Satu Orang Terluka Pasca Terjangan Angin Puting Beliung di Kabupaten Tanah Datar

- Pewarta

Jumat, 19 Agustus 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Angin puting beliung terjadi di wilayah Jorong Rajo Dani, Nagari Padang Ganting, Kecamatan Padang Ganting, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat. (Dok. BNPB)

Angin puting beliung terjadi di wilayah Jorong Rajo Dani, Nagari Padang Ganting, Kecamatan Padang Ganting, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat. (Dok. BNPB)

APA KABAR NEWS – Satu orang warga mengalami luka ringan pasca diterjang angin puting beliung yang melanda wilayah Jorong Rajo Dani, Nagari Padang Ganting, Kecamatan Padang Ganting, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat pada Rabu, 17 Agustus 2022.

Peristiwa tersebut terjadi pascahujan dengan intensitas tinggi yang disertai angin kencang melanda wilayah tersebut pukul 22.30 waktu setempat.

Laporan yang diterima Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BNPB menyebutkan bahwa sebanyak 17 KK/48 Jiwa terdampak, kerugian materil yang ditimbulkan berupa satu unit rumah rusak sedang, sebelas unit rumah rusak ringan, satu tempat usaha rusak sedang dan dua lainnya rusak ringan.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pada saat kejadian, personil Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tanah Datar langsung mendatangi lokasi terdampak untuk melakukan pendataan dan berkoordinasi dengan perangkat daerah setempat guna melakukan penanganan lebih lanjut dan pembersihan material-material kerusakan yang dialami warga.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini waspada potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang untu wilayah Kabupaten Tanah Datar pada hari Jumat, 19 Agustus 2022 siang hingga sore hari dan Sabtu, 20 Agustus 2022 pada siang hingga sore hari.

Menanggapi potensi tersebut, BNPB mengimbau kepada pemerintah daerah dan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan ancaman bencana yang disebabkan oleh cuaca ekstrim seperti angin puting beliung maupun angin kencang, dengan memperkuat struktur bangunan, ketika terjadi peristiwa terjadi segera berlindung di bangunan yang kokoh dan menghindari berlindung pada pohon dan baliho serta bangunan yang rapuh sehingga terhindar dari tertimpa material.***

Berita Terkait

Data Bocor Berujung Teror: Pelajaran dari Kasus Korban Pinjol Ilegal
Ramai Wacana Polri di Bawah Kementerian, Senator Dayat El: Idealnya Tetap Komando Langsung Presiden
10 Gelar Populer di Amerika yang Banyak Diminati Pelajar Internasional
Gelombang Demo, Reshuffle Kabinet, Dan Prediksi Politik Mahfud MD Tahun 2025
Investigasi Independen Dugaan Makar, NasDem Tegaskan Dukungan Pada Presiden
Mengakhiri “Serakahnomics”: Negara Ambil Alih Aset Demi Keadilan
KPK Panggil Yaqut Soal Kuota Haji Khusus, Pemerintah Diminta Benahi Sistem
Negara Kawal Jaksa Khusus: Pengamanan Ketat Rumah Febrie Adriansyah Sesuai Prosedur

Berita Terkait

Rabu, 4 Maret 2026 - 13:07 WIB

Data Bocor Berujung Teror: Pelajaran dari Kasus Korban Pinjol Ilegal

Selasa, 27 Januari 2026 - 16:15 WIB

Ramai Wacana Polri di Bawah Kementerian, Senator Dayat El: Idealnya Tetap Komando Langsung Presiden

Kamis, 18 September 2025 - 11:57 WIB

10 Gelar Populer di Amerika yang Banyak Diminati Pelajar Internasional

Senin, 15 September 2025 - 07:21 WIB

Gelombang Demo, Reshuffle Kabinet, Dan Prediksi Politik Mahfud MD Tahun 2025

Rabu, 3 September 2025 - 09:21 WIB

Investigasi Independen Dugaan Makar, NasDem Tegaskan Dukungan Pada Presiden

Berita Terbaru