Cari Jalan Keluar Atasi Konfik, Indonesia Tawarkan Jalan Tengah Sikapi Perang Rusia Ukraina

- Pewarta

Rabu, 23 Maret 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI Fadli Zon. (Instagram.com/@fadlizon)

Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI Fadli Zon. (Instagram.com/@fadlizon)

APAKABAR NEWS – Berkaca dari perkembangan konflik Rusia-Ukraina, Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI Fadli Zon menekankan peran Indonesia sebagai tuan rumah Inter-Parliamentary Union (IPU) ke-144 yang menawarkan jalan tengah.

Yakni lewat respon secara sungguh-sungguh sekaligus berupaya untuk mencari jalan keluar agar konflik tersebut tidak berkepanjangan dan tidak menambah korban dari kedua belah pihak.

Indonesia yang menganut politik bebas aktif pun mengusulkan Emergency Item alias usulan agenda baru yang dianggap mendesak dan sangat penting untuk dibahas namun tidak tercantum dalam agenda yang telah ditetapkan sebelumnya dalam sidang perkumpulan parlemen sedunia tersebut.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dimana Emergency Item yang diusulkan Indonesia berjudul “The Role of Parliaments in Supporting a Peaceful Resolution to the Russian-Ukrainian Conflict.”

Menurut Fadli Zon yang merupakan Anggota Committee on Democracy and Human Right IPU, Emergency Item yang diusulkan ialah bentuk partisipasi aktif Indonesia dalam mewujudkan perdamaian dunia sebagaimana yang diamanatkan konstitusi.

“Maka kami mengusulkan Emergency Item yang isinya antara lain menawarkan jalan tengah, pendekatan diplomasi yang melibatkan peran parlemen dalam mengatasi konflik Rusia-Ukraina,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diperoleh Parlementaria, Senin 21 Maret 2022.

Baca konten lengkapnya di Hallo.id dalam artikel Cari Jalan Keluar Atasi Konfik, Indonesia Tawarkan Jalan Tengah Sikapi Perang Rusia Ukraina***

Berita Terkait

Bukan Sekadar Pasar: Kemitraan Indonesia-Korea Selatan dan Taruhan Kedaulatan AI
Gelar Kongres Luar Biasa, KOWANI Selamatkan Tata Kelola dan Integritas Organisasi
Gelar Kongres Luar Biasa, KOWANI Pilih Yenny Wahid sebagai Ketua Umum Baru
Data Bocor Berujung Teror: Pelajaran dari Kasus Korban Pinjol Ilegal
Ramai Wacana Polri di Bawah Kementerian, Senator Dayat El: Idealnya Tetap Komando Langsung Presiden
10 Gelar Populer di Amerika yang Banyak Diminati Pelajar Internasional
Gelombang Demo, Reshuffle Kabinet, Dan Prediksi Politik Mahfud MD Tahun 2025
Investigasi Independen Dugaan Makar, NasDem Tegaskan Dukungan Pada Presiden

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 15:30 WIB

Bukan Sekadar Pasar: Kemitraan Indonesia-Korea Selatan dan Taruhan Kedaulatan AI

Rabu, 3 Juni 2026 - 13:19 WIB

Gelar Kongres Luar Biasa, KOWANI Selamatkan Tata Kelola dan Integritas Organisasi

Rabu, 3 Juni 2026 - 07:48 WIB

Gelar Kongres Luar Biasa, KOWANI Pilih Yenny Wahid sebagai Ketua Umum Baru

Rabu, 4 Maret 2026 - 13:07 WIB

Data Bocor Berujung Teror: Pelajaran dari Kasus Korban Pinjol Ilegal

Selasa, 27 Januari 2026 - 16:15 WIB

Ramai Wacana Polri di Bawah Kementerian, Senator Dayat El: Idealnya Tetap Komando Langsung Presiden

Berita Terbaru