APAKABARNEWS.COM – Bencana hidrometeorologi basah kembali menelan korban dan kerusakan bangunan.

BPBD Kota Bogor melaporkan tanah longsor mengakibat empat warganya meninggal dunia dan tiga lainnya masih dalam pencarian.

Peristiwa ini berlangsung setelah hujan lebat pada struktur tanah labil terjadi pada Rabu (12/10), pukul 12.30 WIB.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor melaporkan empat warga meninggal dunia tertimpa longsoran telah berhasil dievakuasi.

Sedangkan tiga lainnya masih dilakukan pencarian oleh tim gabungan.

Insiden ini terjadi di Kelurahan Kebon Pedes, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat.

Tim gabungan berasal dari BPBD Kota Bogor, TNI, Polri, Basarnas, relawan dan warga setempat.

Sementara itu, banjir juga menerjang beberapa wilayah di kota ini.

Pusat Pengendalian Operasi BNPB menginformasikan lima kecamatan di Kota Bogor terdampak banjir dan tanah longsor.

Sebanyak 35 KK atau 76 jiwa terdampak bencana ini. Saat ini teridentifikasi 1 KK atau 3 jiwa mengungsi ke tempat yang aman .

Bencana juga menyebabkan kerusakan antara lain rumah rusak berat 1 unit dan rusak ringan 2 unit.

Tercatat terdampak meliputi fasilitas pendidikan 1 unit dan rumah 18. Sebanyak 6 unit rumah lainnya terancam akibat struktur tanah labil.

Pusdalops BNPB menyebutkan sejumlah wilayah terdampak banjir dan longsor yaitu Kelurahan Kedung Halang, Tanah Baru dan Tegal Gundil di Kecamatan Bogor Utara.

Selanjutnya, Kelurahan Gunung Batu, Pasir Jaya, Margajaya, Cilendek Barat dan Menteng di Kecamatan Bogor Barat.

Kelurahan Genteng, Pamoyanan, Pakuan, Sempur, Muara Sari dan Cikaret di Kecamatan Bogor Selatan.

Kelurahan Cibogor, Sempur, Kebon Kalapa, Pangaran, Ciwaringin, Bogor Tengah dan Tegal Lega di Kecamatan Bogor Tengah.

Sedangkan satu kelurahan, yaitu Kebon Pedes di Kecamatan Tanah Sereal.***

Klik Google News untuk mengetahui aneka berita dan informasi dari editor Apakabarnews.com, semoga bermanfaat.