Tragedi Kanjuruhan, LaNyalla Minta Semua Pihak Evaluasi Pola Stewards Sesuai Regulasi FIFA

- Pewarta

Selasa, 4 Oktober 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kerusuhan suporter terjadi di Stadion Kanjuruhan, Malang. (Instagram.com@novierma23)

Kerusuhan suporter terjadi di Stadion Kanjuruhan, Malang. (Instagram.com@novierma23)

APA KABAR NEWS – Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, menyesalkan pola penanganan terhadap suporter yang turun ke stadion oleh polisi dengan menghajar dan menembaki gas air mata, sehingga terimbas kepada penonton yang ada di tribun.

Akibat kepanikan massal dan dampak dari gas air mata, ratusan orang berdesakan yang ingin keluar dari tribun menjadi korban.

Saat siaran pers ini dibuat, terdapat informasi jumlah korban mencapai 129 orang.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Larangan penggunaan gas air mata itu telah diatur FIFA dan tertuang pada Bab III tentang Stewards, pasal 19 soal Steward di pinggir lapangan.”

“Jelas ditulis; Dilarang membawa atau menggunakan senjata api atau gas pengendali massa,” tukas LaNyalla.

Mantan Ketua Umum PSSI itu juga menilai hal itu membuktikan lemahnya koordinasi.

Padahal sebelum match, pasti ada rakor pengamanan antara Panpel dengan Kepolisian.

“Entah apa alasan yang membuat polisi menembakkan gas air mata ke tribun, sehingga membuat kepanikan massal,” tandas LaNyalla yang sedang kunjungan kerja di Jawa Timur, Minggu, 2 Oktober 2022.

Mantan Ketua Badan Timnas PSSI mengatakan, strategi evakuasi yang utama adalah mengamankan pemain, dan itu sudah dilakukan.

“Selanjutnya tinggal mencegah penonton melakukan perusakan atau saling serang antara dua kubu. Sambil semua pintu keluar dan jalur evakuasi dibuka untuk pengosongan stadion,” katanya.

Senator asal Jawa Timur itu menambahkan, pengosongan tribun dengan menembakkan gas air mata, jelas menyalahi aturan FIFA.

Dunia sepakbola tanah air berduka. Ratusan pendukung Arema meninggal setelah terjadi kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Malang.

Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, menyebut peristiwa ini menjadi catatan kelam sepakbola nasional.

LaNyalla yang turut berdukacita atas peristiwa tersebut, meminta semua stakeholder sepakbola nasional melakukan evaluasi agar kejadian serupa tidak terulang.

“Kerusuhan sepakbola memang pernah terjadi. Tapi kejadian di Kanjuruhan ini sangat luar biasa, karena jumlah korban sangat besar.”

“Sebuah catatan kelam bagi persepakbolaan nasional, bahkan dunia. Saya prihatin dan menyesalkan kenapa hal itu harus terjadi,” ujarnya.

Sebelumnya, Kapolda Jawa Timur Irjen Nico Afinta, mengatakan kerusuhan pecah usai pertandingan Derby Jawa Timur yang mempertemukan Arema Malang dan Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Sabtu, 1 Oktober 2022.

Kerusuhan dipicu kekalahan tim tuan rumah Arema Malang.
Peristiwa ini dikabarkan membuat 129 orang meninggal dunia, di antaranya 2 anggota polisi.

Diketahui 34 orang meninggal di stadion dan lainnya meninggal rumah sakit.***

Klik Google News untuk mengetahui aneka berita dan informasi dari editor Apakabarnews.com, semoga bermanfaat.

Berita Terkait

Dukungan Penuh OJK di Gelaran Olahraga PROPAMI CUP
Dicetak oleh Dicetak Ole Romeny, Inilah Detik-detik Presiden Prabowo Subianto Rayakan Gol Timnas Indonesia
Jonathan Christie, Greysia Polii, dan Viktor Axelsen Siap Berlaga di BDMNTN-XL, Tiket Early Bird Sudah Dijual!
Bertemu dengan Presiden Komite Olimpiade Paris, Prabowo Subianto Disambut dengan Sapaan Presiden Terpilih
NS. Aji Martono Bangga dengan Pencapaian Tim-Tim Peserta di Final Tournament Mini Soccer PROPAMI CUP V 2024
Turnamen Mini Soccer V PROPAMI 2024: Meriahkan HUT PROPAMI, Pasar Modal, Jakarta, dan Bhayangkara di Jeruk Purut
Prabowo Subianto Doakan Timnas Indonesia Menang Tanding Lawan Timnas Korsel di Piala Asia 2024
Jelang Piala Dunia U17, Ketua Umum PSSI Erick Thohir Mohon Doa pada Pemuka Pondok Pesantren

Berita Terkait

Minggu, 20 Juli 2025 - 02:20 WIB

Dukungan Penuh OJK di Gelaran Olahraga PROPAMI CUP

Kamis, 27 Maret 2025 - 14:51 WIB

Dicetak oleh Dicetak Ole Romeny, Inilah Detik-detik Presiden Prabowo Subianto Rayakan Gol Timnas Indonesia

Jumat, 6 September 2024 - 21:36 WIB

Jonathan Christie, Greysia Polii, dan Viktor Axelsen Siap Berlaga di BDMNTN-XL, Tiket Early Bird Sudah Dijual!

Senin, 29 Juli 2024 - 11:00 WIB

Bertemu dengan Presiden Komite Olimpiade Paris, Prabowo Subianto Disambut dengan Sapaan Presiden Terpilih

Senin, 8 Juli 2024 - 19:20 WIB

NS. Aji Martono Bangga dengan Pencapaian Tim-Tim Peserta di Final Tournament Mini Soccer PROPAMI CUP V 2024

Berita Terbaru