Respons Cepat Dumas PPWI, Kabid Perumahan Disrumkim Kota Depok Akan Panggil Pengembang

- Pewarta

Rabu, 8 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Disrumkim Kota Depok, Refliyanto apresiasi PPWI yang telah menjembatani aspirasi dan aduan masyarakat.

Disrumkim Kota Depok, Refliyanto apresiasi PPWI yang telah menjembatani aspirasi dan aduan masyarakat.

APAKABARNEWS.COM – Depok, Dinas Perumahan dan Permukiman (Disrumkim) Kota Depok berkomitmen untuk bersikap tegas terhadap pengembang perumahan yang nakal dan menelantarkan proyeknya.

Hal ini ditegaskan langsung oleh Kepala Bidang Perumahan Disrumkim Kota Depok, Refliyanto, saat menerima audiensi dari pengurus Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) di kantornya, Senin (06 Juli 2026).

Pertemuan tersebut digelar guna membahas Pengaduan Masyarakat (Dumas) yang masuk melalui PPWI terkait adanya proyek pembangunan perumahan di wilayah Kota Depok yang mangkrak dan tidak kunjung selesai.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kondisi ini dinilai sangat merugikan warga yang telah menyetorkan uang sebagai konsumen, namun tak kunjung mendapatkan kejelasan hak atas hunian mereka.

Dalam audiensi yang berlangsung hangat dan komunikatif tersebut, perwakilan PPWI memaparkan kronologi serta bukti-bukti keluhan warga yang merasa dirugikan oleh pihak pengembang.

Warga mengaku terombang-ambing lantaran janji serah terima unit rumah terus diulur tanpa alasan yang jelas.

Menanggapi laporan tersebut, Kabid Perumahan Disrumkim Kota Depok, Refliyanto, menyampaikan apresiasinya kepada PPWI yang telah menjembatani aspirasi dan aduan masyarakat.

Ia menegaskan, jika terbukti Dumas yang disampaikan oleh rekan PPWI ini tentunya pemerintah daerah tidak akan tinggal diam melihat kerugian yang dialami oleh warga Depok selaku konsumen.

“Kami mengapresiasi informasi dan laporan yang dibawa oleh rekan-rekan PPWI. Terkait dumas mengenai pembangunan perumahan yang tidak kunjung selesai ini, kami akan segera melakukan tindak lanjut. Kami akan memeriksa dokumen perizinannya, meninjau lapangan, dan memanggil pihak pengembang untuk meminta klarifikasi serta pertanggungjawaban mereka,” ujar Refliyanto.

Lebih lanjut, Refliyanto menambahkan bahwa Disrumkim Depok akan bertindak sesuai dengan regulasi yang berlaku.

Jika ditemukan adanya pelanggaran komitmen atau administratif oleh pengembang, pihaknya siap memberikan sanksi tegas sesuai kewenangan yang dimiliki instansi.

Selain itu, Refliyanto juga berjanji akan menindaklanjuti Dumas terkait tanah warga yang diduga diserobot oleh pengembang.

Ia berjanji tidak akan tinggal diam dan bakal mengawal kasus ini hingga menemukan titik terang.

“Kami juga menerima laporan tersebut dan memastikan bahwa setiap aduan masyarakat akan ditindaklanjuti secara objektif dan transparan. Hak-hak warga harus dilindungi,” ujar Refliyanto.

Di sisi lain, perwakilan PPWI berharap sinergi antara Pewarta Warga dengan Pemkot Depok ini dapat segera menghasilkan solusi konkret bagi warga yang menjadi korban.

PPWI juga berkomitmen untuk terus mengawal kasus ini hingga hak-hak warga terpenuhi secara adil.

Pertemuan ini ditutup dengan kesepakatan bersama untuk saling bertukar informasi demi mempercepat proses penyelesaian masalah perumahan mangkrak di Kota Depok, sekaligus menjadi peringatan keras bagi para pengembang properti lainnya agar berkomitmen penuh dalam memenuhi hak-hak konsumen.****

Berita Terkait

Isu Lama Terangkat Ulang: Status Hukum Agusrin Diduga Sudah SP3 Sejak Lama
PROPAMI Care Pastikan Kehadiran Nyata dalam Pemulihan Pascabencana
Rumah Nyaman dan Senyap Berkat Isian POLYSTYRENE – Lihat Demo Langsung Pintu Kodai di MEGABUILD Indonesia 2025!
RUA RUALB PROPAMI 2024: Perubahan AD dan Evaluasi Kinerja Pengurus Jadi Fokus dalam Rapat di Ancol
Kang Ade dan Jo Project POP Hadirkan Sentuhan Humanis di Bimbingan Teknis ASN Disnaker Indramayu!
Harmonisasi Kebijakan Sertifikasi: LSP KPK dan BNSP Tingkatkan Kerja Sama Kompetensi Profesional
Usai Tegur 5 Orang yang Mencurigakan, Pria di Tambora, Jakarta Barat Malah Jadi Korban Pembacokan
Business Matching Jakarta: BNSP dan TOYO Work Group Jepang Fokus pada Sertifikasi Kompetensi Pekerja Migran

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 13:28 WIB

Respons Cepat Dumas PPWI, Kabid Perumahan Disrumkim Kota Depok Akan Panggil Pengembang

Sabtu, 6 Desember 2025 - 23:57 WIB

Isu Lama Terangkat Ulang: Status Hukum Agusrin Diduga Sudah SP3 Sejak Lama

Senin, 19 Mei 2025 - 13:07 WIB

PROPAMI Care Pastikan Kehadiran Nyata dalam Pemulihan Pascabencana

Senin, 21 April 2025 - 16:12 WIB

Rumah Nyaman dan Senyap Berkat Isian POLYSTYRENE – Lihat Demo Langsung Pintu Kodai di MEGABUILD Indonesia 2025!

Jumat, 27 September 2024 - 16:22 WIB

RUA RUALB PROPAMI 2024: Perubahan AD dan Evaluasi Kinerja Pengurus Jadi Fokus dalam Rapat di Ancol

Berita Terbaru