APAKABAR NEWS – Jenderal Andika dikenal “smooth” dalam mengungkap pernyataan, apalagi yang nyerempet isu politik.
Rakyat mulai menilai Jenderal ini jika memimpin bangsa mungkin akan mampu meredam isu-isu panas.
Ia menjadi harapan menjadi negarawan yang bijak dan solutif di tengah atmosfir politik yang gaduh dan amburadul.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Citra dan profil bagus itu tiba-tiba pecah oleh kebijakan interen yang sengaja “diumumkan” bahwa keturunan PKI boleh mendaftar menjadi anggota TNI.
Ramailah jagat media oleh pernyataan kontroversialnya. Andika mulai bikin gara-gara.
Kebijakan atau keputusan Panglima secara terbuka adalah pernyataan politik bukan semata domein ketentaraan. Andika mencari perhatian politik?
Genit dalam berpolitik adalah sah-sah saja. Tetapi genit berpupur urusan PKI membuat penampilan menjadi menor.
Baca Juga:
CHiQ Tampil di IFA 2026: Dari Ekspansi Global Menuju Jangkauan yang Kian Kuat di Pasar Lokal
CHiQ Raih “AI Home Ecosystem Brand Award”, Hadirkan Pengalaman Gaya Hidup Cerdas Lewat Inovasi AI
Konferensi Promosi Pariwisata Budaya Henan dan Pameran Budaya Heluo Digelar di Indonesia
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya








