Alasan Menteri Bahlil Lahadalia Pilih Sopir yang Teruji Ketimbang Pilih Sopir Baru, Inikah Maksudnya?

- Pewarta

Rabu, 12 Oktober 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Jokowi dan Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia. (Instagram.com/@bahlillahadalia)

Presiden Jokowi dan Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia. (Instagram.com/@bahlillahadalia)

APAKABARNEWS.COM – Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia mengakui kondisi ekonomi gelap pada tahun 2023 sebagaimana diramalkan berbagai pihak.

Hal ini disebabkan oleh serangkaian kondisi mulai dari perang dagang antara AS dan China, disusul kemudian dengan pandemi Covid-19.

Pandemi Covid hingga kini belum juga reda sudah dihantam lagi dengan perang Rusia-Ukraina.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini betul-betul meluluhlantakkan persoalan ekonomi global kita. Dalam bahasa saya, ini ekonomi gelap, ekonomi 2023 ini gelap,” katanya.

Kendati “gelap”, Bahlil meyakini kunci Indonesia bisa menghadapi tantangan ketidakpastian ekonomi global tahun depan ada pada kepemimpinan Presiden Jokowi.

Presiden Jokowi dipandang Bahlil telah sukses menangani pandemi serta stabilitas politik yang terjaga.

Bahlil Lahadalia menyinggung perlunya berhati-hati memilih “sopir” yang ahli mengemudikan mobil di tahun politik 2023.

Menurut Bahlil, stabilitas politik merupakan salah satu faktor pendukung ekonomi pada tahun 2023 yang banyak diramalkan akan gelap karena ketidakpastian yang tinggi.

“Kembali, stabilitas politik. Hati-hati di 2023,” katanya dalam BNI Investor Daily Summit 2022 di Jakarta, Rabu.

Bahlil mengibaratkan saat ini rakyat Indonesia berada di dalam sebuah mobil di depan persimpangan jalan dengan dua tikungan.

“Bapak ibu semua, kalau dulu ada sopir baru, mau naik mobil Innova, pergantian sopir jalannya mulus karena jalannya waktu itu juga mulus. Jadi penumpang aman.”

“Tapi sekarang jalan berlubang karena kondisi gelap. Hati-hati kita mencari sopir yang baru belajar,” katanya.

Menurut mantan Ketua Umum HIPMI itu, jika salah memilih sopir, bukan hanya si sopir yang masuk perangkap jalan persimpangan tetapi juga para penumpangnya.

Sebagai mantan kondektur dan sopir angkot, Bahlil mengaku akan lebih memilih sopir yang telah teruji ketimbang harus memilih sopir baru.

“Kita ini sebagai penumpang mobil akan terima nasib ketika sang sopir tidak ahli dalam membawa mobil itu. Jangan main-main.”

“Kalau saya disuruh, dalam kondisi mobil tidak paten, jalan lagi rusak, sebagai mantan sopir angkot, daripada mencari sopir baru, mending sopir yang sudah teruji,” katanya.

Bahlil berpendapat akan sangat berbahaya jika menjadi penumpang yang dibawa oleh sopir yang tidak ahli menghindari lubang.

“Saya mantan kondektur angkot dan mantan sopir angkot, saya tahu betul penumpang kalau dibawa sopir tidak ahli hindari lubang, itu sangat berbahaya sekali,” katanya.***

Klik Google News untuk mengetahui aneka berita dan informasi dari editor Apakabarnews.com, semoga bermanfaat

Berita Terkait

Agusrin Najamudin Mantan Gubernur Bengkulu DPO, Karena Kotak Pandora. Benarkah?
KPK Tahan Wamenaker Immanuel Ebenezer, Sertifikasi K3 Dipertaruhkan
Pro Kontra Pemakzulan Gibran Rakabuming Raka, Indonesia Media Circle Serukan Klarifikasi Konstitusional
KAWANI Sikapi Etika dan Propaganda Gubernur Dedi Mulyadi, Polemik Publikasi Pemerintah Jawa Barat
Panglima TNI Geser Jabatan Putra Try Sutrisno, Letjen TNI Kunto Arief Wibowo dari Jabatan Pangkogabwilhan I
Belum Genap Setahun Menjabat Hasan Nasbi Mundur dari Kepala Komunikasi Kepresidenan, Ini Alasannya
Beginilah 5 Jalan yang Dilakukan Press Release untuk Lakukan Perbaikan Citra dan Pulihkan Nama Baik
Daftar Lengkap Nama-nama Pengurus Baru DPP PAN, Termasuk 2 Putri Zulhas dan Deretan Artis Terkenal

Berita Terkait

Selasa, 9 Desember 2025 - 22:29 WIB

Agusrin Najamudin Mantan Gubernur Bengkulu DPO, Karena Kotak Pandora. Benarkah?

Kamis, 21 Agustus 2025 - 13:39 WIB

KPK Tahan Wamenaker Immanuel Ebenezer, Sertifikasi K3 Dipertaruhkan

Rabu, 4 Juni 2025 - 14:18 WIB

Pro Kontra Pemakzulan Gibran Rakabuming Raka, Indonesia Media Circle Serukan Klarifikasi Konstitusional

Jumat, 16 Mei 2025 - 08:28 WIB

KAWANI Sikapi Etika dan Propaganda Gubernur Dedi Mulyadi, Polemik Publikasi Pemerintah Jawa Barat

Jumat, 2 Mei 2025 - 06:44 WIB

Panglima TNI Geser Jabatan Putra Try Sutrisno, Letjen TNI Kunto Arief Wibowo dari Jabatan Pangkogabwilhan I

Berita Terbaru