Membaca Arah Politik Nahdliyin, Partai PKB dan PPP Berebut Warga Nahdlatul Ulama

- Pewarta

Jumat, 1 April 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketum PBNU K.H. Yahya Tsaquf. (Instagram.com/@yahyacholilstaquf)

Ketum PBNU K.H. Yahya Tsaquf. (Instagram.com/@yahyacholilstaquf)

APAKABAR NEWS – PPP dan PKB punya ceruk yang sama yaitu warga NU. Sejak Orde Reformasi, lahirnya PKB menjadi pesaing terberat bagi PPP.

PKB yang mengklaim sebagai partainya “wong NU” telah menjadi ancaman cukup serius bagi masa depan PPP.

Persaingan cukup ketat antar dua partai ini terutama di Jawa Tengah (27 juta pemilih) dan Jawa Timur (30 Juta pemilih).

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dua wilayah ini, selain padat penduduk, merukan basis kaum Nahdliyin.

Untuk bersaing dengan PKB, PPP mesti menggarap NU kultural dan NU struktural.

NU kultural bisa didekati dengan pertama, membangun “relasi fungsional” dengan basis-basis NU terutama pesantren-pesantren di Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Harlah PPP ke-49 27 Maret 2022 di pesantren Al-Hikam Malang Jawa Timur bersamaan dengan Haul K.H. Hasyim Muzadi ke-5 di merupakan langkah taktis.

Berita Terkait

Agusrin Najamudin Mantan Gubernur Bengkulu DPO, Karena Kotak Pandora. Benarkah?
KPK Tahan Wamenaker Immanuel Ebenezer, Sertifikasi K3 Dipertaruhkan
Pro Kontra Pemakzulan Gibran Rakabuming Raka, Indonesia Media Circle Serukan Klarifikasi Konstitusional
KAWANI Sikapi Etika dan Propaganda Gubernur Dedi Mulyadi, Polemik Publikasi Pemerintah Jawa Barat
Panglima TNI Geser Jabatan Putra Try Sutrisno, Letjen TNI Kunto Arief Wibowo dari Jabatan Pangkogabwilhan I
Belum Genap Setahun Menjabat Hasan Nasbi Mundur dari Kepala Komunikasi Kepresidenan, Ini Alasannya
Beginilah 5 Jalan yang Dilakukan Press Release untuk Lakukan Perbaikan Citra dan Pulihkan Nama Baik
Daftar Lengkap Nama-nama Pengurus Baru DPP PAN, Termasuk 2 Putri Zulhas dan Deretan Artis Terkenal

Berita Terkait

Selasa, 9 Desember 2025 - 22:29 WIB

Agusrin Najamudin Mantan Gubernur Bengkulu DPO, Karena Kotak Pandora. Benarkah?

Kamis, 21 Agustus 2025 - 13:39 WIB

KPK Tahan Wamenaker Immanuel Ebenezer, Sertifikasi K3 Dipertaruhkan

Rabu, 4 Juni 2025 - 14:18 WIB

Pro Kontra Pemakzulan Gibran Rakabuming Raka, Indonesia Media Circle Serukan Klarifikasi Konstitusional

Jumat, 16 Mei 2025 - 08:28 WIB

KAWANI Sikapi Etika dan Propaganda Gubernur Dedi Mulyadi, Polemik Publikasi Pemerintah Jawa Barat

Jumat, 2 Mei 2025 - 06:44 WIB

Panglima TNI Geser Jabatan Putra Try Sutrisno, Letjen TNI Kunto Arief Wibowo dari Jabatan Pangkogabwilhan I

Berita Terbaru

Pers Rilis

Silvio Napoli Menjadi CEO Lucid Setelah Pergantian Kepemimpinan

Selasa, 2 Jun 2026 - 20:27 WIB

Pers Rilis

ANUA MEMILIH KENDALL JENNER SEBAGAI DUTA MEREK GLOBAL PERTAMA

Selasa, 2 Jun 2026 - 14:49 WIB