasa membantu pengguna jasa dengan disabilitas tak hanya sesampainya di stasiun tujuan, tapi juga mengantarkan hingga pengguna hendak menggunakan moda transportasi lanjutan.

Sebelumnya berbagai fasilitas bagi para pengguna jasa dengan disabilitas sudah tersedia di seluruh stasiun.

Fasilitas tersebut antara lain guiding block, kursi roda, ramp portable, kursi prioritas, serta informasi melalui suara maupun visual di kereta dan di stasiun.

Berbagai layanan ini merupakan upaya PT KCI yang juga bersinergi dengan stakeholder, mulai dari komunitas, pengguna, operator, hingga regulator.

“PT KCI yakin layanan KRL Commuter Line akan lebih ramah bagi disabilitas dan tentunya semakin aksesibel bagi seluruh pengguna jasa KRL,” kata Anne. (jtr)


Media Apa Kabar menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redapakabarnews@gmail.com, dan redaksi@apakabarnews.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Uncategorized

Kemenhub Jatuhkan Denda Kepada Garuda Indonesia

Published

on

Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi.

Apakabarnews.com, Jakarta – Kementerian Perhubungan akan menjatuhkan denda kepada Maskapai Garuda Indonesia karena pelanggaran aturan yang memasukan kargo ke pesawat dan tidak dicatat dalam penerbangan pengiriman pesawat Airbus A330-900 Neo dari Toulouse, Perancis 16 November 2019.

“Kita layangkan suatu surat yang mendenda Garuda karena membawa barang tanpa memasukkan dalam daftar (kargo tercatat),” kata Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi kepada pers usai konferensi pers Pertemuan Tingkat Menteri Transportasi Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia dan Filipina di Jakarta, Jumat (6/12/2019).

Menhub menjelaskan berdasarkan peraturan standar izin penerbangan (flight approval/FA), penumpang dan barang wajib dicatat.

“Berkaitan dengan FA, biasanya standar, jumlah penumpang berapa kargonya berapa, banyak sekali kita lakukan random (acak) karena ini ada yang spesial dan melenceng dari suatu kelaziman bahwa dalam FA itu barang-barang itu tidak tercatat,” katanya.

Sementara itu, lanjut dia, karena ini bukan penerbangan komersial, masih diperbolehkan kargo manifest yang tidak dicatat sejauh tidak melanggar aturan.

“Kalau penumpang, sejauh itu tidak komersial, itu tidak apa-apa untuk penerbangan seperti itu, karena barang itu tidak tercatat maka ada regulasinya, Garuda didenda jadi hari ini kita sudah lakukan,” katanya.

Ia mengatakan untuk pelanggaran penyelundupan barang, penegakan hukumnya berada di ranah Bea Cukai, namun Ia menekankan pada izin penerbangan yang tidak mencantumkan kargo tersebut.

Untuk selanjutnya, Menhub akan berkoordinasi dengan pihak Bea Cukai untuk melakukan pengawasan secara intensif dalam penerbangan terutama untuk pencatatan kargo.

“Saya pikir kami akan kerja sama dengan Bea Cukai karena berkaitan dnegan barang-barang yang masuk ke Indonesia itu secara intensif dilakuan oleh Bea dan Cukai namun demikian hal-hal yang berkaitan dengan regulasi, boleh tidaknya, termasuk barang yang mengandung bahaya, kita akan membuat suatu bahasan-bahasan yang lebih detil tim,” katanya.

Menteri BUMN Erick Thohir akan memberhentikan Direktur Utama Garuda terkait kasus motor Harley dan Sepeda Brompton yang diduga diselundupkan melalui pesawat baru jenis Airbus A330-900 seri Neo.

Berdasarkan hasil penelusuran di pasaran perkiraan nilai motor Harley Davidson tersebut berkisar antara Rp200 juta sampai dengan Rp800 juta per unitnya , sedangkan nilai dari sepeda Brompton berkisar antara Rp50juta hingga Rp60juta per unitnya. Sehingga perkiraan total kerugian negara berkisar antara Rp532 juta sampai dengan Rp1,5 miliar. (jtr)


Media Apa Kabar menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redapakabarnews@gmail.com, dan redaksi@apakabarnews.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

Uncategorized

Sarinah Diarahkan Jadi Ruang Pameran Produk UMKM Lokal

Published

on

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki bertemu dengan Menteri BUMN Erick Thohir di Jakarta, Kamis (5/12/2019).

Apakabarnews.com, Jakarta  – PT Sarinah yang merupakan pusat perbelanjaan pelat merah diarahkan untuk menjadi ruang pameran atau etalase produk UMKM lokal sehingga diperlukan sinergi yang lebih kuat mendorong dan mewujudkannya.

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki bertemu dengan Menteri BUMN Erick Thohir di Jakarta, Kamis (5/12/2019), untuk membahas realisasi Sarinah sebagai etalase dan pemasaran produk UKM.

“Pertemuan ini membahas tentang sinergi program BUMN dengan kementerian kami terutama menyangkut soal pengelolaan Sarinah. Nantinya Sarinah sesuai dengan arahan Pak Presiden menjadi semacam showroom untuk produk UMKM,” kata Teten setelah pertemuan.

Ia mengatakan pembahasan dengan Menteri BUMN terfokus salah satunya terkait strategi menjadikan Sarinah nantinya menjadi ruang pameran bagi semua produk lokal Indonesia atau brand lokal.

“Untuk Sarinah nantinya kalau ada tamu negara atau turis kalau ingin mencari produk Indonesia di situ. Sejarah konsep bisnis Sarinah harus berubah, di situ ada Grand Indonesia, Plaza Indonesia lalu Sarinah apa bedanya?” katanya.

Pihaknya menyatakan saat ini memiliki prioritas khusus untuk mempromosikan produk-produk UMKM. Sarinah, kata Teten, akan dijadikan sebuah center produk-produk UMKM.

“Pak Erick tadi juga menyampaikan kalau setelah itu berhasil nanti akan segera masuk (produk UMKM) di bandara-bandara,” katanya.

Sementara Smesco Indoneaia nantinya akan menjadi center of excellence nya UMKM di mana saat ini konsep terkait hal itu masih dipersiapkan.

Menurut dia, untuk Sarinah saat ini diperlukan perubahan orientasi bisnis termasuk dari sisi perbaikan gedungnya.

“Gedungnya harus ditata juga manajemennya. Untuk produknya nanti dari Kementerian Koperasi dan UKM yang akan kurasi produknya,” katanya.

Teten mengatakan target implementasi sampai saat ini masih dikaji namun ia ingin agar hal itu bisa dilakukan segera.

Bersama Menteri BUMN, Teten Masduki juga membicarakan tentang pemanfaatan perhutanan sosial salah satunya lahan lahan Perhutani.

“Presiden meminta lahan-lahan ini dimanfaatkan betul kegiatan ekonominya. Kebetulan penerimanya adalah petani-petani yang akan kami konsolidasikan menjadi koperasi. Nanti kita akan produksi beberapa komoditi yang berorientasi ekspor,” katanya.

Dengan model yang akan dikembangkan adalah kemitraan antara penerima sertifikat perhutanan sosial yang dikonsolidasi dalam bentuk koperasi dengan swasta sebagai off taker.

“Dan nantinya BRI yang akan memberikan pembiayaannya. Pak Erick sudah putuskan bahwa untuk pembiayaan UMKM adalah BRI,” katanya. (han)


Media Apa Kabar menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redapakabarnews@gmail.com, dan redaksi@apakabarnews.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

Uncategorized

Asosiasi Pengurus Pusat Belanja Keluhkan Perda Tentang Perpasaran

Published

on

Ketua Umum APPB,I Stefanus Ridwan.

Apakabarbews.com, Jakarta – Asosiasi Pengurus Pusat Belanja Indonesia (APPBI) menyampaikan keluhan terkait Perda DKI Jakarta Nomor 2 Tahun 2018 tentang Perpasaran yang mewajibkan mal dan pusat perbelanjaan mengalokasikan area 20 persen untuk UMKM secara gratis.

Ketua Umum APPBI Stefanus Ridwan setelah melakukan audiensi dengan Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki di ruang kerja menteri Jakarta, Kamis (5/12/2019), mengatakan Perda tersebut ditegaskan tidak sehat, tidak adil dan sulit untuk diterapkan.

“Kami mendukung program pemerintah untuk mendorong naik kelas. Namun kami mengharapkan kebijakan yang ada juga untuk mendukung UMKM naik kelas,” katanya.

Disampaikannya, sejauh ini pusat perbelanjaan sudah memberikan tempat bagi UMKM. Saat ini pun ada 50 ribu UMKM di pusat perbelanjaan.

“Jangan sampai kebijakan itu menciptakan persaingan yang tidak sehat yang justru mematikan 50 ribu UKM yang sudah ada,” kata Stefanus.

Mereka mengharapkan kebijakan yang saling mendukung, saling membutuhkan, dan kebijakan yang sehat, bukan kebijakan yang dimatikan.

Dalam pertemuan itu, Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki dikatakan memahami keberatan dari pengurus APPBI terkait Perda tersebut.

Stefanus mengatakan semua mal sudah mempunyai tenant dengan sewa jangka panjang. Tidak mungkin mengeluarkan tenant tersebut demi memberikan alokasi area 20 persen gratis bagi UMKM.

“Jika kewajiban itu dipaksakan, para pengelola pusat perbelanjaan menyerah, lebih baik tutup saja,” lanjutnya.

Pada kesempatan yang sama Ketua APPBI DKI Jakarta Ellen Hidayat mengatakan, pihaknya ingin kebijakan yang dapat diterapkan dengan sehat. Dengan kewajiban alokasi area 20 persen gratis akan terjadi pertarungan yang tidak sehat di antara tenant.

Ia menyebutkan saat ini, tenant hingga skala menengah sudah sangat banyak di mal. Jika kemudian ada tenant UMKM yang masuk gratis hal itu tidak adil. Padahal dalam dunia bisnis harus ada persamaan antarpelaku usaha.

“Apalagi disertai sanksi jika tidak melaksanakan, izinnya akan dicabut. Jika pusat perbelanjaan tutup juga dampaknya merugikan banyak pihak, akan ribuan tenaga kerja yang kehilangan pekerjaan,” tegasnya.

Dalam pertemuan tersebut, Ellen mengatakan APPBI mendukung program UMKM naik kelas yang dijalankan Kemenkop UKM.

Ia menyebutkan bahwa Menteri ingin menjadikan Smesco Indonesia sebagai pusat training bagi UMKM, rencana tersebut siap untuk didukung APPBI.

“Kami bisa memberikan pelatihan bagi UMKM, bagaimana membuat produk yang saleable,” kata Ellen.

Begitu juga dengan rencana menjadikan pusat perbelanjaan Sarinah sebagai pusat UMKM, dipastikan APPBI sangat mendukung.

Menurutnya, perlu ada pusat produk-produk kreatif dari pelaku UMKM yang sekaligus bisa menjadi destinasi wisata. (han)


Media Apa Kabar menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redapakabarnews@gmail.com, dan redaksi@apakabarnews.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

Trending