8 Tips Praktis Menulis Berita untuk Media-media Online Apakabar News Network

  • Whatsapp
. /Sam Edwards/Caiaimage/Getty Images

APAKABAR NEWS – Selain laporan berita yang ditulis oleh para wartawannya, redaksi media online di lingkungan Apakabar Media Network (AMN) juga menampung tulisan reportase dari berbagai kalangan pembacanya.

Termasuk dari kalangan mahasiswa, aktivis organisasi, humas, penulis lepas (freelance) dan dari teman-teman pers lainnya yang ingin karya tulisnya ingin dipublikasikan juga di media ini, dan media yang ada di jaringan media online AMN.

Read More

Media-media yang termasuk dalam jaringan media online HMN antara lain:

Untuk memudahkan penulisan berita, di bawah ini ada beberapa tips praktis yang dapat digunakan sebagai pedoman untuk menulis berita di media ini. Semoga bermanfaat.

Pertama, Stantadardisasi Penulisan Media Ini

  1. Untuk penulisan hari dan tanggal ditulis dalam huruf dan angka. Misal: Sabtu, 26 Juni 2021.
  2. Jika mengutip dari press release, tulis: Dikutip dari keterangan tertulis ABCD (tulis nama instansi atau korporasinya)
  3. Jika mengutip dari website instansi atau korporasi, tulis: Dikutip dari laman resmi ABCD (tulis nama instansi atau korporasinya)
  4. Dilarang mengambil foto dari media online atau media mainstream.

Kedua, Berita Harus Peristiwa Hari Ini

Sebaiknya berita yang dikirimkan adalah peristiwa yang terjadi sepanjang hari ini.

Kenapa? karena media ini adalah media online. Kalau surat kabar atau koran harian, berita pagi ini paling cepat diterbitkan besok.

Ada pengecualian, utamanya adalah keberimbangan berita (cover both side) karena belum mendapatkan konfirmasi.

Bisa juga memiliki nilai kelayakan berita (news value) yang luar biasa.

Ketiga, Membuat Judul yang Menarik

Sebaiknya sekitar 9 kata saja (atau 8 sampai 10 kata). Judul bertujuan untuk menarik perhatian pembaca.

Meskipun demikian judul harus mencerminkan isi berita yang akurat, jelas, dan ringkas. Lebih bagus lagi jika bisa mengundang rasa penasaran pembaca.

Produk mediia online harus mudah dimengerti pembaca, karena jika tidak kemungkinan audience pembaca yang akan mencari informasi di media online yang lainnya.

Keempat, Membuat Kalimat yang Ringkas

Sebaiknya satu kalimat jangan lebih dari 27 kata. Lebih disarankan agar 27 kata menjadi dua kalimat. Jangan bertele-tele. Satu kalimat juga bisa menjadi satu paragraf atau alenia.

Kelima, Membuat Paragraf yang Berorientasi

Sebaiknya satu paragraf berisi 27 kata atau maksimal 7 baris pesan whatsApp (dengan font normal).

Jadi dalam satu paragraf bisa mengandung satu atau dua kalimat saja

Kalimat atau paragraf pertama biasanya disebut Teras Berita, jadi harus memiliki Orientasi Berita, yaitu bagian pembuka teks terkait hal yang akan diberitakan.

Teras berita sebaiknya ringkas yang bisa diawali dengan unsur “who” (siapa) atau “what” (apa) tergantung tingkat bobot beritanya.

Satu paragraf atau satu alenia saja, juga boleh terdiri dari satu kalimat.

Keenam, Membuat Isi Berita yang Lengkap

Isi berita boleh panjang dan lebar, kalau bisa lebih dari 15 paragraf lebih bagus.

Yang penting ada Sumber Berita. Sumber berita ini perlu dicantumkan, tapi letaknya bisa fleksibel.

Selain itu harus ada Peristiwa, karena peristiwa adalah tahap inti dari sebuah berita.

Pada bagian ini, sebuah berita dinarasikan sedemikian rupa untuk menyajikan beberapa fakta yang kemudian dimunculkan.

Dalam menulis teks berita, informasi yang ditulis merupakan fakta bukan opini. Selain itu teks berita disusun prinsip 5W + 1H (What, Where, When, Who, Why, How).

Berita lengkap adalah berita yang sudah memenuhi unsur tersebut.

Ketujuh, Beritanya Kepanjangan?

Media online juga tidak batasi oleh jumlah space seperti yang disediakan media cetak (jumlah halaman) maka dari peristiwa yang sama bisa dibuat dalam berbagai berita berbeda dalam angle atau sudut pandang yang berbeda, bahkan bisa lebih.

Media ini menganut berita yang akurat, jelas, dan lengkap, jadi tidak ada istilah berita kepanjangan, toh kalau kepanjangan bisa dijadikan beberapa berita menyesuaikan anglenya.

Kedelapan, Sebaiknya SEO Friendly

Menulis untuk media online adalah melayani kepentingan pembaca, sehinga sangat baik jika berita dan media online mudah ditemukan di Google.

Sebaiknya berita kita dilakukan pengoptimalan mesin pencari atau SEO (Search Engine Optimization).

Salah satu aspek penting di sini adalah naskah berita harus asli, jangan copas (copy paste) dari press release, apalagi dari media online lainnya.

Nah, Google juga sudah memberikan panduan dasar SEO di laman khusus Panduan Memulai Pengoptimalan Mesin Telusur (SEO). Yuks mulai menulis.

Jangan lupa, kalau sudah jadi naskah berita, lengkapi dengan foto, dan langsung kirim saja lewat whatasApp ke : 0855-7777888. Terima kasih

Oleh: Budi Purnomo S.IKom, M.IKom, Pemimpin Redaksi Apakabar Media Network (AMN)

Related posts