7 Kondisi Kesehatan yang Disebabkan oleh Orang yang Memiliki Kecenderungan Pemarah

- Pewarta

Minggu, 11 Juni 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi marah. (Dok. Freepic)

Ilustrasi marah. (Dok. Freepic)

APAKABARNEWS.COM – Pemarah adalah sifat yang dapat dimiliki oleh seseorang, dan  tidak ada penyakit yang secara khusus terkait dengan pemarah.

Namun ada beberapa kondisi kesehatan yang dapat mempengaruhi kecenderungan seseorang menjadi lebih pemarah.

Beberapa kondisi tersebut antara lain:

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

1. Gangguan Kesehatan Mental

Beberapa gangguan kesehatan mental seperti gangguan kecemasan, gangguan bipolar, dan gangguan penyesuaian dapat mempengaruhi suasana hati dan kontrol emosi seseorang.

Baca artikel bagus lainnya, di sini: 7 Artikel Menarik Seputar Emosi Marah, dari Faktor-faktor Penyebabnya hingga Cara Hadapi Orang Pemarah

Ini dapat menyebabkan reaksi marah yang berlebihan atau sulit mengendalikan emosi.

2. Depresi

Orang yang menderita depresi dapat mengalami perubahan suasana hati yang ekstrem, termasuk marah dan mudah tersinggung.

3. Gangguan Pengendalian Impuls

Gangguan seperti gangguan pengendalian impuls (impulse control disorder) dapat menyebabkan seseorang kesulitan mengendalikan dorongan emosional dan impulsif, termasuk amarah yang tidak proporsional.

4. Sindrom Pramenstruasi

Beberapa wanita mengalami perubahan suasana hati dan perubahan emosional selama periode menstruasi.

Sindrom pramenstruasi (premenstrual syndrome/PMS) adalah kondisi di mana perubahan emosional dapat mencakup kemarahan yang lebih tinggi dari biasanya.

5. Stres Kronis

Stres yang berkepanjangan dapat meningkatkan risiko seseorang untuk merasa marah atau mudah tersinggung.

Tekanan emosional yang berlebihan dapat mempengaruhi keseimbangan emosi dan respons terhadap situasi.

6. Gangguan Kecanduan

Penyalahgunaan zat seperti alkohol, obat-obatan terlarang, atau kecanduan terhadap perjudian dapat mempengaruhi fungsi otak dan emosi seseorang, yang dapat mengarah pada kemarahan yang tidak terkendali.

7. Ketidakseimbangan Hormon

Perubahan hormonal dalam tubuh dapat mempengaruhi suasana hati dan emosi seseorang.

Misalnya, ketidakseimbangan hormon tiroid dapat menyebabkan perubahan suasana hati dan reaksi marah yang berlebihan.

Penting untuk diketahui bahwa kemarahan yang berlebihan atau sering tidak selalu berarti ada masalah kesehatan yang mendasarinya.

Namun, jika seseorang merasa bahwa kemarahannya mengganggu kehidupan sehari-hari atau hubungannya dengan orang lain, penting untuk berkonsultasi dengan profesional kesehatan mental untuk evaluasi dan bantuan yang tepat.***

Berita Terkait

Susu Anak Susah Larut? Kenali Faktor Kelarutan dan Cara Menyeduh yang Tepat
Tingkatkan Branding Lewat SMM Panel Indonesia
Tips Merencanakan Pembangunan Rumah dan Memilih Kontraktor yang Tepat
Jasa Desain Interior Rumah Berpengalaman, Investasi untuk Hunian yang Nyaman
Solusi Membasmi Hama Rayap Rumah di Kota Surabaya
Rahasia Sepatu Tetap Mengilap dan Awet, Shine & Go Rahasianya
Di Tengah Cuaca Tak Menentu, Bidan Jadi Penjaga Harapan Keluarga
Main Makin Seru! Ini Tips Top-Up Free Fire Bijak dan Anti Rugi

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 10:28 WIB

Susu Anak Susah Larut? Kenali Faktor Kelarutan dan Cara Menyeduh yang Tepat

Minggu, 19 Juli 2026 - 20:24 WIB

Tingkatkan Branding Lewat SMM Panel Indonesia

Rabu, 15 Juli 2026 - 18:32 WIB

Tips Merencanakan Pembangunan Rumah dan Memilih Kontraktor yang Tepat

Rabu, 15 Juli 2026 - 18:01 WIB

Jasa Desain Interior Rumah Berpengalaman, Investasi untuk Hunian yang Nyaman

Selasa, 26 Mei 2026 - 07:51 WIB

Solusi Membasmi Hama Rayap Rumah di Kota Surabaya

Berita Terbaru